BAB IV PROGRAMMING DAN KONSEP DESAIN
DAFTAR PUSTAKA
A. KAJIAN TEORI
7. Interior Sistem
Didalam sebuah karya penciptaan sebuah karya interior maupun arsitek yang baik, ada baiknya selain memperhatikan keindahan juga memperhatikan perancangan bangunan yang serba alami.Pencahayaan alami, ventilasi atau penghawaan alami, dan akustik alami.Akan tetapi, tuntutan kehidupan modern dan keterbatasan potensi alam telah menuntut manusia beralih kehal-hal yang serba buatan, baik pencahayaan buatan, ventilasi atau penghawaan buatan, dan akustik buatan.Tetapi meski semua buatan, tidaklah keliru jika diterapkan secara benar.
Berikut penataan penataan interior menurut Prasasto Satwiko dalam bukunya Fisika Bangunan, adalah sebagai berikut:
a. Pencahayaan
Cahaya adalah unsur penting dalam kehidupan ini. Tidak dapat dibayangkan jika kita hidup tanpa cahaya. Didalam perancangan sebuah interior, unsur cahaya dianggap hal yang paling penting dalam penggunaan kebutuhannya. Karena cahaya selain memberi efek terang, juga ditata dengan baik akan memberikan efek estetik yang akan memberikan keindahan ruang. (Karlen, Mark/James Benya, 2007)
Berikut contoh aplikasi pencahayaan pada tempat penjualan atau shop (toko). Pada kebanyakan toko yang lebih kecil, jarang terdapat rak yang berukuran tinggi hingga keplafon, kecuali rak yang menempel didinding. Bahkan fitur yang berukuran tinggi seringkali berada
ditengah-commit to user
52 tengah toko atau berada di rak pendek, atau flat gondola. Fokus dari desain toko sangat tergantung pada jenis dari toko yang bersangkutan pada ketiga contoh dibawah. Anda dapat melihat bagaimana susunan toko dan fungsi toko mempengaruhi lokasi area kerja dan desain pencahayaannya.
Pendekatan desain pencahayaan pada toko kecil sangat penting untuk image dan penampilan toko. Dasarnya penggunaan lampu fluorescent yang tidak mahal dan tingkat pencahayaan toko akan menyampaikan tingkat harga barang yang dijual ditoko tersebut. Luminair permanen dekoratif, terutama luminair dengan kaca berwarna atau kualitas perlengkapan lampu tingkat tinggi lainnya cenderung memberikan identitas pada toko. Arsitektur yang dramatis dan pencahayaan lampu track memberikan kesan misterius dan kualitas barang yang baik pada toko. Sangat penting untuk memilih dengan benar tentang image dari pencahayaan selain pada desain toko. Umumnya control pencahayaan harus secara mendasar terdiri dari control waktu dengan saklar manual.
Desain untuk toko pakaian pencahayaannya haruslah terang dan ceria, sehingga pencahayaan umum yang tidak dramatis digunakan untuk mempertahankan toko agar terlihat tidak menjual barang mahal, desain membutuhkan system pencahayaan lampu flourecent gantung dengan beberapa pencahayaan penting dan sedikit perlengkapan pencahayaan lampu gantung untuk memperkuat tema. Sistem pencahayaan umum menggunakan lampu T-B dan ballast elektronik serta pencahayaan dari lampu wall washer dan lampu gantung menggunakan lampu flourecent ringkas. Sedikit lampu pameran MR16 IR digunakan pada jendela toko dan pada panel vertical dibelakang meja kasir untuk menerangi poster dan pusat pameran. Lampu gantung digantung diatas meja kasir untuk membantu pembeli menemukan lokasi kasir.
commit to user
53 b. 1 2 3 4 5Gambar. II.26 Jenis-Jenis Lampu : 1. Ballast Elektronik, 2. Lampu Flourecent, 3. Wall Washer, 4. Luminaire Lighting, 5.MR16 IR
(Sumber : www.google.com)
Ditinjau dari sistem perletakannya, perletakan sumber cahaya dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain :
1) Cornice, adalah suatu sistem pencahayaan umum, yang pemasangannya pada dinding bagian atas atau pamer antara ceiling dan dinding. Sumber cahaya dihasilkan dari flourescent tube (sebagai sumber cahaya pantul)
2) Attached to ceiling, adalah penempatan lampu pada permukaan ceiling sebagai penerangan umum.
