BAB V ANALISA HASIL PENGOLAHAN DATA
5.1.2 Jari-jari Tikungan
Jari-jari tikungan yang digunakan di PT. Allied Indo Coal Jaya bertujuan untuk mengimbangi gaya sentrifugal yang diakibatkan karena kendaran melalui tikungan, Jari-jari tikungan yang real 11 meter
5.1.3. Kemiringan Jalan Pada Tikungan (Superelevasi)
Kemiringan jalan angkut (superevasi) yang digunakan untuk jalan pada tikungan PT. Allied Indo Coal Jaya, yang gunanya untuk melawan gaya sentrifugal yang arahnya menuju keluar jalan yaitu sebesar 0,63m/m
.
5.1.4. Kemiringan Jalan (Grade)
Kemiringan jalan (grade) berhubungan lansung dengan kemampuan alat angkut, baik dalam pengereman maupun dalam mengatasi tanjkan, untuk itu kemiringan jalan sangat harus diperhatikan karena grade jalan yang terlalu tinggi akan mengakibatkan dump truck sulit untuk melaluinya, sewatu di lapangan grade jalan pada PT. Allied Indo Coal Jaya, masih ada di beberapa segmen yang sulit untuk dilalui oleh dump truck yaitu berkisaran antara 13% - 19%.
5.2. Goemetri Jalan Angkut yang Ideal
Geometri jalan angkut yang ideal berdasarkan hasil perhitungan pada pengolahan data untuk geometri jalan diantaranya lebar jalan angkut, jari-jari tikungan, kemiringan jalan pada tikungan (superelevasi), kemiringan jalan (grade), dan ketinggian jalan pada bagian tengah jalan (cross slope), maka dilakukan analisis pengolahan data yaitu:.
5.2.1. Lebar Jalan Angkut.
Lebar jalan angkut berdasarkan pengolahan data yang dilakukan di PT.
Allied Indo Coal Jaya, maka didapatkan hasil lebar jalan angkut minimum yang ideal ialah untuk lebar jalan angkut pada jalan lurus 7,2 meter dan pada jalan belokan 8,61 meter, jadi perlebaran pada jalan angkut berdasarkan perhitungan lebar jalan angkut pada jalan lurus sebesar 1,41 meter dan pada jalan belokan sebesar 1,31 meter, supaya pada saat alat angkut berpapasan tidak ada lagi alat angkut yang berhenti.
5.2.2. Jari-jari tikungan.
Jari-jari tikungan berdasarkan perhitungan dan pengolahan data yang dilakukan di PT. Allied Indo Coal Jaya untuk mengimbangi gaya sentrifugal yang diakibatkan karena kendaran melalui tikungan, jadi jari-jari tikungan yang ideal yaitu 8.8 meter, jadi jari-jari tikungan yang ada saat ini tidak ada masalah.
5.2.3. Kemiringan Jalan Pada Tikungan (Supurelevasi)
Superelevasi berdasarkan perhitungan pada pengolahan data yang telah dilakukan perhitungannya maka kemiringan jalan angkut (superevasi) yang ideal untuk jalan pada tikungan PT. Allied Indo Coal Jaya yang gunanya untuk melawan gaya sentrifugal yang arahnya menuju keluar jalan yaitu sebesar 0.55 m/m, jadi berdasarkan perhitungan yang ideal superelevasi pada tikungan saat ini harus diperkecil sebesar 0,08 m/m.
5.2.4. Kemiringan Jalan (Grade)
Kemiringan jalan (grade) berdasarkan perhitungan ada 2 segmen kemiringan jalan yang telah dilakukan perbaikan karena grade jalan yang terlalu tinggi akan mengakibatkan dump truck sulit untuk melaluinya, setelah melakukan perbaikan grade jalan pada PT. Allied Indo Coal Jaya, maka didapat grade jalan pada segmen 1 sebesar 12%, yang mana beda tinggi yaitu 15,01 meter, panjang datar menjadi 120,3 meter dan pada segmen 2 sebesar 11%, yang mana beda tinggi 8,79 meter, panjang datar menjadi 81 meter.
5.2.5. Cross Slope
Cross slop bertujuan untuk memperlanvar penirisan, apabila turun hujan maka air yang berada pada permukaan jalan angkut mengalir ketepi jalan angkut, sebab iar yang menggenang di permukaan jalan angkut akan membahayakan pada kendaraan yang lewat dan mempercepat kerusankan jalan berdasarkan perhitungan pada pengolahan data untuk angka kemiringan melintang (Cross Slope), maka didapatkan nilai ketinggian jalan bagian tengah yaitu besar 17,2 cm.
