• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

E. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan dalam pengumpulan data atau informasi yang berhubungan dengan penelitian. Penulis membutuhkan beberapa instrument penelitian untuk memperoleh data yang dibutuhkan.

Intrumen yang digunakan pada penelitian ini tes, dan observasi:

51 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan KUantitatif, Kualitatif, dan R D h. 199

52 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, h.329.

38

1. Lembar Angket (kuesioner)

Penelitian ini menggunakan bentuk angket tertutup yang berisi pernyataan pernyataan dimana responden hanya memilih jawaban dari pernyataan tersebut.

Jawaban tersebut terdiri dari empat alternatif pilihan.

2. Pedoman Dokumentasi

babbisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya hasil pekerjaan peserta didik. Dokumentasi ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian yang ada hubungannya dengan penelitian tentang pengaruh penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI, yang meliputi daftar hadir peserta didik pada mata pelajaran akidah akhlak, keadaan siswa. Selain data peserta didik juga diperlukan data jumlah guru, kondisi sekolah dan segala sesuatu yang terdapat pada lokasi penelitian.

F. Validasi dan Reabilitasi Instrumen 1. Validasi Instrumen

Uji validitas intrumen ini digunakan rumus korelasi product momen dari Pearson sebagai berikut:

( ) ( )( )

( ( ) ( ) )( ( ) ( ) ) Keterangan:

= koefisien korelalsi skor butir X dengan skor total Y n = ukuran sampel (responden)

X= Skor butir

Y= Skor total

= Jumlah skor dalam distribusi x = Jumlah skor dalam distribusi y

= kuadrat skor butir X

= kuadrat skor butir Y

= Jumlah kuadrat dalam skor distribusi x = Jumlah kuadrat dalam skor distribusi y

XY= Perkalian skor butir X dengan skor butir Y53

Rumus di atas dipergunakan untuk menguji korelasi skor butir dengan skor total dengan derajat kebebasan α = 0,05. Instrumen dianggap valid apabila lebih besar dari . Setelah diuji cobakan instrument yang tidak valid harus dibuang dan tidak dapat digunakan untuk mengumpulkan data penelitian54.

2. Reliabilitas Instrumen

Perhitungan reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach, sebagai berikut:

= (

) (1

)

Keterangan:

= reliabilitas yang dicari k = banyaknya butir tes

53Supardi, Statistika Penelitian Pendidikan: perhitungan, penyajian, penjelasan ,penafsiran, dan penarikan kesimpulan, h.146.

54Supardi, Statistika Penelitian Pendidikan: perhitungan, penyajian, penjelasan,penafsiran, dan penarikan kesimpulan, h.146.

40

G. Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Pengolahan data hasil penelitian digunakan dua teknik statistik, yaitu statistic deskriptif dan statistik inferensial.

1. Analisis Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif adalah statistic yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.56 Dalam statistic deskriptif juga dapat dilakukan mencari kuatnya hubungan antara variabel melalui analisis korelasi. Pada penelitian ini, statistic deskriptif digunakan untuk rumusan masalah pertama dan kedua. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Menghitung rata – rata mean dengan rumus sebagai berikut:

̅ ∑

∑ Keterangan:

55 Supardi, Statistika Penelitian Pendidikan: perhitungan, penyajian, penjelasan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan, h.156.

56Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, h. 207

̅ = Rata-rata variabel

= Frekuensi untuk variabel

= Tanda kelas interval variable.57 b. Menghitung persentase (%), dengan rumus:

Keterangan:

f = Frekuensi yang sedang dicari persentasenya n = Banyaknya frekuensi/sampel responden

p = Angka Persentase.58 c. Menghitung standar deviasi

√∑ ( ) Keterangan:

SD = Standar Deviasi

= Frekuensi untuk variabel

( ) = Deviasi skor yang telah di kuadratkan.59

d. Kategorisasi

Penelitian ini menggunakan kategorisasi untuk melihat pelaksanaan majelis tarbiyah Wahdah Islamiyah dan pembentukan akhlak karimah

57 Turmudin dan Sri Harini, Metode Statistika Pendekatan Teoritis dan Aplikatif (Cet. I;

Malang: UIN-Malang Press, 2008), h. 81.

58 Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan,Edisi I (Cet. XXV; Jakarta: Rajawali Pers, 2014) h. 43.

