• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMBALAN KERJA (lanjutan) EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Dalam dokumen LKTT KRAS 30 Juni 2013 Limited Review (Halaman 138-145)

WITH RELATED PARTIES

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) EMPLOYEE BENEFITS (continued)

a. Liabilitas imbalan kerja jangka pendek a. Short-term employees’ benefits liabilities

Liabilitas imbalan kerja jangka pendek sebagian besar terdiri dari akrual bonus karyawan. Pada tanggal 30 Juni 2013 dan 31 Desember 2012 jumlah akrual bonus masing-masing sebesar, Rp180.380 (setara dengan US$18.167) dan Rp79.410 (setara dengan US$8.212).

Short-term employee benefit liabilities are mainly consist of accrual bonus for employees. As of June 30, 2013 and December 31, 2012 bonus accruals amounting to Rp180,380 (equivalent to US$18,167) and Rp79,410 (equivalent to US$8,212), respectively.

b. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang b. Long-term employees’ benefits liabilities

Akun ini terdiri dari: This account consists of:

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Perusahaan The Company

Imbalan jangka panjang menurut Long-term benefits in accordance with

Perjanjian Kerja Bersama 22.075 21.827 the Collective Labor Agreement

Tunjangan cuti besar 2.270 2.100 Long leave benefits

Tunjangan kesetiaan 2.897 4.008 Service award

Entitas Anak 9.837 9.773 The Subsidiaries

Total 37.079 37.708 Total

Imbalan Pensiun Manfaat Pasti Defined Benefit Pension Plan

Program pensiun manfaat pasti Perusahaan dikelola oleh Dana Pensiun Krakatau Steel, pihak berelasi, yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP-121/KM. 17/1998 tanggal 16 Maret 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan. Kontribusi karyawan adalah sebesar 5% dari penghasilan dasar pensiun dan sisanya ditanggung oleh Perusahaan dan Entitas Anak untuk karyawan Perusahaan yang diperbantukan pada Entitas Anak. Perhitungan pensiun untuk tanggal 30 Juni 2013 dan 31 Desember 2012 dilakukan oleh PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing tanggal 2 Agustus 2013 dan 10 Maret 2013, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan

asumsi-The Company’s defined benefit pension plan is managed by Dana Pensiun Krakatau Steel, a related party, which was established based on the Ministry of Finance Decision Letter No. KEP-121/KM.17/1998 dated March 16, 1998. The fund is contributed by both employees and the Company. Employee’s contribution to the plan is 5% of basic pension income salary and the remaining contribution is paid by the Company and Subsidiaries for the Company’s employees who are seconded to the Subsidiaries. The calculations of pension as of June 30, 2013 and December 31, 2012 were performed by PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), an independent actuary, based on its reports dated August 2, 2013 and March 10, 2013, respectively, using the “Projected Unit Credit” method which

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan) Defined Benefit Pension Plan (continued)

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Tingkat bunga aktuaria per tahun 7,3% 5,5% Actuarial discount rate per annum

Tingkat hasil investasi per tahun 11% 11% Investment rate of return per annum

Tingkat kenaikan gaji per tahun 8% 8% Salary increase rate per annum

Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI II-2011*) Mortality rate

Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age

Tingkat perputaran 1% untuk setiap usia 1% untuk setiap usia Turnover rate

/1% for every age /1% for every age

Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate

Mortalitas/10% mortalitas/10%

from mortality rate from mortality rate

*) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table Selisih antara nilai kini liabilitas imbalan pasti dengan nilai wajar aset dana pensiun pada tanggal-tanggal 30 Juni 2013 dan 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut:

The difference between the present value of defined benefits obligation and the fair value of pension plan assets as of June 30, 2013 and December 31, 2012, respectively are as follows:

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Nilai kini liabilitas imbalan pasti (217.943) (232.907) Present value of defined obligation

Nilai wajar aset program 235.519 228.120 Fair value of plan assets

(Keuntungan)/Kerugian aktuaria Unrecognized actuarial

yang belum diakui (13.850) 5.974 (gain)/losses

Selisih 3.726 1.187 Difference

Penilaian atas nilai kini dari pengembalian dana atau pengurangan iuran masa datang dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 510/KMK/2002 tentang Pendanaan dan Solvabilitas Dana Pensiun Pemberi Kerja. Menurut keputusan tersebut, surplus yang timbul dari perubahan metode aktuaria tidak dapat diperhitungkan sebagai iuran normal pemberi kerja.

