• Tidak ada hasil yang ditemukan

INDIKATOR KINERJA DINAS PU CIPTA KARYA PROVINSI SUMATERA

BAB VI

INDIKATOR KINERJA DINAS PU CIPTA KARYA PROVINSI SUMATERA SELATAN

a. Meningkatkan aparatur yang memahami tugas dan fungsinya, berwawasan, dan profesional melalui bimbingan teknis, kursus/pelatihan dan lain-lain berkaitan dengan tupoksi Dinas PU Cipta Karya dan memiliki sertifikat keciptakaryaan;

Sasaran : Tersedianya Sumber Daya Manusia yang kreatif, produktif, inovatif dan peduli;

b. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana perkantoran secara optimal untuk menunjang operasional kegiatan;

Sasaran : Tersedianya prasarana dan sarana yang mendukung operasional kegiatan kantor;

c. Meningkatkan kualitas lingkungan kumuh di perkotaan dan perdesaan; Sasaran : Meningkatnya kualitas lingkungan kumuh perkotaan dan perdesaan;

d. Meningkatkan jumlah kawasan rumah layak huni bagi MBR

Sasaran : Terwujudnya peningkatan jumlah MBR yang memiliki rumah layak huni;

e. Meningkatkan prasarana dan sarana pelayanan air minum; Sasaran : Terwujudnya cakupan pelayanan air minum;

f. Meningkatkan kualitas lingkungan dengan penataan kawasan perkotaan, perdesaan dan kawasan agropolitan;

Sasaran : Meningkatnya kualitas lingkungan permukiman dan kawasan agropolitan di perkotaan dan perdesaan.

g. Mewujudkan Jumlah Dokumen dan penataan ruang kawasan;

Sasaran : Terwujudnya Dokumen dan perencanaan penataan ruang kawasan yang tepat dan melibatkan semua stakeholder;

h. Meningkatkan ketersediaan infomasi dan data keciptakaryaan; Sasaran : Tersedianya informasi dan data keciptakaryaan;

Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan

39

i. Peningkatan jumlah daerah rawan sanitasi yaitu penanganan drainase pemukiman, penanganan air limbah pemukiman dan penanganan TPA sampah;

Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan

40

BAB VII PENUTUP

Terwujudnya Pembangunan yang berkesinambungan tidak terlepas dari komitmen Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan sebagai elemen penunjang pembangunan. Oleh karena itu dengan adanya penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 5 (lima) tahunan ini diharapkan dapat meningkatkan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Pencapaian visi Dinas PU Cipta Karya Sumatera Selatan ”Dinas PU Cipta Karya memiliki komitmen yang kuat terhadap Terwujudnya permukiman perkotaan dan perdesaan yang layak, produktif, berdaya

saing dan berkelanjutan” guna mendukung Visi Provinsi Sumatera Selatan “

Sumatera Selatan Sejahtera Lebih Maju dan Berdaya Saing Internasional,” hal ini tidak akan tercapai tanpa dukungan seluruh aparaturnya. Keberhasilan dalam pelaksanaan renstra sangat ditentukan oleh kinerja dari seluruh staf dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing secara optimal.

Nilai-nilai yang perlu dimiliki lembaga yang akan mempengaruhi dan mendukung terhadap pencapaian visi adalah :

1. Kejujuran dan tanggung jawab

Kejujuran dan tanggung jawab adalah nilai-nilai utama yang harus dimiliki oleh seluruh aparatur dalam rangka mewujudkan aparatur yang handal dan profesional, sehingga seluruh program dan kegiatan terlaksana sesuai dengan ketentuan, berkualitas dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dan selalu dapat dievaluasi sesuai kondisi.

2. Profesionalisme

Peningkatan mutu hasil pembangunan tak lepas dari SDM yang profesional selalu mengikuti perkembangan zaman dan terdepan, didukung oleh pengelolaan administrasi yang baik, perencanaan dan pelaksanaan yang akurat, dan komitmen yang kuat terhadap pelayanan public dalam penyediaan prasarana dan sarana.

Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan

41

3. Kreativitas

Untuk mengantisipasi tantangan pembangunan di masa yang akan datang yang semakin luas cakupan dan sasarannya, diperlukan kreativitas seluruh aparatur melalui penciptaan budaya berfikir dan bekerja.

Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan

42

Kondisi Kinerja pada awal periode

RPJMD

Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018

Meningkatkan akses air minum bagi masyarakat

Capaian Persentase Peningkatan Akses Air Minum

Meningkatnya Akses Pelayanan Air Minum Perkotaan dan Perdesaan

Persentase Akses Pelayanan Air Minum

Jumlah Sambungan Rumah Perpipaan dan Non Perpipaan / Jumlah Penduduk Kabupaten Kota

BIDANG AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN SATKER PK PAM

54.26% 61.56% 70% 72.31% 75.92% 79.71% 79.71%

Meningkatnya Penanganan drainase permukiman yang tepat

Penanganan Drainase Permukiman

Jumlah drainase permukiman di kabupaten kota yang tertangani Tahun bersangkutan / Jumlah Total Kabupaten Kota

BIDANG AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN SATKER PK PAM

4 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 15 Kab/Kota

Meningkatnya Penanganan air limbah yang optimal

Penanganan Sarana dan Prasarana air limbah Permukiman

Jumlah sarana dan prasarana air limbah permukiman di kabupaten kota yang tertangani Tahun bersangkutan / Jumlah Total Kabupaten Kota

BIDANG AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN SATKER PK PAM

5 Kab/Kota 2 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 14 Kab/Kota

Meningkatnya Penanganan TPA sampah yang efektif dan efisien

Penanganan Sarana Prasarana TPA Sampah

Jumlah Sarana Prasarana TPA Kabupaten Kota yang tertangani / Jumlah Total Kabupaten Kota

BIDANG AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN SATKER PK PAM

3 Kab/Kota 2 Kab/Kota 2 Kab/Kota 2 Kab/Kota 2 Kab/Kota 2 Kab/Kota 10 Kab/Kota

Gedung Negara Yang Tertata

Optimalnya penanganan di bidang perumahan, permukiman, penataan bangunan dan lingkungan

Jumlah Bangunan Gedung Negara yang Tertata

Jumlah Gedung negara yang di bangun pada tahun bersangkutan

BIDANG TATA BANGUNAN DAN

PERUMAHAN 3 Unit 3Unit 3Unit 3Unit 3Unit 3Unit 15 Unit

Tertanganinya infrastruktur permukiman di perkotaan dan perdesaan secara optimal

Jumlah Kawasan Kumuh yang tertangani

Jumlah Kawasan Kumuh berdasarkan SK bupati/walikota yang tertangani pada tahun bersangkutan

BIDANG TATA RUANG DAN PENGEMBANGAN PERKOTAAN; BIDANG TATA BANGUNAN DAN

PERUMAHAN ; SATKER BANKIM

3 Kawasan 3 Kawasan 3 Kawasan 3 Kawasan 3 Kawasan 3 Kawasan 15 Kawasan

Tertanganinya infrastruktur permukiman di perdesaan secara optimal

Jumlah Kawasan Agropolitan yang tertangani

Jumlah Kawasan Agropolitan

berdasarkan SK bupati/walikota yang tertangani pada tahun bersangkutan

BIDANG TATA RUANG DAN

PENGEMBANGAN PERKOTAAN 2 Kawasan 2 Kawasan 2 Kawasan 2 Kawasan 2 Kawasan 2 Kawasan 10 Kawasan

Meningkatkan pembinaan serta

pelaksanaan bidang bina jasa konstruksi

SDM yang memilki sertifikat keciptakaryaan

Optimalnya pembinaan , pengaturan dan pengawasan bidang jasa konstruksi

Jumlah SDM yang Memiliki Sertifikat Keciptakaryaan sesuai dengan standar dari kementerian Pekerjaan Umum

Total SDM yang memiliki sertifikat

Keciptakaryaan tahun bersangkutan BIDANG JASA KONSTRUKSI 50 Orang 10 Orang 10 Orang 10 Orang 10 Orang 15 Orang 55 Orang

Meningkatkan akses sanitasi bagi masyarakat

Meningkatkan

pembinaan, pengaturan dan pengawasan serta pelaksanaan

pembangunan perumahan dan permukiman

Jumlah Kabupaten/Kota Yang Memiliki Sanitasi yang Layak

Jumlah Kawasan Yang Memiliki Infrastruktur Yang Layak Huni

TUJUAN

Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Target Capaian Setiap Tahun

INDIKATOR TUJUAN INDIKATOR KINERJA RUMUS PERHITUNGAN SUMBER DATA

UTAMA SASARAN STRATEGIS

Meningkatkan

ketersediaan data dan informasi keciptakaryaan yang berkualitas

Laporan informasi dan data keciptakaryaan

Tersedianya data dan informasi keciptakaryaan yang akurat, tepat dan handal

Jumlah Laporan Informasi dan Data Keciptakaryaan untuk menunjang kinerja yang berhubungan dengan keciptakaryaan

Jumlah Dokumen yang terselesaikan pada tahun bersangkutan

BIDANG AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN DAN SATKER PK PAM ; UPTD PIP2B ; BIDANG TATA RUANG DAN PENGEMBANGAN PERKOTAAN ; BIDANG JASA KONSTRUKSI ; BIDANG TATA BANGUNAN DAN PERUMAHAN ; SEKRETARIAT

4 Dokumen 4 Dokumen 4 Dokumen 4 Dokumen 4 Dokumen 4 Dokumen 20 Dokumen

Palembang, 2016 Provinsi Sumatera Selatan Plt Kepala Dinas PU Cipta Karya

Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc Pembina Utama Madya NIP. 19700804 199402 1002

Dokumen terkait