4 BAB II
GAMBARAN UMUM PELAYANAN
DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 1 tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 6 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 053 tahun 2009 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas Unsur-unsur Organisasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan yang dijabarkan sebagai berikut :
1. Tugas Pokok
Tugas pokok Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan urusan pemerintah daerah dibidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian sesuai azas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :
a. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis di bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Gubernur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku ;
b. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian ;
c. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan dan pengaturan, fasilitas pelaksanaan dan penempatan tenaga kerja;
d. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan fasilitasi pelaksanaan dan pengembangan hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja ;
e. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan berdasarkan kebijakan (NSPK) kementerian tenaga kerja ;
f. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis operasional, fasilitasi penyiapan lahan dan bangunan permukiman, penempatan, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi ;
g. Merumuskan dan menerapkan kebijakan teknis pengelolaan kegiatan kesekretariatan ; dan
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya.
5 2. Fungsi
Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Gubernur berdasarkan peraturan Perundangan-undangan yang berlaku ;
b. Penyelenggaraan Urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian ;
c. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan fasilitasi peningkatan kualitas dan penempatan tenaga kerja dan pencari kerja ;
d. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan dan pengaturan, fasilitasi pelaksanaan dan pengembangan hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja;
e. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan teknis, dan penyelengaraan pengawasan ketenagakerjaan;
f. Perumusan dan menetapkan kebijakan teknis pembinaan, dan pengendalian unit pelaksana teknis ;
g. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis pengelolaan kegiatan kesekretariatan ; dan
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawabnya ;
3. Unsur-unsur Organsasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terdiri dari :
a. Sekretariat ;
b. Bidang Pembinaan, Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja ; c. Bidang Pembinaan Hubungan Industril dan Jaminan Sosial tenaga kerja ; d. Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan ;
e. Bidang Ketransmigrasian ; f. Unit Pelaksana Teknis ; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional.
Untuk kelancaran dan optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, maka satuan organisasi terdiri dari :
1. Sekretariat
(1) Sekretariat mempunyai tugas mengoordinasikan penyusunan program dan rencana kegiatan di bidang Dinas Tenaga Kerjaan dan Transmigrasi, mengelola urusan
6
keuangan, mengelola urusan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan serta mengelola urusan administrasi kepegawaian.
(2) Uraian tugas sebagaimana pada ayat (1) adalah sebagai berikut :
a. Menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevakuasi pelaksanaan kegiatan pengumpulan, penglahan, analisis dan penyajian data ; b. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi
pelaksanaan kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan serta pelaporan ; c. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan, memantau dan
mengevaluasi pelaksanaan penyusunan rencana anggaran ;
d. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pengelolaan penatausahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan ;
e. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan urusan ketatausahaan ;
f. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pengeloalaan urusan rumah tangga dan perlengkapan ;
g. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi efektivitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian ;
h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
(3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sekretariat mempunyai fungsi :
a. penyusunan program, pembinaan, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ; b. penyusunan program, pembinaan, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan
penyusunan rencana anggaran, pengelolaan penatausahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban ;
c. penyusunan program, pembinaan, pengaturan, pengendalian dan evaluasi pengelolaan urusan ketatausahaan rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan ; dan
d. penyusunan program, pembinaan, pengaturan, pengendalian dan evaluasi efektivitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian.
7
(4) Unsur-unsur Organisasi Sekretariat :
a. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan ;
(1) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama, pengumpulan, pengolahan dan analisa data, penyusunan program dan rencana kegiatan, pemantauan dan evaluasi serta penyusunan laporan kegiatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
(2) Uraian Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan dan melaksanakan pengumpulan, mengolah dan
menganalisa data usulan program bidang ;
b. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penyusunan program ketenagakerjaandan ketransmigrasian sesuai perundangan-undangan sebagai pedoman kerja ;
c. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyusunan program dan kegiatan, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan rencana dan pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama penyusunan bahan
musyawarah Perencanaan Pembangunan, Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran, Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran, Sasaran Rencana Alokasi Anggaran dan Rencana Kerja Anggaran Kementrian / Lembaga ;
e. menyiapkan bahan dan menyusun dokumen-dokumen Rencana Strategis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ;
f. menyiapkan bahan dan menyusun laporan keterangan Pertanggungjawaban Gubernur/Laporan Penyelenggaraan Daerah Tahunan dan Lima Tahunan, Laporan Akuntabilitas Kinerja dan Laporan Tahunan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ;
g. menyiapkan dokumen perencanaan kegiatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ; dan
h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
b. Sub Bagian Keuangan dan Aset
(1) Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyusun rencana anggaran dan mengelola penatausahaan keuangan serta menyiapkan laporan pertanggung jawaban keuangan.