5.3. Produktifitas Alat Angkut Sebelum Perbaiakan Jalan
Produktivitas alat angkut dipengaruhi oleh waktu siklusnya. Waktu siklus dump truck terdiri dari waktu pemuatan, waktu pengangkutan, waktu pembongkaran muatan, waktu perjalanan kembali, dan waktu antri:
5.3.1. Faktor Efesiensi Alat Angkut Hino 500 FM, 260 TI
Faktor efesiensi alat dalam pelaksanaan pekerjan dengan menggunakan alat berat terdapat faktor yang mempengaruhi produktifitas alat yaitu efesiensi alat.
Berdasarkan pengolahan data yang dilkukan di PT. Allied Indo Coal Jaya maka jumlah jam efektif 6,72 jam dan jam standby 1,28 jam, didapat hasil sebagai berikut:
1. Kesiapan mekanik (MA) sebesar 100%
2. Penggunaan ketersediaan sebesar 84%
3. Ketersediaan fisik alat sebesar 100%
4. Efesiensi kerja sebesar 84%
5.3.2. Produktifitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti
Produktifitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti berdasarkan hasil perhitungan pengolahan data sebelum melakukan perbaiakan jalan pada PT. Allied Indo Coal Jaya, maka didapat hasil kapasitas produksi persiklus dump truck sebesar 9, 12 m3 dan di dapat produktifitas dump truck sebesar 31,03 bcm/jam.
5.4. Produktifitas Alat Angkut Sesudah Perbaiakan Jalan
Produktivitas alat angkut dipengaruhi oleh waktu siklusnya. Waktu siklus dump truck terdiri dari waktu pemuatan, waktu pengangkutan, waktu pembongkaran muatan, waktu perjalanan kembali, dan waktu antri:
5.4.1. Faktor Efesiensi Alat Angkut Hino 500 FM, 260 TI
Faktor efesiensi alat dalam pelaksanaan pekerjan dengan menggunakan alat berat terdapat faktor yang mempengaruhi produktifitas alat yaitu efesiensi alat.
Berdasarkan pengolahan data yang dilkukan di PT. Allied Indo Coal Jaya maka terlihat peningktan terhadap jam efektif setelah dilakukan perbaikan jalan dibeberapa segmen, terdapat jam efektif sebesar 7,81 jam dan jam standby 0,19 jam, didapat hasil sebagai berikut:
5. Kesiapan mekanik (MA) sebesar 100%
6. Penggunaan ketersediaan sebesar 97%
7. Ketersediaan fisik alat sebesar 100%
8. Efesiensi kerja sebesar 97
5.4.2. Produktifitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti
Produktifitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti berdasarkan hasil perhitungan pengolahan data setelah melakukan perbaikan jalan di PT. Allied Indo Coal Jaya,
maka didapat hasil kapasitas produksi persiklus dump truck sebesar 9, 12 m3 dan produktifitas dump truck menjadi meningkat sebesar 61,41 bcm/jam.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1. KesimpulanDari hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil dari pengamatan geometri jalan operasi produksi didapatkan geometri jalan yang real, Panjang jalan dari front penambangan sampai ke disposal pada PT. Allied Indo Coal Jaya sepanjang 652 meter, banyak jalur yang digunakan adalah 2 jalur, lebar jalan lurus 7,2 meter, lebar jalan belokan 15,8 meter, Jari-Jari tikungan pada tikungan 11 meter, kemiringan jalan pada tikungan (superelevasi) 0,47 m/m, kemiringan jalan 13% - 19%.
2. Berdasarkan hasil perhitungan geometri jalan operasi produksi didapatkan goemetri jalan yang ideal, Panjang jalan dari front penambangan sampai ke disposal PT. Allied Indo Coal Jaya sepanjang 652 meter, jumlah jalur yang digunakan adalah 2 jalur, lebar jalan lurus 8,61 meter, lebar jalan belokan 17,11 meter, Jari-Jari tikungan pada tikungan 8,8 meter, kemiringan jalan pada tikungan (superelevasi) 0,38 m/m kemiringan jalan rata-rata yang akan digunakan 11% - 12% dan kemiringan melintang (cross slope) pada bagian tengah jalan memiliki ketinggian 17,2 cm.
