Perseroan senantiasa melakukan pengembangan dalam Teknologi dan Informasi (TI) sesuai dengan arahan kebijakan Rencana Bisnis Persero yang menetapkan bahwa Perseroan akan melakukan perubahan pada konsep Branchless Banking sehingga Perseroan dapat melayani seluruh nasabahnya dimana pun berada. Dalam hal pengembangan TI ke depan menuju branchless banking,
Perseroan senantiasa mengikuti perkembangan teknologi yang ada untuk mendukung kebijakan produk serta bisnis Perseroan. Tata Kelola Teknologi Informasi merupakan tanggung tawab Direksi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tata kelola korporasi dan terdiri atas kepemimpinan, kemampuan perencanaan, dan metode untuk memastikan dukungan dan keselarasan organisasi Teknologi Informasi terhadap strategi dan tujuan Perseroan.
Pengorganisasian seluruh kapasitas yang ada untuk menyusun formulasi strategi dan rencana Teknologi Informasi, mengembangkan dan mengimplementasikan inisiatif, dan mengelola operasional Teknologi Informasi untuk memberikan daya saing bagi organisasi.
Pemetaan dilakukan terhadap tata kelola proses Teknologi Informasi yang berjalan saat ini di Perseroan mengacu kepada kerangka kerja Control Objectives for Information and related Technology (COBIT) yang terdiri atas 4 domain sebagai berikut: • Plan and Organise (PO)
• Acquire and Implement (AI)
• Deliver and Support (DS), dan
• Monitor and Evaluate (ME)
Untuk memastikan penerapan praktik GCG tersebut di atas, maka Perseroan secara konsisten telah melaksanakan Third Party Assessment, baik pada level nasional maupun internasional, sekaligus untuk mendapatkan second opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam rangka perbaikan berkelanjutan. Pada periode 2015, Perseroan telah melakukan penilaian yang dinilai oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) terhadap praktik Corporate Governance yang dinilai berdasarkan
ASEAN CG Scorecard (ACGS); League of American Communication Professionals (LACP) yang berkedudukan di Amerika Serikat;
Annual Report Award (ARA) yang diselenggarakan oleh OJK, BI, IAI, Departemen Keuangan, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Bursa Saham Indonesia dan Kementerian BUMN; Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan oleh
Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG); Indonesia
Good Corporate Governance Award 2015 yang diselenggarakan oleh IPMI International Business School; dan, serta Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia.
Dapat kami sampaikan bahwa hasil penilaian dari lembaga- lembaga independen tersebut menunjukkan hasil yang sangat mambanggakan. Pada level internasional Perseroan berhasil meraih prestasi sebagai satu-satunya bank BUMN yang mendapatkan predikat The Most Improved ASEAN Corporate Governance Scorecard 2015 di tingkat ASEAN. Hasil penilaian ASEAN CG Scorecard terhadap Perseroan mendapatkan predikat
EXCELLENT (skor diatas 90). Artinya, Perseroan mampu memenuhi standar internasional praktik GCG yang ditentukan ASEAN CG
Scorecard/OECD yang berada di atas skor rata-rata 100 perusahaan terbuka dan emiten dengan nilai kapitalisasi terbesar di Indonesia. Selain itu, penilaian LACP mendapatkan skor 98 dan mendapatkan 5 (lima) penghargaan sekaligus, yaitu:
1. Best Letter to Shareholders;
2. Gold Award for Excellence within its Industry on TheDevelopment of The Organization;
3. Top 10 Indonesian Annual Reports of 2014; 4. Top 50 Annual Reports in the Asia-Pasiic Region;
Sementara pada level nasional, hasil penilaian lainnya, dapat kami sampaikan sebagai berikut.
• Penilaian ARA mendapatkan skor 80,24 yang mendapatkan juara III kategori BUMN Listed.
• Penilaian CGPI mendapatkan skor 85,75 dengan predikat
The Most Trusted Company;
• Penilaian Indonesia Good Corporate Governance Award 2015 mendapatkan nilai di atas 92 yang merupakan skor tertinggi;
• Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2015 yang mencerminkan prinsip transparansi yang telah dilaksanakan oleh Perseroan.
Upaya Perseroan menerapkan GCG membuahkan hasil yang sangat memuaskan sebagaimana ditunjukkan dari pengakuan pihak eksternal tersebut di atas melalui penghargaan yang diraih oleh Perseroan selama periode 2015, baik pada tingkat nasional maupun internasional.
