elajaran interaktif
erupakan salah satu aspek penting dalam p timedia interaktif untuk pembelajaran. Komunik
integrator dari ketiga revolusi teknologi dan multimedia) dalam rangka bertatap muka
a. Secara operasional, komunikasi visu gai strategi penyajiancontentagar mudah ik (interesting)dan merayu(persuasif)ba
isual dalam konteks multimedia pada hakekatn sarana untuk menyampaikan pesan yang
men-elemen rupa (gambar dan tulisa elompok masyarakat tertentu kepada piha
imedia
men-elemen santun dan lemen visual raktif secara m aplikasi am aplikasi pembuatan nikasi visual i informasi uka dengan isual dapat ah dicerna bagi para tnya adalah utamanya lisan) dari hak lainnyavisual berhubunga rungu yang dap mempengaruhi pi visual dapat dika baik secara eksp menghasilkan pe dikomunikasikan.
Secara garis besa interaktif untuk pe memahami kara merumuskan kon audio visual 1. Memahami ka Memahami m perancang m media memil pembelajaran buku,slide pr dalam kegiata untuk pembel yang berupa effect), gera memungkinka elemen secar komunikasi pe Multimedia int media present di kelas. Med topik mata danpersuasif. media pembe
ngan dengan aspek komunikasi melalui penam apat diserap indera penglihatan dan pend pikiran dan perasaan. Secara sederhana desa ikatakan sebagai rancangan yang difungsikan
ksplisit maupun implisit, tersurat maupun persepsi tertentu sesuai kehendak pesa n.
sar, implementasi desain komunikasi visual da pembelajaran ditempuh setidaknya dalam tiga karakteristik media, dalam hal ini adala onsep komunikasi visual dan gagasan kreati
karakteristik multimedia
media adalah hal pertama yang harus multimedia saat memulai pekerjaannya, me miliki karakteristik yang unik. Multimedia an memiliki keunikan yang berbeda denga
projector,maupun transparansi sebagai med
atan proses belajar mengajar di kelas. Multi elajaran secara sekaligus dapat menjanjikan a visual (gambar dan tulisan), suara (narasi erak (animationdanvideo).Karakteristik y
kan bagi para perancang multimedia untuk m cara komperhensif dalam rangka mengoptim
pembelajaran.
interaktif untuk pembelajaran dapat dimanf sentasi yang disajikan oleh guru sebagai alat ba
edia presentasi ini diharapkan mampu meng atapelajaran secara lebih komunika sif.Selain itu multimedia ini dapat pula dimanf belajaran mandiri yang diperuntukkan bagi sisw
ampilan rupa dan ndengaran untuk esain komunikasi an untuk ‘dibaca’ un tersirat untuk san yang ingin
dalam multimedia iga tahapan, yakni alah multimedia; atif; dan eksekusi
s dipikirkan oleh mengingat setiap interaktif untuk gan papan tulis, edia konvensional ultimedia interaktif an elemen desain asi, dialog,sound yang demikian mengolah setiap ptimumkan tujuan nfaatkan sebagai bantu pengajaran engkomunikasikan ikatif, menarik anfaatkan sebagai siswa agar dapat
dapat dilengkapi de multimedia ini akan bila dikerjakan deng
2. Merumuskan konsep Membuat bahan aj menyiapkan bahan biasa dilakukan. Ke dimanfaatkan seca membutuhkan ketig melalui gagasan yan mengatur irama pe Langkah operasiona skenario pengajara informasi terkendali Tidak perlu seluru secara kreatif.
Adakalanya materi datar dan biasa-bia menjadi pokok perm perlu ada bagian y dalam gerak (anima effect) yang tepat. P materi tersebutlah terpenting dalam m visual adalah mem materi adalah mutla sangat bergantung dan siswanya.