3. Cycle time dump truck adalah 622 detik, kapasitas produksi persiklus sebesar 9,12 m3dan produktivitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti yang berproduksi dari front penambangan ke disposal yaitu sebesar 31,03 bcm/jam
4. Cycle time dump truck setelah dilakukan perbaikan jalan angkut dibeberapa segmen menjadi meningkat yaitu 363 detik, kapasitas produksi persiklus sebesar 9.12 m3 dan produktifitas dump truck Hino 500 FM, 260 Ti yang berproduksi dari front penambangan ke disposal menjadi meningkat yaitu sebesar 61,41 bcm/jam.
6.2. Saran
Adapun saran dari hasil penelitian untuk PT. Allied Indo Coal Jaya yaitu:
1. Agar membuat geometri jalan angkut yang sesuai dengan perhitungan yang telah dihitung agar tidak ada yang menunggu ketika dump truck berpapasan sehingga produksi meningkat (dump truck).
2. Membuat saluran air, agar ketika terjadi hujan lebat tidak ada air yang menggenangi jalan dan mengungari terjadi kecelakaan kerja pada dump truck.
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Ady Winarko, Djuki Sudarmono, dan Akib AbroEvaluasi teknis geometri jalan angkut overburden untuk mencapai target produksi 240.000 BCM/bulan di site project mas lahat PT. Ulima Nitra sumatera selatan, Universitas Sriwijaya, Palembang, 2014.
Aldiyansyah, Jamal Rauf Husain, dan Arif Nurwaskito, Analisis geometri jalan di tambang utara pada PT. IFISHDECO kecamatan tinanggea kabupaten konawe selatan provinsi Sulawesi tenggara, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, (2016).
Ardyan Febrianto, Edy Nursanto, dan Dwi Poetranto, Kajian teknis produksi alat gali-muat dan alat angkut pada pengupasan overburden di tambang batubara PT. Rian Pratama Mandiri kabupaten tanah laur provinsi Kalimantan selatan, Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta, (2016),
Komatsu Spesification and Aplication Handbook Edition 30, 2009.
Made, Suseno,Mekanika Batuan, Jurusan Teknik Pertambangan, ITB, Bandung.
Partanto Prodjosumarto, Pemindahan Tanah Mekanis, Jurusan Teknik Pertambangan, ITB, Bandung, 1996.
Riko Ervil, Tri Ernita, Nofriadiman, dan Meldia Fitri Buku Panduan Penulisan dan Ujian Skripsi STTIND Padang, Padang, 2016.
Rudy Azwari, Evaluasi Jalan Angkut dari Front Tambang Batubara Menuju Stockpile Bolck B pada Penambangan Batubara di PT. Minemex Indonesia, Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sorolangun Provinsi Jambi, Universitas Islam Bandung.
Thoni Riyanto, Agus Triantoro, Riswan, dan Yosua Dinata Olla, Evaluasi Jalan Tambang Berdasarkan Geometri dan Daya Dukung pada Lapisan Tanah Dasar Pit Tutupan Area HIGHWALL PT. Pama Indo Mining, Universitas Lambang Mangkurat, 2016.
Yanto Indonesianto, Pemindahan Tanah Mekanis, UPN “Veteran” Yogyakarta, 2005.
Zulikifli Sayuti, Busthan Azikin, dan Adi Tonggiroh, Kajian Teknis Geometri Jalan Angkut Tambang Dan Rencana Pembuatan Saluran Di Tepi Jalan Angkut Tambang, Universitas Hasanuddin, 2013
Lampiran 1. Spesifikasi Alat.
Lanjutan lampiran 1
Lampiran 2. Dokumentasi Lapangan
Gambar kodisi tanggul pengaman yang kurang dari standar
Gambar kondisi jalan pada tanjakan
Lanjutan lampiran 2.
Gambar kondisi Dumptruck sedang menunggu di front penambangan
Gambar tidak ada parit di sepanjang jalan Produksi
Lanjutan lampiran 2.
Gambar motor greder sedang membersihkan jalan
Gambar pada saat dump truck loading
Lanjutan lampiran 2.
Gambar pada saat dump truck dumping
Gambar kondisi pada saat jalan tergeng air
Lanjutan lampiran 2.
Gambar kondisi jalan lurus
Gambar pengukuran grade jalan
Lanjutan lampiran 2.
