• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikator Pertama :

Dalam dokumen RINGKASAN EKSEKUTIF Rp ,-. Rp ,- (Halaman 25-37)

AKUNTABILITAS KINERJA

A. Capaian Kinerja Organisasi

1) Indikator Pertama :

Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan a. Pengertian

Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan adalah jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di pintu masuk negara yang sesuai dengan standar kekarantinaan kesehatan.

b. Definisi Operasional

1) Jumlah pemeriksaan penapisan orang, alat angkut, barang dan lingkungan yang dilakukan di pintu masuk negara

2) Pemeriksaan penapisan orang adalah pelaku perjalanaan, crew pesawat/ABK Kapal, dan atau Sopir kendaraan darat yang melintas di PLBN

3) Jumlah pemeriksaan alat angkut sesuai dengan standar kekarantinaan kesehatan sehingga dapat diterbitkan dokumen PHQC (Port Health Quarantine Clearance) dan atau SSCEC/SSCC (Ship Sanitation Control Exemption certificate/Ship Sanitation Control Certificate) dalam periode 1 (satu) tahun.

4) Pemeriksaan barang yang dimaksud adalah jenazah, barang cargo, dan barang bawaan pelaku perjalanan

5) Pemeriksanaan lingkungan adalah pemeriksaan terhadap faktor resiko di tempat –tempat umum dan tempat penngolahan makanan atau TPP (tempat pengelolaan pangan)

6) Alat angkut adalah sarana transportasi, yang menjadi moda angkutan barang atau orang di wilayah pelabuhan dan bandara

7) Standar kekarantinaan kesehatan adalah syarat minimal yang harus dipenuhi oleh alat angkut yang sesuai dengan ketentuan berlaku dalam pengawasan kekarantinaan kesehatan seperti kelengkapan dokumen kesehatan kapal, kesehatan crew pesawat dan anak buah kapal (ABK) serta penumpang, higiene sanitasi kapal dan pesawat bebas vektor, serta ketersediaan obat-obatan dan alat P3K di kapal dan pesawat.

18 c. Rumus/Cara perhitungan

Akumulasi Jumlah pemeriksaan penapisan orang, pemeriksaan alat angkut sesuai standar karantina, pemeriksaan barang dan pemeriksaan lingkungan (TTU, TPM, air dan udara) di pintu masuk dalam 1 (satu) tahun.

π½π‘’π‘šπ‘™π‘Žβ„Ž π‘π‘’π‘šπ‘’π‘Ÿπ‘–π‘˜π‘ π‘Žπ‘Žπ‘› π‘œπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘Žπ‘™π‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘’π‘‘, π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘Ž π‘™π‘–π‘›π‘”π‘˜π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› 𝑑𝑖 𝑝𝑖𝑛𝑑𝑒 π‘šπ‘Žπ‘ π‘’π‘˜ π‘›π‘’π‘”π‘Žπ‘Ÿπ‘Ž

π‘‡π‘Žπ‘Ÿπ‘”π‘’π‘‘ π½π‘’π‘šπ‘™π‘Žβ„Ž π‘π‘’π‘šπ‘’π‘Ÿπ‘–π‘˜π‘ π‘Žπ‘Žπ‘› π‘œπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘Žπ‘™π‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘’π‘‘, π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘Ž π‘™π‘–π‘›π‘”π‘˜π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› 𝑑𝑖 𝑝𝑖𝑛𝑑𝑒 π‘šπ‘Žπ‘ π‘’π‘˜ π‘›π‘’π‘”π‘Žπ‘Ÿπ‘Ž π‘₯ 100 %

d. Capaian indikator

Capaian indikator jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang, dan lingkungan di pintu masuk negara adalah 1.632.850 dari target yang ditentukan yaitu 1.616.067. Capaian indikator ini sebesar 101 %.