Gagasan kreatif
dengan simulasi dan latihan secara interak an efektif sebagai alat bantu pembelajaran, t ngan serius, benar dan kreatif.
sep komunikasi visual dan gagasan kreatif ajar menggunakan multimedia tentu berbed n ajar dengan menggunakan media konvensi Kelebihan multimedia (audio, visual dan ger cara maksimal untuk menyampaikan ma tiga hal tersebut. Materi bahan ajar dapat disa yang kreatif. Dalam gagasan kreatif tersebut, g
penyajian materi agar tidak datar dan memb nalnya adalah guru terlebih dahulu membuat r jaran berupa story-board atau flow chart, a
ali sejalan dengan materi yang hendak disa uruh durasi dan layermateri pengajaran die
ri pelajaran disajikan dalam visualisasi yang biasa saja, untuk kemudian pada materi terte ermasalahan) visualisasi diolah secara optim
yang ingin ditonjolkan dapat disertai denga asi maupun video) dan suara (narasi, dialog d . Penekanan ini akan membuat siswa merasak
h yang menjadi pokok permasalahannya. P menentukan gagasan kreatif dan konsep ko mpertimbangkan karakter target audience. K tlak, sedangkan menarik atau tidaknya suatu b g pada ‘kedekatan bahasa’ komunikasinya an
if dan konsep komunikasi visual h
aktif. Kedua , tentu saja eda dengan nsional yang erak) dapat ateri yang disampaikan t, guru dapat mbosankan. t rancangan agar alur isampaikan. dieksplorasi ng bernada rtentu (yang timum. Bila gan ilustrasi g dan sound sakan bahwa . Persoalan komunikasi Kebenaran u bahan ajar antara guru hendaknya
• Memah • Susunl (runut) • Pelajar siswa, (icon, b • Pesan sering tampil 3. Eksekusi audi Rancangan y visualisasi, ak jika berhasil d tepat. Ekseku media ini pa ilustrasi, warna a. Tata Letak Seperti ha selalu ada konsep m memilih ko lebih men ornamen. pembelaja digunakan Hal ini seluruh lay (bukan be visual hal visual yan secara utu
ahami materi yang akan disampaikan secara m sunlah materi yang hendak disampaikan se
ut), agar alur pesan dapat dicerna secara lanca jari kebiasaan dan hal-hal yang diminati ata a, terutama yang berkaitan dengan unsur
, bahasa, jargon, ilustrasi musik, dan lain seba san disajikan melalui gagasan yang unik dan t
g digunakan), agar multimedia pembelajara pil segar dan menarik perhatian.
dio visual
yang telah dituangkan dalam gagasan krea akan menjadi kasat mata sebagai multimedi sil dieksekusi menggunakan gramatika komunik
kusi elemen-elemen komunikasi visual dal pada intinya mencakup: tata letak, tipograf
rna, animasi dan video, serta audio/suara. tak.
halnya memilih dan menata penempatan pe da pertimbangan fungsi fisik dan fungsi psi makna tempat tinggal bagi penghuninya. S konsep minimalis, form follow function dan se enyukai konservatif atau tradisional yang n. Tidak berbeda ketika menciptakan tata le ajaran ini, mesti ditentukan terlebih dahulu kon
an, minimalis atau ornamentaliskah?
i menjadi penting karena pada im layer sebaiknya divisualisasikan dengan konse berarti eksekusinya persis sama). Dalam desa al ini disebut unity, yakni menggunakan bah ang harmonis, utuh, dan senada, agar materi utuh (komperhensif).
a mendalam. secara sistematik
car.
atau disukai oleh sur bahasa visual
bagainya).
n tidak klise (tidak aran yang dibuat
reatif dan konsep dia pembelajaran nikasi visual yang alam pembuatan rafi, gambar dan
perabotan rumah psikologis sesuai . Sebagian orang n sebahagian lagi ng sarat dengan letak bagi media konsep yang akan
implementasinya nsep yang sama esain komunikasi ahasa audio dan eri ajar dipersepsi
Untuk membant pembagian bid komunikasi visu disesuaikan de kebiasaan ergon dan BACK dileta
Penyusunan tek simetris tergantu cenderung mem berkesan dinam membawa kesa Silahkan dipilih ditekankan bahw nilai tambah ter bukan untuk kein
Sebagai langkah saja, agar visu kejelasan isi dimaksudkan a keseluruhan, tat antara lain: ko keseimbangan, dapat dilakukan tepat, minimal d letak dibuat kedekatannya d yang pada keba
Pada giliranny memberikan citr
ntu eksekusi tata letak dapat dibuat grid syst bidang sesuai denganfungsi-fungsi elemen
isual secara ergonomis. Misalnya; peletakan dengan maksud perintah navigasi terse onomic kita, navigasi NEXT diletakkan di sebe etakkan di sebelah kiri, dan lain sebagainya.
