Berisikan tentang Tugas, fungsi, struktur organisasi, sumberdaya, kinerja pelayanan, tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PU CIPTA KARYA PROVINSI SUMATERA SELATAN
Berisikan mengenai Identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi Dinas PU Cipta Karya, Telaahan Visi, Misi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Telaahan renstra Dirjen Cipta Karya dan renstra Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, Telaahan rencana tata ruang wilayah dan kajian lingkungan hidup strategis dan penentuan isu-isu strategis. BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Berisikan penjelasan tentang visi misi, tujuan dan sasaran, strategi dan kebijakan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF.
Berisikan program dan kegiatan pokok, program dan kegiatan lintas dinas PU cipta karya, program dan kegiatan kewilayahan.
BAB VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN
Memuat kaidah pelaksanaan yang meliputi penjelasan dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan dan pemerataan sebagaimana di maksud dalam Renstra Cipta Karya (pemukiman).
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
6
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN DINAS PU CIPTA KARYA PROVINSI SUMATERA SELATAN
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
Uraian tugas dan fungsi pada Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas
Tugas : Melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas dekosentrasi di bidang pekerjaan umum keciptakaryaan.
Fungsi :
a. perumusan, perencanaan kebijakan teknis pembangunan perumahan, perkotaan, tata bangunan, penataan ruang, pembinaan jasa konstruksi dan perizinan sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernur; b. pembinaan, pengawasan dan pengendalian di bidang keciptakaryaan;
c. pembinaan dan bimbingan teknis terhadap Dinas lingkup Cipta Karya kabupaten /kota;
d. penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin dan rawan air; e. penyediaan dukungan/bantuan untuk kerja sama anta Kabupaten/kota di
bidang keciptakaryaan;
f. pengembangan usaha jasa konstruksi dalam penyusunan rencana program; g. pelaksanaan bimbingan teknis kegiatan bina jasa konstruksi;
h. pelaksanaan kegiatan tanggap darurat di bidang bina jasa konstruksi; i. pembinaan unit pelaksana teknis dinas;
j. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya;
2. Sekretariat :
Tugas : Membantu Kepala Dinas dalam pelaksanaan kewenangan desentralisasi dan tugas dekonsentrasi dibidang keciptakaryaan serta melaksanankan
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
7
urusan umum, perlengkapan, hukum, organisasi, tata laksana, hubungan masyarakat, kepegawaian, pendidikan dan keuangan serta melaksanakan koordinasi dan penetapan penyusunan rencana serta prioritas jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
Fungsi :
a. Pengawasan kedalam / intern
b. Pengkoordinasian, sinkronisasi penyusunan rencana dan program serta penyusunan anggaran pembangunan;
c. Pengkoordinasian dan penyusunan keterpaduan program dalam pemanfaatan berbagai sumber dana baik pusat, provinsi, kabupaten/kota maupun bantuan luar negeri;
d. Pengkoordinasian penyusunan pedoman standarisasi teknis perencanaan umum untuk penataan ruang, perumahan, tata bangunan, air minum dan sarana penyehatan lingkungan serta bina jasa konstruksi;
e. Pelaksanaan pembinaan dan koordinasi program pembangunan lingkungan permukiman dan kawasan;
f. Pelaksanaan survei, pendataan evaluasi dan pelaporan;
g. Penanda tanganan administrasi bidang kepegawaian , keuangan, dan pembangunan sesuai dengan pelimpahan dari kepala Dinas;
h. Pelaksanaan dan pengkoordinasiaan urusan tata usaha, rumah tangga, perlengkapan, hukum, organisas dan tatlaksana serta hubungan masyarakat; i. Pelaksanaan urusan kepegawaian, pendidikan dan latihan;
j. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh tasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
2.1. Subbagian Keuangan tugas :
a. menyusun dan menyiapkan surat perintah membayar dan surat pertanggungjawaban;
b. melaksanakan pengolahan administrasi keuangan;
c. menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan bulanan, triwulan dan tahunan;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
8
d. mengurus gaji dan pembayaran keuangan lainnya;
e. memberikan bimbingan teknis tentang administrasi keuangan dalam lingkup tugasnya;
f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
2.1.2 Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan tugas :
a. Merencanakan kebutuhan belanja non pegawai;
b. Menyusun rencana program dan anggaran pembangunan;
c. Menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya;
d. Menyusun Rencana Kerja Pendapatan Anggaran (RKPA);
e. Menyusun dan menyiapkan perencanaan, melakukan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap program/kegiatan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya;
f. Menghimpun bahan-bahan dan melaksanakan koordinasi dengan bidang-bidang di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dalam rangka penyusunan bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur;
g. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
2.1.3 Subbagian Umum dan Kepegawaian tugas :
a. Melaksanakan urusan surat menyurat dan tata kearsipan; b. Mengurus dan melaksanakan urusan rumah tangga kantor;
c. Mengurus administrasi perjalanan dinas dan tugas-tugas keprotokolan; d. Menyusun, menyiapkan dan menginventarisasi data kepegawaian;
e. Menyiapkan bahan usul kenaikan pangkat, pensiun, mutasi jabtan, mutasi non jabatan dan pembinaan kepegawaian;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
9
f. Memproses rotasi pegawai di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya ;
g. Menyiapkan rencana pengembangan, pendidikan pegawai dan inventaris kantor;
h. Menyiapkan administrasi penyerahan hasil kegiatan proyek selesai;
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
3. Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Perkotaan
Tugas : Melaksanakan penyusunan,perencanaan teknis dan proghram penataan ruang dan kawasan.
Fungsi :
a. Penyusunan perencanaan teknis, penataan ruang provinsi, kabupaten/kota; b. Pembinaan, pengaturan teknis dan pelaksanaan pembangunan
pengembangan perkotaan provinsi, Kabupaten/kota dan tata ruang kawasan;
c. Pembinaan, pengaturan teknis dan pelaksanaan pembangunan pengembangan tata ruang kawasan provinsi, kabupaten/kota;
d. Pelaksanaan pemantauan, pengevaluasian, pelaporan dan penyuluhan di bidang penataan ruang;
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
3.1.1 Seksi tata Ruang Provinsi dan Perkotaan tugas :
a. Melaksanakan perencanaan pengembangan sistem sarana dan prasarana dasar dalam rangka penataan ruang provinsi, Kabupaten/kota ;
b. Melaksanakan koordinasi pelaksanaan sistem rencana tata ruang kawasan provinsi, kabupaten/kota;
c. Melaksanakan Pembinaan teknik terhadap penataan ruang provinsi, kabupaten/kota;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
10
d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;
3.1.2 Seksi Tata Ruang Kawasan
tugas : Melaksanakan perencanaan pengembangan sistem sarana dan prasarana dalam rangka penataan ruang kawasan provinsi, kabupaten/kota dan permukiman ;
a. Melaksanakan koordinasi pelaksanaan rencana tata ruang kawasan provinsi, kabupaten/kota dan permukiman ;
b. Melaksanakan pembinaan teknik terhadap penataan ruang provinsi,kabupaten/kota dan permukiman;
c. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
3.1.3. Seksi Pemantauan Dokumentasi Tata Ruang tugas :
a. Melaksanakan Monitoring dan evaluasi rencana tata ruang wilayah provinsi ,kabupaten/kota dan permukiman;
b. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian pemanfaatan tata ruang wilayah provinsi, kabupaten/kota dan permukiman;
c. Melaksanakan dokumentasi hasil pemantauan, evaluasi dan pelaporan; d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas
dan fungsinya;
4. Bidang Tata Perumahan dan Bangunan
Tugas : Melaksanakan penyusunan program, pembinaan pengembangan tata perumahan dan bangunan, pengawasan pembangunan perumahan bangunan pemerintah dan swasta serta kawasan tertinggal, pengkajian dan pembinaan pengembangan teknologi konstruksi, bimbingan teknis, pengendalian dan pekerjaan uji mutu.