Gambar mengukur beda tinggi jalan tanjakan
Gambar pengukuran lebar jalan lurus
Lanjutan lampiran 2
Gambar pengukuran jalan tikungan
Lampiran 3. Produksi OB
Lampiran 4. Peta Lokasi Tambang Terbuka
Lampiran 5. Peta Situasi Tambang Terbuka
Lampiran 6. Cycle Time Dump Truck Sebelum Perbaikan Jalan
No Manufer isi Loading Pergi Manufer Dumping Pulang Waktu Cycle Detik Detik Detik Pergi
(D) Detik Detik Tunggu(D) Time (D) 1 0:00:33 0:00:50 0:03:42 0:00:03 0:00:09 0:02:00 0:02:10 0:09:27 2 0:00:14 0:00:58 0:04:17 0:00:08 0:00:11 0:01:00 0:02:27 0:09:15 3 0:00:21 0:00:45 0:04:23 0:00:08 0:00:07 0:01:00 0:02:32 0:09:16 4 0:00:24 0:00:57 0:04:27 0:00:10 0:00:17 0:02:03 0:02:10 0:10:28 5 0:00:06 0:00:52 0:03:50 0:00:14 0:00:14 0:01:05 0:02:38 0:08:59 6 0:00:12 0:01:11 0:04:08 0:00:15 0:00:14 0:02:08 0:03:15 0:11:23 7 0:00:08 0:01:01 0:04:35 0:00:11 0:00:25 0:02:04 0:02:05 0:10:29 8 0:00:18 0:01:00 0:03:52 0:00:13 0:00:16 0:02:14 0:02:30 0:10:23 9 0:00:18 0:01:12 0:03:38 0:00:22 0:00:13 0:02:08 0:03:00 0:10:51 10 0:00:17 0:00:24 0:05:15 0:00:14 0:00:12 0:02:08 0:02:18 0:10:48 11 0:00:14 0:01:11 0:05:30 0:00:18 0:00:13 0:02:01 0:02:37 0:12:04 12 0:00:18 0:01:03 0:05:01 0:00:06 0:00:08 0:01:09 0:02:10 0:09:55 13 0:00:21 0:00:58 0:04:25 0:00:05 0:00:10 0:01:04 0:02:27 0:09:30 14 0:00:32 0:00:27 0:03:18 0:00:20 0:00:28 0:02:12 0:02:37 0:09:54 15 0:00:40 0:01:19 0:05:23 0:00:08 0:00:28 0:01:20 0:02:07 0:11:25 16 0:00:41 0:00:19 0:05:25 0:00:30 0:00:10 0:01:20 0:02:20 0:10:45 17 0:00:31 0:01:20 0:04:42 0:00:12 0:00:15 0:01:02 0:03:33 0:11:35 18 0:00:38 0:00:22 0:05:02 0:00:17 0:00:19 0:01:04 0:02:20 0:10:02 19 0:00:29 0:00:23 0:04:25 0:00:10 0:00:19 0:01:59 0:02:17 0:10:02
Lanjutan lampiran 6.
No Manufer isi Loading Pergi Manufer Dumping Pulang Waktu Cycle Detik Detik Detik Pergi
(D) Detik Detik Tunggu(D) Time (D) 20 0:00:47 0:00:25 0:04:35 0:00:25 0:00:25 0:02:01 0:02:25 0:11:03 21 0:00:36 0:00:23 0:04:42 0:00:24 0:00:07 0:01:02 0:02:27 0:09:41 22 0:00:36 0:00:24 0:03:38 0:00:19 0:00:13 0:01:06 0:02:07 0:08:23 23 0:00:12 0:00:54 0:04:38 0:00:36 0:00:19 0:01:59 0:02:27 0:11:05 24 0:00:23 0:00:59 0:04:00 0:00:20 0:00:19 0:02:01 0:03:53 0:11:55 25 0:00:27 0:01:02 0:03:33 0:00:18 0:00:13 0:02:00 0:02:57 0:10:30 26 0:00:50 0:01:10 0:04:45 0:00:10 0:00:20 0:02:03 0:02:43 0:12:01 27 0:00:28 0:00:56 0:03:38 0:00:29 0:00:24 0:01:59 0:02:20 0:10:14 28 0:00:36 0:00:24 0:03:00 0:00:24 0:00:16 0:02:00 0:04:25 0:11:05 29 0:00:14 0:00:54 0:04:01 0:00:29 0:00:18 0:02:00 0:02:02 0:09:58 30 0:00:33 0:01:08 0:03:06 0:00:35 0:00:10 0:01:58 0:01:17 0:08:47 Jumlah 0:12:57 0:25:11 2:08:54 0:08:33 0:07:52 0:51:10 1:16:36 5:11:13 Rata-rata 0:00:26 0:00:50 0:04:18 0:00:17 0:00:16 0:01:42 0:02:33 0:10:22
Lampiran 7. Grade jalan sesudah diperbaiki.