teks secara konsisten dibuat rata kiri, rata ka ntung dari konsep yang dikehendaki. Tata leta emberi kesan informal dan mengalir, rata ka amis namun agak tertutup, rata kiri kan san formal dan kaku, simetris berkesan sang ih sesuai dengan konsep yang telah ditentuk ahwa tata letak dibuat lebih untuk tujuan me terhadap aspek komunikatif multimedia pem eindahan semata.
kah awal, sebaiknya buatlah tata letak yang se isualisasi tidak rumit untuk mengurangi n si materi ajar. Tata letak yang sederha
agar materi pelajaran mudah diingat. tata letak diharapkan dapat memenuhi kaidah
komposisi yang terjaga dan menghasilka n, harmoni yang terkendali. Menjaga kesed an dengan cara memilih meletakkan elemen g
l dan senada sesuai karakter informasi. Mesk t sederhana, sebaiknya tetap memp dengan karakter/kebiasaan sasaran atau sel banyakannya berjiwa muda yang dinamis.
nya pilihan dan penataan elemen graf citra pesan yang diinginkan, misalnya: kesa
system, yaitu en desain an navigasi rsebut dan belah kanan kanan, atau etak rata kiri kanan lebih kanan lebih ngat formal. tukan. Perlu memberikan mbelajaran, g sederhana i noise pada rhana juga at. Secara ah estetika, lkan irama, sederhanaan grafis yang eskipun tata mperhatikan selera siswa rafis dapat san serius,
misalnya topik fluid materi bela b. Tipografi Tipografi memvisua isi pesan psikologisn dua peng sebagai isi sebagai pe Buatlah hir pada bidan hirarki ada box/highlig panjang, kriteriarea dibaca dan representa memiliki ka fungsi repr yang sesu dirasakan jenis/bentu Karakter h - h R - h - h - h Pilihlah k (italic), nor
a gemuruh (untuk letusan gunung berapi), m ida), serta damai dan romantik (untuk mer elajar gitar klasik), dan sebagainya.
fi
fi (font dan susunan huruf), diran sualisasikan bahasa verbal dan diupayakan ag san, baik secara fungsi keterbacaan m isnya. Pada esensinya, huruf dipilih guna mer ngertian, yakni: tersurat (untuk kebenaran i isi pesan verbal) dan tersirat (untuk citra i penampilan visual).
hirarki pengguna huruf baik jenis, ukuran dan p dang sesuai kebutuhan naskah. Contoh susun
dalah sebagai berikut: Judul, sub judul, intro-co light, photo/illustration caption. Untuk naska , misalnya untuk body-copy pilih huruf ya
readable, legible, danclarity(terbaca, bisa da
dan nyaman/enak dibaca), dalam hal ini huruf ntasi verbal. Untuk judul dan sub-judul, pilih i karakter sesuai dengan topik dari judul terseb epresentasi visual lebih dikedepankan. Memilih sesuai dengan topik tidak perlu teori khusu n dengan hati. Karakter huruf dapat dira ntuk, struktur, ukuran dan bobot dari huru r huruf berdasar pada jenis/bentuk (karakter hu huruf serifa (berkait), misalnya huruf Roman);
huruf sans serif (tak berkait), misalnya huruf U huruf script (tulis tangan), misalnya huruf Old huruf decorative (dekorasi), contohnya huruf A keluarga huruf berdasar pada struktur, m ormal, tinggi (extended), lebar (expa
, mengalir (untuk erepresentasikan irancang untuk agar mendukung maupun fungsi erepresentasikan an pesan, huruf citra pesan, huruf
n penempatannya sunan huruf secara -copy, body-copy, skah yang relatif yang memenuhi dan mudah/jelas ruf lebih berfungsi ilihlah huruf yang sebut, dalam hal ini ilih karakter huruf usus, tapi cukup dirasakan melalui uruf yang dipilih.