8
(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan anggaran
dan pengelolaan penatausahaan keuangan ;
b. menyiapkan bahan penyusunan rencana anggaran belanja tidak langsung, anggaran belanja langsung, rencana penerimaan dan pendapatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ;
c. menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi dan konsultasi dengan instansi terkait ;
d. menyiapkan bahan penyusunan dan pengesahan dokumen anggaran ; e. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi realisasi
keuangan ;
f. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi realisasi keuangan ;
g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pertanggungjawabann keuangan ; dan
melaksanakan tugas lain yang diberikan sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
c. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
(1) Sub Bagian umum dan kepegawaian mempunyai tugas mengelola urusan surat menyurat, ekspedisi dan kearsipan, urusan rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan, organisasi dan ketatalaksanaan serata mengelola administrasi kepegawaian.
(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengelolaan urusan
ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan, kehumasan dan keprotokolan, organisasi dan ketatalaksanaan sert pengelolaan administrasi kepegawaian ;
b. melaksanakan urusan surat menyurat, mengetik, pengadaan, percetakan dan ekspedisi ;
c. melaksanakan kegiatan penyimanan, pemilahan, pemindahan dan penjadwalan retensi serta pemusnahan arsip ;
d. melaksanakan pelayanan administrasi perjalanan dinas ;
e. melaksanakan pengaturan tata ruang kantor, penerangan, penyediaan air bersih, pengawasan keamanan dan kebersihan lingkungan kantor serta mengatur perparkiran ;
f. menyiapkan bahan dan menyusun RKBU dan RTBU sesuai kebutuhan ; g. melaksanakan kegiatan pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, distribusi,
9
h. melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat dan keprotokolan ; i. menyiapkan pelayanan akomodasi tamu kedinasan ;
j. menyiapkan bahan analisis dan melaksanakan evaluasi efektivitas organisasi dan kettatalaksanaan ;
k. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan pegawai berdasarkan
bezetting formatie ;
l. menyiapan bahan dan memproses mutasi kepegawaian meliputi mutasi jabatan, mutasi kepangkatan, mutasi gaji dan pemberhentian pegawai ; m. menyiapkan bahan pembinaan pegawai meliputi pembinaan kedisiplinan,
pengawasan melekat, peningkatan kesejahteraan, pendidikan dan pelatihan, pemberian penghargaan dan sanksi kepegawaian,
n. menyiapkan bahan dan menyusun Daftar Urut Kepangkatan, dan mengelola dokumentasi / berkas kepegawaian, serta mengolah data dan menyajikan informasi kepegawaian ;
o. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi kinerja individual kepegawaian dan pembinaan jiwa korps dan kode etik kepegawaian ; dan melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
2. Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas & Penempatan Tenaga Kerja
Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas & Penempatan Tenaga Kerja mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi peningkatan dan pengembangan kualitas tenaga kerja, kualitas lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta, penyaluran dan perluasan kesempatan kerja serta penempatan tenaga kerja dalam negeri dan luar negeri.
