STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
5. Piutang dan utang derivatif 5. Derivative receivables and payable
Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan ini diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian yang wajar dengan nilai input pasar yang dapat diobservasi.
Fair value of this financial assets and liabilities is estimated using appropriate valuation techniques with market observable inputs.
6. Penyertaan saham 6. Investment in shares of stock
Penyertaan saham biasa yang tidak memiliki kuotasi pasar dengan kepemilikan saham di bawah 20% dicatat pada biaya perolehan karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
Investments in unquoted ordinary shares representing equity ownership interest of below 20% are carried at cost as their fair values cannot be reliably measured.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Kelompok Usaha yang dinyatakan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian interim pada tanggal 30 September 2015 dan 31 Desember 2014:
The following table sets forth the carrying values and their estimated fair values of the Group’s financial instruments that are carried in the interim consolidated statements of financial position as of September 30, 2015 and December 31, 2014:
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 114.633 114.633 Cash and cash equivalents
Investasi jangka pendek 40.000 40.000 Short-term investments
Deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya 18 18 Restricted time deposit
Piutang usaha, neto 240.476 240.476 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, neto 32.209 32.209 Other receivables, net
Penyertaan saham 8.381 8.381 Investments in shares of stock
Piutang jangka panjang, neto 2.208 2.208 Long-term receivables, net
kas dan deposito berjangka yang dibatasi
penggunaannya 31.652 31.652 Restricted cash and time deposits
Aset lain-lain - pinjaman karyawan 797 797 Other assets - employee receivables
Total 470.374 470.374 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pinjaman Bank jangka pendek 1.107.369 1.107.369 Short-term bank loans
Utang usaha 172.439 172.439 Trade payables
Utang lain-lain 9.510 9.510 Other payables
Beban akrual 58.730 58.730 Accrued expenses
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 1.064 1.064 Short-term employee benefits Bagian pinjaman jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun 24.519 24.519 Current maturities of long-term loans
Bagian liabilitas jangka panjang yang Current maturities of long-term
jatuh tempo dalam waktu satu tahun 5.475 5.475 financial liabilities
Pinjaman jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo Long-term loans, net of
dalam waktu satu tahun 265.998 265.998 current maturities
Liabilitas keuangan jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo Long-term financial liabilities,
30 September 2015 / September 30, 2015
Nilai Tercatat/
Carrying Amount
Nilai Wajar/ Fair Value
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
31 Desember 2014/ December 31, 2014 (Disajikan Kembali/As Restated) Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Carrying Amount Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 236.689 236.689 Cash and cash equivalents
Deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya 20.172 20.172 Restricted time deposits
Piutang usaha, neto 248.826 248.826 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, neto 31.164 31.164 Other receivables, net
Penyertaan saham 8.429 8.429 Investment in shares of stock
Piutang jangka panjang, neto 21 21 Long-term receivable, net
Kas dan deposito berjangka
yang dibatasi penggunaannya 28.177 28.177 Restricted cash and time deposits
Aset lain-lain - pinjaman karyawan 1.331 1.331 Other assets - employee receivables
Total 574.809 574.809 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 1.037.148 1.037.148 Short-term bank loans
Utang usaha 202.883 202.883 Trade payables
Utang lain-lain 37.515 37.515 Other payables
Beban akrual 33.809 33.809 Accrued expenses
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 8.542 8.542 Short-term employee benefits liabilities
Bagian pinjaman jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun 55.400 55.400 Current maturities of long-term loans
Bagian liabilitas keuangan jangka panjang Current maturities of long-term
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 17 17 financial liabilities
Pinjaman jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo Long-term loans, net of
dalam waktu satu tahun 247.829 247.829 current maturities
Liabilitas keuangan jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo Long-term financial liabilities,
dalam waktu satu tahun 6.366 6.366 net of current maturities
Total 1.629.509 1.629.509 Total
Hirarki Nilai Wajar Fair Value Hierarchy
Aset dan liabilitas keuangan diklasifikasikan secara keseluruhan berdasarkan tingkat terendah dari masukan (input) yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar. Penilaian dampak signifikan dari suatu input tertentu terhadap pengukuran nilai wajar membutuhkan pertimbangan dan dapat mempengaruhi penilaian dari aset dan liabilitas yang diukur dan penempatannya dalam hirarki nilai wajar.
Financial assets and liabilities are classified in their entirety based on the lowest level of input that is significant to the fair value measurements. The assessment of the significance of a particular input to the fair value measurements requires judgement, and may affect the valuation of the assets and liabilities being measured and their placement within the fair value hierarchy.