Perbandingan antara target dan capaian indikator kinerja tahun 2021, berupa jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang, dan lingkungan di pintu masuk sesuai standar kekarantinaan tercapai 101 %, yaitu jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang, dan lingkungan di pintu masuk adalah 1.632.850 dari target sebesar 1.616.067, dengan perhitungan sebagai berikut :

1.616.067

1.632.850 π‘₯ 100 % = 101,04 %

Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan dicapai melalui kegiatan sebagai berikut ini:

1. Pemeriksaan orang sesuai standar kekarantinaan kesehatan

a. Pada tahun 2021, pemeriksaan orang mengalami lonjakan dalam hal jumlah orang atau pelaku perjalanan yang diperiksa. Hal ini dikarenakan dalam situasi pandemic Covid 19 sejak Maret 2020 yang mengharuskan untuk melakukan screening pelaku perjalanan, dan pemeriksaan dokumen kesehatan berupa dokumen pemeriksaan rapid test terhadap Covid-19 bagi pelaku perjalanan. Sreening bagi pelaku perjalanan dengan melakukan

19 pemeriksaan suhu menggunakan thermogun dan atau thermo

scanner, serta pengamatan tanda dan gejala yang muncul ada pelaku perjalanan seperti demam, pilek atau batuk. Untuk pemeriksaan dokumen bagi pelaku perjalanan dilakukan untuk melihat kelayakan melakukan perjalanan dengan melihat hasil pemeriksaan pada dokumen dengan hasil reaktif atau tidak reaktif.

Bila hasil reaktif, maka dilakukan pemeriksaan ulang rapid test antibody/antigen, atau pembatalan atau juga rujukan ke fasilitas kesehatan yang terdekat.

b. Pelaksana program ini adalah petugas di seluruh wilayah kerja dan juga petugas BKO (bantuan kerja operasional ) dari kantor induk untuk wilayah kerja terdekat dengan kantor induk/kota Kupang atau petugas KKP yang dikirim untuk BKO ke wilayah kerja lainnya yang membutuhkan tenaga kesehatan tambahan.

c.

2. Pemeriksaan alat angkut sesuai standar kekarantinaan kesehatan a. Pelaksana dari program ini adalah petugas di seluruh wilayah kerja

dan juga petugas BKO (bantuan kerja operasional ) dari kantor induk untuk wilayah kerja terdekat dengan kantor induk/kota Kupang atau petugas KKP yang dikirim untuk BKO ke wilayah kerja lainnya yang membutuhkan tenaga kesehatan tambahan.

3. Pemeriksaan barang sesuai standar kekarantinaan kesehatan Pemeriksaan barang ini dilakukan untuk barang cargo, barang bawaan pelaku perjalanan, dan jenazah/abu/kerangka, yang banyak dilakukan di PLBDN.

4. Pemeriksaan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan, seperti TTU dan TPM terhadap faktor resiko penyakit khususnya di

masa pandemic Covid-19.

20 1) Grafik Target dan Capaian Indikator Pertama Tahun 2021

Grafik 3.1

Target dan Capaian Indikator pertama tahun 2021

Grafik diatas menggambarkan capaian indikator KKP Kelas III Kupang tahun 2021 yaitu 1.632.850 yang melebihi dari target yang telah ditetapkan sebesar 1.616.067.

2) Target dan Capaian Indikator Pertama pada KKP Kelas III Kupang, Berikut ini adalah tabel informasi tentang target dan capaian Indikator pertama (jumlah alat angkut sesuai dengan standar kekarantinaan kesehatan) pada Tahun 2021 pada kedua KKP Kelas III sebagai berikut:

Tabel 3.2

Target, Capaian dan Kinerja Indikator Pertama KKP Kelas III Kupang, dan KKP Kelas III Merauke Tahun 2021

No Indikator Pertama

KKP Kelas III Kupang

KKP Kelas III Merauke

1 Target 1.616.067 324.800

2 Capaian 1.632.850 384.492

3 Kinerja 101 % 118 %

Tabel 3.2 memberikan informasi KKP Kelas III Kupang daan KKP

21 Kelas III Merauke dapat mencapai kinerja > 100%.

3) Grafik target dan capaian indikator Pertama Tahun 2020 dan Tahun 2021

Grafik 3.2

Target dan Capaian indaktor Pertama tahun 2020 dan Tahun 2021

`

Pada tahun 2020, capaian nya sebesar 1.781.655 dari target 33.461 dan pada tahun 2021 mencapai 1.632.850 sertifikat. Penurunan terjadi karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang selalu diperbaharui oleh pemerintah sejalan dengan lonjakan kasus. Di tahun 2021 terjadi lonjakan kasus yang sangat signifikan di bulan Juni – Juli, sehingga PPKM diterapkan hampir disemua Provinsi dengan tingkat yang sama.