(1) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :
a. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan dan koordinasi peningkatan dan pengembangan kualitas tenaga kerja, kualitas lembaga pelatihan pemerintah dan swasta ;
b. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan pelatihan peningkatan manajemen dan keterampilan lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta ;
c. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyiapan bahan sertivikasi dan perizinan lembaga pelatihan swasta ; d. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan
mengevaluasi pelaksanaan perluasan kesempatan kerja serta penempatan tenaga kerja negeri dan luar negeri ;
10
e. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan bimbingan penyuluhan jabatan dan motivasu kepada pencari kerja ;
f. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan fasilitas pembentukan Bursa Kerja Khusus (BKS) pada lembaga-lembaga pendidikan ; dan
g. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
Untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas & Penempatan Tenaga Kerja mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pembinaan dan koordinasi peningkatan dan pengembangan kualitas tenaga kerja, kualitas lembaga pelatihan pemerintah dan swasta;
b. Penyelenggaraan pelatihan, peningkatan manajemen dan keterampilan lembaga pelatihan pemerintah maupun swasata;
c. Penyiapan bahan sertifikasi dan perizinan lembaga pelatihan swasta;
d. Koordinasi pelaksanaan perluasan kesempatan kerja serta penempatan tenaga kerja dalam negeri dan luar negeri;
e. Pelaksanaan bimbingan penyuluhan jabatan dan motivasi kepada pencari kerja;
f. Fasilitasi pembentukan Bursa Kerja Khusus (BKS) pada lembaga-lembaga pendidikan; Unsur-unsur organisasi Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas & Penempatan Tenaga Kerja adalah :
a. Seksi pelatihan Kerja, Pengembangan Produktivitas dan Sertifikasi mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi dan pembinaan dan sertifikasi pelatihan kerja, instruktur dan tenaga pelatihan serta pemagangan bagi peserta pelatihan;
Uraian Tugaas Seksi Pelatihan Kerja, Pengembangan Produktivitas dan Sertifikasi adalah :
a) Menghimpun dan mengolah data cakupan jumlah, jenis dan kualifikasi serta lokasi lembaga pelatihan, instruktur, tenaga pelatih dan lembaga pelaksana pemagangan ; b) Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pembinaan pelatihan kerja dan
sertifikasi tenaga kerja, instruktur dan tenaga pelatihan serta akreditasi kelembagaan pelatihan ;
c) Menyiapkan bahan pembinaan dan melaksanakan bimbingan teknis pelatihan kerja yang menyangkut program, pengadaan dan sertifikasi tenaga kerja serta akreditasi lembaga pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas kelembagaan pelatihan dan legalitas lulusan pelatihan ;
d) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi penerapan program dan sertifikasi tenaga kerja serta pendayagunaannya, dan akreditasi lembaga-lembaga pelatihan.
11
e) Menyiapkan bahan kerjasama dan melaksanakan penilaian untuk sertifikasi pelatihan dan instruktur ;
f) Menyiapkan bahan melaksanakan inventarisasi jenis keterampilan yang dibutuhkan pengguna tenaga kerja (pasar kerja dan kepentingan pelatihan dan pemagangan pencari kerja ;
g) Menyiapkan bahan kerjasama dengan unit kerja terkait perumusan jenis pelatihan yag dibutuhkan oleh pencari kerja ;
h) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pemagangan tenaga kerja indonesia ke luar negeri dan peserta pelatihan yang perlu dimagangkan ; dan melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
b. Seksi Penempatan Tenaga Kerja mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi perencanaan dan penyaluran penempatan tenaga kerja dan pencari kerja serta penggunaan Tenaga Kerja Asing;
Uraian Seksi Penempatan Tenaga Kerja adalah sebagai berikut :
a) Menghimpun dan mengolah data pengguna Tenaga Kerja Asing, Tenaga Kerja Asing, Tenaga Kerja dan Pencari Kerja ;
b) Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyebar luasan informasi pasar dan bursa kerja, penyalur dan penempatan tenaga kerja dan pencari kerja ;
c) Melaksanakan bimbingan teknis pembinaan pelaksanaan informasi pasar kerja di daerah Kabupaten/Kota ;
d) Menyiapkan bahan fasilitas penyalur dan penempatan tenaga kerja dan pencari kerja Antar Kerja Antar Lokal (AKAL), Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) ;
e) Menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan unit kerja terkait dalam rangka penyuluhan dan sosialisasi penyaluran dna penempatan tenaga kerja dan pencari kerja, penggunaan tenaga kerja penyandang cacat dan tenaga kerja asing ; f) Menyiapkan bahan dan memproses perizinan penggunaan tenaga kerja asing pada
lembaga pemerintah maupun swasta ;
g) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi penyaluran dan penempatan tenaga kerja dan pencari kerja, penggunaan tenaga kerja penyandang cacat dan tenaga kerja asing ; dan
h) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepal Bidang sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
c. Seksi Perluasan Kesempatan Kerja mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi dan pembinaan pemberdayaan pencari kerja, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja.
