• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMBALAN KERJA (lanjutan) EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Dalam dokumen Krakatau Steel 30 September 2015 (Halaman 144-154)

TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued)

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits liabilities

Akun ini terdiri dari: This account consists of:

Imbalan Pensiun Manfaat Pasti Defined Benefit Pension Plan

Program pensiun manfaat pasti Perusahaan dikelola oleh Dana Pensiun Krakatau Steel, pihak berelasi, yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP-121/KM. 17/1998 tanggal 16 Maret 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan. Kontribusi karyawan adalah sebesar 5% dari penghasilan dasar pensiun dan sisanya ditanggung oleh Perusahaan dan Entitas Anak untuk karyawan Perusahaan yang diperbantukan pada Entitas Anak.

The Company’s defined benefit pension plan is managed by Dana Pensiun Krakatau Steel, a related party, which was established based on the

Ministry of Finance Decision Letter

No. KEP-121/KM.17/1998 dated March 16, 1998. The fund is contributed by both employees and the Company. Employee’s contribution to the plan is 5% of basic pension income salary and the remaining contribution is paid by the Company and Subsidiaries for the Company’s employees who are seconded to the Subsidiaries.

Beban pensiun yang dibebankan pada usaha masing-masing sebesar US$2.515 dan US$1.992 untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2015 dan 2014.

Pension expense charged to operations amounted to US$2,515 and US$1,992 for the nine-months periods ended September 30, 2015 and 2014.

Perhitungan pensiun untuk tanggal 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/ 31 Desember 2013 dilakukan oleh PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing tanggal 24 Juli 2015, 5 Februari 2015 dan 10 Januari 2014, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

The calculations of pension as of September 30, 2015 and December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 were performed by PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), an independent actuary, based on its reports dated July 24, 2015, February 5, 2015 and January 10, 2014, respectively, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following assumptions:

30 Sept. 2015 / 31 Des. 2014 / 31 Des. 2013 /

Sept. 30, 2015 Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

Perusahaan The Company

Imbalan jangka panjang menurut perjanjian Long-term benefit in accordance with the

Kerja Bersama Collective Labor Agreement

Uang penghargaan masa kerja 23.988 27.056 25.992 Termination benefits

Tunjangan cuti besar 1.679 1.771 1.692 Long leave benefits

Tunjangan kesetiaan 1.727 1.845 2.272 Service awards

27.394 30.672 29.955

Entitas Anak 11.716 11.787 10.676 Subsidiaries

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan) Defined Benefit Pension Plan (continued) 1 Jan. 2014/

31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Tingkat bunga aktuaria per tahun 8,32% 7,06% - 8,56% 8,6% Actuarial discount rate per annum

Tingkat hasil investasi per tahun 11% 11% 11% Investment rate of return per annum

Tingkat kenaikan gaji per tahun 8,4% 8,4% 8% Salary increase rate per annum

Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI III-2011*) TMI III-2011*) Mortality rate

Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age

Tingkat perputaran 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ Turnover rate

1% for every age 1% for every age 1% for every age

Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate

mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortalitas/10% from

mortality rate mortality rate mortality rate

*) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table

Selisih antara nilai kini liabilitas imbalan pasti dengan nilai wajar aset dana pensiun pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

The difference between the present value of defined benefit obligation and the fair value of pension plan as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/ December 31, 2013, are as follows: 1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/ Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Nilai kini liabilitas imbalan pasti (140.769) (159.994) (161.971) Present value of defined obligation

Nilai wajar aset program 166.292 188.091 191.850 Fair value of plan assets

Surplus 25.523 28.097 29.879 Surplus

Mutasi atas nilai kini liabilitas imbalan pasti masing-masing pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/ 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

Present value of defined benefit obligation movement as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2013, are as follows:

1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal periode (159.994) (161.971) (232.907) Balance at beginning of period

Biaya bunga (6.131) (13.388) (18.623) Interest cost

Biaya jasa kini (2.666) (5.937) (8.147) Current service cost

Pembayaran imbalan kerja 7.176 15.023 8.333 Benefit paid

Keuntungan/(kerugian) aktuaria 10.381 2.950 45.031 Actuarial gain/(loss)

Perubahan kurs 10.465 3.329 44.342 Foreign exchange rate change

Saldo akhir periode (140.769) (159.994) (161.971) Balance at end of ending period

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan) Defined Benefit Pension Plan (continued)

Mutasi atas nilai wajar aset program pada 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

Fair value of plan assets movement as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 are as follows:

1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal periode 188.091 191.851 228.120 Balance at beginning of period

Hasil pengembangan riil 7.208 21.985 23.367 Return on plan assets

Pembayaran iuran-iuran

pemberi kerja 2.296 5.090 2.238 Employer contribution payments

Pembayaran iuran-iuran

peserta program 353 901 484 Employee contribution payments

Pembayaran imbalan kerja (7.177) (15.023) (8.333) Benefit payments

Keuntungan/(kerugian) aktuaria (12.153) (12.836) (5.073) Actuarial gain/(loss)

Perubahan kurs (12.326) (3.877) (48.952) Foreign exchange rate change

Saldo akhir periode 166.292 188.091 191.850 Balamce at end of period

Kategori utama aset program pada akhir periode pelaporan untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

The major category of plan assets at the end of the reporting period are as follows:

1 Jan. 2014 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 203

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Instrumen ekuitas 54.622 50.493 84.648 Equity instruments

Obligasi 23.821 24.224 39.183 Bonds

Aset 13.481 14.472 3.923 Asset

Deposito 26.568 80.340 16.202 Time deposits

Reksadana 43.915 16.507 44.706 Mutual funds

Lain-lain 3.885 2.055 3.189 Others

Total 166.292 188.091 191.850 Total

Penilaian atas nilai kini dari pengembalian dana atau pengurangan iuran masa datang dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 510/KMK/2002 tentang Pendanaan dan Solvabilitas Dana Pensiun Pemberi Kerja. Menurut keputusan tersebut, surplus yang timbul dari perubahan metode aktuaria tidak dapat diperhitungkan sebagai iuran normal pemberi kerja.

Valuation of the present value of available refund or a reduction to the future contribution is based on the Decree of the Ministry of Finance No. 510/KMK/2002 regarding Funding and Solvability of Pension Plan from the Employer. Based on the decree, any surplus resulting from the change in the actuarial method should not be accounted for as an employer’s normal contribution.

Karena surplus pendanaan tersebut tidak menimbulkan manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa datang, maka pengakuan surplus tersebut mengakibatkan diakuinya keuntungan pada tahun berjalan yang semata-mata berasal dari kerugian aktuarial. Karenanya, surplus tersebut tidak diakui sebagai aset Perusahaan.

Since the surplus will not result in economic benefits available in the form of refunds from the plan or reduction in future contributions to the plan, therefore recognition of such surplus will result in a gain being recognized solely as a result of an unrecognized actuarial loss in the current year. Therefore, the surplus is not recognized as an asset of the Company.

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan Pensiun Iuran Pasti Defined Contribution Pension Plan

Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya yang memenuhi syarat yang dananya dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP.1100/KM.17/1998 tanggal 23 November 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan masing-masing sebesar 5,0% dan 15,0% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha masing-masing sebesar US$1.396 dan US$514 untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2015 dan 2014.

The Company established a defined contribution pension plan for all of its eligible permanent employees which is managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. KEP.1100/KM.17/1998 dated November 23, 1998. The fund is contributed by both employees and the Company with contribution of 5.0% and 15.0%, respectively, of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$1,396 and US$514 for the nine-month periods ended September 30, 2015 and 2014, respectively.

Entitas Anak menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan sebesar 5,0% dan kontribusi Entitas Anak yang berkisar antara 10,0% sampai 18,12% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha masing-masing sebesar US$589 dan US$438 untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2015 dan 2014

The Subsidiaries established defined contribution pension plans covering all their eligible permanent employees. The fund is contributed by employees of 5.0% and by Subsidiaries with contribution ranging from 10.0% to 18.12% of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$589 and US$438 for the nine-month periods ended September 30, 2015 and 2014, respectively.

