VI. HASIL DAN PEMBAHASAN
6.4. Implikasi Alternatif Strategi
Adapun implikasi strategi apa yang dapat diberikan untuk meningkatkan kinerja restoran serta kepuasan konsumen dapat dilihat pada uraian berikut ini.
6.4.1. Kualitas Produk
Kualitas produk ayam geprek memiliki pengaruh terbesar dalam membangun kepuasan konsumen. Keunikan dan kekhasan rasa ayam geprek yang diciptakan Restoran Ayam Geprek Istimewa membuat konsumen tertarik mencoba dan puas sehingga melakukan pembelian ulang di Restoran Ayam Geprek Istimewa.
Dari hasil kuisioner diketahui bahwa konsumen merasa puas dengan kualitas produk ayam geprek di Restoran Ayam Geprek Istimewa, baik dari kandungan rempah, rasa gurih, garing dan empuk sehingga tidak perlu dilakukan perubahan tetapi Restoran Ayam Geprek Istimewa harus menjaga kualitas produk ayam geprek agar konsistensi rasa tetap terjaga.
6.4.2. Harga
Harga ayam geprek juga memiliki pengaruh dalam membangun kepuasan konsumen. Harga produk yang ditawarkan Restoran Ayam Geprek Istimewa sudah sesuai dengan yang diharapkan. Secara umum responden puas dengan harga ayam geprek di Restoran Ayam Geprek Istimewa. Beberapa responden yang merasa tidak puas menyatakan porsi ayam geprek masing kurang, selain itu mereka juga mengeluhkan tidak adanya potongan harga bagi mereka yang sering membeli di restoran ini. Tetapi jumlah responden ini sangat kecil hanya 13 orang dari total keseluruhan responden.
Sejak awal berdiri, Restoran Ayam geprek tidak melakukan strategi harga. Untuk meningkatkan kepuasan konsumen dan penjualan, Restoran Ayam Geprek Istimewa dapat melakukan alternatif strategi harga agar dapat menjaga konsumen lama dan menarik konsumen yang potensial agar dapat menjadi pelanggan. Salah satu strategi harga yaitu dengan memberikan potongan harga kepada konsumen yang melakukan pembelian produk dalam jumlah besar. Adanya potongan harga
akan merangsang konsumen untuk melakukan pembelian dalam jumlah yang besar.
6.4.3. Kualitas Pelayanan
Berdasarkan hasil analisis SEM, kualitas pelayanan tidak mempengaruhi kepuasan konsumen tetapi perbaikan dalam kualitas pelayanan restoran tetap dibutuhkan agar restoran ini dapat menjaga konsumen lama dan menarik konsumen yang potensial agar dapat menjadi pelanggan.
Kecepatan pelayanan memiliki pengaruh terbesar dalam membangun kepuasan terhadap service quality. Responden sebagian besar merasa tidak puas dengan kecepatan pelayanan Restoran Ayam Geprek istimewa ini. Kecepatan pelayanan dinilai lama, melebihi waktu yang diharapkan. Berdasarkan hasil wawancara dengan responden menyatakan bahwa kecepatan pelayanan pada hari biasa masih kurang apalagi pada saat weekend dan hari libur nasional. Responden harus menunggu lebih dari 30 menit sampai pesanan sampai ke meja mereka, tetapi mereka masih bisa memaklumi keadaan restoran yang ramai membuat kecepatan pelayanan berkurang. Hal ini dikarenakan mereka sengaja datang untuk menikmati ayam geprek dan makanan lainnya di Restoran Ayam Geprek Istimewa. Hal ini tidak dapat dihindari karena setiap produk yang ditawarkan restoran harus diolah terlebih dahulu sebelum sampai ke tangan konsumen.
Alternatif strategi yang dapat diterapkan pada restoran ini adalah dengan menambah karyawan bagian dapur terutama bagian penggorengan ayam geprek. Hal ini sangat dibutuhkan karena 80 persen konsumen memesan ayam geprek tetapi jumlah karyawan yang menggoreng ayam geprek hanya dua orang. Penambahan karyawang bagian penggorengan ayam geprek juga diikuti dengan penambahan peralatan dan perlengkapan masaknya.