59 Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan, h. 159

42

apakah berada pada tingkat rendah, sedang, tinggi dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

2. Analisis Inferensial

Statistik inferensial merupakan suatu data statistik induktif atau probalitas yang berfungsi untuk menguji data sampel yang hasilnya diberlakukan untuk data populasi.60

Statistik inferensial terbagi menjadi dua statistik yaitu parametris dan non parametris. Namun yang digununakan dalam penelitian ini adalah statistik parametris dengan tujuan untuk menguji populasi dengan melalui data sampel.

Adapun cara pengujian dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS for windows versi 20.

a. Uji Normalitas Data

Uji normalis data menggunakan rumus yang digunakan pengujian normalitas Kolmogorov Smirnov dan Shapiro Wilk, serta dihitung dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 for Windows dengan menggunakan taraf signifikansi α = 0,05. Jika angka signifikan (Sig.) < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Jika angka signifikan (Sig.) > 0,05 maka data berdistribusi normal.

Hasil uji normalitas data pelaksanaan majelis tarbiyah Wahdah Islamiyah nilai Kolmogorov-Smirnov signifikan sebesar 0,200 dan nilai Shapiro-Milk

60 Sugiyono, Metode Penelitian, h. 349.

signifikan sebesar 0,312 dengan menggunakan taraf signifikan 0,05 maka diperoleh dari (0,200>0,05), dan hasil uji normalitas data pembentukan akhlak peserta didik nilai Kolmogorov-Smirnov signifikan sebesar 0,200 dan nilai signifikan Shapiro-Milk sebesar 0,325 maka diperoleh (0,200>0,05), maka dari itu dapat disimpulkan bahwa skor pelaksanaan majelis tarbiyah Wahdah Islamiyah dan skor pembentukan akhlak peserta didik berdistribusi normal.

b. Uji linearitas

Uji linearitas dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 for Windows Jika nilai signifikan Deviation from linearity > 0,05, maka terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dan variabel terikat.

Uji linearitas persamaan garis regresi maka diperoleh hasil Deviation from linearity, yaitu yaitu Fhit (Tc) = 0,190 dengan p – Value = 0,977 > 0,05. Maka persamaan regresi Y atas X adalah linear. Hasil data uji linearitas menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara data pelaksanaan majelis tarbiyah dan pembentukan akhlak.

c. Uji Hipotesis

Uji hipotesis adalah pengujian yang bertujuan untuk mengetahui apakah kesimpulan pada sampel dapat berlaku untuk populasi. Statistik inferensial untuk uji hipotesis digunakan untuk menjawab dugaan sementara yang telah diajukan peneliti sebelumnya. Penggunaan uji hipotesis dapat dianalisis analisis regresi linear dengan menggunakan bantuan SPSS for windows versi 20.

44 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini akan menjawab rumusan masalah yang diajukan dalam skripsi ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran pendidikan agama islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa. Untuk mengambil data kedua variabel tersebut digunakan angket dan dokumentasi Setelah data terkumpul, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif untuk mengetahui gambaran dari masing-masing variabel.

Hasil penelitian yang diperoleh dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran pendidikan agama islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa

Berikut ini merupakan tabel hasil angket peserta didik kelas V pada pembelajaran PAI tentang penggunaan media pembelajaran poster nerbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI.

Tabel 4.1

Data hasil angket penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran Pendidikan agama islam

No. Nama Skor

1. Abidzar Ibnu Arsya 68

2. Adiba Zahira 70

3. Alif Anugrah 68

4. Andi Jaya 84

17. Tahiyat Syahruddin 68

Sumber data : Hasil pengolahan data angket respon peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI

Data di atas merupakan hasil pengolahan dari angket yang dibagikan, kemudian akan dianalisis dengan analisis deskriptif untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI yang berkaitan dengan skor tertinggi, skor terendah, rata – rata skor, standar deviasi, range, yang bertujuan untuk menyajikan data yang dapat mendeskripsikan tentang penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI.

Hasil analisis data deskriptif penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI kelas V SDI Raulo Kec.

Parigi Kab. Gowa dengan penggunaan SPSS versi 20 yang dideskripsikan pada tabel 4.2 berikut.