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
11
Fungsi :
a. Penyusunan rencana teknis, pengumpulan data dan program pengembangan perumahan dan bangunan gedung pemerintah serta perencanaan dan pengesahan rencana teknis pembangunan gedung pemerintah ;
b. Pengelolaan teknis konsultan dan kontraktor;
c. Pengaturan teknis dan pelaksanaan pembangunan perumahan baru dan kawasan tertinggal serta bantuan pengawasan teknis pembangunan gedung pemerintah ;
d. Pengaturan teknis dan pelaksanaan pembangunan perumahan swadaya serta penilaian kualitas dan mutu pekerjaan kontraktor dan konsultan; e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas
dan fungsinya; 4.1.1. Seksi Perumahan tugas :
a. Menyiapkan peraturan, pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis dan standar pembangunan perumahan;
b. Menyiapkan bantuan teknis perencanaan dan pelaksanaan fisik pembangunan perumahan dan permukiman ;
c. Menyiapkan bahan pembinaan dan pengendalian pembangunan perumahan dan permukiman;
d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
4.1.2. Seksi Tata Bangunan tugas :
a. Menghimpun data dalam rangka menyusun petunjuk dan bantuan teknis; b. Menyusun perencanaan program tahunan dan lima tahunan Bidang Tata
Perumahan dan Bangunan;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
12
d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
4.1.3. Seksi Pemanfaatan dan Penyuluhan tugas :
a. Mengadakan pengaturan pemanfaatan hasil pembangunan perumahan dan pemukiman;
b. Menyiapkan materi/bahan penyuluhan dan pelatihan di bidang pembangunan perumahan dan permukiman;
c. Melaksanakan monitoring dan evaluasi hasil penyuluhan dan pelatihan; d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan
fungsinya;
5. Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan
Tugas : Melaksanakan penyusunan rencana sinkronisasi dan koordinasi program, pelaksanaan, pembinaan, penyuluhan, pengelolaan, pengawasan, pengendalian, pembangunan penyehatan lingkungan dan pembangunan air minum.
Fungsi :
a. Penyusunan rencana teknis dan program pembangunan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan permukiman dan penyusunan rencana serta program pembangunan air minum;
b. Pelaksanaan bantuan teknis pembangunan, pengelolaan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan permukiman serta pembangunan air minum;
c. Pelaksanaan dan pengawasan, pengendalian pembangunan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan permukiman serta pembangunan air minum ;
d. Penyuluhan, pembinaan pembangunan dan pengelolaan penyehatan lingkungan permukiman serta pembangunan air minum;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
13
e. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pembangunan pengelolaan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan permukiman dan pembangunan air minum;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
5.1.1. Seksi Air Minum tugas :
a. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan penyuluhan terhadap pengelolaan air minum;
b. Memberikan bantuan teknis dalam mengolah air minum berdasarkan standar yang berlaku dari instansi yang terkait;
c. Melaksanakan program pengelolaan air minum secara terpadu antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten/Kota, sehingga produk yang dihasilkan dapat berhasil secara optimal;
d. Melaksanakan monitoring tentang mutu pengelolaan air minum;
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
5.1.2. Seksi Pengembangan Penyehatan Lingkungan tugas :
a. Melaksanakan persiapan bahan pembinaan dan penyuluhan terhadap Pengelolaan Penyehatan Lingkungan Permukiman;
b. Memberikan bantuan teknis dalam pengelolaan Penyehatan Lingkungan Permukiman berdasarkan standar yang berlaku dari instansi yang terkait; c. Melaksanakan program pengelolaan Penyehatan Lingkungan Permukiman
secara terpadu antara Pemerintahan Provinsi, Pemerintah Kabupaten/kota sehingga produksi yang dihasilkan dapat berhasil secara optmal;
d. Melaksanakan monitoring tentang mutu pengelolaan Penyehatan Lingkungan Permukiman;
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
14
5.1.3. Seksi Pengembangan Prasarana mempunyai tugas :
a. Melaksanakan penyusunan rencana prasarana sebagai bahan pembinaan bagi instansi terkait, mensosialisasikan buku– buku/literatur standar maupun peraturan-peraturan tentang sarana dan prasarana air minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman;
b. Melaksanakan pembinaan pemanfataan sarana dan prasarana air minum dan penyehatan lingkungan permukiman;
a. Melaksanakan studi banding untuk kelayakan pengembangan prasarana sesuai peruntukannya;
g. Melaksanakan program bantuan teknis pembangunan prasarana penyehatan lingkungan permukiman dan air minum sesuai srandar baik nasional maupun internaisonal;
h. Melaksanakan evaluasi pemanfaatan sarana dana prasarana air minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman;
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya;
6.Bidang Bina Jasa Konstruksi
Tugas : Melaksanakan koordinasi penyelenggaraan tugas pembinaan jasa konstruksi dalam rangka penyusunan rencana program dan kegiatan, koordinasi/fasilitasi, pengawasan/monitoring evaluasi, penyusunan pedoman, pelatihan/bimbingan teknis, sosialisasi/diseminasi dan pemberdayaan/pendampingan.