3) Hanging lighting adalah penempatan lampu dengan cara digantung berfungsi sbagai penerangan umum
commit to user
54 4) Luminous ceiling adalah penempatan lampu yang ditutup dengan screen jernih dan sumber cahaya dari flourescent lamp.
5) Wall bracket lighting adalah suatu pencahayaan yang dipasang pada dinding dengan memakai lampu cahaya atau dekorasi.
b. Penghawaan
Penghawaan merupakan faktor terpenting dalam proses pergantian udara. Udara kotor dapat diganti dengan udara bersih melalui pintu dan jendela. Tingkat kepuasan penghawaan dapat dicapai dari proses mendinginkan udara mencapai temperatur dan kelembaban distribusi udara dalam ruang dapat diperhatikan pada tingkat keadaan yang diinginkan (John F. Pile, 1995, hal.414).
1) Pengkondisian udara
Ventilasi buatan atau penghawaan buatan (Artificial ventilation/Forced ventilation/Mechanical ventilation) adalah penghawaan yang melibatkan peralatan mekanik. Penghawaan buatan sering juga disebut Pengkondisian Udara (Air Conditioning) yaitu proses perlakuan terhadap udara didalam bangunan yang meliputi suhu, kelembaban, kecepatan dan arah angin, kebersihan, bau, serta distribusinya untuk menciptakan kenyamanan bagi penghininya. Dengan demikian, pengkondisian udara tidak hanya berarti menurunkan suhu (Cooling), tetapi juga menaikkan suhu (Heating). Di daerah tropis lembab yang suhu rata-ratanya tinggi., pengkondisian udara (atau penghawaan buatan) diasosiasikan dengan penyejukan udara oleh mesin penyejuk udara atau mesin pengkondisian udara yang dikenal luas dengan intilah Air Conditioner (AC). Kipas angin listrik (electric fan) tidak menurunkan udara, tetapi hanya
commit to user
55 menggerakkan udara saja.Kipas angin listrik ada diantara penghawaan alami dan buatan.
2) Keuntungan penggunaan AC
Penghawaan buatan dengan AC, jika dirancang dengan benar akan memberikan banyak keuntungan. Yaitu:
a) Suhu udara lebih mudah disejukkan dan diatur. b) Kecepatan dan arah angin mudah diatur. c) Kelembaban mudah diatur.
d) Kebersihaan udara dapat dijaga
Jenis penghawaan berdasarkan sumbernya ada 2 macam, yaitu :
a. Penghawaan Alami
Yaitu penghawaan yang bersumber dari alam (natural).Penghawaan alami di dalam suatu ruangan maka harus diperhatikan ventilasi silang, yang merupakan ventilasi horizontal yang terbuka dari 2 arah yang berhadapan.Untuk itu perlu direncanakan secara cermat dan baik agar penghawaan alami yang dipergunakan ini sesuai dengan kebutuhan.
b. Penghawaan Buatan
Yaitu penghawaan yang dibuat dengan campur tangan manusia.Penghawaan buatan diperlukan pada ruang serba guna karena tidak memungkinkan perlubangan-perlubangan yang dapat mengakibatkan kebocoran suara sehingga tercipta kondisi akustik yang tidak baik. Penghawaan buatan dalam hal ini adalah penghawaan Air Conditioner (AC) yang macamnya terdiri dari :
1. Window Unit
yaitu AC yang digunakan pada ruang-ruang kecil dimana sistem mekanisnya terdapat dalam suatu unit kompak.
commit to user
56 yaitu AC yang digunakan untuk 1 atau beberapa ruang. Sedangkan kelengkapan untuk evaporator terpisah pada tiap ruang.