e. Upaya yang dilakukan untuk mencapai indikator ini adalah sebagai berikut:

1) Penggunaan Aplikasi pelaporan dan penerbitan dokumen Online yang

0 200000 400000 600000 800000 1000000 1200000 1400000 1600000 1800000 2000000

2020 2021

Target Realisasi

22 dikenal dengan nama Sinkarkes (Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan) dan aplikasi electronic health alert card (e-HAC) pada aplikasi handphone android.Adanya layanan intensifikasi pelaksanaan kekarantinaan yakni adanya sistem pengembangan dan pemeliharaan Sinkarkes, serta monitoring setiap bulan terkait ketersediaan data Sinkarkes.

2) Penyediaan sarana dan prasarana pendukung seperti peralatan pengolahan data Sinkarkes. Penyediaan alat pengolah data untuk mendukung pelaksanaan sistem pelaporan dan penerbitan dokumen dengan baik, kegiatan ini berupa belanja modal, peralatan dan mesin.

Belanja yang dimaksud adalah berupa langganan paket internet indihome untuk wilker pelabuhan laut Kalabahi, wilker pelabuhan Laut Waingapu, dan langganan paket internet hallo.

3) Layanan pemeriksaan sanitasi kapal dalam rangka penerbitan sertifikat SSCEC/SSCC

4) Layanan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan dalam rangka penerbitan PHQC

5) Adanya koordinasi program karantina kesehatan di pelabuhan dengan lintas sektor terkait dan pengguna jasa di pelabuhan laut

6) Melaksakan kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan dari kantor induk (Pengelola Program) ke wilayah kerja pelabuhan dan di group Whatsaap, serta pertemuan orientasi Sinkarkes dan penerbitan dokumen kesehatan di Aula kantor Induk KKP Kelas III Kupang bagi petugas wilker.

7) Melaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap alat angkut (kapal), orang/pelaku perjalanan khususnya dari daerah terjangkit Covid-19, dan barang serta pemeriksaan lingkungan tempat-tempat umum dan tempat pengolahan makanan untuk mencegah penyebaran penyakit Covid-19.

f. Analisa Penyebab keberhasilan

Keberhasilan dalam upaya pencapaian indikator dikarenakan oleh:

23 1) Tersedianya anggaran untuk kegiatan pengawasan alat angkut, orang,

dan barang dalam masa pandemi Covid 19 di wilayah kerja baik berupa kegiatan untuk BKO maupun layanan kekarantinaan kesehatan di PLBDN.

2) Sosialisasi dan advokasi dengan lintas sektor tentang layanan kekarantinaan kesehatan di masa pandemic Covid-19

3) Adanya dukungan sarana prasarana yang memadai untuk kegiatan pemeriksaan alat angkut, barang, dan pemeriksaan lingkungan pelabuhan seperti tempat-tempat umum dan tempat pengolahan makanan

4) Bimbingan teknis dan evaluasi kekarantinaan kesehatan baik secara langsung maupaun via Zoom meeting atau WA group.

5) Petugas yang terlatih di dalam melaksanakan tugas pengawasan sanitasi kapal dan komunikasi yang bagus di dalam berkoordinasi dengan lintas sektor terkait dan pengguna jasa

6) Dukungan dari lintas sektor terkait yakni seperti laboratorium ASA untuk pemeriksaan laboratorium bebas covid yakni pemeriksaan rapid test antibody dengan laboratorium mobile yang tersedia di pelabuhan laut dan bandara.

g. Kendala/masalah yang dihadapi

Pelaksanaan kegiatan ini tidak ada masalah yang krusial dan kinerja untuk indikator kinerja pertama tercapai > 100 % (101 %).

h. Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

Penggunaan anggaran untuk pencapaian indikator ini adalah sebesar Rp. 519.038.000, dengan realisasi anggaran untuk pelaksanaan kegiatan ini untuk mencapai indikator ini adalah Rp 433.667.092,- dengan persentase realisasi adalah sebesar 83,5% , indikator tercapai melebihi

target yakni >100%.