huruf):
ruf Roman (Times
f Univers (Arial); ld English; uf Antique.
misalnya miring panded). Huruf
ditampilkan dala sini bukan bera dengan lowercase (thin), sedang (n extra-black).
c. Gambar dan ilust Yakni elemen d ilustrasi atau dr seperti icon, na Gambar adalah bahasa verbal pesan bersifat ci disajikan dalam lebih bunyi da menampilkan ga gunanya dan pe penghias, karen estetik.
Foto sangat berg ilustrasi atau dr menyampaikan makna.
Sebuah gamba dan/atau konot dengan yang dit misalnya foto se yang ada. Siapa menunjukkan k interaksi yang t
alam bidang naskah (cm/point/pica), besar ata rarti besar sama dengan huruf capital dan k case. Karakter huruf berdasarkan bobot adal (normal), berat (bold, heavy), dan sangat ber
lustrasi
desain komunikasi visual yang dapat berw drawing, diagram, serta elemen grafis yan navigasi, garis, box, splash, dan lain se lah bahasa visual yang dapat dimanfaatkan
l dianggap kurang mampu untuk mereprese t citra abstrak. Pesan abstrak akan menjadi m wujud gambar. Satu gambar katanya kadan
dari seribu kata, oleh karenanya hati-ha gambar. Tampilkan gambar jika hanya dian perlu, hindari penggunaan gambar yang hany ena fungsi gambar adalah tidak hanya sebag
erguna untuk menunjukkan kondisi fisik secara drawing tepat untuk mendramatisir, mensim n pesan secara simbolis. Gambar selalu m
bar (foto maupun drawing) dapat bermakna otatif. Denotatif adalah hubungan tanda ditandainya (makna) terjadi secara langsung sebuah mobil terdenotasi sebagai kondisi mob papun pemotretnya, pagi, siang atau malam,
kondisi mobil tersebut. Konotasi lebih me g terjadi pada saat tanda (gambar) bertemu
atau kecil di kecil sama dalah ringan berat (black, rwujud foto, ang lainnya sebagainya. kan di saat resentasikan di nyata jika ang-kedang -hati dalam anggap ada nya bersifat agai elemen cara realistik, simulasi dan mengusung na denotatif a (gambar) g (tersurat), obil tertentu , tetap saja menjelaskan mu dengan
sebagainy pesan, mi atau kapan d. Warna Seperti ele secara fisi dalam pen menangka objek den jika penam gembira, se Oleh karen yang telah Untuk me yang perb diletakkan Agar muda oposisi bin klasik, mu ditingkatka tersebut k ditambahk e. Animasi da Animasi a gambar ya semula ke menangka rangkaian durasi yan
inya. Gunakan gambar yang relevan untuk misalnya kapan harus mengunakan gambar pan harus konotatif.
elemen komunikasi visual lainnya, warna juga fisik dan psikologis. Warna berfungsi secara enampilannya mampu memperjelas indera pe kap objek yang disajikan. Biasanya terdapat engan latar belakangnya. Warna akan berfu ampilannya menghasilkan perasaan tertentu, , sentimental, dingin, panas, cemburu, dan la renanya pilihan warna sebaiknya didasari oleh lah ditetapkan sesuai topik pembelajaran.
engoptimalkan fungsi fisik dari sebuah war rbedaan intensitasnya tinggi misalnya, objek an di atas latar berwarna hitam.
udah mendapatkan kontras, warna dapat dian biner: panas dingin, maskulin feminim, keras muda tua. Selain pendekatan itu, seluruh wa
tkan intensitasnya dengan cara menambahka t ke putih (tin), sebaliknya untuk meredam i
hkan unsur hitam (shade).
si dan video
si artinya menghidupkan gambar yang mati, yang diam dengan cara membuat metamorfo ke bentuk selanjutnya dalam durasi tertentu kap citra yang bergerak untuk selanjutnya d an foto yang diam dan diputar kembali menja
ang dikehendaki.