3. Central AC
yaitu AC yang digunakan untuk ruang luas dan perlengkapan keseluruhannya terletak di luar ruangan, kemudian didistribusikan ke ruang-ruang melalui ducting dan berakhir dengan aliran diffuser(Pamuji Suptandar, 1982, hal.85).
Penggunaan AC bertujuan menjaga temperatur, kelembababn dan distribusi udara dalam ruangan dapat dipertahankan pada tingkat keadaan yang diinginkan.
c. Sistem Akustik
Akustik adalah cabang dari ilmu fisika yang menyelidiki dan mempelajari penghasilan, pengendalian, penyampaian, penerimaan, dan pengaruh bunyi.Sedang bunyi adalah gelombang getaran-gataran mekanis dalam udara atau benda padat yang masih bisa ditangkap oleh telinga manusia yang memiliki frekwensi antara 16-20.000 Hz.
Ruang yang baik adalah ruang yang sesuai menjawab kebutuhannya dari salah satu faktornya adalah mengenai gangguan seperti bsising, gema, gaung dan sebagainya.Penanganan gangguan yang terjadi dalam ruang menjadikan menjadikan perlunya kualitas akustik yang sebaik-baiknya. Akustik dapat mengatasi maslah teknis yang berhubungan langsung dengan suatu desain interior, antara lain tingkat bunyi yang berlebihan, perlindungan privasi ruang, tingkat kejelasan pencakupan dengan latar belakang suara dan pengadaan suara latar yang sesuai dengan situasi tertentu (John F. Pile, 1980, hal. 421).
Tujuan dari akustik adalah meniadakan dan mengurangi bunyi yang sifatnya mengganggu, kemudian mengatur sistem bunyi tata suara agar bunyi yang dikehendaki terdengar jelas tanpa gangguan,
commit to user
57 serta menjaga kontinuitas bunyi dan perambatannya dalam ruang-ruang khusus yang menghendaki sistem akustik spesifik.
Struktur dinding untik perancangan dance studio tentu saja berbeda dengan pembuatan dinding pada umumnya karena mengaplikasikan system akustik untuk meredam suara agar tidak terjadi kebocoran.
Masalahnya jelas satu perlu hanya mendengarkan gema dan panjang membuntuti dengung di dalam studio tari untuk menyadari bahwa tempat ini tidak cocok untuk komunikasi. Saat musik dimainkan, gema yang berlebihan yang disebabkan oleh permukaan bata beton khas menjadikan setiap catatan tidak jelas. Ini masalah yang sama terjadi di tempat-tempat kelas dansa, klub karate dan pusat kebugaran di mana sering kali, permukaan keras seperti cermin akan digunakan pada dinding, lantai akan kayu keras dan dinding yang tersisa baik akan dibuat dari papan gipsum atau ditutupi dengan jendela. Solusinya yaitu panel akustik add Broadway pada dinding, sedapat mungkin ini akan melemahkan refleksi dan meningkatkan kejelasan.
Memilih jenis panel ditentukan oleh jenis suara mencoba untuk kontrol dan ruang yang tersedia. Semakin tebal panel serap, semakin rendah frekuensi itu akan mengontrol. Frekuensi tinggi yang mudah untuk menjinakkan dan tentu saja, panel tipis biaya lebih terjangkau. Kebanyakan menggunakan campuran antara Kolom Kontrol Broadway dan peredam Broadband Broadway. Diselingi seluruh fasilitas dengan kepadatan yang lebih besar dari panel diposisikan di seberang permukaan yang sangat reflektif seperti cermin untuk mengurangi gema obrolan.
Lebih banyak panel yang digunakan untuk mengontrol gema berlebihan yang disebabkan oleh permukaan keras, seperti cermin. Menempatkan panel sehingga setiap permukaan paralel memiliki beberapa pengobatan akan membantu mengurangi gema flutter.
commit to user
58 Karena sebagian besar ruang adalah persegi panjang, mount panel akustik pada permukaan dinding berlawanan paralel sedemikian rupa sehingga echo tidak akan bertahan.
