• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Rencana Penulisan …

1. Jadwal Survey/Observasi

Tabel 1.1

JadwalSurvey/ObservasidanPenyusunanTugasAkhir

No Kegiatan

Mei Juni

II IV I II

1 PengajuanJudul 2 PermohonanIjinRiset

3 PenunjukanDosenPembimbing 4 Pengumpulan Data

5 PenyusunanTugasAkhir 6 BimbinganTugasAkhir

7 PenyelesaianTugasAkhir 8 PengesahanTugasAkhir

2. Rencana Isi

Dalam penyusunan tugas akhir ini, peneliti membuat penelitian secara sistematis untuk mempermudah pemahaman isi tugas akhir yang

disajikan. Pelaporan dibagi dalam empat bab.

BAB I :PENDAHULUAN

Pada bab I pendahuluan diuraikan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, serta rencana penulisan.

BAB II: PT. XXX DI MEDAN

Pada bab II diuraikan tentang PT. xxxWilayah Medan yang mencakup sejarah singkat PT xxx, struktur organisasi dan personalia, pembagian tugas (job description), jaringan usaha, kinerja usaha terkini, serta rencana Usaha.

BABIII: SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PEMBERIAN KREDIT PADA PT. XXX DI MEDAN

Selanjutnya pada bab III diuraikan tentang topik penelitian yang berkaitan dengan pengendalian internal pemberian kredit pada PT. xxx. Bab terakhir adalah penutup. Pada bab ini akan diuraikan kesimpulan dari hasil pembahasan pada bab

sebelumnya serta saran yang dianggap berguna, terutama

direktur sebagai pucuk pimpinan Bank PT xxx dalam

menyusun rencana dan pengambilan keputusan yang tepat di masa yang akan datang.

BAB IV: KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini akan di bahas tentang kesimpulan dan saran dari penulis.

BAB II

PT BANK XXX DI MEDAN

A. Sejarah Ringkas PT. xxx di MEDAN

PT. xxx adalah sebuah institusi bank milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. Dalam struktur manajemen organisasinya, PT. xxx dipimpin oleh seorang Direktur Utama yang saat ini dijabat oleh Gatot Mudiantoro Suwondo.

PT. xxx didirikan oleh Margono Djojohadikusumo, yang merupakan satu dari anggota BPUPKI, lalu mendirikan bank sirkulasi/sentral yang bertanggung jawab menerbitkan dan mengelola mata uang RI. Margono berjasa besar atas perkembangan bisnis atau usaha perbankan di Indonesia.

Karena Margono adalah seorang pionir, maka dia berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis perbankan di Indonesia, menggantikan peranan De Javasche Bank pada era penjajahan.

Ir. Soerachman tidak putus asa dan menghubungi wakil presiden Drs.

Mohammad Hatta yang diketahui banyak menaruh perhatian pada masalah-masalah ekonomi bangsa, dan Hatta menyambut gagasan tersebut. Kedua tokoh ini menyusun rancangan mandate dari pemerintah kepada R.M.

Margono mendirikan sebuah bank. Rencana yang disusun tanggal 16 september 1945 ditandatangani 3 hari kemudian 19 september 1945 oleh presiden Ir. Soekarno dan wakil presiden Drs. Mohammad Hatta.

Didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, PT. xxx menjadi bank pertama milik

negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. Lahir pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, PT. xxx sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia pada tanggal 30 Oktober 1946 dicetak dan diedarkan oleh PT xxx.

Menyusul penunjukan De Javache Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai bank sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peran PT xxx sebagai bank sentral. PT xxx lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan dan diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa pada tahun 1950 dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri. Kantor cabang PT xxx pertama di luar negeri dibuka di Singapura pada tahun 1955.

Pada 1955, Peran PT xxx beralih menjadi bank pembangunan dan kemudian mendapat hak untuk bertindak sebagai bank devisa. Sejalan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status PT xxx beralih menjadi bank umum dengan penetapan secara yuridis melalui Undang-Undang Darurat nomor 2 tahun 1955. Dengan inovasi perbankan yang luas, menimbulkan kepercayaan pemerintah terhadap perusahaan PT xxx. Maka, pada 1968, status hukum PT xxx ditingkatkan ke Persero dengan nama PT xxx.

