MISI 4 : Meningkatkan pembangunan sarana perkotaan yang memadai dan berkualitas
3.4 AKUNTABILITAS KEUANGAN
3.4.1 PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH
3.4.1.1 Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Daerah
Pengelolaan Pendapatan Daerah dilakukan dengan menggali potensi sumber pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan. Artinya, perlu dilakukan peningkatan dan perluasan basis PAD dan mengupayakan secara optimal Dana Perimbangan, agar bagian daerah dapat diperoleh secara proporsional. Untuk itu, ditempuh berbagai upaya seperti peningkatan pengawasan, koordinasi dan penyederhanaan proses administrasi pemungutan. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjelaskan bahwa sumber pendapatan daerah/sumber penerimaan daerah meliputi:
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri dari: a) Pajak daerah; b) Retribusi Daerah; c) Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan; dan d) Lain-lain PAD yang Sah;
2. Dana Perimbangan terdiri dari: a) Dana Bagi Hasil dan Bagi Hasil Bukan Pajak; b) Dana Alokasi Umum (DAU); dan c) Dana Alokasi Khusus (DAK);
3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah terdiri dari: a) Bagi Hasil Pajak dari Provinsi; b) Dana Penyesuaian dan c) Bantuan Keuangan.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Tangerang selama Tahun 2009-2013 menunjukkan bahwa Kota Tangerang memiliki struktur ekonomi dengan lapangan usaha perdagangan, hotel, dan restoran serta lapangan usaha industri pengolahan sebagai lapangan usaha yang paling dominan sumbangannya. Dalam pengertian yang lebih lanjut, dapat dikatakan bahwa kemampuan untuk membayar segala pungutan-pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah dapat lebih tinggi. Dengan demikian, sektor pajak mempunyai potensi yang besar dalam upaya peningkatan pendapatan daerah. Dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang antara lain:
Mengoptimalkan peningkatan pendapatan daerah yang berasal dari sumber-sumber PAD dan Dana Perimbangan;
PEMERINTAH KOTA TANGERANG http://www.tangerangkota.go.id
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
http://www.tangerangkota.go.id
Meningkatkan peran serta masyarakat dan sektorswasta,baik dalam pembiayaan maupun kegiatan pembangunan;
Meningkatkan efisiensi pengelolaan APBD; dan
Mengutamakan secara optimal perolehan Dana Perimbangan yang lebih proporsional.
Upaya peningkatan PAD dapat dilaksanakan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah.
3.4.1.2 Intensifikasi Pendapatan Daerah
Intensifikasi adalah memperbesar penerimaan yang dilakukan dengan cara melakukan pemungutan lebih intens untuk meningkatkan pendapatan dari jumlah wajib pajak yang sudah ada untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Upaya intensifikasi yang telah dilakukan antara lain adalah:
1. Melakukan pendataan ulang Objek Pajak yang telah terdaftar, langsung ke lapangan (tempat usaha);
2. Melakukan pendataan dengan cara menelusuri jalan untuk diperoleh data subjek/objek pajak yang belum terdaftar;
3. Melakukan pemanggilan secara terus menerus tehadap Subjek Pajak agar yang bersangkutan mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak;
4. Melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap Wajib Pajak maupun Wajib retribusi agar yang bersangkutan dapat memenuhi kewajibannya untuk menyampaikan laporan dan pembayaran tepat pada waktunya;
5. Melakukan pemanggilan terhadap Wajib Pajak dan Wajib Retribusi yang menunggak laporan maupun pembayarannya;
6. Pengenaan sanksi terhadap Wajib Pajak dan Wajib Retribusi yang terlambat maupun menunggak pembayaran;
7. Rapat koordinasi dan evaluasi dengan OPD pemungut setiap bulannya, yang dipimpin langsung oleh Walikota/Wakil Walikota/Sekretaris Daerah;
8. Pemberian motivasi yang lebih tinggi kepada petugas pemungut pajak dan retribusi dengan cara peningkatan pengendalian dan pengawasan;
9. Peningkatan pelayanan melalui peningkatan sarana dan prasarana;
PEMERINTAH KOTA TANGERANG http://www.tangerangkota.go.id
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
http://www.tangerangkota.go.id
10. Meningkatkan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak Pusat sebagai upaya mencegah terjadinya pengenaan pajak ganda;
11. Sosialisasi kepada Wajib Pajak dan Wajib Retribusi untuk melakukan pembayaran langsung ke Rekening Kas Umum Daerah sebagai bagaian dari upaya tindakan pencegahan pengawasan hasil pungutan; dan
12. Melakukan pendekatan terhadap Wajib Pajak dan Wajib Retribusi yang potensial untuk membayar kewajibannya tepat waktu.