Bukti terbaik dari nilai wajar adalah harga yang dikuotasikan (quoted prices) dalam sebuah pasar yang aktif. Jika pasar untuk sebuah instrumen keuangan tidak aktif, entitas menetapkan nilai wajar dengan menggunakan metode penilaian. Tujuan dari penggunaan metode penilaian adalah untuk menetapkan harga transaksi yang terbentuk pada tanggal pengukuran dalam sebuah transaksi pertukaran yang wajar dengan pertimbangan bisnis normal.
The best evidence of fair value is quoted prices in an active market. If the market for a financial instrument is not active. an entity establishes fair value by using a valuation technique. The objective of using a valuation technique is to establish what the transaction price would have been on the measurement date in an arm's length exchange motivated by normal business considerations.
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Hirarki Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value Hierarchy (continued)
Metode penilaian termasuk penggunaan harga dalam transaksi pasar yang wajar (arm’s length) terakhir antara pihak-pihak yang memahami dan berkeinginan. jika tersedia, referensi kepada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskontokan dan model harga opsi (option pricing models).
Valuation techniques include using recent arm's
length market transactions between
knowledgeable, willing parties, if available, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same, discounted cash flow analysis and option pricing models.
Jika terdapat metode penilaian yang biasa digunakan oleh para peserta pasar untuk menentukan harga dari instrumen dan metode tersebut telah didemonstrasikan untuk menyediakan estimasi yang andal atas harga yang diperoleh dari transaksi pasar yang aktual, entitas harus menggunakan metode tersebut. Metode penilaian yang dipilih membuat penggunaan maksimum dari input pasar dan bergantung sedikit mungkin atas input yang spesifik untuk entitas (entity-specific input). Metode tersebut memperhitungkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh peserta pasar dalam menentukan sebuah harga dan selaras dengan metode ekonomis untuk penilaian sebuah instrumen keuangan. Secara berkala, Perusahaan menelaah metode penilaian dan mengujinya untuk validitas dengan menggunakan harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi dan pengemasan kembali) atau berdasarkan data pasar yang tersedia dan dapat diobservasi.
If there is a valuation technique commonly used by market participants to price the instrument and that technique has been demonstrated to provide reliable estimates of prices obtained in actual market transactions. the entity uses that technique. The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs and relies as little as possible on entity-specific inputs. It incorporates all factors that market participants would consider in setting a price and is consistent with accepted economic methodologies for pricing financial instruments. Periodically, the Company calibrates the valuation technique and tests it for validity using prices from any observable current market transactions in the same instrument (i.e., without modification or repackaging) or based on any available observable market data.
Hirarki nilai wajar Perusahaan pada tanggal 30
September 2015 adalah sebagai berikut: The Company’s fair values hierarchy as ofSeptember 30, 2015 is as follows:
2015
Input yang
signifikan dan
dapat diobservasi
Harga pasar secara langsung Inputyang
yang dikuotasikan maupun tidak signifikan
untuk aset dan langsung tetapi tidak
liabilitas yang sama (Level 2)/ dapat (Level 1)/ Significant and diobservasi
Quoted prices in observable (Level 3)/
active markets for inputs. Significant identical assets direct or unobservable Total/ or liabilities indirectly inputs Total (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset keuangan lancar Currentfinancial assets
Piutang forward 561 - 561 - forward receivables
Liabilitas keuangan lancar Current financial liabilities
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Hirarki Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value Hierarchy (continued)
2014
Input yang
signifikan dan
dapat diobservasi
Harga pasar secara langsung Inputyang
yang dikuotasikan maupun tidak signifikan
untuk aset dan langsung tetapi tidak
liabilitas yang sama (Level 2)/ dapat (Level 1)/ Significant and diobservasi
Quoted prices in observable (Level 3)/
active markets for inputs. Significant identical assets direct or unobservable Total/ or liabilities indirectly inputs Total (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset keuangan lancar Currentfinancial assets
Piutang forward 27 - 27 - forward receivables
Liabilitas keuangan lancar Current financial liabilities
Utang forward 754 - 754 - forward payable
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2015 dan 31 Desember 2014, tidak terdapat pengalihan antara pengukuran nilai wajar level 1 dan level 2.
For the period September 30, 2015 and December 31, 2014, there were no transfers between Level 1 and Level 2 fair value measurements.
34. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO