METODE PENELITIAN
E. Proses Pengembangan Instrumen
1. Instrumen Kemandirian
a) Pengembangan Kisi-kisi Instrumen
Kisi-kisi instrumen pengungkap data variabel kemandirian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket yang telah dikembangkan oleh Iklima (2012) baik secara konsep, konstruk maupun pengukurannya dengan merujuk pada konsep kemandirian yang dikemukakan Steinberg (1993). Perumusan kisi-kisi instrumen ditampilkan dalam tabel 3.8 berikut ini.
No Aspek Indikator Nomor ⅀
Valid
Nomor Item Baru
1. Inklusi 3. Ikut terlibat dalam aktivitas kelompok 14,15,16,17, 18,19,20
14,15,16, 17,18,19, 20
7
4. dapat berintegrasi dengan semua anggota kelompok 21,22,23,24, 25 ,26,27 21,22,23, 24 ,25,26,27 7
2. Kontrol 1. Memberi pengarahan kepada teman 28,29,30,31, 32,33,34
28,29,30, 31,32,33 34
7
2. Menjadi pemimpin kelompok 36,37,38,39, 40,41
35,36,37, 38,39,40
6 3. Mendapat pengarahan dari teman 42,43,44,45,
46,47
41,42, 43,44,45, 46
6
4. Mematuhi peraturan di dalam kelompok 48,49,50,51, 52,53
47,48, 49,50,51, 52
6
3. Afeksi 1. Kemampuan Berempati 54,55,56,57, 58,59,60
53,54,55, 56,57,58, 59
7
2. Keinginan diperhatikan oleh teman 61,63,64,65 60,61,62, 63
4 3. Memberikan pujian atas kelebihan yang
dimiliki teman 68,69,70,71, 72,73 64,65,66, 67,68,69 7 Jumlah 69
Mega Devi Supriyani, 2014
Tabel 3.8
Kisi-kisi Instrumen Kemandirian (Sebelum Uji Coba)
No. Aspek Subaspek Indikator Nomor Item
(+) (-) ⅀
1. Kemandirian Emosi
1. De-idealized a. Remaja memandang orang tua bukan orang tua yang sempurna
3,4 1,2,5 5
2. Parent as people
a. Remaja mampu melihat orang tua seperti orang lain pada umumnya
6,8,9 7 4 3.Non-dependency a. Remaja mampu membuat keputusan untuk menyelesaikan masalahnya tanpa mengandalkan bantuan orang tua 10,13 11,12 4 b. Remaja mampu
bertanggung jawab atas dirinya sendiri
15 14 2
4. Individuation a. Remaja merasa sebagai individu yang memiliki pemikiran dan
perasaan yang berbeda dengan orang tuanya
16,17 2 b. Remaja menjaga privasi 19,20 18,21,22 5 2. Kemandirian Perilaku 1. Kemampuan mengambil keputusan a. Remaja mampu menemukan akar permasalahan 24 23,25,26,27 5
b. Remaja sadar akan resiko yang diterima
28,29,32 30,31 5 c. Remaja
mempertimbangkan informasi baru dan masukan dari orang lain, media massa dalam mengambil keputusan 34,35,37 33,36 5 2. Tidak rentan terhadap pengaruh pihak lain a. Remaja memiliki ketegasan diri 38,39,40,41,43 42 6 b. Remaja tidak mudah
terpengaruh dalam situasi yang menuntut konformitas
Mega Devi Supriyani, 2014
Tabel 3.8
Kisi-kisi Instrumen Kemandirian (Sebelum Uji Coba)
No. Aspek Subaspek Indikator Nomor Item
(+) (-) ⅀ 2. Kemandirian Perilaku 3. Perubahan dalam rasa percaya diri
a. Remaja yakin terhadap potensi yang dimiliki
50,51 48,49 4
3. Kemandirian Nilai
1. Abstrack belief a. Remaja mampu membedakan yang benar dan yang salah
52,53,54,55 4 b. Remaja memiliki keyakinan terhadap nilai keagamaan 56,57 58 3 2. Principal belief a. Remaja bertindak sesuai dengan prinsip yang dapat
dipertanggungjawabkan dalam bidang nilai
59,62 60,61 4 3. Independent belief a. Remaja bertindak sesuai dengan keyakinan dalam nilainya sendiri 64,66 63,65 Jumlah 66 b) Uji Validitas
Setelah uji keterbacaan item dilakukan, langkah selanjutnya yaitu menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Uji validitas alat pengumpul data dilakukan untuk mengetahui apakah intrumen yang digunakan dalam penelitian dapat digunakan untuk mengukur apa yang akan diukur (Sugiyono, 2011: 267). Pengujian validitas instrumren pada penelitian ini menggunakan program SPSS for Windows Versi 16.0. Validitas item dilakukan dengan menganalisis daya pembeda menggunakan prosedur pengujian Spearman’s rho. Adapun data yang digunakan untuk mengukur validitas item, merupakan data hasil penyebaran instrumen. Dengan kata lain, penyebaran instrumen dilaksanakan sekaligus untuk menguji validitas item (built-in). Berikut ditampilkan item-item pernyataan setelah validasi.