Peranan PT xxx untuk mendukung perekonomian Indonesia semakin strategis dengan munculnya inisiatif untuk melayani seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke pada tahun 1960-an dengan

memperkenalkan berbagai layanan perbankan seperti Bank Terapung, Bank Keliling, Bank Bocah dan Bank Sarinah. Tujuan utama dari pembentukan Bank Terapung adalah untuk melayani masyarakat yang tinggal di kepulauan seperti di Kepulauan Riau atau daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat seperti Kalimantan. PT xxx juga meluncurkan Bank Keliling, yaitu jasa layanan perbankan di mobil keliling sebagai upaya proaktif untuk mendorong masyarakat menabung.

Sesuai dengan UU No.17 Tahun 1968 sebagai bank umum dengan nama PT xxx 1946, PT xxx bertugas memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Segmentasi nasabah juga telah dibidik PT xxx sejak awal dengan dirintisnya bank yang melayani khusus nasabah wanita yaitu Bank Sarinah di mana seluruh petugas bank adalah perempuan dan Bank Bocah yang memberikan edukasi kepada anak-anak agar memiliki kebiasaan menabung sejak dini. Pelayanan Bank Bocah dilakukan juga oleh anak-anak. Bahkan sejak 1963, PT xxx telah merintis layanan perbankan di perguruan tinggi saat membuka Kantor Kas Pembantu di Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan. Saat ini PT xxx telah memiliki kantor layanan hampir di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta terkemuka di Indonesia.

Dalam masa perjalanannya, PT xxx telah mereposisi identitas korporatnya untuk menyesuaikan dengan pasar keuangan yang dinamis. Identitas pertama sejak PT xxx berdiri berupa lingkaran warna merah dengan tulisan PT xxx 1946 berwarna emas melambangkan persatuan, keberanian, dan patriotisme yang memang merefleksikan semangat PT xxx sebagai bank perjuangan.

Pada tahun 1988, identitas korporat berubah menjadi logo layar kapal &

gelombang untuk merepresentasikan posisi PT xxx sebagai Bank Pemerintah Indonesia yang siap memasuki pasar keuangan dunia dengan memiliki kantor cabang di luar negeri. Gelombang mencerminkan gerak maju PT xxx yang dinamis sebagai bank komersial Negara yang berorientasi pada pasar.

Setelah krisis keuangan melanda Asia tahun 1998 yang mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional, PT xxx melakukan program restrukturisasi termasuk diantaranya melakukan rebranding untuk membangun & memperkuat reputasi PT xxx. Identitas baru ini dengan menempatkan angka ‘46’ di depan kata ‘PT xxx’. Kata ‘PT xxx’ berwarna tosca yang mencerminkan kekuatan, keunikan, dan kekokohan. Sementara angka ‘46’ dalam kotak orange diletakkan secara diagonal untuk menggambarkan PT xxx baru yang modern.

PT xxx kembali mencatat sejarah dengan menjual saham perdananya kepada masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) pada tahun 1996. Dalam sejarah perbankan nasional, PT xxx menjadi bank negara pertama yang go-public.

Bersamaan dengan program divestasi saham pemerintah, PT xxx menerbitkan saham baru pada tahun 2007 dan 2010 melalui Penawaran Umum Terbatas (right issue) dengan memperluas komposisi kepemilikan saham publik menjadi 40%. Dengan meningkatnya kepemilikan publik,

Visi PT xxx

Menjadi bank yang unggul, terkemuka, dan terdepan dalam layanan dan kinerja

Misi PT xxx

Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah, dan selaku mitra pilihan utama

Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor

Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi

Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas

Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik

Pada 2013, PT xxx memposisikan layanannya dalam tingkat yang lebih tinggi. Bank BNI meluncurkan kartu kredit dan kartu ATM/debit bergambar Tim Sepakbola peserta BPL, Chelsea, dengan logo MasterCard. Kartu tersebut dapat diterima oleh fans Chelsea. Bank PT xxx juga meluncurkan layanan trust bagi industri ekspor, termasuk untuk industri minyak dan gas.