Fungsi :
a. Penyiapan perumusan kebijakan teknis bidang bina jasa konstruksi;
b. Penyelenggaraan tugas pembinaan jasa konstruksi, baik secara administrasi, teknis dan keahlian;
c. Penyusunan rencana program dan kegiatan terkait pembinaan jasa konstruksi; d. Penyelenggaraan sistem data dan informasi bidang bina jasa konstruksi; e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
15
6.1.1. Seksi Pelayanan Administrasi Jasa Konstruksi Tugas :
a. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi peyusunan rencana program dan kegiatan Bidang Bina Jasa Konstruksi, baik dana pusat, provinsi, kabupaten/kota maupun bantuan luar negeri;
b. Menyelenggarakan serta mengembangkan sistem data dan informasi terkait jasa kontruksi diantaranya sistem informasi pembinaan jasa konstruksi/SIPJAKI dan buletin jasa konstruksi;
c. Meningkatkan kapasitas aparatur guna melaksanakan tugas pembinaan jasa konstruksi;
d. Melaksanakan fasilitasi perolehan dukungan lembaga keuangan dan lembaga pertanggungan;
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
6.1.2. Seksi Bina Usaha Jasa Konstruksi Tugas :
a. Mempersiapkan produk hukum daerah tentang jasa kontruksi provinsi; b. Meningkatkan pemahaman tentang pembinaan usaha terkait penerbitan
Sertifikasi Badan Usaha (SBU), Sertifikasi Keahlian (SKA), Sertifikasi Ketrampilan (SKT) dan Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK);
c. Melaksanakan fasilitasi Tim Pembina Jasa Konstruksi Provinsi dan Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Provinsi;
d. Mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi;
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
6.1.3 Seksi Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Tugas :
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
16
a. Meningkatkan pemahaman terkait tata cara pengadaan barang dan jasa termasuk E-Procurement serta administrasi kontrak;
b. Melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SK3) dan Sistem Manajemen Mutu (SMM) berikut pengawasan pengembangan fisik serta pemanfaatan dan pemeliharaannya;
c. Mendukung persiapan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan; d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
7. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kelompok Jabatan Fungsional
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan mempunyai tugas pokok membantu Gubernur Sumatera Selatan dalam melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas dekonsentrasi di bidang permukiman. Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2000 telah disempurnakan dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2001 tentang Struktur Organisasi Lembaga Teknis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 225 Tahun 2001 tanggal 29 Oktober 2001 tentang uraian tugas dan fungsi Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan. Dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah RI No. 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaga Negara RI Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4741), maka pembentukan Dinas PU Cipta Karya disempurnakan lagi dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 8 Tahun 2008 dan Perda No. 1 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 2 Seri D) dan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 09 Tahun 2012 tentang Uraian tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
1. Untuk dapat menjalankan tugasnya, Dinas PU Cipta Karya mempunyai struktur organisasi sebagai berikut :
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
17
a. Kepala Dinas
- Sekretariat : Sub Bagian Keuangan; Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan; Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
b. Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Perkotaan : - Seksi Tata Ruang Provinsi dan Perkotaan;
- Seksi Tata Ruang Kawasan;
- Seksi Pemantauan Dokumentasi Tata Ruang. c. Bidang Tata Perumahan dan Bangunan : - Seksi Perumahan;
- Seksi Tata Bangunan;
- Seksi Pemanfaatan dan Penyuluhan.
d. Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan : - Seksi Air Minum;
- Seksi Pengembangan Penyehatan Lingkungan; - Seksi Pengembangan Prasarana.
e. Bidang Bina Jasa Konstruksi :
- Seksi Pelayanan Administrasi Jasa Konstruksi; - Seksi Bina Usaha Jasa Konstruksi;
- Seksi Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. f. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) .
g. Kelompok Jabatan Fungsional.
2.2. Susunan Kepegawaian dan Aset yang Dikelola a. Susunan Kepegawaian
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan mempunyai tugas pokok membantu Gubernur Sumatera Selatan dalam melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas dekonsentrasi di bidang permukiman Sumber daya aparatur yang merupakan pelaksana Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan. sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Sumber daya aparatur Dinas PU Cipta Karya berjumlah 177 (seratus tujuh puluh tujuh) orang yang diklasifikasikan berdasarkan golongan, jabatan dan pendidikan sebagai berikut :
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
18
a. Berdasarkan Golongan
GOL. JUMLAH (ORANG) KETERANGAN
I 1 II 28 III 140 IV 8 Jumlah 177 b. Berdasarkan Jabatan
NO. JABATAN JUMLAH
(ORANG)
1 Struktural 25
2 Fungsional 2
3 Staf 150
c. Berdasarkan Pendidikan
NO. TINGKAT PENDIDIKAN JUMLAH
(ORANG) 1 S3 - 2 S2 18 3 S1 72 4 D1 1 5 D3 17 6 D4 3 7 SLTA Sederajat 57 8 SLTP Sederajat 6 9 SD 3
Susunan kepegawaian Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan dapat dilihat pada tabel (Terlampir).
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
19
2.3. Kinerja Pelayanan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
Pelayanan yang diberikan oleh DPU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan dapat digambarkan tidak secara langsung berhubungan dengan masyarakat. Namun, DPU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan mempunyai tupoksi dalam penyediaan prasarana dan sarana dasar keciptakaryaan yang hasilnya dapat langsung dirasakan / diperlukan oleh masyarakat. Dalam hal ini DPU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan memiliki gedung Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) yang secara langsung memberikan layanan informasi mengenai keciptakaryaan.
Adapun perkembangan pelayanan yang ada di Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, antara lain :
1. Pelayanan Bidang Tata Bangunan dan Perumahan - Penanganan Kawasan Layak Huni
- Pembangunan Gedung Pemerintah, sarana dan prasarana 2. Pelayanan Bidang Tata Ruang
- Pengaturan, pembinaan dan pelaksanaan pengawasan di bidang penataan ruang
- Penyusunan Dokumen dan Arahan Penataan Ruang Kawasan - Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PIP)
- Penanganan Kawasan Agropolitan 3. Pelayanan Bidang Air Minum
- Penanganan Instalasi Air Minum
- Penanganan Sistem Pengolahan Air limbah Permukiman - Penanganan Drainase Permukiman
- Penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 4. Pelayanan Bidang Jasa Konstruksi
- Sosialisasi mengenai Jasa Konstruksi - Pelatihan mengenai Jasa Konstruksi
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
20
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatra Selatan
Terlaksananya Program/kegiatan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan tidak terlepas dari dukungan semua pihak agar berjalan dengan baik, akan tetapi dalam kenyataan pelaksanaan kegiatan pembangunan ini juga banyak memilik tantangan, antara lain :
1. Tantangan Pelayanan Bidang Penataan Ruang
a) Melengkapi peraturan perundang-undangan dan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) di bidang penataan ruang untuk mendukung implementasi penataan ruang di lapangan, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan
b) Meningkatkan pemanfaatan Rencana Tata Ruang secara optimal dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, peningkatan daya dukung wilayah, dan pengembangan kawasan.