46

Tabel 4. 2

Statistik deskriptif hasil data penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI

Jumlah Sampel 17

Sumber data : Hasil pengolahan data penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI melalui analisis deskriptif dengan penggunaan SPSS for Window Versi 20

Tabel di atas merupakan hasil olahan data dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran data yaitu berdasarkan tabel 4.2 maka dapat diketahui nilai maximun 84 dan nilai minimum 68, kemudian akan dikategorikan dengan rumus sebagai berikut:

Skor Tertinggi – Skor Terendah= = 5 Kategori

Tabel 4.3

kategorisasi penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI

Interval Kategori Frekuensi Persentase

78< Tinggi 2 13%

73 – 77 Sedang 9 60%

68 – 72 Rendah 6 27%

Jumlah 17 100%

Berdasarkan tabel 4.3 kategorisasi penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI di atas maka dapat diketahui bahwa pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 13%, pada kategori sedang terdapat 5 orang dengan persentase 27%, pada kategori tinggi terdapat 10 orang dengan persentase 60%. Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI berada pada kategori sedang dengan persentase 60%.

2. Kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa

Berikut ini merupakan tabel hasil tes peserta didik kelas V pada pembelajaran PAI tentang kemampuan kognitif.

Tabel 4.4

Akumulasi Data Hasil Penelitian tentang Kemampuan Kognitif Peserta Didik setelah penggunaan media pembelajaran poster pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di kelas V Sdi Raulo Kec. Parigi kab.

Gowa

48

17. Tahiyat Syahruddin 84

Jumlah 1.366

Sumber data : Hasil pengolahan data kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran

Data di atas merupakan hasil pengolahan dari tes yang dibagikan, kemudian akan dianalisis dengan analisis deskriptif untuk mengetahui kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI yang berkaitan dengan skor tertinggi, skor terendah, rata – rata skor, standar deviasi, range, yang bertujuan untuk menyajikan data yang dapat mendeskripsikan tentang kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI.

Hasil analisis data deskriptif kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI pembelajaran PAI dengan penggunaan SPSS versi 20 yang dideskripsikan pada tabel 4.5 berikut.

Tabel 4. 5

Statistik deskriptif hasil data kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI mata pelajaran PAI melalui analisis deskriptif dengan penggunaan SPSS for Window Versi 20

Tabel di atas merupakan hasil olahan data dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran data. Berdasarkan tabel 4.5 maka dapat diketahui nilai maximun 87 dan nilai minimum 76, kemudian akan dikategorikan dengan rumus sebagai berikut:

Skor Tertinggi – Skor Terendah= = 4 Kategori

Tabel 4.6

kategorisasi data kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI

Interval Kategori Frekuensi Persentase

84< Tinggi 2 20%

80 – 83 Sedang 8 53%

76 – 79 Rendah 7 27%

Jumlah 17 100%

Berdasarkan tabel 4.6 maka dapat diketahui bahwa pada kategori rendah terdapat 7 orang yang berada pada persentase 27%, pada kategori sedang terdapat 8 orang dengan persentase 53%, pada kategori tinggi terdapat 2 orang pada persentase 20%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa pada kategori kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI berada pada kategori sedang dengan persentase 53% dan nilai rata-ratanya adalah sebesar 81,26.

50

3. Pengaruh penggunaan media poster terhadap kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa

a. Uji normalitas

Sebelum dilakukan pengolahan data maka terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat penelitian dengan menggunakan uji normalitas. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah penelitian yang berhubungan dengan penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik dan kemampuan kognitif peserta didik berdistribusi normal atau tidak. Dalam melakukan uji normalitas, digunakan pengujian normalitas Kolmogorov Smirnov dan Shapiro Wilk, serta dihitung dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 for Windows dengan menggunakan taraf signifikansi α = 0,05. Jika angka signifikan (Sig.) < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Jika angka signifikan (Sig.) > 0,05 maka data berdistribusi normal. Berikut hasil uji normalitas yang didapatkan:

Tabel 4.7

Uji normalitas penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifk

Tests of Normality

* . This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel 4.7, hasil uji normalitas data penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifk diketahui nilai

Kolmogorov-Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

Penggunaan media pembelajaran poster berbasis

pendekatan saintifik ,159 15 ,200* ,934 15 ,312

Smirnov signifikansi sebesar 0,200 dan nilai Shapiro-Wilk signifikansi sebesar 0,312 dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih besar dari (0,200 >0,05). Karena nilai signfikan lebih besar dari 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data berdistibusi normal.