Anak perusahaan

PT. xxx saat ini mempunyai 9 anak perusahaan. Mereka adalah sebagai berikut :

PT. xxx Remittance Limited - Hong Kong

PT. Bina Usaha Indonesia

PT. xxx Life

PT. xxx Multi Finance

PT. xxx Nomura Jafco Investment

PT. xxx Nomura Jafco Manajemen Ventura

PT. xxx Nomura Jafco Ventura Satu

PT. xxx Securities

PT. Pembiayaan Artha Negara

PT. Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia

Bank xxx Syariah

Bank Nusa Nasional (telah di-spin off pada 2009)

Pada tahun 2012, Pemerintah Indonesia telah memegang saham PT xxx sebesar 60% dan sisanya 40% dimiliki oleh pemegang saham publik yang datang dari individu, instansi, domestik maupun asing. Dengan visi "Menjadi bank yang unggul, terkemuka dan terdepan dalam layanan dan kinerja", PT xxx telah berhasil menjadi bank terbesar ke-4 di Indonesia bila dilihat dari total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. Hingga akhir tahun 2012 saja, PT xxx telah memiliki total aset sebesar Rp333,3 triliun.

B. Struktur Organisasi dan Personalia

Struktur organisasi adalah komponen-komponen atau susunan organisasi yang saling berkaitan yang menunjukkan kerangka dan perwujudan pola tetap hubungan dari fungsi-fungsi, bagian-bagian, atau posisi, maupun orang-orang yang mempunyai kedudukan, tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang berbeda dalam suatu organisasi. Struktur organisasi Kantor Wilayah Medan

disusun berdasarkan analisa kebutuhan dan kemampuan organisasi, penyempurnaan tugas dan fungsi, dalam rangka mewujudkan instansi BUMN yang menerapkan pola pengelolahan keuangan badan layanan umum yang berprinsip produktivitas, efektivitas, efesiensi. Pengembangan organisasi dan tata kelola setelah PT xxx Kantor Wilayah Medan menjadi badan layanan umum, dibagi sesuai dengan fungsinya. Persyaratan minimal dari para pemimpin PT xxx Wilayah Medan ditata ulang sesuai dengan kondisi organisasi. Berikut ini Gambar Struktur Organisasi :

Gambar II.1 Struktur Organisasi PT. Xxx di Medan Sumber : PT. xxx di Medan

C. Job Description

Berikut ini akan dijelaskan uraian tentang job description PT xxx Kantor Wilayah Medan.

1. CEO Region

BNI Wilayah Medan dipimpin oleh seorang kepala dengan sebutan CEO Region.

Tugas pokok CEO Region adalah:

1. Memimpin dan bertanggung jawab penuh atas atas seluruh aktivitas Kantor Wilayah serta berperan sebagai CEO Wilayah dalam hal pengelolaan bisnis segmen bisnis banking, konsumer & retail, serta &

jaringan dan layanan dan aktifitas supporting bisnis dan operasional di Wilayah.

2. Mempin kordinasi antara unit-unit bisnis, baik yang merupakan organisasi Kantor Wilayah (Kantor Cabang dan Sentra) maupun unit lainnya (Divisi dan Unit) yang mempunyai keterkaitan bisnis di Kantor Wilayah.

3. Memimpin kordinasi dengan Direktur Sektor terkait, serta koordinasi dengan direktur sektor yang mempunyai keterkaitan bisnis di Kantor Wilayah.

4. Bertanggung jawab sepenuhnya atas pelaksanaan fungsi manajemen secara optimal dan berkesinambungan sehingga berjalan dan berfungsi secara efektif.

2. Head of Consumer & Retail

Head of consumer & retail bertugas untuk menbantu Pemimpin Kantor Wilayah (CEO Region) dalam mengkordinasikan dan mengendalikan beberapa fungsi yakni :

1. Membantu CEO Region dalam pelaksanaan visi misi Kantor Wilayah 2. Melaporkan dan bertanggung jawab penuh atas segala aktifitas yang

terkait konsumer & Retail kepada CEO Region maupun kepala Divisi atau unit terkait.

3. Mengkoordinasi aktifitas produk Spesialist yang berkedudukan di Kantor Wilayah untuk optimalisasi pencapaian target bisnis, khususnya segmen CR.