24 2) Indikator kedua :

Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan

a. Pengertian

Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan adalah faktor resiko penyakit yang ditemukan dan dilakukan pengendalian pada orang/pelaku perjalanan, alat angkut, barang serta lingkungan pelabuhan/bandara/PLBN.

b. Definisi Operasional

Faktor Risiko yang dikendalikan berdasarkan temuan pada pemeriksaan orang, alat angkut, barang, dan lingkungan dalam satu tahun (berdasarkan pada Indikator 1)

c. Rumus/Cara Perhitungan

- Jumlah faktor resiko yang dikendalikan pada orang , alat angkut, barang, dan lingkungan pada tahun 2021 dibagi dengan target jumlah faktor risiko yang ditemukan pada pemeriksaan orang , alat angkut, barang, dan ligkungan (TTU dan TPM) pada tahun 2021 dikali 100%.

π½π‘’π‘šπ‘™π‘Žβ„Ž π‘“π‘Žπ‘˜π‘‘π‘œπ‘Ÿ π‘Ÿπ‘–π‘ π‘–π‘˜π‘œ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘˜π‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘™π‘–π‘˜π‘Žπ‘› π‘π‘Žπ‘‘π‘Ž π‘œπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘Žπ‘™π‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘’π‘‘, π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘‘π‘Žπ‘› π‘™π‘–π‘›π‘”π‘˜π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘›

π‘‡π‘Žπ‘Ÿπ‘”π‘’π‘‘ π½π‘’π‘šπ‘™π‘Žβ„Ž π‘“π‘Žπ‘˜π‘‘π‘œπ‘Ÿ π‘Ÿπ‘–π‘ π‘–π‘˜π‘œ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘˜π‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘™π‘–π‘˜π‘Žπ‘› π‘π‘Žπ‘‘π‘Ž π‘œπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘Žπ‘™π‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘’π‘‘, π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘”, π‘‘π‘Žπ‘› π‘™π‘–π‘›π‘”π‘˜π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› π‘₯ 100 %

d. Capaian Indikator

Capaian indikator Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan di wilayah layanan KKP dengan perhitungan sebagai berikut :

95 %

100 % π‘₯ 100 % = 105,26 %

25 Indikator persentase faktor risiko penyakit di pintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang, dan lingkungan di wilayah layanan KKP Kelas III Kupang sebesar 105,26 % sudah dilakukan pengendalian terhadap faktor resiko yang dtemukan.

Berikut ini adalah perbandingan target dan capaian indikator kedua Tahun 2021.

1) Grafik Target dan capaian Indikator Kedua Tahun 2021

Grafik 3.3

Target dan Capaian indikator Kedua Tahun 2021

Grafik diatas menunjukkan bahwa realisasi indikator kedua melebihi target yang telah ditetapkan yakni sebesar 100 % untuk faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan dimana target 95 %.

2) Target dan Capaian Indikator Kedua pada KKP Kelas III Kupang, dan KKP Kelas III Merauke Tahun 2021

Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan respon sinyal Kewaspadaan Dini (SKD), KLB dan Bencana di KKP Kelas III Kupang pada Tahun 2021 pada 2 (dua) KKP Kelas III sebagai berikut:

Target

Realisasi

90%

95%

100%

26 Tabel 3. 3

Target, Capaian dan Kinerja Indikator Kedua KKP Kelas III Kupang, dan KKP Kelas III Merauke Tahun 2021

No Indikator Kedua

KKP Kelas III Kupang

KKP Kelas III Merauke

1 Target 95 % 95 %

2 Capaian 100 % 100 %

3 Kinerja 105,26 % 105,26 %

Dari informasi tabel diatas dapat diketahui bahwa kinerja KKP Kupang dan KKP Merauke sama-sama 105,26 %.

