• Tidak ada hasil yang ditemukan

Isi materi penanaman nilai akhlak

Dalam dokumen BAB I V (Halaman 90-95)

TABEL VI TEMPAT IBADAH

1. Isi materi penanaman nilai akhlak

Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti pada responden hampir semua responden memberikan materi penanaman nilai akhlak anak pada keluarga TKI di Desa Pucakwangi Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal adalah:

a Berbuat baik

Sebagian dari responden menanamkan akhlak pada diri anak-anak mereka dengan cara berbuat baik, berbuat baik kepada siapa saja mulai dari orang tua, saudara, tetangga, teman bermain bahkan sama orang yang tidak dikenal. Karena berbuat baik sangat dianjurkan di dalam ajaran agama islam.

b Jujur (shidiq)

Setelah mengajarkan materi yang pertama mengenai berbuat baik responden juga menanamkan mengenai jujur atau sidiq, karena dalam

i

pembentukan akhlak yang baik jujur (sidiq) juga hal utama agar anaknya bisa menjadi manusia yang berakhlak mulia.

c Ikhlas

Disela-sela responden menanamkan akhlak mengenai berbuat baik dan jujur responden juga menyisipkan materi yang diajarkan pada anaknya untuk selalu ikhlas dalam mengerjakan segala hal.

d Qana’ah

Dalam menanamkan nilai akhlak pada keluarga TKI responden juga harus memberi pengertian dan pelajaran mengenai qana’ah atau menerima apa adanya. Responden memberi pengertian mengenai keadaan keluarganya kalau orang tua mereka untuk saat ini tidak bisa hidup bersama-sama.

e Kesediaan untuk bertanggung jawab

Yang dimaksud dengan kesediaan untuk bertanggung jawab disini adalah responden menanamkan pada anak-anak mereka untuk selalu bertanggung jawab agar menjadi anak yang berkepribadian baik.

Keseluruhan conten materi yang diberikan oleh keluarga TKI mengenai materi akhlak yang tidak lepas dari ajaran agama islam yang ada di Alqur’an untuk melaksanakan sholat, ngaji, dan hal lain yang agama islam anjurkan, karena penduduk desa Pucakwangi 100% memeluk agama islam.

2. Metode Penanaman nilai akhlak a. Metode Teladan

i

Para responden sering menggunakan metode teladan karena metode ini dianggap paling sederhana akan tetapi memiliki dampak yang sangat cepat. Pada usia ini anak akan cepat meniru tingkah laku dari orang tuanya dan orang-orang yang dianggap benar. Dengan memberi teladan yang positif responden berharap agar anaknya mampu menirunya, karena anak mempunyai sifat imitatife atau sifat yang suka meniru dari orang tuanya b. Metode Pembiasaan diri dan pengalaman

Selain menggunakan teladan responden juga menggunakan metode pembiasaan diri dan pengalaman, karena metode pembiasaan diri dan pengalaman ini merupakan metode yang efektif dalam menanamkan akhlak anak, pembiasaan yang dilakukan oleh orang tua tunggal sementara karena ditinggal pasangannya bekerja menjadi TKI terhadap anak-anaknya akan menjadi mudah bagi anak tersebut untuk melakukan apa yang biasa dilakukan.

c. Metode Nasihat

Dari banyak kejadian yang dilakukan oleh anak yang menyimpang atau dianggap negatif oleh orang tuanya misalnya menjaili temannya sampai menangis bahkan bisa berkelahi karena masalah sepele di sekolahnya orang tua bisa memberi nasihat kepada anaknya untuk tidak mengulangi perbuatannya itu karena itu tidak baik.

i d. Metode Hukuman

Apabila metode nasihat tidak berhasil responden biasanya menggunakan metode hukuman agar anak bisa kapok dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan itu.

3. Kendala dan pemecahannya yang dihadapi dalam keluarga TKI (Tenaga Kerja Indonesia)

a Kurangnya motivasi belajar anak.

Orang tua yang kurang memberikan motivasi yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mendidik anaknya serta sedikitnya waktu sehingga anak harus bisa memahami keadaan keluarganya.

Kondisi keluarga yang kurang mendukung untuk masalah perkembangan akhlak anak membuat para responden merasa berat kalau harus bekerja sendirian tanpa bantuan dari orang lain untuk ikut berperan dalam perkembangan anaknya. Solusi yang biasanya responden gunakan untuk memecahkan kendala-kendala yang dihadapi adalah dengan meminta bantuan saudaranya untuk ikut serta dalam mendidik akhlak anaknya. b Pengasuhan anak selama ditinggal bapak/ibu menjadi TKI (Tenaga Kerja

Indonesia)

Para responden memilih untuk meminta bantuan kepada saudaranya untuk mendidik anaknya dan menjaganya saat responden bekerja yang secara otomatis tidak bisa menjaga buah hatinya.

i

a. Orang tua membatasi kebebasan terhadap anak, sehingga dalam bertingkah laku sehari-hari tidak menyimpang terhadap norma.

b. Anak lebih didorong untuk lebih memenuhi kebutuhan spiritualnya dengan cara orang tua memondokkan anaknya ke Pondok Pesantren atau mengaji ditempat-tempat tertentu (Masjid. Mushola, rumah pak ustad, dll).

c. Orang tua banyak mendampingi anak, memberi nasehat, teguran, apabila anak sedang melakukan penyimpangan.

d. Melibatkan anak kedalam keluarga, sehingga peran anak ada dan anak tidak merasa diremehkan.

B. SARAN

Diharapkan studi tentang Metode penanaman nilai akhlak anak pada keluarga TKI di Desa Pucakwangi Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal ini, dapat disempurnakan dengan mengadakan penelitian lebih lanjut dari segi lain, sehingga dapat memberikan gambaran yang lengkap pada penanaman nilai akhlak anak. Di tujukan kepada pihak-pihak sebagai berikut:

1. Pemerintah daerah bersama warga masyarakat diharapkan memperhatikan pendidikan anak terutama penanaman nilai akhlak anak karena anak akan menjadi generasi penerus bangsa.

2. Pelaksanaan penanaman nilai akhlak anak dalam kel;uarga sangat penting, jadi meskipun orang tua sibuk diharapkan bisa mempunyai waktu khusus bagi sang anak untuk pendekatan diri secara langsung dengan anak.

i

Metode penanaman nilai akhlak mengambil tema yang lain agar lebih inovatif sekaligus menambah khasanah wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat. C. PENUTUP

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan, kerahmatan, taufik, serta hidayah-Nya. Sehingga penulis mampu menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan rasa sukur.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi belum mencapai tahap kesempurnaan. Hal ini dikarenakan keterbatasan kemampuan penulis. Oleh karena itu, demi kesempurnaan skripsi ini penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca, semoga dengan kritik dan saran yang pembaca berikan dapat membangun skripsi ini untuk mendekati tahap kesempurnaan.

Penulis juga ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas segala bimbingan, motivasinya dan sumbangsihnya dalam proses penyelesaikan penulisan skripsi ini sehingga mencapai tahap selesai.

Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan para pembaca pada umumnya. Amin.

Dalam dokumen BAB I V (Halaman 90-95)

Dokumen terkait