4. Menyusun strategi untuk pencapaian sasaran unit di bawah supervisinya dan menunjang sasaran unit secara keseluruhan.

3. Head of Network & Services

Memberi dukungan dan kepada Pemimpin Kantor Wilayah (CEO Region) dalam mengkordinasi dan mengendalikan :

1. Membantu CEO Region dalam pelaksanaan visi dan misi Kantor Wilayah.

2. Melaksanakan strategi pengelolaan layanan dan operasional di jaringan Kantor Cabang.

3. Memastikan implementasi Corporate Identity khususnya CI 3 dimensipada Kantor Cabang, Kantor Layanan dan Kantor Kas.

4. Memahami dan memastikan pelaksanaan prosedur, tata kerja dan ketentuan terkait aktivitas bisnis dan operasional perbankan di segmen

bisnis segmen.

4. Head of Business Banking

Head of Business Banking memberi dukungan kepada Pemimpin Kantor Wilayah (CEO Region) dalam mengkoordinasikan dan mengendalikan : 1. Membantu CEO Region dalam pelaksanaan visi misi di Kantor Wilayah 2. Memimpin seluruh aktivitas unit kerja dalam rangka peningkatan

kualiatas unti banking di Wilayah agar dapat memberikan kontribusi laba yang optimal bagi BNI.

3. Melaporkan dan bertanggung jawab penuh atas segala aktifitas yang terkait bisnis banking kepada CEO Region maupun Kepada Divisi/Unit terkait.

4. Bertanggung jawab dalam menjaga portofolio dan kolektibilitas nasabah di Sentra Bisnis segmen Bisnis Banking di wilayah agar tetap lancar.

5. Melaporkan dan mengevaluasi kinerja operasional unit supervisinya kepada CEO Region.

6. Mengkoordinir aktifitas Produk Specialist yang berkedudukan di Kantor Wilayah untuk optimalisasi pencapaian target bisnis, khususnya segmen bisnis banking.

5. Business Support Group Head

Memberikan dukungan kepada CEO Region dalam mengkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan dan menyelia fungsi dan aktivitas Hukum,

Anggaran, logistik & Properti, Teknologi serta fungsi dan aktivitas Umum Kantor Wilayah, untuk mendukung fungsi dan aktivitas penunjang di wilayah.

1. Membantu CEO Region dalam pelaksanaan visi dan misi Kantor Wilayah

2. Memberikan layanan konsultasi hukum

3. Mengelola optimalisasi aset dan properti Wilayah dan Cabang/Sentra 4. Melakukan adminitrasi kearsipan

5. Melaksanakan pengamanan properti, kelengkapan dan fasilitas kantor 6. Mengelola sistem pengamanan/penertiban asset Bank BNI

6. Budgeting, Logistics & Property Manager

Dibawah penyelia atasannya, pemipin dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengelolaan anggaran, logostik dan properti Kantor Wilayah sesuai kewenangannya, termaksud melakukan penghitungan dan penetapan pagu Kas Cabang dan pagu kas ATM serta melakukan monitoring secara berkala dan menyampaikan hasil monitoring kepada divisi pengelolaan jaringan/JAL dan divisi terkait lainnya.

1. Mengelola optimalisasi aset dan property Wilayah dan Cabang Sentra 2. Mengelola keperluan logistik Wilayah dan Cabang Sentra yang menjadi

kewanangan kantor wilayah 3. Melakukan adminitrasi kearsipan

4. Mengelola penyusunan RKA, melalui kordinasi dengan seluruh unit kerja di kantor wilayah

5. Mengevaluasi penggunaan keungan dan anggaran wilayah dan cabang 6. Melaksanakan pembukaan dan relokasi dan penutupan outlet.

7. Employee Service 1 Department Head

Dibawah penyeliaan atasannya, memimpin dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan aktifitas pengelolaan adminitrasi keuangan, pengelola logistik, akomodasi dan transportasi, serta pengelolaan adminitrasi umum dan kearsipan untuk Kantor Wilayah.

1. Mengelola masalah kepegawaian

2. Mengelola kebutuhan logistik, akomodasi dan transportasi 3. Mengelola adminitrasi umum dan kearsipan

4. Menindaklanjuti hasil pemerikasaan audit sesuai dengan rencana/saran perbaikan/penyempurnaan yang diberikan auditor, terkait dengan fungsi dan tanggung jawab unit.