Menambahkan pengobatan akustik tidak hanya akan mengurangi kelelahan telinga bagi mereka yang mengajar, tetapi akan meningkatkan komunikasi antara mereka yang di dalam ruangan dan membuatnya lebih mudah untuk belajar.
Struktur dinding untik perancangan dance studio tentu saja berbeda dengan pembuatan dinding pada umumnya karena mengaplikasikan system akustik untuk meredam suara agar tidak terjadi kebocoran.
Masalahnya jelas satu perlu hanya mendengarkan gema dan panjang membuntuti dengung di dalam studio tari untuk menyadari bahwa tempat ini tidak cocok untuk komunikasi. Saat musik dimainkan, gema yang berlebihan yang disebabkan oleh permukaan bata beton khas menjadikan setiap catatan tidak jelas. Ini masalah yang sama terjadi di tempat-tempat kelas dansa, klub karate dan pusat kebugaran di mana sering kali, permukaan keras seperti cermin akan digunakan pada dinding, lantai akan kayu keras dan dinding yang tersisa baik akan dibuat dari papan gipsum atau ditutupi dengan jendela. Solusinya yaitu panel akustik add Broadway pada dinding, sedapat mungkin ini akan melemahkan refleksi dan meningkatkan kejelasan.
Memilih jenis panel ditentukan oleh jenis suara mencoba untuk kontrol dan ruang yang tersedia. Semakin tebal panel serap, semakin rendah frekuensi itu akan mengontrol. Frekuensi tinggi yang mudah untuk menjinakkan dan tentu saja, panel tipis biaya lebih terjangkau. Kebanyakan menggunakan campuran antara Kolom Kontrol Broadway dan peredam Broadband Broadway. Diselingi seluruh fasilitas dengan kepadatan yang lebih besar dari panel diposisikan di seberang permukaan yang sangat reflektif seperti
commit to user
59 cermin untuk mengurangi gema obrolan.
Lebih banyak panel yang digunakan untuk mengontrol gema berlebihan yang disebabkan oleh permukaan keras, seperti cermin. Menempatkan panel sehingga setiap permukaan paralel memiliki beberapa pengobatan akan membantu mengurangi gema flutter. Karena sebagian besar ruang adalah persegi panjang, mount panel akustik pada permukaan dinding berlawanan paralel sedemikian rupa sehingga echo tidak akan bertahan.
Menambahkan pengobatan akustik tidak hanya akan mengurangi kelelahan telinga bagi mereka yang mengajar, tetapi akan meningkatkan komunikasi antara mereka yang di dalam ruangan dan membuatnya lebih mudah untuk belajar.
1
2
Gambar. II.27 1. Studio Dance, 2. Penempatan Panel Akustik (Sumber : www. google.com)
Ket : : Menempatkan panel sehingga setiap permukaan paralel memiliki beberapa pengobatan akan membantu mengurangi gema flutter.
: Lebih banyak panel yang digunakan untuk mengontrol gema berlebihan yang disebabkan oleh
commit to user
60 permukaan keras seperti cermin (primacoustic,
2012).
Untuk mengatasi suara yang tidak kita inginkan dapat mengunakan peredam suara yaitu dengan cara menggunakan perangkat alat untuk mengurangi arau menghambat getaran suara.Saat ini cara yang paling efektif atau umum untuk meredam kebisingan adalah dengan mencegat atau memutus perambatan bunyi. Meskipun demikian baru-baru ini telah diketemukan teknologi baru yang meredam bunyi justru dengan menimbulkan bunyi lain. Macam-macam jenis bahan akustik :
1. Gypsum
Penggunaan gypsum berfungsi sebagai dinding pertama (dibutuhkan material berat). Papan gypsum bersifat tahan api, awet dan tidak menimbulkan emisi gas formaldelhida.
2. Karpet
Penggunaan karpet berfungsi sebagai peredam getaran/penyerap gema.Karpet tebal juga sangat efektif meredam bunyi diatas lantai yang tidak dikehendaki, seperti langkah kaki.
