• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Pembahasan

4.3.2 Implikasi Hasil Penelitian

Implikasi modelGroup Investigationpada pembelajaran Bahasa Indonesia materi ringkasan buku pada siswa kelas VMI Ma’arif NU Darmakradenan, yaitu meningkatnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Melalui penerapan model Group Investigation pada materi ringkasan buku di kelas V MI Ma’arif NU Darmakradenan juga meningkatkan performansi guru, dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Secara garis besar, implikasi hasil penelitian dapat digunakan oleh siswa, guru, dan sekolah. Penjelasan selengkapnya dapat dibaca pada uraian berikut:

4.3.2.1 Bagi Siswa

Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan modelGroup Investigation memberikan pengalaman belajar yang baru bagi siswa. Siswa memiliki kesempatan untuk dapat menyelesaikan tugas, baik secara individu maupun bersama dengan kelompok. Penerapan model Group Investigation mendorong siswa untuk berpikir memecahkan masalah, kemudian mendiskusikan hasil pemikirannya bersama kelomponya. Dengan bekerja sama dalam kelompok dapat menumbuhkan sikap sosial yang baik bagi siswa. Sikap sosial yang baik ditunjukkan melalui tingkah laku, seperti saling menghargai pendapat dan mengutamakan kepentingan bersama. Siswa juga diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil diskusi di depan teman sekelas. Tindakan tersebut membutuhkan keberanian untuk dapat menyampaikan hasil diskusinya. Dalam kegiatan penyelidikan, siswa diberi kesempatan untuk bertanggungjawab agar mampu menyelesaikan tugasnya. Demikian pula pada kegiatan diskusi, siswa

saling menghargai pendapat untuk menentukan kebenaran hasil penyelidikan. Pada kegiatan presentasi, siswa harus menghargai pendapat orang lain dan berani menyampaikan tanggapan secara santun.

Melalui penerapan model Group Investigation yang telah dilaksanakan, siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model tersebut pada mata pelajaran yang lain. Siswa akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas individunya dalam kelompok. Selain itu, siswa akan berani bertanya dan menyampaikan pendapat. Sikap menghargai akan muncul ketika diskusi kelompok.

4.3.2.2 Bagi Guru

Penerapan model Group Investigation, dapat menambah pengetahuan inovasi model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru di dalam kelas. Penerapan modelGroup Investigationjuga dapat meningkatkan performansi guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran.

Penerapan modelGroup Investigation, memerlukan kreatifitas guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru perlu mempelajari modelGroup Investigation baik secara konseptual maupun praktis. Kemampuan guru dalam penerapan model Group Investigation yaitu dalam merancang media pembelajaran dan LKS, memotivasi siswa untuk belajar, pemberian penghargaan kepada siswa, dan pengelolaan kelas yang baik. Guru harus mampu mengembangkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran, mengarahkan tugas secara jelas, membimbing dan memotivasi siswa berdiskusi. Hal tersebut akan mendukung kelancaran penerapan model Group Investigation sesuai dengan perencanaan. Penerapan

modelGroup Investigation membantu siswa berani mengemukakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain. Selain itu, dapat pula membantu siswa untuk berlatih bertanggungjawab menyelesaikan tugas individunya demi kepentingan kelompok.

4.3.2.3 Bagi Sekolah

Peningkatan performansi guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajr siswa dapat menjadi tolok ukur kualitas suatu sekolah. Untuk dapat meningkatkan hal tersebut, pihak sekolah hendaknya memberikan dukungan kepada guru. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian motivasi dan sarana prasaran untuk dapat menerapkan model pembelajaran Group Investigation.. Upaya tersebut juga dalam rangka menambah inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, sehingga kualitas pembelajaran dapat meningkat. Peningkatan kualitas pembelajaran dapat membantu sekolah untuk mencapai visi dan misi sekolah.

112

PENUTUP

Pada bagian penutup, akan dikemukakan mengenai simpulan dan saran

berdasarkan hasil penelitian. Penelitian yang berjudul “Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Ringkasan Buku Melalui Model Group Investigation pada

Siswa Kelas V MI Ma’arif NU Darmakradenan Kabupaten Banyumas” telah dilaksanakan dalam dua siklus. Simpulan dan saran penelitian tindakan kelas ini dapat dibaca pada uraian berikut.

5.1

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, peneliti dapat mengambil kesimpulan yakni, penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan performansi guru, aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VMI Ma’arif NU Darmakradenan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi ringkasan buku. Berdasarkan hasil penelitian, performansi guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa dapat dijelaskan pada uraian berikut ini.

5.1.1 Performansi Guru

Hasil pengamatan terhadap performansi guru dalam menerapkan model Group Investigationselama dua siklus mengalami peningkatan pada setiap siklus. Perolehan nilai performansi guru pada perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan sudah mencapai indikator keberhasilan. Performansi guru pada siklus I mencapai

79,04 dengan kategori B, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,33 dengan kategori AB. Perolehan nilai performansi guru mengalami peningkatan sebesar 4,29. Dari hasil kedua siklus tersebut, dapat diketahui bahwa penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan performansi guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia materi ringkasan buku.

5.1.2 Aktivitas Belajar Siswa

Hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran, dapat diketahui bahwa aktivitas siswa mengalami peningkatan di setiap siklus. Aktivitas belajar siswa di siklus I mencapai 75,83%. Persentase tersebut menunjukkan aktivitas belajar siswa pada siklus I termasuk kategori tinggi. Sementara itu, pada siklus II aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 80,69%. Persentase tersebut menunjukkan aktivitas belajar siswa pada siklus I termasuk kategori sangat tinggi. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan 4,86%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi ringkasan buku.

5.1.3 Hasil Belajar Siswa

Setelah peneliti menerapkan model Group Investigation, hasil belajar siswa yang terdiri dari ketuntasan belajar klasikal dan rata-rata nilai dapat meningkat di setiap siklus. Pada siklus I, persentase ketuntasan klasikal sebesar 78,95% dengan rata-rata nilai 72,89. Pada siklus II, persentase ketuntasan belajar

klasikal mencapai 94,73% dengan rata-rata nilai 78,15. Kedua hasil belajar tersebut, dapat diketahui bahwa persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat sebanyak 15,78% dan rata-rata nilai meningkat sebesar 5,26. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi ringkasan buku.