• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Sistem pada Menu Halaman Login atau Registrasi

Info Pertanyaan

4.5.2 Implementasi Sistem

4.5.2.2 Implementasi Sistem pada Menu Halaman Login atau Registrasi

Pada halaman ini terdapat 2 proses yang dilakukan user yakni mengisi form registrasi, dan login untuk menuju halaman home. Disini juga diberikan informasi awal tentang OLP dan beberapa feature yang ada di dalamnya. Form registrasi ini harus diisi secara keseluruhan tanpa ada yang kosong serta memasukkan 6 kode digit dan checklist tanda persetujuan. Gambar 28 berikut merupakan tampilan halaman login.

Gambar 28 Tampilan Menu halaman login atau register. 4.5.2.3Implementasi Sistem pada Menu Halaman Asesmen

Halaman ini merupakan bagian proses CAI dengan menggunakan model drill and practice yaitu model pembelajaran berbasis komputer dengan cara melatih pengguna terhadap bahan materi yang pernah dipelajari dalam bentuk uji kompetensi awal (asesmen). Petunjuk informasi yang diberikan menggambarkan upaya guru untuk mencapai hasil yang maksimal dengan waktu yang ditentukan. Pengguna dapat meng-klik menu pop-up (mulai asesmen) untuk menuju halaman selanjutnya yang

berisikan sejumlah tes. Gambar 29 dan 30 berikut sebagai tampilan informasi dan soal.

Gambar 29 Tampilan halaman informasi asesmen.

Gambar 30 Tampilan halaman soal uji kompetensi awal (asesmen).

Selanjutnya, proses CAI model lainnya yaitu tutorial yaitu memberikan penguatan atau bimbingan terhadap sejumlah materi penyusunan lesson plan kepada pengguna. Materi ini merupakan materi yang harus dipelajari dan dipahami pengguna

sesuai topik yang dipilih. Terdapat 8 topik pilihan yang harus dipelajari pengguna yaitu:

a. Topik profesionalitas guru, b. Topik strategi pembelajaran,

c. Topik model disain perencanaan pembelajaran, d. Topik matematika sekolah,

e. Topik model pembelajaran kooperatif,

f. Topik model pembelajaran umum (student centered), g. Topik lesson plan (RPP), dan

h. Silabus matematika SMA

Proses CAI selanjutnya adalah model drill and practices untuk mengevaluasi hasil penguatan tutorial dengan sejumlah pertanyaan dan waktu yang telah ditentukan. Setelah tutorial, maka halaman selanjutnya berupa informasi petunjuk evaluasi. Gambar 31 dan 32 berikut merupakan tampilan tutorial.

Gambar 32 Halaman tutorial dengan topik lesson plan. 4.5.2.4Implementasi Sistem pada Menu Halaman Create Lesson Plan

Setelah proses asesmen atau evaluasi mencapai hasil rata-rata ( 75), maka pengguna dapat menuju halaman create lesson plan. Pada halaman ini terdapat petunjuk informasi dengan ketentuan dan pilihan pengguna. Misalkan pengguna memilih create lesson plan by system, maka seluruh proses pengisian input parameter lesson plan oleh pengguna akan ditentukan oleh sistem. Namun, jika pengguna memilih create lesson plan by owner, maka keseluruhan input parameter lesson plan sepenuhnya tergantung kepada pengguna. Pada Gambar 33 dan 34 berikut merupakan tampilan dari informasi petunjuk dan pengisian create lesson plan.

Gambar 33 Tampilan halaman informasi create lesson plan.

Gambar 34 Tampilan halaman create lesson plan by owner.

Setelah proses entri data pada form create lesson plan, maka selanjutnya dapat dicetak dalam format file .pdf. Berikut ini contoh hasil print out dalam format file .pdf (Gambar 35).

Gambar 35 Tampilan hasil cetak dalam format pdf. 4.6 Pengujian

Hasil pengujian sistem OLP secara lengkap dapat dilihat pada Lampiran 11. Sistem OLP diuji dengan menggunakan browser Mozilla Firefox 5.0 atau google chrome secara offline. Fungsi-fungsi yang terdapat pada sistem OLP dapat berjalan dengan baik, di antaranya fungsi asesmen pemahaman guru, fungsi tutorial lesson plan, fungsi evaluasi pemahaman guru, fungsi create lesson plan, forum diskusi, dan fungsi report lesson plan.

Berdasarkan hasil pengujian sistem tersebut, maka secara umum perbedaan penyusunan lesson plan matematika dengan menggunakan pendekatan konvensional

dan pendekatan sistem dapat terlihat dengan jelas dari penilaian (parameter) pada tabel berikut.

Tabel 6 Perbedaan penilaian penyusunan lesson plan No Penilaian (Parameter) Pendekatan

Konvensional Sistem OLP

1 Template lesson plan

Dibuat dengan aplikasi office, dan terkadang tidak konsisten.

Telah disesuaikan dengan bentuk database secara online 2 Penyimpanan Data Disimpan di media penyimpanan portable (hardisk/flasdisk) pengguna

Disimpan dalam aplikasi atau database server

3 Model pembelajaran

Pemilihan model secara statis

Pemilihan model secara dinamis yang dilakukan oleh sistem menggunakan teknik komputasi 4 Standar kompetensi Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP) 5 Tujuan pembelajan Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP) 6 Indikator Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP) 7 Metode pembelajaran Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP) 8 Pendekatan pembelajaran Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP) 9 Kegiatan pembelajaran Input statis (tergantung template yang dimiliki pengguna)

Input dinamis (selalu diupdate dan disesuaikan dengan KTSP)

Peran pengguna (guru) dalam penyusunan lesson plan menjadi suatu keputusan penting, dimana OLP menghasilkan lesson plan yang efektif dan optimal untuk digunakan. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 36 berikut.

Peran User (Guru) dalam Penyusunan Lesson Plan

Ditinjau dari Pendekatan Sistem

OLP

Ditinjau dari Pendekatan Sistem OLP

Ditinjau dari Pendekatan Konvensional

Penyusunan lesson plan tidak berdasarkan atas pengetahuan

(tacit)

Kebutuhan Lesson Plan

ditentukan oleh manajemen pengetahuan (tacit dan eksplisit) pengembangan pengetahuan

pribadi dalam lesson plan

terbatas

Pengembangan pengetahuan pribadi dalam lesson plan terus

meningkat dan tidak terbatas

Penyusunan lesson plan kurang bervariasi dan terkesan monoton

Penyusunan lesson plan sangat bervariasi dan fleksibel

Hasil lesson plan tidak memberikan bentuk optimal dan

kurang dalam efektifitas

Hasil lesson plan memberikan bentuk optimal dan efektifitas

Kriteria pemilihan atribut lesson plan terbatas terhadap strategi

pembelajaran

Kriteria atribut lesson plan

bervariasi sesuai kebutuhan

V KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait