DESAIN DAN PENGEMBANGAN
4.4 Ide awal
Ide visual ini berawal dari sebuah objek yang mengkhususkan wisata air bagi keluarga dengan sarana lainnya, sehingga untuk menjadi identitas iklan ini penulis akan menggunaklan ikon baru sebagai identitas pengikat untuk setiap itemnya, dalam pengembangan visual pada berbagai media identitas ini menjadi ikon visual branding Rawa Pening.
63 Gambar 4.1. Ilustarsi Ikon
(Anna. 2013)
4.5. Proses Pengembangan Ide Visual
Kreatif desain merupakan proses kreatif yang terdiri dari layout/gambar kasar dan gambar detail, serta mempertimbangkan indikator serta unsur-unsur desain dan serta estetika dan bobot penilain desain sebagai acuan desain terpilih. Dalam proses kreatif perancangan desain iklan surat kabar dan majalah ini, dibuat 3 alternatif desain. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya.
Berpijak pada media utama yaitu desain iklan surat kabar yang menjadi sumber pengembangan visual untuk setiap media
64 Gambar 4.2.
65 Gambar 4.3.
66 Gambar 4.4.
67 4.6.1.1 Deskripsi
perancangan desain iklan surat kabar dan majalah ini, dibuat 2 alternatif desain. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya.
Berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
4.7. Sketsa Billboard
Gambar 4.5.
68 Gambar 4.6.
69 Gambar 4.7
4.7.1.1. Deskripsi
perancangan desain iklan pada Billboard ini, dibuat 2 alternatif desain. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan
70 elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
4.8. Sketsa Poster
71 4.8.1. Desain Poster 2
Gambar 4.9.
4.8.1.1. Deskripsi
perancangan desain iklan pada Poster, dibuat 2 alternatif desain. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada
72 elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
73 4.9. Sketsa X- Banner
74 Gambar 4.10.
4.9.1.1. Deskripsi
perancangan desain iklan pada X- Banner, dibuat 2 alternatif desain. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan
75 elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
4.10. Sketsa Desain Visual T’Shirt
76 4.10.1. Desain T’Shirt 2 alternatif
77 Gambar 4.12.
4.10.1.1. Deskripsi
perancangan T’Shirt dalam menunjang promosi, dibuat 2 alternatif desain untuk T’Shirt. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
78 4.11. Sketsa Stiker Gambar 4.13. Desain Stiker Gambar 4.14.
79 4.11.1.1. Deskripsi
perancangan Stiker dalam menunjang promosi, dibuat 1 desain untuk karena dipandang sebagai media pendukung saja. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan layout yang sesuai untuk stiker, namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
4.12. Sketsa Jam Dinding
80 4.12.1. Desain Jam Dinding
Gambar 4.16.
4.12.1.1. Deskripsi
perancangan Jam dinding dalam menunjang promosi, dibuat 2 alternatif desain untuk Jam dinding. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout dan warna namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
81 4.13. Sketsa
Gambar 4.17.
82 Gambar 4.18.
4.13.1. Deskripsi
Perancangan Flayer dalam menunjang promosi, dibuat 1 desain untuk Jam dinding. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan satu layout dan warna namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
83 Gambar 4.19.
4.14.1. Desain Spanduk 2 alternatif
Gambar 4.20.
4.14.1.1. Deskripsi
perancangan Spanduk dalam menunjang promosi, dibuat 2 alternatif desain untuk Spanduk. Dalam pembahasan ini penulis akan menggunakan beberapa layout dan warna namun masih tetap ada elemen pengikatnya sehingga tampilan visual ada keterikatan satu media dengan media lainnya. Dan berpijak pada tema iklan setiap visual pada media yaitu menggunakan elemen visual perahu sebagai inti dari visual ( Center of interes ) sehingga terdapat penekanan pada setiap media promosi.
84
BAB V PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana merancang program promosi Wisata Air Rawa Pening sebagai upaya meningkatkan brand awareness, dari rumusan masalah perancangan yang diajukan, analisis data yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, ditarik beberapa kesimpulan sementara sebelum pengujian dilakukan. Adapun kesimpulan sementara yang dirumuskan adalah sebagai berikut :
1. Langkah awal merancang program promosi Wisata Air Rawa Pening yaitu menganalisa segmentasi, targeting, positioning, keunggulan, keterbatasan, peluang dan tantangan yang dihadapi serta unique selling propotion yang dimiliki.
2. Konsep perancangan dirumuskan dari hasil analisa survey penelitian baik pendekatan wawancara, studi literatur, studi eksisting maupun kuesioner. Dari survey ini diperoleh gagasan perancangan dan tema rumusan desain.
3. Gagasan perancangan media promosi Rawa Pening adalah meningkatkan brand awareness. Tema rumusan desain adalah alami, klasik, dan elegan ditampilkan dalam proses perancangan, diimplementasikan dalam bentuk konsep kreatif, strategi komunikasi dan strategi media. Implementasi perancangan mengacu pada peran brand awareness, dimana hasil perancangan diharapkan mampu menimbulkan asosiasi positif untuk produk lainnya, menimbulkan rasa suka terhadap produk dan layanan yang ditawarkan Rawa Pening , substansi atau komitmen dari produsen maupun konsumen .
85
4.2. Saran
Dari kesimpulan setelah melakukan pengujian maka bagi Rawa Pening adalah sebagai berikut :
1. Program promosi Wisata Air Rawa Pening yaitu segmentasi, targeting, positioning, keunggulan, keterbatasan, peluang selalu dianalisa dan di perbaiki.
2. Demi meningkatkan pemasaran, maka progam promosi harus terus dijalankan dan di perbaiki.
3. Kritik dari pengunjung sangat membantu, sehingga perlu mendangar dalam bentuk apapun.
86
Daftar Pustaka
Arthur, Rene, 2009 “Desain Grafis dari Mata Turun ke Hati” Remadja Karya. Bandung Artini kusmiati. 1999. Teori Dasar Desain Komunikasi Visual. Djambatan, Jakarta. Agus Riyanto, 2001 Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual . Erlangga, Jakarta. Fandi Tjiptono, 2008. Strategi Pemasaran. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Hartono. 2003. Manajemen Pemasaran. BPFE, Yogyakart
Kasali, Rhenald. 1992. Manajemen Periklanan Konsep dan aplikasinya Di Indonesia. Pustaka Utama Grafiti. Jakarta.
Kotler,Philip.2002.Manajemen Pemasaran. Erlangga, Jakarta.
Sachari, Agus 2004. Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa. Erlangga, Jakarta. Suroso. 2008. Dasar-Dasar Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta: Bandung
Tjiptono, 2000, Teori Pemasaran, Bayu Media Publishing, Yogyakarta. Titoes Libert. 1997 Tata Rupa dan Desain Penerbit Andi, Yogyakarta.
Lexy J. Moleong. 1990. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remadja Karya. Bandung
Nyoman Kutha Ratna. 2010. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. Nyoman S. Pendit, 1990). ilmu Pariwisata, Sebuah Pengantar Perdana. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.