Valuation of the present value of available refund or a reduction to the future contribution is based on the Decree of the Ministry of Finance No. 510/KMK/2002 regarding Funding and Solvability of Pension Plan from the Employer. Based on the decree, any surplus resulting from the change in the actuarial method should not be accounted for as an employer’s normal contribution.

Karena surplus pendanaan tersebut tidak menimbulkan manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa datang, maka pengakuan surplus tersebut mengakibatkan diakuinya keuntungan pada tahun berjalan yang semata-mata berasal dari kerugian aktuarial. Karenanya, surplus tersebut tidak diakui sebagai aset Perusahaan.

Since the surplus will not result in economic benefits available in the form of refunds from the plan or reduction in future contributions to the plan, therefore recognition of such surplus will result in a gain being recognized solely as a result of an unrecognized actuarial loss in the current year. Therefore, the surplus is not recognized as an asset of the Company.

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Pensiun Iuran Pasti Defined Contribution Pension Plan

Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya yang memenuhi syarat yang dananya dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP.1100/KM.17/1998 tanggal 23 November 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan masing-masing sebesar 5,0% dan 15,0% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha masing-masing sebesar US$1.104.476 dan US$1.029.690 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2013 dan 2012.

The Company established a defined contribution pension plan for all of its eligible permanent employees which is managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. KEP.1100/KM.17/1998 dated November 23, 1998. The fund is contributed by both employees and the Company with contribution of 5.0% and 15.0%, respectively, of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$1,104,476 and US$1,029,690 for the years ended June 30, 213 and 2012, respectively.

Entitas Anak menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan sebesar 5,0% dan kontribusi Entitas Anak yang berkisar antara 10,0% sampai 20,0% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha masing-masing sebesar US$530.812 dan US$558.155 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2013 dan 2012.

The Subsidiaries established defined contribution pension plans covering all their eligible permanent employees. The fund is contributed by employees of 5.0% and by Subsidiaries with contribution ranging from 10.0% to 20.0% of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$530,812 and US$558,155 for the years ended June 2013 dan 2012, respectively.

Aset program pensiun Entitas Anak dikelola oleh Dana Pensiun Mitra Krakatau yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep.054/KM.17/1995 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 29 tanggal 11 April 1995.

The Subsidiaries’ pension plan assets are managed by Dana Pensiun Mitra Krakatau, the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. Kep.054/KM.17/1995 and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 29 dated April 11, 1995.

Entitas Anak - PT KWT The Subsidiary - PT KWT

Berdasarkan perjanjian kerjasama antara PT KWT dengan PT Bank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 tanggal 25 April 2012, PT KWT melakukan program pencadangan Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) yang disimpan dan dikelola oleh PT Bank Syariah Mandiri dengan setoran awal sebesar US$998 yang berasal dari

Based on the agreement between PT KWT and PTBank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 dated April 25, 2012, PT KWT have reserved their termination benefits which will be deposit and managed by PT Bank Syariah Mandiri with an initial deposit amounted to US$998 from accumulation of termination benefits’ program that

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Jangka Panjang Menurut Perjanjian Kerja Bersama

Long-term Benefits in Accordance with the Collective Labor Agreement

Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh perhitungan aktuaris pada tanggal 30 Juni 2013 dan 31 Desember 2012 untuk menghitung pencadangan atas beban kesejahteraan karyawan jangka panjang lainnya sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama. Perhitungan aktuaria dilakukan oleh Binaputera, dalam laporannya masing-masing tanggal 2 Agustus 2013 dan 10 Maret 2013, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

The management of the Company and Subsidiaries obtained actuarial calculations as of June 30, 2013 and December 31, 2012 of the accrual of employees’ long-term benefits expenses based on the Collective Labor Agreement. The actuarial calculations were prepared by Binaputera, based on its reports dated August 2, 2013 and March 10, 2013, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following assumptions:

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Tingkat bunga aktuaria per tahun 7,2% - 7,9% 5,5% - 6,1% Actuarial discount rate per annum

Tingkat kenaikan gaji per tahun 8% 8% Salary increase rate per annum

Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI II-2011*) Mortality rate

Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age

Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate

mortalitas/10% from mortalitas/10% from

mortality rate mortality rate

*) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table

a. Liabilitas kesejahteraan karyawan a. Estimated liabilities for employee benefits