1. Segmen satu
Gambar penampang segmen satu pada PT. Allied Indo Coal Jaya.
Pada bagian satu pengukuran memiliki ketinggian 15,01 meter, panjang datar sebelum perbaikan 78,23 meter, panjang sisi miring 79,75 meter, panjang datar sesudah melakukan perbaikan 120,3 meter dan panjang sisi miring ssesudah melakukan perbaikan 121,23 meter.
2. Segmen dua
Gambar penampang segmen dua pada PT. Allied Indo Coal Jaya.
Pada bagian satu pengukuran memiliki ketinggian 8,79 meter, panjang datar sebelum perbaikan 67,26 meter, panjang sisi miring 67,83 meter, panjang datar sesudah melakukan perbaikan 81 meter dan panjang sisi miring sesudah perbaikan 81,47 meter .
Lampiran 8. Cycle Time Dump Truck Sesudah Perbaikan
No Manufer isi Loading Pergi Manufer Dumping Pulang Waktu Cycle Detik Detik Detik
Pergi (D) Detik Detik Tunggu(D) Time (D) 1 0:00:33 0:00:50 0:02:03 0:00:03 0:00:09 0:02:00 0:00:49 0:05:38 2 0:00:14 0:00:58 0:02:00 0:00:08 0:00:11 0:01:00 0:00:54 0:04:31 3 0:00:21 0:00:45 0:01:34 0:00:08 0:00:07 0:01:00 0:00:20 0:03:55 4 0:00:24 0:00:57 0:01:12 0:00:10 0:00:17 0:02:01 0:00:10 0:05:01 5 0:00:06 0:00:52 0:01:00 0:00:14 0:00:14 0:01:02 0:00:10 0:03:28 6 0:00:12 0:01:01 0:01:12 0:00:15 0:00:14 0:02:08 0:00:08 0:05:02 7 0:00:08 0:01:00 0:02:00 0:00:11 0:00:25 0:02:00 0:00:09 0:05:44 8 0:00:18 0:01:02 0:01:00 0:00:13 0:00:16 0:02:14 0:00:10 0:05:03 9 0:00:18 0:01:03 0:01:12 0:00:22 0:00:13 0:02:08 0:00:24 0:05:16 10 0:00:17 0:00:24 0:01:23 0:00:14 0:00:12 0:02:08 0:00:31 0:04:38 11 0:00:14 0:01:00 0:01:07 0:00:15 0:00:12 0:02:01 0:01:00 0:04:49 12 0:00:18 0:01:09 0:02:00 0:00:06 0:00:08 0:01:03 0:00:23 0:04:44 13 0:00:21 0:00:59 0:02:02 0:00:05 0:00:10 0:01:00 0:00:20 0:04:37 14 0:00:31 0:00:27 0:02:59 0:00:20 0:00:28 0:02:00 0:00:31 0:06:45 15 0:00:40 0:01:19 0:02:00 0:00:08 0:00:28 0:02:03 0:00:16 0:06:38 16 0:00:41 0:00:19 0:02:00 0:00:30 0:00:10 0:02:00 0:00:15 0:05:40 17 0:00:31 0:01:20 0:02:13 0:00:12 0:00:15 0:01:00 0:00:53 0:05:31 18 0:00:38 0:00:22 0:02:00 0:00:17 0:00:19 0:01:00 0:00:34 0:04:36 19 0:00:29 0:00:23 0:02:14 0:00:10 0:00:59 0:01:59 0:00:21 0:06:14
Lanjutan lampiran 8.