uk setiap bahasa ar yang denotatif,
ga memiliki fungsi cara fisik baik jika penglihatan dalam at kontras antara rfungsi psikologis, u, misalnya sedih, lain sebagainya. leh konsep kreatif
arna, pilih warna ek berwarna putih
analogikan secara s lembut, popular warna juga dapat kan warna-warna intensitas dapat
ti, menggerakkan rfosa dari bentuk ntu. Video adalah disimpan dalam njadi gerak sesuai
Perbedaan prin dimanfaatkan u multimedia. Vide untuk menciptak tidak mampu d memperhatikan penyajian anima tanpa pertimban f. Audio
Ibarat dua sisi audio tidak dap merupakan sara persoalan yang multimedia pem unsur penarik dikomunikasikan dimanfaatkan menghadirkanth oleh siswa. Unsur audio da monolog, narasi merupakan tar penggalan komu dalam multimed yang dilontarka adalah ungkapa pemeran) berfun dengan pesan effect (SFX) ada dipergunakan se
prinsip kerja inilah yang dapat dieksplo untuk mendukung penyajian materi ajar ideo cocok untuk menyajikan realitas dan anim takan realitas dari sesuatu yang semu, sesu
ditangkap oleh realitas dalam citra visual n karakteristik tersebut, semestinya akan terh imasi dan video demi sekedar meramaikan
angan fungsinya.
si mata uang, dalam multimedia pembelajar dapat dipisahkan dengan unsur visual. Unsu sarana untuk menyampaikan informasi tentan
g berkaitan dengan materi yang akan diajarka embelajaran. Selain itu, unsur audio juga m k perhatian siswa agar menyimak isi pesa
an. Dan yang lebih dahsyat lagi, unsur au untuk memperkaya imajinasi denga
theatre of mindagar isi materi pelajaran lebi
dalam multimedia pembelajaran dapat beru si, sound/special effect, dan ilustrasi musik. target inferensi yang menyampaikan p
munikasi dua arah antara pemeran yang di edia pembelajaran. Monolog adalah ungkap kan secara searah oleh salah satu pemera apan verbal yang disampaikan oleh narato
fungsi sebagai penyampaiinformasi penting ya san dalam multimedia pembelajaran. Soun
dalah efek audio yang dihasilkan secara art sebagai efek tambahan untuk pendukung
splorasi dan jar bebasis imasi cocok sesuatu yang al. Dengan erhindar dari an tampilan jaran, unsur nsur audio tang esensi rkan melalui merupakan pesan yang audio dapat gan cara bih dihayati rupa dialog, sik. Dialog penggalan- ditampilkan apan verbal ran. Narasi ator (bukan yang terkait ound/special artifisial dan ng ilustrasi
pesan ma suasana y Berdasarkan ranca kegiatan belajar 3 a. Tampilan hala Saat aplikasi Setelah itu aka dari sisi kiri lay semua baris t digunakan unt
Gambar 35 Visualisasi tampilan awal
b. Halaman judu Untuk lebih Terdapat ena ada. Nama t memudahkan Tombol dibuat Flash. Jika ku
materi pembelajaran. Musik berfungsi seba yang mengarah dalam multimedia pembelajar
ncangan antarmuka multimedia pembelajaran r 3, dapat dibuat desain dengan memasukkan e alaman awal
si dijalankan, akan ada animasi hitungan akan tampil ucapan selamat datang. Tulisan in layar, muncul baris demi baris menuju posisi d s tulisan tampil, maka akan muncul tombol en untuk navigasi menuju halaman selanjutnya.