Aset program pensiun Entitas Anak dikelola oleh Dana Pensiun Mitra Krakatau yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep.054/KM.17/1995 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 29 tanggal 11 April 1995.

The Subsidiaries’ pension plan assets are managed by Dana Pensiun Mitra Krakatau, the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. Kep.054/KM.17/1995 and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 29 dated April 11, 1995.

Uang Penghargaan Masa Kerja Retirement benefit

Manajemen Perusahaan dan Entitas Anaknya memperoleh perhitungan aktuaris pada tanggal 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 untuk menghitung pencadangan atas beban kesejahteraan karyawan jangka panjang lainnya sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama. Perhitungan aktuaria dilakukan oleh Binaputera, dalam laporannya masing-masing tanggal 24 Juli 2015, 5 Februari 2015 dan 10 Januari 2014, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

The management of the Company and its Subsidiaries obtained actuarial calculations as of September 30, 2015 and December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 of the accrual of employees’ long-term benefits expenses based on the Collective Labor Agreement. The actuarial calculations were prepared by Binaputera, based on its reports dated July 24, 2015, February 5, 2015 and January 10, 2014, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following assumptions:

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Uang Penghargaan Masa Kerja (lanjutan) Retirement benefit (continued) 1 Jan. 2014/

31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Tingkat bunga aktuaria per tahun 8,11% - 8,85% 8,06% - 8,85% 8,6% - 9,2% Actuarial discount rate per annum

Tingkat kenaikan gaji per tahun 8,4% 8,4% 8,0% Salary increase rate per annum

Tingkat kematian TMI II-2011*) TMI II-2011*) TMI II-2011*) Mortality rate

Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age

Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate

mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortalitas/10% from

mortality rate mortality rate mortality rate

*) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table

Beban uang perhargaan masa kerja untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Agustus 2015 dan 2014 (di luar PT KWT) adalah sebagai berikut:

Retirement benefit expenses for nine-month periods ended September 30, 2015 and 2014 (excluding PT KWT) are as follows:

30 September 2015/ September 30, 2015

(Sembilan Bulan/ 30 September 2014/ Nine Months) September 30, 2014 (Tidak diaudit/ (Sembilan Bulan/

Unaudited) Nine Months)

Biaya jasa kini 854 946 Current service cost

Biaya bunga 1.420 1.519 Interest cost

Total 2.274 2.466 Total

Mutasi liabilitas uang perhargaan masa kerja pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 (di luar PT KWT) adalah sebagai berikut:

Retirement benefit liabilities movement as of August 31, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 (excluding PT KWT) are as follows: 1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/ Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal 36.800 34.624 47.605 Beginning balance

Beban kesejahteraan karyawan 2.274 4.770 6.226 Employee benefits expense

Pembayaran tahun berjalan (2.961) (5.699) (4.792 ) Payments during the year

Pengukuran kembali (keuntungan)/

kerugian aktuaria yang diakui Remeasurement actuarial (gain)/loss

pada penghasilan recognized in other

komprehensif lain: comprehensive income:

Asumsi keuangan (444) 1.862 (7.312 ) Financial assumption

Penyesuaian historis 3.527 2.084 2.206 Past adjustments

Imbal hasil aset program Return on plan assets

Perubahan kurs (2.522) (841) (9.310) Foreign exchange rate change

Saldo akhir 36.674 36.800 34.624 Ending balance

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Uang Penghargaan Masa Kerja (lanjutan) Retirement benefit (continued)

Entitas Anak - PT KWT The Subsidiary - PT KWT

Berdasarkan perjanjian kerjasama antara PT KWT dengan PT Bank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 tanggal 25 April 2012, PT KWT melakukan program pencadangan Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) yang disimpan dan dikelola oleh PT Bank Syariah Mandiri dengan setoran awal sebesar US$998 yang berasal dari akumulasi program UPMK yang sudah dicadangkan. Setoran tersebut akan dihitung kembali tiap tahunnya berdasarkan kenaikan upah dan masa kerja karyawan. Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 24 April 2016.