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Nilai kini liabilitas aktuaria 57.402 57.906 Present value of actuarial liabity

Kerugian aktuaria yang belum diakui (13.445) (12.461) Unrecognized actuarial loss

Biaya jasa lalu yang belum diakui - Unrecognized past service cost

-unvested (6.022) (6.498) unvested

Nilai wajar aset program (887) (998) Fair value of plan assets

Aset yang tidak diakui 31 (241) Unrecognized assets

Liabilitas yang diakui 37.079 37.708 Recognized liability

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Jangka Panjang Menurut Perjanjian Kerja Bersama (lanjutan)

Long-term Benefits in Accordance with the Collective Labor Agreement (continued)

b. Beban kesejahteraan karyawan b. Employee benefits expense

30 Juni 2013/ 30 Juni 2012/

June 30, 2013 June 30, 2012

(Enam Bulan/ (Enam Bulan/

Six Months) Six Months)

(Tidak diaudit/ (Tidak diaudit/

Unaudited) Unaudited)

Biaya jasa kini 2.411 2.331 Current service cost

Biaya bunga 2.102 1.562 Interest cost

Amortisasi kerugian (keuntungan) aktuaria (1.033) 233 Amortization of actuarial (gain) loss

Amortisasi biaya jasa lalu 207 490 Amortization of past service cost

Dampak yang tidak diakui karena batas aset (28) 537 Impact of recognized based on restriction

Total 3.659 5.153 Total

c. Mutasi liabilitas kesejahteraan karyawan adalah sebagai berikut:

c. Movements in the estimated liabilities for employee benefits are as follows:

30 Juni 2013/ 31 Des. 2012/

June 30, 2013 Dec. 31, 2012

(Tidak diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited)

Saldo awal 37.708 34.173 Beginning balance

Beban kesejahteraan karyawan 3.659 12.842 Employee benefits expense

Pembayaran periode/tahun berjalan (3.314) (6.013) Payments during the period/year

Perubahan kurs (1.061) (2.296) Foreign exchange rate changes

Nilai wajar aset program 87 (998) Fair value of plan assets

Saldo akhir 37.079 37.708 Ending balance

Manajemen berpendapat bahwa program pensiun yang ada dan imbalan pasca-kerja yang diberikan Perusahaan dan Entitas Anak adalah cukup untuk menutupi imbalan yang diwajibkan oleh Undang-undang No. 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan (“UU No. 13”).

The management is of the opinion that the existing retirement plan and the post-employment benefits provided by the Company and Subsidiaries are adequate to cover the benefits required under Labor Law No. 13 year 2003 (“LL No. 13”).

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Perawatan Kesehatan Pasca-Kerja Post-retirement Healthcare Benefits

Mulai tahun 2009, Perusahaan memberikan Program Iuran Pasti Imbalan Perawatan Kesehatan Pensiun kepada karyawannya yang dikelola oleh Yayasan Badan Pengelola Kesehatan Krakatau Steel (“Bapelkes KS”). Berdasarkan perjanjian tanggal 29 Maret 2010 antara Perusahaan dengan Bapelkes KS. Bapelkes KS didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 17 tanggal 15 Maret 2010 dari Notaris Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM. Sumber dana program imbalan perawatan kesehatan berasal dari iuran Perusahaan sebesar Rp341.000 (angka penuh) per karyawan per bulan. Beban perawatan kesehatan yang dibebankan pada usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2013 dan 2012 masing-masing sebesar US$2.357 dan US$2.544.

Starting 2009, the Company provide defined contribution Post-retirement Healthcare Benefits plan to its employee which fund is managed by Yayasan Badan Pengelola Kesejahteraan Krakatau Steel (“Bapelkes KS”) based on an agreement dated March 29, 2010 between the Company and Bapelkes KS. Bapelkes KS was established based on Notarial Deed No. 17 dated March 15, 2010 of Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM. The source of funding health care benefits program comes from contributions of the Company amounted to Rp341,000 (full amount) for each employee for each month. Contribution expenses which are charged to operations for June 30, 2013 and 2012 amounted to US$2,357 dan US$2,544. respectively.