Mega Devi Supriyani, 2014
Tabel 3.9
Hasil Uji Validitas Item Instrumen Kemandirian
Signifikansi No.Item Jumlah
Valid 3,5,8,9,10,11,12,13,14,15,17,20,23,24,25,26,27,29,30, 32,33,34,35,36,37,39,40,41,42,43,44,45,46,47,48,49,5 0,51,52,53,54,55,56,57,58, 59,60,61,63,63,64,65,66 54 Tidak Valid 1,2,4,6,7,16,18,19,21,22,28,31 12
Berdasarkan tabel hasil uji validitas menunjukkan dari 66 item pernyataan dari angket kemandirian terdapat 54 item pernyataan yang valid dan 12 item pernyataan yang tidak valid (hasil pengujian validitas terlampir).
c) Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dimaksudkan untuk mengetahui keajegan atau ketetapan alat ukur. Alat ukur dapat dianggap memiliki reliabilitas baik jika hasil pengukuran dengan alat ukur itu terhadap subjek yang sama berulang kali menunjukkan hasil atau skor yang relatif sama. Perhitungan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan bantuan program SPSS for windows versi 16.0. Sebagai tolok ukur, digunakan klasifikasi rentang koefisien reliabilitas (Sugiyono, 2011: 257) sebagai berikut:
0,00 – 0,199 derajat keterandalan sangat rendah 0,20 – 0,399 derajat keterandalan rendah
0,40 – 0,599 derajat keterandalan cukup 0,60 – 0,799 derajat keterandalan tinggi 0,80 – 1,00 derajat keterandalan sangat tinggi
Hasil pengujian menggunakan SPSS for Windows Versi 16.0 adalah sebagai berikut.
Mega Devi Supriyani, 2014
Tabel 3.10
Tingkat reliabilitas instrumen Kemandirian
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.838 54
Berdasarkan tabel didapatkan koefisien Cronbach’s Alpha 0,838 yang berada pada tingkat kategori keterandalan sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan instrumen kemandirian dapat digunakan dengan baik dan dapat dipercaya sebagai alat pengumul data mengenai kemandirian. Setelah melalui serangkaian uji coba sesuai dengan ketentuan yang telah dikemukakan, maka dalam pengembangan kisi-kisi instrumen kemnadirian mengalami perubahan yang ditampilkan pada tabel 3.11 berikut ini.
Tabel 3.11
Kisi-kisi Instrumen Kemandirian (Setelah Uji Coba)
No. Aspek Subaspek Indikator Nomor Valid Nomor Item Baru ⅀
1. Kemandirian Emosi
1. De-idealized a. Remaja memandang orang tua bukan orang tua yang sempurna
3,5 1,2 2
2. Parent as people
a. Remaja mampu melihat orang tua seperti orang lain pada umumnya
8,9 3,4 2 3.Non-dependency d. Remaja mampu membuat keputusan untuk menyelesaikan masalahnya tanpa mengandalkan bantuan orang tua e. Remaja mampu bertanggung jawab atas dirinya sendiri
10,11,12,13 5,6,7,8 4
4. Individuation a. Remaja merasa sebagai individu yang memiliki pemikiran dan
Mega Devi Supriyani, 2014
Tabel 3.11
Kisi-kisi Instrumen Kemandirian (Setelah Uji Coba)
No. Aspek Subaspek Indikator Nomor Valid Nomor Item
Baru
⅀ 1. Kemandirian
Emosi
4. Individuation dengan orang tuanya 17 11 1 b. Remaja menjaga privasi 20 12 1 2. Kemandirian Perilaku 1. Kemampuan mengambil keputusan a. Remaja mampu menemukan akar permasalahan 23,24,25,26,27 13,14,15,16,17 5
b. Remaja sadar akan resiko yang diterima
29, 30,32 18,19,20 3 f. Remaja
mempertimbangkan informasi baru dan masukan dari orang lain, media massa dalam mengambil keputusan 33,34,35,36,37 21,22,23,24,25 5 2. Tidak rentan terhadap pengaruh pihak lain a. Remaja memiliki ketegasan diri 38,39,40,41, 42,43 26,27,28,29,30,31 6 b. Remaja tidak mudah
terpengaruh dalam situasi yang menuntut konformitas
44, 45,46,47 32,33,34,35 4
3. Perubahan dalam rasa percaya diri
a. Remaja yakin terhadap potensi yang dimiliki
48,49,50,51 36,37,38,39 4 3. Kemandirian Nilai 4. Abstrack belief c. Remaja mampu membedakan yang benar dan yang salah
52,53,54,55 40,41,42,43 4 d. Remaja memiliki keyakinan terhadap nilai keagamaan 56,57, 58 44,45,46 3 5. Principal belief b. Remaja bertindak sesuai dengan prinsip yang dapat
dipertanggungjawabka n dalam bidang nilai
59, 60,61,62 47,48,49,50 4 6. Independent belief b. Remaja bertindak sesuai dengan keyakinan dalam nilainya sendiri 63,64,65,66 51,52,53,54 4 Jumlah 54
Mega Devi Supriyani, 2014 F. Pengolahan Data