3. Gabus/busa peredam
Gabus/busa peredam memiliki fungsi yang dapat meredam bunyi (menyerap gelombangbunyi/suara dengan baik).
d. Sistem Keamanan
Sistem pengamanan terhadap kegiatan yang berlangsung menggunakan sistem sekuriti, CCTV ( Closed Circuit Television ) dan Heavy duty door contact (sensor yang dipasang pada pintu). CCTV (Closed Circuit Television) adalah suatu alat yang berfungsi untuk memonitor suatu ruang melalui layar televisi/monitor, yang
commit to user
61 menampilkan gambar dari rekaman kamera yang dipasang pada setiap sudut ruangan (biasanya tersembunyi) yang diinginkan oleh bagian keamanan.Semua kegiatan dapat dimonitor di ruang khusus.
Pada sistem pengamanan terhadap fisik bangunan berupa pengamanan terhadap bahaya kebakaran.
1) Sistem pengamanan terhadap bahaya kebakaran adalah : a) Sistem pendeteksi awal
Smoke detektor. Alat ini bekerja bila suhu mencapai 700C.
Fire alarm sistem. Alarm yang otomatis akan berbunyi jika ada api atau panas pada suhu 1350C - 1600C.
b) Fire estinguisher c) Sprinkler
Penempatan titik – titik sprinkler harus disesuaikan dengan standar yang berlaku dalam kebakaran ringan. Setiap sprinkler dapat melayani luas area 10-20 m dengan ketinggian ruang 3 m. Ada beberapa cara pemasangan sprinkler seperti dipasang di bawah plafon atau di pasang pada dinding.Kepala sprinkler yang dipasang dekat dinding, harus mempunyai jarak tidak boleh lebih dari 2,25m dari dinding.
d) Hidrant Kebakaran
Hidrant kebakaran adalah suatu alat untuk memadamkan kebakaran yang sudah terjadi dengan menggunakan alat baku air. Dalam usaha memadamkan kebakaran selain api faktor utama yang harus diperhatikan adalah asap. Untuk mancegah mengalirnya asap kemana-mana diperlukan alat-alat seperti :
commit to user
62 Gambar II.28 Fire estinguisher dan Hidrant kebakaran
(Sumber :www.webdesign.com)
Dalam usaha memadamkan kebakaran selain api faktor utama yang harus diperhatikan adalah asap. Untuk mancegah mengalirnya asap kemana-mana diperlukan alat-alat seperti :
a) Fire damper
Alat untuk menutup pipa ducting yang mengalirkan udara supaya asap dan api tidak menjalar kemana-mana. Alat ini bekerja secara otomatis, kalau terjadi kebakaran akan segera menutup pipa-pipa tersebut.
b) Smoke & heat ventilating
Alat ini dipasang pada daerah-daerah yang menghubungkan udara luar. Kalau terjadi kebakaran, asap yang timbul segera dapat mengalir keluar, sehingga para petugas pemadam kebakaran akan terhindar dari asap-asap tersebut.
c) Vent & exhaust
Dipasang di depan tangga kebakaran yang akan berfungsi menghisap asap yang akan masuk pada tangga yang akan dibuka pintunya. Dapat pula dipasang di dalam tangga, secara otomatis berfungsi memasukkan udara untuk memberikan tekanan pada udara di dalam ruang tangga.
commit to user
63 Macam-macam system pemadaman yaitu sebagai berikut:
a) Penguraian, yaitu memisahkan atau menjauhkan benda-benda yang dapat terbakar.
b) Pendinginan, yaitu penyemprotan air pada benda-benda yang terbakar.
c) Isolasi atau lokalisasi, yaitu dengan cara menyemprotkan bahan kimia CO2. Blasting affect system, yaitu dengan cara memberikan tekanan yang tinggi, misalnya dengan jalan meledakkan bahan peledak.
2) Sistem keamanan dari ancaman kejahatan manusia
Sistem keamanan dari ancaman kejahatan manusia (pencurian) diterapkan dengan :
Sistem sekuriti.
CCTV (Close Circuit Television) dan CCTV putar. Heavy duty door contact (sensor yang dipasang
pada pintu). Signal sensor. Infrared camera. Metal detector, dll.
commit to user
65