H. Jumlah Produks
6) Cicilan Pinjaman
6.7 Implikasi Hasil Analisis Kelayakan
Adopsi prototipe usaha home industry pineapple soft candy yang dilakukan oleh adopter calon pelaksana potensial pelaku usaha dodol nenas di Jalancagak Subang dapat dilakukan melihat hasil analisis kelayakan usaha ini layak untuk dilaksanakan. Dilihat dari analisis non finansial dan analisis finansial.
Jika pelaku usaha rumahan dodol nenas yang ada di Jalancagak Subang mengadospi prototipe ini, maka seperti yang telah dianalisis sebelumnya, manfaat bersih saat ini yang mereka dapatkan akan meningkat sebesar Rp 5.387.775,36 jika dibandingkan hanya memproduksi dodol nenas saja. Diversifikasi produk olahan nenas menjadi pineapple soft candy pun dapat menambah ketertarikan dan preferensi konsmen maupun pelanggan dalam mengkonsumsi olahan buah nenas yang enak dan praktis. Sehingga dapat menjadikan suatu kesempatan pasar yang baik bagi para adopter.
Adopsi yang dilakukan oleh para pengusaha dodol nenas di Jalancagak Subang dapat memberikan tambahan mengenai pengetahuan akan peningkatan teknologi pengolahan buah nenas serta memberikan tambahan standar produksi
161 yang sesuai dengan SOP. Adopsi ini pun dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan bagi para pengangguran serta dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui pembayaran izin produk dan pajak lainnya.
Langkah selanjutnya dari proses adopsi prototipe ini adalah pemberian pelatihan kepada calon-calon adopter mengenai produk pineapple soft candy secara menyeluruh mulai dari kebutuhan bahan baku, proses produksi dan standar kerja yang dibutuhkan dalam pengolahan. Setelah diberikan pelatihan, maka pengajuan kredit dilakukan pada bank dengan pemenuhan syarat-syarat yang diberikan oleh bank yang bersangkutan. Setelah investasi dilakukan, maka produksi pineapple soft candy dapat dimulai.
Selama produksi dimulai, evaluasi perlu dilakukan untuk menilai apakah adopsi ini telah berjalan dengan baik atau tidak. Seingga dapat dilakukan tindakan pencegahan atau pun perbaikan.
162
VII KESIMPULAN DAN SARAN
7.1. Kesimpulan
Dari hasil pembahasan maka dapat disimpulkan hal-hal berikut diantaranya yaitu :
1. Adopsi prototipe usaha home industry pineapple soft candy dilihat dari aspek non finansial layak untuk dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat dari masing- masing aspeknya diantaranya yaitu aspek pasar menunjukkan adopsi ini memiliki peluang pasar yang baik, strategi pemasaran dengan produk soft
candy kemasan alumunium, harga jual Rp 4.000/kemasan, distribusi melalui
toko dan agen oleh-oleh serta promosi dilakukan melalui mulut ke mulut dan media elektronik. Aspek teknis, ketersediaan bahan baku yang cukup, fasilitas produksi yang telah dimiliki oleh para pelaku usaha dan adanya ketersediaan tenaga kerja menjadikan usaha ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku dodol nenas untuk dapat mengembangkan variasi produknya. Selain itu kapasitas listrik, layout produksi dan standar kerja mereka yang telah baik menjadikan suatu kesempatan untuk dapat menerapkan prototipe produksi pineapple soft
candy ini. Berdasarkan hasil penilaian hal-hal teknis dan pemasaran, skor
tertingi responden adalah Ibu Cucu Erviani dengan nilai skor 23.
Aspek manajemen menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dilakukan karena para pelaku usaha pengolahan buah nenas di Jalancagak Subang telah menerapakan aspek manajemen yang cukup baik dan telah memiliki izin resmi dari badan POM dan izin produksi makanan.
Adposi prototipe usaha home industry pinepple soft candy ini layak secara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dengan adanya usahanya ini dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mereka, usaha ini juga dapat menambah pendapatan daerah dan diharapkan dapat menambah pendapatan negara melalui ekspor produk soft candy jika dapat memasuki pasar luar negeri. Selain itu, limbah dari usaha ini ramah lingkungan karena dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk, pakan ternak, maupun bahan baku pembuatan serat kain.
163 2. Usaha home industry pineapple soft candy ini layak secara finansial. Hal ini dapat dilihat dari empat barometer tingkat kelayakannya, yaitu nilai NPV nya sebesar Rp 86.944.144,70 dengan umur proyek 10 tahun, nilai Net B/C nya sebesar 2,64, periode pengembalian modal usaha ini adalah 0, 92 tahun dan nilai IRR nya adalah 27 persen pada discount rate 20 persen. Pada sekenario produksi 50 persen dodol nenas dan 50 persen soft candy, maka kelayakan usahanya menjadi Rp 75.556.627,36 dengan nilai Net B/C 2,39, PP 1,06 tahun dan IRR 24 persen.
Jika dibandingkan dengan produksi dodol nenas saja, maka produksi dengan pineapple soft candy lebih menguntungkan, karena dapat memberikan nilai manfaat bersih sekarang yang jauh lebih besar yaitu sebesar Rp 5.387.775,36. Sehingga adopsi usaha ini sangat baik untuk diterapkan pada tingkat usaha pengolahan dodol nenas yang ada di Jalancagak Subang.
3. Tingkat sensivitas perubahan penurunan harga dari usaha produksi pineapple
soft candy ini adalah sebesar 6,3247 persen. Sedangkan kenaikan harga bahan
baku gula dan nenas adalah 68,887 persen. Dan penurunan jumlah penjualan adalah 5,4305 persen. Penurunan ataupun kenaikan tersebut masih dapat ditoleransi sehingga usaha ini masih dapat dilakukan karena jumlah biaya yang dikeluarkan sama dengan jumlah manfaat tambahan bersih yang diterima. Maka variabel yang paling berpengaruh dalam usaha ini adalah jumlah penjualan.
7 .2. Saran
Adapun saran yang dapat diberikan adalah :
1. Dari hasil analisis sensitivitas, variabel yang paling sensitif adalah penurunan jumlah penjualan. Oleh karena itu, agar adopsi usaha ini dapat berjalan sesuai tujuan, maka penjajakan pasar potensial dan pasar yang tetap perlu dilakukan dengan sebaik mungkin.
2. Pemanfaatan limbah dari buah nenas dapat dilakukan dengan lebih baik, limbah yang cukup banyak dapat dijadikan sebagai pendapatan tambahan bagi para pelaku usaha untuk dijual ke petani, peternak ataupun pengumpul lainnya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan serat kain.