Tabel 4.8

Uji normalis kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI

Tests of Normality

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel 4.8, hasil uji normalitas data kemampuan kognitif peserta didik diketahui nilai Kolmogorov-Smirnov signifikansi sebesar 0,200 dan nilai Shapiro-Wilk signifikansi sebesar 0,325 dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih besar dari (0,200 >0,05). Karena nilai signifikan lebih besar dari 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data berdistribusi normal.

b. Uji Linearitas

Uji prasyarat yang kedua yaitu merupakan uji linearitas yang bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik (Y) terhadap kemampuan kognitif (X) apakah kedua variabel tersebut linear atau tidak linear, oleh karena itu adapun uji linearitas pada penelitian dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 forWindows.

52

Adapun hasil dalam uji linearitas akan dideskripsikan pada tabel berikut ini:

Tabel 4.9 Uji Linearitas

Lampiran A.12 Uji regresi linear sederhana dengan SPSS versi 20 for Window Coefficientsa

Berdasarkan tabel 4.9, hasil Uji linearitas persamaan garis regresi maka diperoleh hasil Deviation from linearity, yaituyaitu Fhit (Tc) = 0,190 dengan p – diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan mempunyai hubungan yang linear karena itu uji hipotesis dapat dilakukan dengan penggunaan regresi linear sederhana yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa. Untuk mengetahui ada tidaknya signifikan pengaruhnya maka dapat diketahui dengan melalui uji regresi linear sederhana

dengan menggunakan SPSS For Window Versi 20 yang akan disajikan dalam

a. Dependent Variable: Penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik

Hasil output SPSS di atas, pada tabel coefisien pada kolom constant a adalah 17, 951 dan pada kolom b 1,142, sehingga persamaan regresinya: Y = a + bx atau 17,951 + 1,142x. Dari hasil analisis diperoleh thitung = 7,589 sedangkan nilai ttabel = 1,770 artinya nilai thitung lebih besar dari pada nilai ttabel. Dari hasil analisis p-value = 0,000 < 0,05 atau nilai signifikasi lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditentukan. Kesimpulannya ditolak dan diterima jadi terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa.

Tabel 4.11

54

Cara untuk mengetahui besarnya nilai korelasi dan besarnya presentase pengaruh penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif peserta didik kelas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab.

gowa, dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square pada table model summary sebesar = ,802 yang artinya besarnya persentase penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif peserta didik kelas V SDI Rulo Kec. Parigi Kab. Gowa adalah sebesar 80,2%. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor dari luar.

B. Pembahasan

Media adalah salah satu faktor pendorong peserta didik untuk dapat mengoptimalan daya serap dan daya tarik kreativitas yang dimilikinya karena media dapat membuat pembelajaran lebih ekspresif dan memaksimalkan keaktifan peserta didik yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.61 Media adalah setiap orang, bahan alat atau peristiwa-peristiwa yang dapat menciptakan suatu kondisi yang memungkinkan para peserta didik untuk menerima pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Poster adalah gambar yang mengkombinasikan unsur-unsur visual seperti garis, gambar dan kata-kata, yang bermaksud menarik perhatian serta mengkomunikasikan pesan secara singkat.62 Poster dapat didefinisikan sebagai kombinasi visual dari rancangan yang kuat, dengan warna, dan pesan dengan

61 Ridwan, Dasuki dan Kurnia, “Penggunaan Media Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam”.Jurnal Skripsi FakultasKeguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan, (November, 2012), h. 2.

62 Teguh Zaenuddin, Pembelajaran Mengarang Deskripsi di Sekolah Dasar, h. 12.

maksud untuk menangkap perhatian orang yang lewat tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti di dalam ingatan.

Berdasarkan beberapa pernyataan di atas maka penulis menyimpulkan bahwa, media pembelajaran poster adalah alat yang digunakan seorang pendidik untuk memudahkan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran melalui media poster yang berisi informasi-informasi tertentu yang di desain dengan berbagai macam bentuk.

Penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI di atas maka dapat diketahui bahwa pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 13%, pada kategori sedang terdapat 5 orang dengan persentase 27%, pada kategori tinggi terdapat 10 orang dengan persentase 60%. Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran PAI berada pada kategori sedang dengan persentase 60%.

Istilah “ cognitive” berasal dari kata cognition yang berarti mengetahui.

Dalam ari yang luas, cognition (kognisi) ialah perolehan, penataan, dan penggunaan. Dalam perkembangan selanjutnya, istilah kognitif menjadi popular sebagai salah satu domain atau wilayah/ranah psikologis manusia yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubung dengan pemahaman, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, kesengajaan, dan keyakinan.63 Kognitif adalah suatu proses berpikir. Yaitu kemampuan individu untuk menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa.