Based on the agreement between PT KWT and PT Bank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 dated April 25, 2012, PT KWT have reserved their termination benefits which will be deposit and managed by PT Bank Syariah Mandiri with an initial deposit amounted to US$998 from accumulation of termination benefits program that has been reserved. In each year, the deposits of this program will be recalculated in accordance with salary increased and period of employment. This agreement will expire on April 24, 2016.

Perhitungan uang penghargaan masa kerja neto pada tanggal 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 dilakukan oleh PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing 24 Juli 2015, 5 Februari 2015 dan 10 Januari 2014, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

The calculations of net retirement benefit as of September 30, 2015 and December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 were performed by PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), an independent actuary, based on its reports dated July 24, 2015, February 5, 2015 and January 10, 2014, respectively, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following assumptions:

1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Tingkat bunga aktuaria per tahun 8,34% 8,11% 7,52% Actuarial discount rate per annum

Tingkat hasil investasi per tahun 8,11% 8,8% 5,8% Investment rate of return per annum

Tingkat kenaikan gaji per tahun 8,4% 8,4% 8% Salary increase rate per annum

Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI III-2011*) TMI III-2011*) Mortality rate

Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age

Tingkat perputaran 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ Turnover rate

1% for every age 1% for every age 1% for every age

Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate

mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortalitas/10% from

mortality rate mortality rate mortality rate

Beban uang perhargaan masa kerja neto PT KWT pada tanggal 30 September 2015 dan 2014 untuk adalah sebagai berikut:

Net Retirement benefit expenses of PT KWT as of September 30, 2015 and 2014 for are as follows:

30 September 2015/ September 30, 2015

(Sembilan Bulan/ 30 September 2014/ Nine Months) September 30, 2014 (Tidak diaudit/ (Sembilan Bulan/

Unaudited) Nine Months)

Biaya jasa kini 117 25 Current service cost

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Uang Penghargaan Masa Kerja (lanjutan) Retirement benefit (continued)

Entitas Anak - PT KWT (lanjutan) The Subsidiary - PT KWT (continued)

Mutasi liabilitas uang perhargaan masa kerja neto PT KWT pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

Net retirement benefit liabilities movement of PT KWT as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 are as follows:

1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal 186 31 237 Beginning balance

Beban kesejahteraan karyawan 124 52 97 Employee benefits expense

Pembayaran tahun berjalan (49) (67) (28 ) Payments during the year

Pengukuran kembali (keuntungan)/

kerugian aktuaria yang diakui Remeasurement actuarial (gain)/loss

pada penghasilan recognized in other

komprehensif lain: comprehensive income:

Asumsi keuangan (14) 62 (208 ) Financial assumption

Penyesuaian historis 87 56 (143) Past adjustments

Imbal hasil aset program 14 59 99 Return on plan assets

Perubahan kurs (17) (7) (23) Foreign exchange rate change

Saldo akhir 331 186 31 Ending balance

Kategori utama aset program pada akhir periode pelaporan untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

The major category of plan assets at the end of the reporting period are as follows:

1 Jan. 2014 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 203

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Tabungan 561 642 708 Savings

Mutasi pengukuran kembali (keuntungan)/ kerugian aktuaria pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

The movement of remeasurement on (gain)/loss as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 are as follows:

1 Jan. 2014 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 203

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal 14.884 10.761 16.119 Beginning balance

(Keuntungan)/kerugian aktuaria Actuarial (gain)/loss on financial

dampak perubahan asumsi keuangan (459) 1.924 (7.520) assumption changes

(Keuntungan)/kerugian aktuaria Actuarial (gain)/loss on experience

dampak penyesuaian pengalaman 3.614 2.140 2.063 adjustments

Imbal hasil atas aset program 15 59 99 Return on plan assets

Saldo akhir 18.054 14.884 10.761 Ending balance

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term benefits

Beban cuti besar dan kesetiaan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2015 dan 2014 adalah sebagai berikut:

Long-leave and service awards expenses for nine-month periods ended September 30, 2015 and 2014 are as follows:

30 September 2015/ September 30, 2015

(Sembilan Bulan/ 30 September 2014/ Nine Months) September 30, 2014 (Tidak diaudit/ (Sembilan Bulan/