Berbagai penghargaan yang telah diterima bukan hanya sekedar formalitas, akan tetapi mencerminkan efektivitas implementasi GCG di Perseroan. Perseroan telah merasakan bahwa peningkatan implementasi GCG berbanding lurus dengan peningkatan kinerja Perseroan secara keseluruhan. Sebagaimana uraian pada bagian Analisis Kinerja Perseroan diatas. Dan dikuatkan dengan dari berbagai penghargaan pihak independen yang diperoleh Perseroan sepanjang tahun 2015 sebagaimana yang dapat dilihat pada bagian penghargaan dan sertifikasi, yang diantaranya dapat kami sampaikan sebagai berikut: Kinerja Persero Sangat Bagus dari INFOBANK; Industri Keuangan BUMN selama tahun 2014 dari INFOBANK; Bank yang berkinerja Terbaik dari PROPERTY & BANK; 4th Best Overall Performance Bank BTN Syariah dari INFOBANK & MRI.
Corporate Social Responsibility
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu dari penerapan GCG yang utama di Perseroan. Perseroan sangat menyadari bahwa pemenuhan hak-hak para pemangku kepentingan yang meliputi, nasabah, masyarakat, karyawan dan negara merupakan faktor kunci dalam pencapaian kinerja berkelanjutan.
CSR merupakan hal penting dalam mendukung tumbuh kembangnya Perseroan. Perseroan menempatkan CSR sebagai bagian program jangka panjang perusahaan. Perseroan dalam upaya mencapai sustainable business senantiasa berusaha memberikan kinerja yang optimal untuk para pemegang saham
namun juga memikirkan bagaimana memberikan kontribusi secara maksimal dalam aspek sosial dan lingkungan.
Pelaksanaan CSR meliputi CSR terkait dengan lingkungan hidup; CSR terkait dengan ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja; CSR terkait dengan pengembangan sosial dan kemasyarakatan; serta CSR terkait dengan tanggung jawab kepada konsumen. Selama 2015, kegiatan CSR telah dilakukan secara efektif dan telah memberikan dampak positif bagi Perseroan. Pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup yang baik merupakan komitmen Perseroan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjadikan lingkungan hidup sebagai salah satu pilar utama dalam kegiatan CSR Perseroan. Bagi Perseroan, melaksanakan kegiatan CSR di bidang lingkungan hidup merupakan sebuah kewajiban yang tidak dapat ditawar. Hal ini didasari atas kesadaran Perseroan bahwa lingkungan hidup merupakan sumber kehidupan yang utama. Dana CSR terkait dengan pelestarian alam di 2015 sebesar Rp473.330.492, mengalami peningkatan dibanding tahun 2014 yang sebesar Rp239.091.000.
Untuk CSR terkait dengan program ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja selama 2015 antara lain adalah dengan memberikan kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh karyawan. Perseroan juga menyediakan layanan kesehatan bagi karyawan beserta keluarga inti yang menjadi tanggungannya yang diharapkan berdampak pada perbaikan produktivitas Perseroan. Jaminan kesehatan yang diterima seluruh karyawan berupa asuransi kesehatan untuk istri/suami dan anak.
Perseroan telah dan terus melakukan upaya penerapan K3 secara optimal untuk memperhatikan keselamatan lingkungan kerja dengan target zero accident. Selama tahun 2015, tidak terdapat kecelakaan kerja di Perseroan baik oleh pegawai tetap maupun pegawai outsource, sehingga rasio kecelakaan kerja sebesar 0%. Terkait dengan pengembangan sosial kemasyarakatan, sebagai bagian dari warga korporasi yang baik (good corporate citizenship), Perseroan menyadari bahwa hubungan dengan masyarakat merupakan bentuk simbiosis mutualisme yang sangat menguntungkan bagi Perseroan. Kebijakan yang dimiliki Perseroan dituangkan dalam bentuk komitmen untuk membangun kesejahteraan bersama melalui berbagai upaya yang dapat dilakukan.
Perseroan telah memberikan beberapa santunan kepada berbagai pihak yang memerlukan. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana terkait kegiatan CSR pada tahun 2015 sebesar Rp4.123.940.998.
Dalam menerapkan CSR terkait dengan tanggung jawab kepada konsumen, Perseroan senantiasa mengutamakan kepuasan konsumen dengan memberikan layanan terbaik. Perseroan tidak hanya menjual produk perbankan yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat namun juga memberikan perlindungan maksimal kepada konsumen (product responsibility). Bentuk komitmen perusahaan terhadap perlindungan konsumen, mencakup antara lain Jaminan Perlindungan Simpanan Nasabah, Sistem Pengaduan Nasabah (SPN) berbasis web, Program Engagement Nasabah dan Program Peningkatan Layanan.