Uraian Tugas Seksi Perluasan Kesempatan Kerja adalah sebagai berikut :
12
b) menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pengembangan dan perluasan kerja ;
c) melaksanakan bimbingan teknis kepada pencari kerja agar dapat menciptakan lapangan kerja secara swadaya sesuai dengan potensi tenaga kerja ;
d) menyiapkan bahan dan menyusun rencana perluasan dan pengembangan kesempatan kerja di daerah ;
e) menyiapkan bahan dan melaksanakan kerja sama dengan unit kerja terkait dalam rangka pembinaan dan peningkatan kerja keterampilan bagi Pemandu Wira Usaha, Pemandu Teknologi Tepat Guna, Petugas Lapangan Padat Karya dan Pemandu Teknologi Tepat Guna, Petugas Lapangan Padat Karya dan Pemandu Lapangan Tenaga Kerja Sukarela di Kabupaten/Kota ;
f) menyiapkan bahan dan melaksanakan kegiatan perluasan dan pengembangan kesempatan kerja melalui Pemberdayaan Pencari Kerja Berpendidikan Sarjana (S1), SLTA, SLTP, Tenaga Kerja Wanita (Ibu Rumah Tangga) ;
g) menyiapkan bahan dan melaksanakan promosi perluasan dan pengembangan kesempatan kerja melalui sektor industri, pertanian dan jasa ;
h) menyiapkan bahan dan melaksanakan promosi perluasan dan pengembangan kesempatan kerja ; dan
i) melaksnakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
3. Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, koordinasi dan pembinaan kelembagaan hubungan industrial, pengaturan syarat-syarat kerja, pengupahan dan kesejahteraan tenaga kerja, penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Uraian Tugas Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah : a. menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan
pembinaan dan koordinasi hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja ;
b. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pendaftaran kelembagaan hubungan industrial yang meliputi organisasi pekerja, organisasi pengusaha, lembaga kerjasama Bipartit dan Tri Partit Tingkat Provinsi ;
c. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, menggendalikan dan mengevaluasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial lintas kabupaten/kota ; d. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan
mengevaluasi pengaturan syarat kerja yang meliput perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) I ;
13
e. Menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan pengupahan dan kesejahteraan pekerja ;
f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya.
Untuk Melaksana Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pembinaan dan koordinasi hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja ;
b. pelaksanaan pendaftaran kelembagaan hubungan industrial yang meliputi organisasi pekerja, organisasi pengusaha, Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama, lembaga kerjasama Bipartit dan Tri Partit Tingkat Provinsi ;
c. pelaksanaan Penyelesaian perselisihan hubungan industrial lintas kabupaten/kota ;
d. pembinaan pengaturan syarat kerja yang meliput perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ;
e. pelaksanaan pembinaan pengupahan dan kesejahteraan pekerja ;
Unsur-unsur organisasi Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah :
a. Seksi Kelembagaan dan Penyelesaian Perselisihan HI mempunyai tugas menyiapkan bahan kerjasama dan pembinaan kelembagaan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Uraian Tugas Seksi Kelembagaan dan Penyelesaian Perselisihan HI adalah sebagai berikut :
a) Menghimpun dan mengolah data kelembagaan hubungan industrial yang meliputi organisasi pekerja, organisasi pengusaha, lembaga kerjasama Bripartit dan Tripartit ; b) Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pembinaan kelembagaan Hubungan
industrial dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial ;
c) Menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan instansi/unit kerja terkait dalam pembinaan kelembagaan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial ; d) Menyiapkan bahan dan melaksanakan bimbingan teknis pembinaan kelembagaan dan
penyelesaian perselisihan hubungan industrial ;
e) Menyiapkan bahan dan melaksanakan sidang-sidang lembaga kerjasama Tripartit ; f) Menyiapkan bahan dan menyelenggarakan pendaftaran kelembagaan hubungan
industrial yang meliputi organisasi pekerja, organisasi pengusaha, lembaha kerjasama Bripartit dan Tripartit ;
g) Menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan hubungan industrial bagi pekerja dan pengusaha serta penyelesaian perselisihan hubungan industrial ; dan
14
h) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
b. Seksi Peraturan Syarat Kerja mempunyai tugas menyiapkan bahan kerjasama dan pembinaan pengaturan syarat kerja yang meliputi Perjanjian Kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Uraian Tugas Seksi Peraturan Syarat Kerja adalah sebagai berikut :
a) Menghimpun dan mengolah data Peraturan Syarat kerja pada perusahaan Swasta, BUMN dan BUMD yang meliputi perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ;
b) Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pembinaan perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dalam rangka pembinaan Pengaturan syarat kerja ;
c) Menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan instansi/unit kerja terkait dalam pembinaan perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ;
d) Menyiapkan bahan dan melaksanakan bimbingan teknis pembinaan perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ;
e) Menyiapkan bahan, pengesahan pengaturan syarat kerja yang meliputi perjanjian kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan izin Operasional Perusahaan penyedia jasa ;
f) Menyiapkan bahan dam melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan pengaturan syarat kerja yang meliputi Perjanjian Kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ;
g) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.
c. Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan pengawasan pengupahan dan jaminan sosial tenaga kerja
Uraian Tugas Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah sebagai berikut a) Menghimpun bahan dan data angka kebutuhan hidup layak (KHL),
b) Menyiapkan bahan dan jadwal pembahasan penetapan upah minimum, jaminan soial dan kesejahteraan pekerja ;
c) Menyiapkan bahan kerjasama dengan assosiasi pengusaha, pekerja dan lembaga lembaga pemerintah lainnya yang terkait untuk pembahasan dan pengembangan pengupahan ;
d) Menyiapkan bahan dan petunjuk teknis untuk kegiatan sosialisasi pengupahan dan jaminan sosial tenaga kerja ;
e) Melaksanakan monitoring, evaluasi, pelaksanaan penetapan upah minimum, penerapan sistem pengupahan dan jaminan sosial tenaga kerja ;
15
f) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya ;
4. Bidang Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan
Bidang Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan mempunyai tugas mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian ketenagakerjaan yang meliputi Norma Kerja, Norma Keselamatan dan kesehatan kerja dan Lingkungan Kerja, serta Penegakan Hukum ;
Uraian Tugas Bidang Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan adalah :
a. Menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan dan koordinasi pengawasan ketenagakerjaan ;
b. Menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan ;
c. Menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelengaraan pengawasan ketenagakerjaan norma kerja umum, dan norma kerja perempuan dan anak ;
d. Menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelengaraan pengawasan norma kerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan ;
e. Menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, membina, mengendalikan dan mengevaluasi penyelengaraan pengawasan ketenagakerjaan yang meliputi penegakan hukum dan penyidikan ;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas sesuai bidang tugas dan tanggungjawabnya ;
Untuk Melaksana Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan mempunyai fungsi :
a. Menghimpun dan mengolah data norma kerja umum dan khusus, Perusahaan Peserta Jamsostek, Keselamatan Tenaga kerja dan Lingkungan Kerja perusahaan ;
b. Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pembinaan dan pengawasan yang meliputi Norma Kerja, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Keselamatan Tenaga kerja dan Lingkungan Kerja Perusahaan, serta Keselamatan Kerja di Perusahaan ;
c. Menyiapkan bahan pembinaan dan melaksanakan bimbingan teknis serta penyuluhan pelaksanaan Norma Kerja, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Keselamatan Tenaga kerja dan Lingkungan kerja perusahaan, serta Keselamatan Kerja di perusahaan ;
d. Menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan instansi/unit kerja terkait dalam pembinaan Norma Kerja, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Keselamatan Tenaga kerja dan Lingkungan kerja perusahaan, serta Keselamatan Kerja di perusahaan ;
16
e. Melaksanakan pengawasan pelaksanaan Norma Kerja, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Keselamatan Tenaga kerja dan Lingkungan kerja perusahaan, serta Keselamatan Kerja di perusahaan ;
f. Melaksanakan pemeriksaan penyelengaraan Jamsostek, pengujian kesehatan tenaga kerja dan lingkungankerja serta pemeriksaan pengguna mesin uap, bejana tekan, mekanik listrik, pemadam kebakaran, konstruksi bangunan dan alat keselamatan kerja ; g. Menyiapkan bahan pembinaan terhadap Penyidik pegawai negeri sipil (PPNS)