3.4.1.3 Ekstensifikasi Pendapatan Daerah
Ekstensifikasi dilakukan dengan cara menggali sumber-sumber PAD yang baru. Namun demikian dalam hal penggalian sumber pendapatan yang baru tersebut tidak hanya semata-mata untuk memperoleh sumber pendapatan. Dalam melakukan ekstensifikasi yang dilakukan, harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2010, yaitu: 1) Bersifat pajak dan bukan retribusi; 2) Obyek pajak terletak di wilayah kabupaten/kota yang bersangkutan dan mempunyai mobilitas yang cukup rendah serta hanya melayani masyarakat di wilayah kabupaten/kota yang bersangkutan; 3) Obyek dasar pengenaan pajak tidak bertentangan dengan kepentingan umum; 4) Obyek pajak bukan merupakan obyek pajak provinsi atau obyek pajak pusat;
5) Potensinya memadai; 6) Tidak memberikan dampak ekonomi negatif; 7) Memperhatikan aspek keadilan dan kemampuan masyarakat; dan 8) Menjaga kelestarian lingkungan.
Target dan Realisasi Pendapatan Daerah
Penerimaan pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2014 ditargetkan sebesar Rp2.977.599.316.157,00 dan direalisasikan sebesar Rp3.016.392.530.480,00 atau 101,30%. Target dan realisasi pendapatan daerah dapat dilihat pada Error! Reference source not found. dan dideskripsikan dalam diagram batang yang tersusun atas ketiga komponen Pendapatan Daerah seperti pada Gambar 3.1 dan Gambar 3.2.
Target dan Realisasi Pendapatan DaerahTahun Anggaran2014
Pendapatan Daerah Target (Rp) Realisasi (Rp) % Target Capaian (%) I. Pendapatan Asli Daerah 1.156.097.821.081,00 1.258.788.809.993,00 108,88 100.00
I.1. Pajak Daerah 949.500.000.000,00 1.061.473.878.786,00 111,79 100,00 I.2. Retribusi Daerah 74.673.378.062,00 73.520.052.625,00 98,56 100,00
PEMERINTAH KOTA TANGERANG http://www.tangerangkota.go.id
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
http://www.tangerangkota.go.id
Pendapatan Daerah Target (Rp) Realisasi (Rp) % Target Capaian (%) I.3 Hasil Perus. Milik Daerah dan
HasilPengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
12.740.117.023,00 11.551.439.042,00 90,67 100,00
I.4. Lain-lain PAD yang Sah 119.184.325.996,00 112.243.439.540,00 94,18 100,00 II. Dana Perimbangan 1.142.431.199.128,00 1.093.771.326.926,00 95,74 100,00 II.1 Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak 214.150.578.128,00 192.137.948.926,00 89,72 100,00 II.2 Dana Alokasi Umum 890.213.131.000,00 890.213.131.000,0 100,00 100,00 II.3 Dana Alokasi Khusus 38.067.490.000,00 11.420.247.000,00 30,00 100,00 III. Lain-lain Pendapatan Daerah
yang Sah 679.070.295.948,00 663.832.393.561,00 97,76 100,00 III.1 Bagi Hasil Pajak dari
Propinsi 450.742.983.948,00 433.637.809.561,00 96,20 100,00 III.2 Dana Penyesuaian 217.608.584,00 217.608.584,00 100,00 100,00 III.3Bantuan Keuangan dari
Propinsi 10.718.728.000,00 12.586.000.000,00 117,42 100,00 Pendapatan 2.977.599.316.157,00 3.016.392.530.480,00 101,30 100,00 Sumber: Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Gambar 3.1. Target dan Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2014 dalam Milyar Rupiah
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
0.00
Pendapatan Daerah Target (Rp) Realisasi (Rp) % Target Capaian (%) I.3 Hasil Perus. Milik Daerah dan
HasilPengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
12.740.117.023,00 11.551.439.042,00 90,67 100,00
I.4. Lain-lain PAD yang Sah 119.184.325.996,00 112.243.439.540,00 94,18 100,00 II. Dana Perimbangan 1.142.431.199.128,00 1.093.771.326.926,00 95,74 100,00 II.1 Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak 214.150.578.128,00 192.137.948.926,00 89,72 100,00 II.2 Dana Alokasi Umum 890.213.131.000,00 890.213.131.000,0 100,00 100,00 II.3 Dana Alokasi Khusus 38.067.490.000,00 11.420.247.000,00 30,00 100,00 III. Lain-lain Pendapatan Daerah
yang Sah 679.070.295.948,00 663.832.393.561,00 97,76 100,00 III.1 Bagi Hasil Pajak dari
Propinsi 450.742.983.948,00 433.637.809.561,00 96,20 100,00 III.2 Dana Penyesuaian 217.608.584,00 217.608.584,00 100,00 100,00 III.3Bantuan Keuangan dari
Propinsi 10.718.728.000,00 12.586.000.000,00 117,42 100,00 Pendapatan 2.977.599.316.157,00 3.016.392.530.480,00 101,30 100,00 Sumber: Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Gambar 3.1. Target dan Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2014 dalam Milyar Rupiah
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Pendapatan Asli
Daerah Dana Perimbangan Lain-lain
Pendapatan Daerah