Gambar 35 Visualisasi tampilan awal
dul
h menarik perhatian, tulisan judul dibuat nam buah tombol untuk navigasi menuju me
tombol disesuaikan dengan nama menu, kan pengguna untuk memilih bagian yang akan
uat dengan menggunakan fasilitas button pada kursor berada di atas tombol, maka warna
bagai pendukung jaran.
ran interaktif pada n efek visual.
n waktu mundur. ini akan bergerak si di layar. Setelah enter, yang dapat
Gambar 35 Visualisasi tampilan awal
t berkedip-kedip. menu-menu yang u, hal ini untuk n di pelajari.
da aplikasi Adobe na latar belakang
berubah menjadi ku menjadi merah. pengguna pada tom
Gambar 36 Visualisasi halaman judul
c. Halaman standar ko Standar kompetensi diperlukan sebuah to sebuah tombol untu tombolnya adalah N kiri bawah. Sementa ini berfungsi untuk m
kuning. Jika tombol di klik maka warna tulisan Hal ini bertujuan untuk mengarahkan p mbol yang di seleksi.
Gambar 36 Visualisasi halaman judul
kompetensi
nsi terdiri dari beberapa halama, oleh karena itu h tombol untuk melanjutkan ke halaman beriku
tuk kembali ke halaman sebelumnya. Penama NEXT dan BACK. Kedua tombol diletakkan di ntara itu tombol home berada di kanan bawah. k membawa kembali pengguna ke halaman jud
san berubah pandangan
Gambar 36 Visualisasi halaman judul
itu kutnya dan aan disebelah h. Tombol judul.
Gambar 37 Visualisasi halaman standar kompetensi
D.Aktivitas Pembelaj
1. Pengajar mem Peserta diklat masing kelom - Mengam interaktif - Mengide multimed - Membua 2. Berdasarkan r belajar 3, ten aplikassi terseE. Latihan/ Kasus /Tu
Setelah mempela kerjakan latihan b - Apa peranan e
Gambar 37 Visualisasi halaman standar kompetensi
mbelajaran
emberikan beberapa contoh aplikasi multim lat membentuk kelompok yang terdiri dari 3-5
mpok melakukan kegiatan berikut :
amati elemen-elemen visual dalam aplika ktif
identifikasi elemen-elemen visual yang terdapa edia interaktif
uat laporan hasil pengamatan
n rancangan antarmuka yang telah Anda buat tentukan elemen visual yang akan Anda g rsebut, baik pada halaman judul maupun halam
Kasus /Tugas
lajari uraian materi dan melakukan aktivitas pe berikut ini
n efek visual dalam multimedia interaktif?
Gambar 37 Visualisasi halaman standar kompetensi
ltimedia interaktif. -5 orang. Masing-
likasi multimedia
pat dalam aplikasi
at dalam kegiatan gunakan dalam aman isi.
- Jelaskan unsur-unsu - Bagaimana implem
interaktif
F. Rangkuman
1. Efek visual dapat d mudah dicerna merayu(persuasif)b
2. Elemen-elemen ko interaktifadalah tata dan video, serta aud 3. Implementasi desain
pembelajaran dite karakteristik media; kreatif; serta ekseku
G.Kunci Jawaban
- Efek visual dapat d mudah dicerna merayu(persuasif)b - Unsur-unsur komun o Tata letak o Tipografi o Gambar dan o Warna o Animasi dan o audio - Tahapan implemen interaktif : o Memahami k o Merumuskan o Eksekusi aud
nsur komunikasi visual dalam multimedia intera ementasi desain komunikasi visual dalam m
t dimanfaatkan sebagai strategi penyajiancon rna (informatif), menarik (intere sif)bagi para penggunanya.
2. komunikasi visual dalam pembuatan m ta letak, tipografi, gambar dan ilustrasi, warna udio/suara.
sain komunikasi visual dalam multimedia intera itempuh dalam tiga tahapan, yakni m ia; merumuskan konsep komunikasi visual dan
kusi audio visual
t dimanfaatkan sebagai strategi penyajiancon rna (informatif), menarik (intere sif)bagi para penggunanya.
unikasi visual dalam multimedia interaktif
an ilustrasi
an video
entasi desain komunikasi visual dalam m
i karakteristik media
an konsep komunikasi visual dan gagasan kre audio visual eraktif! multimedia contentagar resting)dan 2. multimedia rna, animasi eraktif untuk memahami an gagasan contentagar resting)dan multimedia reatif