Unaudited) Nine Months)

Biaya jasa kini 971 971 Current service cost

Biaya bunga 1.452 1.553 Interest cost

Total 2.423 2.524 Total

Mutasi liabilitas cuti besar dan kesetiaan pada tanggal 30 September 2015, 31 Desember 2014 dan 1 Januari 2014/31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

Long-leave and service awards liabilities movement as of September 30, 2015, December 31, 2014 and January 1, 2014/December 31, 2013 are as follows:

1 Jan. 2014/ 31 Des. 2013/ 31 Des. 2014/ Jan. 1, 2014/

Dec. 31, 2014 Dec. 31, 2013

30 September 2015/ (Disajikan kembali - (Disajikan kembali -

September 30, 2015 Catatan 4/ Catatan 4/

(Tidak Diaudit/ As Restated - As Restated -

Unaudited) Note 4) Note 4)

Saldo awal 5.473 5.976 9.088 Beginning balance

Beban kesejahteraan karyawan 1.448 1.666 4.562 Employee benefits expense

Pembayaran tahun berjalan (952) (2.068) (2.672 ) Payments during the year

Perubahan kurs (346) (101) (5.002 ) Foreign exchange rate change

Saldo akhir 5.623 5.473 5.976 Ending balance

Manajemen berpendapat bahwa program pensiun yang ada dan imbalan pasca-kerja yang diberikan Perusahaan dan Entitas Anaknya adalah cukup untuk menutupi imbalan yang diwajibkan oleh Undang-undang No. 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan (“UU No. 13”).

The management is of the opinion that the existing retirement plan and the post-employment benefits provided by the Company and its Subsidiaries are adequate to cover the benefits required under Labor Law No. 13 year 2003 (“LL No. 13”).

Imbalan Perawatan Kesehatan Pasca-Kerja Post-retirement Healthcare Benefits

Mulai tahun 2009, Perusahaan memberikan Program Iuran Pasti Imbalan Perawatan Kesehatan Pensiun kepada karyawannya yang dikelola oleh Yayasan Badan Pengelola Kesehatan Krakatau Steel (“Bapelkes KS”), berdasarkan perjanjian tanggal 29 Maret 2010 antara Perusahaan dengan Bapelkes KS. Bapelkes KS didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 17 tanggal 15 Maret 2010 dari Notaris Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM. Sumber dana program imbalan perawatan kesehatan berasal dari iuran Perusahaan sebesar Rp341.000 (angka penuh) per karyawan per bulan. Beban perawatan kesehatan yang dibebankan pada

Started from 2009, the Company provide defined contribution Post-retirement Healthcare Benefits plan to its employee which fund is managed by Yayasan Badan Pengelola Kesejahteraan Krakatau Steel (“Bapelkes KS”), based on an agreement dated March 29, 2010 between the Company and Bapelkes KS. Bapelkes KS was established based on Notarial Deed No. 17 dated March 15, 2010 of Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM. The source of funding health care benefits program comes from contributions of the Company amounted to Rp341,000 (full amount) for each employee for each month. Contribution expenses

24. IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS (continued)

Pesangon Pemutusan Hubungan Kerja Termination Benefits

Sehubungan dengan kewajiban imbalan pemutusan hubungan kerja berdasarkan UU No. 13 dan penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2013), Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak bermaksud untuk memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal. Dengan demikian, tidak ada pengakuan liabilitas dan beban pesangon PHK dalam laporan keuangan konsolidasian interim.

In relation to the termination benefits liability under LL No. 13 and application of PSAK No. 24 (Revised 2013), the Company and its Subsidiaries have no intention to terminate an employee or group of employees prior to their normal pension dates. As a result, no termination benefits liability and expense have been recognized in the interim consolidated statement of financial position.

Analisa Sensitivitas untuk Asumsi Aktuaria Sensitivity Analysis for Actuarial Assumptions

Pada tanggal 30 September 2015, sensitivitas atas asumsi-asumsi aktuarial adalah sebagai berikut:

On September 30, 2015, sensitivity analysis for

Dalam dokumen Krakatau Steel 30 September 2015 (Halaman 144-154)