63 Muhibbin, Syah. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. (Bandung: PT.

Remaja Rosda Karya: 2010), Cetakan ke 15. H. 65

56

Menurut Piaget pertumbuhan mental mengandung dua proses yaitu perkembangan dan belajar. Perkembangan adalah perubahan struktur dan belajar perubahan isi. Perkembangan kognitif bukan hanya hasil kematangan organisme, bukan pula pengaruh lingkungan melainkan interaksi antara keduanya.

Berdasarkan tabel 4.6 maka dapat diketahui bahwa pada kategori rendah terdapat 7 orang yang berada pada persentase 27%, pada kategori sedang terdapat 8 orang dengan persentase 53%, pada kategori tinggi terdapat 2 orang pada persentase 20%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa pada kategori kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran PAI berada pada kategori sedang dengan persentase 53% dan nilai rata-ratanya adalah sebesar 81,26.

57 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian – uraian di atas maka peneliti akan mengemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut.

1. Penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V di SDI Raulo Kec.

Parigi Kab. Gowa berada pada kategori sedang dengan nilai maximun 84 dan nilai minimum 68

2. Kemampuan kognitif peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V Sdi Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variable penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik peserta didik berada pada kategori sedang dengan nilai maximun 87 dan nilai minimum 76 3. Terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran poster berbasis

pendekatan saintik terhadap kemampuan kognitif pada mata pembelajaran Pendidikan agama islam di krlas V SDI Raulo Kec. Parigi Kab. Gowa peserta didik di kelas V.

B. Implikasi Penelitian

Berhungan dengan hasil penelitian yang telah diperoleh dalam penelitian,maka implikasinya adalah akan sebagai berikut:

58

1. Bagi guru, dengan penelitian maka guru harus sadar bahwa penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintik terhadap kemampuan kognitif peserta didik masih dalam kategori sedang, jadi sebaiknya dalam penggunaan media pembelajaran guru harus menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga peserta didik mudah memahami pelajaran yang diberikan.

2. Bagi peserta didik, dengan penelitian ini dapat berpengaruh pada peserta didik karena dengan penelitian ini dapat diketahui bahwa penggunaan media pembelajaran poster berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan kognitif pada mata pelajaran PAI di kelas V berada pada kategori sedang oleh karena itu menimbulkan kesadaran guru agar lebih kreativitas lagi dalam penggunaan media pembelajaran.

3. Bagi peneliti,dengan penelitian ini akan menambah wawasan bagi peneliti

59

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Majid dan Chaerul Rochman, Pendekatan Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum 2013 (Cet. II, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015), h. 71 Anitah Sri, Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pressido, 2010

Arsyad, Media Pembelajaran Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Press, 2015

Arikunto Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:

Rineka Cipta, 1989

Aqib, Zainal. Model-Model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya, 2013

Azhar Arsyad, Media Pengajaran (Jakarta: Bumi Grafindo, 2002), h. 16-17.

Daryanto, Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013

Darmadi, Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta, 2013 Emzir. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014 Gede Wiratma Jaya, dkk. “Penerapan Pendekatan Saintifik melalui Metode

Eksperimen pada Pembelajaran Fisika Siswa kelas X MIA 3 SMA Negeri 1 Tenggarong (Materi Suhu dan Kalor)”. Saintifika 16, no. 2. Desember 2014

Hasan Iqbal M, Pokok-pokok Materi Statistik I. Jakarta: Bumi Aksara, 2008 HM. Musfiqon dan Nurdyansyah, Pendekatan Pembelajaran Saintifik (Cet. I,

Sidoarjo:

Nizamia Learning Center, 2015), h. 51

Kunandar, Guru Profesiona l Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru.

Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta, 1997 Muhammad Yaumi, Buku Daras Desain Pembelajaran Efektif. Makassar:

Alauddin Universitas Press, 2012

Muhammad Yaumi, Belajar dan Mengajar dengan Media & Teknologi (Cet. 1;

Makassar: Syahadah, 2017), h. 9.

Muh. Safei, Media Pembelajaran h. 6.

Nyoman Sumayasa, dkk. “Pengaruh Implementasi Pendekatan Saintifik terhadap

Nyoman Sumayasa, dkk. “Pengaruh Implementasi Pendekatan Saintifik terhadap

Dokumen terkait