8. Divisi Kepatuhan

Adapun tugas dari divisi kepatuhan adalah:

1. Mengeluarkan segala peraturan-peraturan dan pedoman kebijakan.

2. Mengeluarkan prosedur perkreditan konsumen.

D. Jaringan Usaha/Kegiatan

Jaringan usaha PT xxx Kantor Wilayah Medan memiliki beberapa Kantor Cabang yaitu :

1. KCU Balige

KCU Balige memiliki 3 (tiga) outlet yang membantu yakni di daerah

Tarutung, Porsea dan Dolok Sanggul.

2. KCU Banda Aceh

KCU Banda Aceh memiliki 6 (enam) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni unsyiah darusallam, luengbata, teuku umar, peunayong, pasar aceh, sabang.

3. KCU Bireun

KCU Bireun memiliki 1 (satu) outlet yaang membantu pelayanan kantor cabang yakni di takengon.

4. KCU Gunung Sitoli

KCU Gunung Sitoli memiliki 1 (satu) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di teluk dalam.

5. KCU Kabanjahe

KCU Kabanjahe memiliki 2 (dua) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di brastagi dan pasar kabanjahe

6. KCU Kuala Tanjung

KCU Kuala Tanjung memiliki 1 (satu) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di indrapura

7. KCU Langsa

KCU Langsa memiliki 2 (dua) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di kuala simpang dan idi rayeuk

8. KCU Lhokseumawe

KCU lhokseumawe memiliki 3 (tiga) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di PT.PIM lhokseumawe, sukaramai lhokseumawe,

dan di panton labu.

9. KCU Medan

KCU Medan memiliki 25 (dua puluh lima) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di petisah, sisingamangaraja, aksara, tanjung morawa, simpang limun, katamso, unimed, telkom, pln pikitring, sutomo medan, yos sudarso, kesawan, sukaramai, asia, plaza medan fair, pasar sentral, pasar petisah, pasar setia budi, sudirman, ar hakim, pasar baru, tembung, deli tua, stasiun kreta api. Cemara asri.

10. KCU Meulaboh

KCU Meulaboh memiliki 1 (satu) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di blang pidie

11. KCU Padang Sidempuan

KCU Padang Sidempuan memiliki 4 (empat) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di penyabungan, sibuhuan, batang toru, gunung tua

12. KCU Pematang Siantar

KCU Pematang Siantar memiliki 3 (tiga) outlet yang membanti pelayanan kantor cabang yakni di perdagangan, horas, serbelawan

13. KCU Rantau Prapat

KCU Rantau Prapat memiliki 3 (tiga) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di kota pinang, aek kanopan, dan cikampak

14. KCU Sibolga

KCU Sibolga memiliki 1 (satu) outlet yang membantu pelayanan kantor

cabang yakni di pandan 15. KCU Tanjung Balai Asahan

KCU Tanjung Balai Asahan memiliki 2 (dua) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di kisaran dan sei piring

16. KCU Tebing Tinggi

KCU Tebing Tinggi memiliki 2 (dua) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di sei rampah dan perbaungan

17. KCU USU Medan

KCU USU Medan memiliki 19 (sembilan belas) outlet yang membantu pelayanan kantor cabang yakni di binjai, lubuk pakam, tomang elok, biro rektor usu medan, sunggal, setia budi, iskandar muda, citra garden, bumi seroja, stabat, KIM Medan, krakatau, belawan, graha helvetia, marelan, gabion, AH Nasution, Gatot Subroto, Kualanamu.

E. Kinerja usaha terkini

Pada tahun 2014 PT xxx TBK menunjukan kinerja keuangan yang semakin solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 10,8 triliun atau naik 19,1% dari laba bersih tahun 2013 yang sebesar Rp 9,1 triliun. Kenaikan laba bersih ditopang oleh kenaikan sumber pendapatan, baik pendapatan bunga bersih maupun pendapatan non bunga.

Pendapatan bunga bersih PT xxx tahun 2014 naik 17,4% dari Rp 19,1 triliun menjadi Rp 22,4 triliun yang menunjukan kualitas kinerja perkreditan PT xxx dan tetap menjaga net interest margin di level 6,2%, sebelumnya di

tahun 2013 sebesar 6,1%.

Akan halnya PT xxx Wilayah Medan, tahun 2014 membukukan laba bersih dengan kenaikan sebesar 9,65% terhadap laba bersih tahun 2013.