Keluhan lainnya adalah pada weekend dan hari libur nasional waiter kurang sigap dalam melayani konsumen. Waiter kurang sigap mendatangi konsumen ketika ada konsumen yang memesan produk tambahan, keluhan dan pertanyaan. Hal ini dapat menyebabkan kepuasan konsumen berkurang. Untuk mengatasi hal ini, pihak manajemen restoran harus mengatur formasi penempatan waiter agar tidak berkumpul hanya di satu tempat sehinnga dapat melihat apabila
terdapat gerakan tambahan konsumen untuk menambah order atau meminta bantuan. Dengan tindakan ini diharapkan konsumen dapat dilayani dengan lebih cepat oleh waiter.
Variabel kebersihan restoran dinilai kinerjanya oleh konsumen sudah memuaskan, namun masih banyak responden yang menilai kebersihan restoran Ayam Geprek Istimewa masih kurang. Toilet restoran yang sempit, kurang besih, tidak ada tisu toilet dan bau yang tidak sedap membuat kebersihan toilet kurang terjaga. Wastafel yang kotor, sabun pencuci tangan sering habis menyebabkan konsumen tidak puas dengan kebersihan restoran Ayam Geprek Istimewa. Oleh sebab itu, pihak restoran sebaiknya memberikan perhatian yang lebih besar untuk menjaga kebersihan restoran dan wastafel. Salah satu caranya dengan menugaskan ke karyawannya untuk setiap jam melakukan pengecekan fasilitas restoran, apabila ada kekurangan atau ketidakbersihan dapat ditanggulangi segera.
6.4.4. Kemudahan
Berdasarkan hasil analisis SEM, diketahui juga bahwa kemudahan tidak mempengaruhi kepuasan konsumen, tetapi untuk menjaga kepuasan konsumen dibutuhkan perbaikan dalam faktor kemudahan juga terutama untuk menarik konsumen yang potensial agar datang ke Restoran Ayam Geprek Istimewa.
Berdasarkan hasil wawancara, sebagian besar responden yang melakukan pembelian merasa tidak puas dengan kemudahan parkir pada Restoran Ayam Geprek Istimewa bahkan beberapa konsumen merasa tidak tenang meninggalkan kendaraannya terlalu lama. Melihat lokasi dan luas bangunan, alternatif strategi dengan membuat parkiran tidak bisa direalisasikan karena pemilik hanya sebagai menyewa bangunan restoran ini. Saat ini, di Restoran Ayam Geprek Istimewa hanya terdapat petugas parkir untuk motor saja dan tidak melakukan tugasnya dengan baik (hanya duduk saja) sehingga alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkat kepuasan terhadap kemudahan parkir yaitu dengan menyiapkan petugas pakir khusus di Restoran Ayam Geprek Istimewa yang dapat membantu konsumen memarkirkan kendaraannya terutama mobil dan menjaga keamanan kendaraan.
Persentase responden untuk variabel kemudahan mendapatkan tempat duduk menunjukkan bahwa responden merasa tidak puas dengan kemudahan mendapatkan tempat duduk pada Restoran Ayam Geprek Istimewa. Dari hasil wawancara, beberapa responden yang tidak puas menyatakan bahwa mereka sering kali harus menunggu atau tidak jadi melakukan pembelian di ayam geprek karena harus beratrian panjang. Hal tersebut bukan hanya terjadi pada weekend dan hari libur nasional tetapi pada setiap jam kantor seperti istirahat makan siang dan pada malam hari. Kemudahan terhadap tempat duduk tidak berpengaruh nyata terhadap kepuasan konsumen tetapi dapat berdampak terhadap pendapatan restoran, karena kesulitan memperoleh tempat duduk membuat konsumen yang datang dan tidak mau antri menjadi tidak jadi makan di Restoran Ayam Geprek Istimewa. Hal tesebut dapat mengurangi peluang restoran mendapatkan pendapatan lebih.
Dari pengamatan peneliti, kesulitan mendapatkan tempat duduk sering terjadi karena pengunjung yang makan di restoran hanya dua orang tetapi mereka duduk di tempat yang bisa isi oleh empat sampai enam orang orang lebih sehingga apabila ada pengunjung lainnya yang datang lebih banyak dari empat orang kesulitan memperoleh tempat duduk karena kebanyakan sudah ditempati oleh pengunjung yang hanya dua orang. Alternatif strategi yang dapat dilakukan untuk memberikan kemudahan mendapat tempat duduk adalah dengan menata ulang meja dan tempat duduk sehingga yang dapat ditempati dua orang dan apabila terdapat pengunjung lebih dari dua orang meja tersebut dapat disusun dengan cara didekatkan, dengan cara tersebut diharapkan jumlah tempat duduk, meja dan pengunjung menjadi lebih terorganisasi.