Pendapatan Daerah Target (Rp) Realisasi (Rp) % Target Capaian (%) I.3 Hasil Perus. Milik Daerah dan
HasilPengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
12.740.117.023,00 11.551.439.042,00 90,67 100,00
I.4. Lain-lain PAD yang Sah 119.184.325.996,00 112.243.439.540,00 94,18 100,00 II. Dana Perimbangan 1.142.431.199.128,00 1.093.771.326.926,00 95,74 100,00 II.1 Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak 214.150.578.128,00 192.137.948.926,00 89,72 100,00 II.2 Dana Alokasi Umum 890.213.131.000,00 890.213.131.000,0 100,00 100,00 II.3 Dana Alokasi Khusus 38.067.490.000,00 11.420.247.000,00 30,00 100,00 III. Lain-lain Pendapatan Daerah
yang Sah 679.070.295.948,00 663.832.393.561,00 97,76 100,00 III.1 Bagi Hasil Pajak dari
Propinsi 450.742.983.948,00 433.637.809.561,00 96,20 100,00 III.2 Dana Penyesuaian 217.608.584,00 217.608.584,00 100,00 100,00 III.3Bantuan Keuangan dari
Propinsi 10.718.728.000,00 12.586.000.000,00 117,42 100,00 Pendapatan 2.977.599.316.157,00 3.016.392.530.480,00 101,30 100,00 Sumber: Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Gambar 3.1. Target dan Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2014 dalam Milyar Rupiah
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Target
Gambar 3.2. Persentase Realisasi dan Persentase Target Capaian Pendapatan Tahun Anggaran 2014
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Berdasarkan tabel 3.2 di atas, terlihat bahwa capaian realisasi tertinggi berasal dari penerimaan Pajak Daerah sebesar Rp1.061.473.878.768,00 (111,79%) dari target sebesar Rp949.500.000.000,00. Realisasi ini terutama dikarenakan realiasi penerimaan seluruh jenis pajak daerah melebihi target yang telah ditetapkan, dimana pelampauan tertinggi berasal dari Pajak Penerangan Jalan Umum sebesar 133,55% dengan nilai realisasi sebesar Rp47.411.390.011,00 dari target sebesar Rp35.500.000.000,00.
Adapun yang menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada atau yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tangerang, baik sumber daya manusia maupun sumber/potensi yang dimiliki daerah berupa penerapan dasar hukum pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan lain-lain; peningkatan sarana dan prasarana pelayanan; koordinasi konsultansi dan pembinaan pengelolaan pendapatan daerah.
88.00
Gambar 3.2. Persentase Realisasi dan Persentase Target Capaian Pendapatan Tahun Anggaran 2014
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Berdasarkan tabel 3.2 di atas, terlihat bahwa capaian realisasi tertinggi berasal dari penerimaan Pajak Daerah sebesar Rp1.061.473.878.768,00 (111,79%) dari target sebesar Rp949.500.000.000,00. Realisasi ini terutama dikarenakan realiasi penerimaan seluruh jenis pajak daerah melebihi target yang telah ditetapkan, dimana pelampauan tertinggi berasal dari Pajak Penerangan Jalan Umum sebesar 133,55% dengan nilai realisasi sebesar Rp47.411.390.011,00 dari target sebesar Rp35.500.000.000,00.
Adapun yang menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada atau yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tangerang, baik sumber daya manusia maupun sumber/potensi yang dimiliki daerah berupa penerapan dasar hukum pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan lain-lain; peningkatan sarana dan prasarana pelayanan; koordinasi konsultansi dan pembinaan pengelolaan pendapatan daerah.
Target
Gambar 3.2. Persentase Realisasi dan Persentase Target Capaian Pendapatan Tahun Anggaran 2014
Sumber:Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, 2015
Berdasarkan tabel 3.2 di atas, terlihat bahwa capaian realisasi tertinggi berasal dari penerimaan Pajak Daerah sebesar Rp1.061.473.878.768,00 (111,79%) dari target sebesar Rp949.500.000.000,00. Realisasi ini terutama dikarenakan realiasi penerimaan seluruh jenis pajak daerah melebihi target yang telah ditetapkan, dimana pelampauan tertinggi berasal dari Pajak Penerangan Jalan Umum sebesar 133,55% dengan nilai realisasi sebesar Rp47.411.390.011,00 dari target sebesar Rp35.500.000.000,00.
Adapun yang menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada atau yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tangerang, baik sumber daya manusia maupun sumber/potensi yang dimiliki daerah berupa penerapan dasar hukum pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan lain-lain; peningkatan sarana dan prasarana pelayanan; koordinasi konsultansi dan pembinaan pengelolaan pendapatan daerah.
Target