Pendapatan bunga bersih PT xxx Wilayah Medan tahun 2014 tumbuh 7,8%

dari tahun 2013, dimana hal ini di tunjang oleh strategi PT xxx yang berfokus pada penghimpunan dana murah atau CASA (Current Account Saving Account) sehingga di tahun 2014 DPK PT xxx Wilayah Medan tumbuh sebesar 11,11% dari total DPK tersebut komposisinya didominasi oleh dana murah (CASA) sebesar 75%. Pertumbuhan DPK tersebut juga mendorong pertumbuhan transaksi lainnya sehingga pendapatan non bunga PT xxx Wilayah Medan di tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 5,5%.

Pertumbuhan keuangan yang berkesinambungan tersebut tidak hanya bagi PT xxx sendiri, namun juga bagi kinerja perusahaan group untuk mewujudkan visis sebagai PT xxx Financial Services. Konsep layanan terpadu atau PT xxx Financial Services ini mendapat pengakuan internasional pada 29 januari 2015 lalu di kuala lumpur, Malaysia, di mana PT xxx beserta dua anak perusahaannya yaitu PT xxx Life dan PT xxx Securities memperoleh penghargaan untuk 5 katagori dari Alpha Southeast Asia Megazine, masing-masing untuk layanan Trade Finance, Remittance, Cash Management, Kredit Sindikasi terbaik di Asia Tenggara dan Merger & Akuisisi terbaik dengan partner internasional.

PT xxx senantiasa berkomitmen untuk memberi kualitas pelayanan terbaik bagi nasabahnya. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk memperluas akses ke

nasabahnya dengan menambah outlet dan ATM. Selama tahun 2014, PT xxx telah menambah 2.908 mesin ATM menjadi 14.071 ATM. Di lingkup PT xxx Wilayah Medan yang area kerjanya meliputi Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, selama tahun 2014 terdapat penambahan 5 outlet yang terdiri dari 2 Kantor Kas (KK) dan 3 Payment Point. Terdapat tambahan 153 unit ATM sehingga total ATM yang dikelola PT xxx Wilayah Medan sampai dengan Desember 2014 adalah 804 ATM.

Bentuk lain komitmen PT xxx dalam melayani nasabah adalah layanan pembayaran bagi nasabah pembuat paspor menggunakan fasilitas mesin electronic data capture (EDC) yang terpasang di 121 Kantor Imigrasi di indonesia, yang peluncurannya di lakukan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan tanggal 30 Desember 2014. Dengan adanya fasilitas pembayaran paspor melalui EDC, PT xxx menjadi penyedia layanan multi-channel & multi-bank pertama dalam pembayaran paspor di indonesia, yaitu dapat dilayani melalui uang tunai, ATM, Kartu Kredit, dan Kartu Debit.

Terebosan lainnya yang dilakukan oleh PT xxx adalah debgan membangun fasilitas pelayanan inovatif dalam bentuk Outlet peti kemas. Container Outlet ini merupakan container banks yang pertama kali dibuka di indonesia, merupakan salah satu inovasi channel PT xxx yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keleluasaan akses bagi nasabah dalam berinteraksi terutama di lokasi-lokasi yang terbatas ketersediaan gedung atau lahannya, antara lain pelabuhan, bandara dan kawasan industri.

Sebelumnya, PT xxx telah melakuka inovasi berupa pengoperasian ATM

Sepeda Motor. PT xxx menjadi satu-satunya bank di indonesia yang memiliki konsep trsebut di kota-kota besar. Terdapat 2 ATM Sepeda motor yang dikelola oleh PT xxx Wilayah Medan, masing-masing berlokasi di kota Medan (Jl. Gagak Hitam/Ring Road) dan kota banda Aceh, di mana di masing-masing kota tersebut sebelumnya juga telah terdapat ATM Drive Thru dengan jumlah transaksi rata-rata per bulan di atas 10.000 transaksi.

PT xxx merupakan salah satu bank terbesar di indonesia, yang per 31 Desember 2014 memiliki 1.760 outlet yang tersebar di 34 provinsi dan 364

PT xxx merupakan salah satu bank terbesar di indonesia, yang per 31 Desember 2014 memiliki 1.760 outlet yang tersebar di 34 provinsi dan 364

Dokumen terkait