c) Meningkatkan kualitas pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang terutama melalui dukungan sistem informasi dan monitoring penataan ruang di daerah untuk mengurangi terjadinya konflik pemanfaatan ruang antar sektor, antar wilayah, dan antar pelaku.
d) Meningkatkan kepastian hukum dan koordinasi dalam pengendalian pemanfaatan ruang.
e) Meningkatkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam penyelenggaraan penataan ruang.
2. Tantangan Pelayanan Bidang Air Minum
a. Perlunya menetapkan target-target kinerja yang lebih jelas untuk meningkatkan kinerja TPA yang berwawasan lingkungan.
b. Tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang masih rendah, sementara konflik sosial yang berkaitan dengan pengelolaan TPA sampah sampai saat ini masih sering terjadi di samping ketersediaan sarana dan prasarana persampahan yang masih belum memadai.
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
21
c. Meningkatkan keterpaduan penanganan drainase dari lingkungan terkecil hingga wilayah yang lebih luas dalam satu wilayah administrasi maupun antar kabupaten/kota dan provinsi.
d. Makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap aspek kesehatan akan menuntut pelayanan sanitasi sesuai dengan kriteria kesehatan dan standar teknis.
e. Memperluas akses pelayanan sanitasi dan peningkatan kualitas fasilitas sanitasi masyarakat yang akan berpengaruh terhadap kualitas kehidupan dan daya saing sebuah kota dan sebagai bagian dari jasa layanan publik dan kesehatan.
3. Tantangan Pelayanan Bidang Tata Bangunan
a. Meningkatkan kesadaran masyarakat agar dalam membangun bangunan gedung memperhatikan daya dukung lingkungan sehingga dapat meminimalkan terjadinya kekumuhan dan banjir.
b. Mengupayakan pengarusutamaan gender dalam proses pelaksanaan kegiatan sub-bidang infrastruktur permukiman, baik dari segi akses, kontrol, partisipasi, maupun manfaatnya.
c. Meningkatkan Iklim yang Kondusif dalam Pembangunan Perumahan dan Permukiman.
d. Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat, Kelembagaan dan Para Pelaku Pembangunan Perumahan dan Permukiman
e. Meningkatkan Pemenuhan Kebutuhan Rumah yang Layak Huni serta Meningkatkan Kualitas Lingkungan Perumahan dan Permukiman,
f. Meningkatkan Pendayagunaan Sumberdaya Perumahan dan Permukiman melalui penerapan teknologi tepat guna dalam rangka mendorong pemanfaatan bahan dan produksi bahan bangunan lokal yang murah serta konstruksi bangunan tahan gempa
g. Mendorong pengembangan sarana dan prasarana permukiman untuk memfasilitasi interaksi sosial bagi terwujudnya komunitas yang sehat;
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
22
4. Tantangan Pelayanan Bidang Jasa Konstruksi
a) Masih kurangnya tenaga terampil dan tenaga ahli di bidang konstruksi, terutama untuk mendukung pelaksanaan keistimewaan.
b) Mengupayakan pengarusutamaan gender dalam proses pelaksanaan kegiatan sub-bidang jasa konstruksi, baik darisegi akses, kontrol, partisipasi, maupun manfaatnya.
c) Memperkuat pasar konstruksi dan meningkatkan profesionalisme industri konstruksi. Termasuk perlunya memperkuat para pelaku usaha konstruksi kecil dan menengah antara lain karena lemahnya penguasaan teknologi dan akses permodalan Badan Usaha Jasa Konstruksi.
Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan
23
BAB III
ISU-ISU STRATEGIS
BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
Perencanaan Strategis Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan adalah perencanaan pembangunan yang merupakan