3) Grafik target dan capaian indikator Kedua Tahun 2020 dan Tahun 2021

Grafik 3.4

Target dan Capaian Indikator Kedua KKP Kelas III Kupang Tahun 2020 dan Tahun 2021

Dari grafik terlihat adanya peningkatan target dari tahun sebelumnya, dan realisasi indikator kedua baik ditahun 2020 maupun tahun 2021 sama-sama tercapai, sehingga target dua tahun berturut-turut tetap diatas 100 %.

Target Realisasi

85%

90%

95%

100%

2020

2021

27 4) Perbandingan Realisasi Indikator kedua Tahun 2021 dan Capaian

Kinerja dengan Standar Nasional

Grafik 3.5

Perbandingan Realisasi Indikator Ke-2 KKP Kelas III Kupang Tahun 2021 dan Renstra Kemenkes Tahun 2021

Dari grafik diatas terlihat bahwa capaian KKP Kelas III Kupang pada indikator faktor risiko penyakit di pintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan pada tahun 2021 telah melebihi target indikator tersebut pada Renstra Kementerian Kesehatan tahun 2021 yaitu 86%.

e. Upaya yang dilakukan untuk mencapai indikator kedua adalah sebagai berikut:

1) Melaksanakan kegiatan pengendalian faktor risiko lingkungan

2) Melaksanakan kegiatan pengendalian faktor resiko pada barang- barang bawaan pelaku perjalanan

3) Melaksanakan kegiatan pengendalian faktor risiko pada situasi khusus dan KLB

4) Melaksaakan kegiatan pengendalian faktor risiko pada alat angkut,

Renstra Kemkes RI Tahun 2021 Realisasi Indikator ke-2

75 80 85 90 95 100

1 86

100

28 orang, barang

5) Melaksanakan kegiatan Kekarantinaan Kesehatan Untuk Penerbitan SSCC/SSCEC

6) Melaksanakan kegiatan layanan Kesehatan Pada Situasi Khusus yaitu nataru

7) Melaksanakan kegiatan layanan pengendalian vektor

f. Analisis Penyebab Keberhasilan/Kegagalan

- Keberhasilan pencapaian ini dikarenakan oleh koordinasi dan komunikasi dengan lintas sektoral, pengguna jasa, dan masyarakat - Tersedianya alat dan bahan dalam melaksanakan kegiatan upaya

pengendalian baik pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan - Adanya kerjasama yang baik dengan badan usaha milik Swasta

(BUS) untuk kegiatan fumigasi alat angkut

- Adanya program pengiriman tenaga BKO (bantuan kerja operasional) dari kantor induk ke wilayah kerja untuk membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan

- Ada kerjasama dengan pihak kampus Undana, dan RS Undana/pendidikan untuk tenaga volunteer dengan latar pendidikan kedokteran dan kesehatan masyarakat

g. Kendala/masalah yang dihadapi

- SDM yang masih kurang jumlahnya di wilayah kerja dibandingkan dengan volume kegiatan KKP Kelas III Kupang khususnya di masa pandemi Covid-19

- Alat dan bahan desinfeksi yang masih belum cukup untuk kebutuhan selama pandemic Covid di beberapa wilayah kerja KKP Kelas III Kupang.

- Petugas KKP Kelas III Kupang mengalami kelelahan fisik melakukan skrining pelaku perjalanaan dan pemeriksaan alat angkut di lapangan

29 h. Pemecahan masalah

- Program bantuan kerja operasional (BKO) bagi tenaga kesehatan di kantor induk ke wilayah kerja

i. Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

Realisasi anggaran untuk pelaksanaan kegiatan yang mendukung indikator kedua di KKP Kelas III Kupang adalah sebesar Rp.

2.590.247.218,- Penyerapan anggaran sebesar 85,98 % dari total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 3.012.588.000,- dengan capaian kinerja sebesar 105,26 % dan melebihi target yang telah ditetapkan.

Dalam dokumen RINGKASAN EKSEKUTIF Rp ,-. Rp ,- (Halaman 25-37)

Dokumen terkait