Pesangon Pemutusan Hubungan Kerja Termination Benefits

Sehubungan dengan kewajiban imbalan pemutusan hubungan kerja berdasarkan UU No. 13 dan penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2010). Perusahaan dan Entitas Anak tidak bermaksud untuk memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal. Dengan demikian, tidak ada pengakuan liabilitas dan beban pesangon PHK dalam laporan keuangan konsolidasian interim.

In relation to the termination benefits liability under LL No. 13 and application of PSAK No. 24 (Revised 2010). The Company and Subsidiaries have no intention to terminate an employee or group of employees prior to their normal pension dates. As a result, no termination benefits liability and expense have been recognized in the interim consolidated statement of financial position.

Analisa Sensitivitas untuk Rasio Tingkat Diskonto Sensitivity Analysis for Discount Rate Risk

Pada tanggal 30 Juni 2013, jika tingkat diskonto meningkat sebesar 1 poin dengan semua variabel konstan, maka liabilitas kesejahteraan karyawan lebih rendah sebesar US$2.869, sedangkan jika tingkat diskonto menurun 1 poin, maka liabilitas lebih tinggi sebesar US$3.201.

As of June 30, 2013, if the discount rate is higher 1 point with all other variables held constant, the employee benefits liability would have been US$2,869, while if the discount rate is lower 1 point, the liability would have been US$3,201.

23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Jumlah untuk periode/tahun berjalan dan empat periode sebelumnya adalah sebagai berikut:

Amounts for the current and previous four period/years are as follows:

Imbalan pasca kerja/Post retairement benefit

30 Jun. 2013/ 31 Des. 2012/ 31 Des. 2011/ 31 Des. 2010/ 31 Des. 2009/

Jun. 30, 2013 Dec. 31, 2012 Dec. 31, 2011 Dec. 31, 2010 Dec. 31, 2009

(Tidak diaudit/ (Diaudit/ (Diaudit/ (Diaudit/ (Diaudit/

Unaudited) Audited) Audited) Audited) Audited)

Liabilitas imbalan pasti (57.402) (57.906) (71.472) (55.804) (33.314) Defined benefit obligation Aset program 235.519 228.120 169.651 152.749 145.035 Plan assets Surplus/(Defisit) 178.117 170.214 98.179 96.945 111.721 Surplus/(Deficit) Experience adjustment on defined Penyesuaian aset program 12.609 915 (22.395) (10.932) 45.019 plan assets

Experience adjustment on

Penyesuaian liabilitas program 33.114 43.566 20.277 (53.993) 38.980 obligation

Experience adjustment on defined

Penyesuaian liabilitas program obligation

(Keuntungan)/kerugian

aktuarial pada liabilitas (7.060) (55.112) (10.659) 64.480 9.013 Actuarial (gain)/losses on liabilities

Experience adjustment on

Penyesuaian aset program plan assets

(Keuntungan)/kerugian

aktuarial pada aset (12.609) (915) 22.395 10.932 (45.019) Actuarial (gain)/losses on assets Kerugian aktuarial yang belum diakui (13.445) 12.461 (32.013) (21.419) (2.974) Unrecognized actuarial loss

Total (33.114) (43.566) (20.277) 53.993 (38.980) Total

Penyesuaian liabilitas dan aset program merupakan keuntungan dan kerugian aktuaria yang dihasilkan dari perbedaan antara nilai kewajiban imbalan pasti yang dihitung dengan realisasinya.

Experience adjustment on retirement benefits obligation represent the actuarial gains and losses resulting from the differences between realized and calculated values for the defined benefitts obligations.

24. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 24. NON-CONTROLLING INTERESTS

30 Juni 2013 (Tidak diaudit)/June 30, 2013 (Unaudited)

Bagian atas Perubahan

Saldo/Balance laba neto/ ekuitas lainnya/ Saldo/Balance

1 Januari 2013/ Share in Other equity 30 Juni 2013/

January 1, 2013 net profit movement June 30, 2013

PT Meratus Jaya Iron & Steel 19.399 (2.852) - 16.547 PT Meratus Jaya Iron & Steel

PT Krakatau Medika 245 30 (7) 268 PT Krakatau Medika

PT KHI Pipe Industries 276 - (276) - PT KHI Pipe Industries

Total 19.920 (2.822) (283) 16.815 Total

Dalam dokumen LKTT KRAS 30 Juni 2013 Limited Review (Halaman 138-145)