No Manufer isi Loading Pergi Manufer Dumping Pulang Waktu Cycle Detik Detik Detik Pergi (D) Detik Detik Tunggu
(D) Time (D) 20 0:00:47 0:00:55 0:04:00 0:00:25 0:00:25 0:02:00 0:01:01 0:08:32 21 0:00:36 0:00:23 0:04:00 0:00:24 0:00:07 0:02:00 0:00:58 0:07:30 22 0:00:36 0:00:24 0:01:19 0:00:19 0:00:13 0:02:03 0:00:20 0:04:54 23 0:00:12 0:00:54 0:03:59 0:00:36 0:00:59 0:02:00 0:00:32 0:08:40 24 0:00:23 0:00:59 0:04:01 0:00:20 0:00:59 0:02:12 0:00:23 0:08:54 25 0:00:57 0:01:02 0:03:20 0:00:18 0:00:13 0:02:01 0:00:31 0:07:51 26 0:00:50 0:01:10 0:03:21 0:00:10 0:00:20 0:02:03 0:00:20 0:07:54 27 0:00:28 0:00:56 0:03:00 0:00:29 0:00:24 0:01:59 0:00:16 0:07:16 28 0:00:36 0:00:24 0:02:59 0:00:24 0:00:16 0:02:01 0:00:21 0:06:40 29 0:00:14 0:00:54 0:04:01 0:00:29 0:00:18 0:02:00 0:00:34 0:07:56 30 0:00:33 0:01:08 0:03:12 0:00:35 0:00:10 0:01:58 0:00:32 0:07:36 Jumlah 0:13:26 0:25:19 1:10:23 0:08:30 0:09:51 0:54:04 0:14:06 3:01:33 Rata-rata 0:00:27 0:00:51 0:02:21 0:00:17 0:00:20 0:01:48 0:00:28 0:06:03
LEMBARAN KONSULTASI
Nama : Edo Pratama Putra
NPM : 12100244270
Program Studi : Teknik Pertambangan
Judul Proposal : Evaluasi Geometri Jalan Produksi Dari Front Penambangan Ke Disposal Terhadap Produktivitas Alat Angkut Hino 500, 260 TI Pada Kegiatan Penambangan Overburdent di Pit Central Timur pada PT. ALLIED INDO COAL JAYA, PARAMBAHAN KEC.TALAWI KOTA SAWAHLUNTO SUMATERA BARAT
No Tanggal Saran/Perbaikan Paraf
1
1. Perbaiki latar belakang (buat dari umum ke khusus)
2. Identifikasi masalah disamakan dengan latar belakang
3. Perbaiki batasan masalah
4. Perbaiki rumusan masalah (buat real dan ideal)
5. Samakan tujuan penelitian dengan rumusan masalah
6. Pada data primer jabarkan lagi data yang diperlukan dalam pengambilan data geometri jalan tambang
7. Perbaiki kerangka konseptual 8. Tambah penelitian sejenis
9. Tambahkan variabel bebas dan terikat pada bab III
10. Teknik pengumpulan data diperbaiki 11. Perbaiki kerangka metodologi penelitian 1. Perbaiki latar belakang
2. Jurnal dimasukan dalam bab II penelitian sejenis di hilangkan
3. Teknik pengumpulan data dibuat detail Lanjut ke pembimbing II
Acc seminar Proposal
No Tanggal Saran/Perbaikan Paraf 1 12 07
-2018 Acc seminar hasil
Pembimbing I
(Rusnoviandi Lubis ST, MM)
LEMBARAN KONSULTASI
Nama : Edo Pratama Putra
NPM : 1210024427019
Program Studi : Teknik Pertambangan
Judul Proposal : Evaluasi Geometri Jalan Produksi Dari Front Penambangan Ke Disposal Terhadap Produktivitas Alat Angkut Hino 500, 260 TI Pada Kegiatan Penambangan Overburdent di Pit Central Timur pada PT. ALLIED INDO COAL JAYA, PARAMBAHAN KEC.TALAWI KOTA SAWAHLUNTO SUMATERA BARAT.
No Tanggal Saran/Perbaikan Paraf
1
1. Pebaiki identifikasi masalah 2. Perbaiki tata tulis
3. Masukan lampiran 1. Perbaiki tata tulis 2. Acc seminar Proposal 1. Perbaiki tata tulis
2. Perbaiki rumusan masalah 3. Perbaiki tujuan Penelitian 4. Acc seminar hasil
1. Pada bab I perbaiki judul penelitian 2. Perbaiki kerangka konseptual 3. Tambahkan Produktifitas sesudah
perbaiakan jalan
4. Rumus cycle time ditambah didalam bab II
5. Acc komprehensif
Pembimbing II
(Ir. Asep Neris B, M. Si, M. Eng)
BIODATA WISUDAWAN
No. Urut :
-Nama : EDO PRATAMA PUTRA
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tempat / Tgl Lahir : Duku / 2 Desember 1994
NPM : 1210024427019
Program Studi : Teknik Pertambangan Tanggal Lulus : 25 Juli 2018
IPK : 2,91
Predikat Lulus : Memuaskan
Judul Skripsi : “Evaluasi Geometri Jalan Produksi Dari Front Ke Disposal Terhadap Produktifitas Alat Angkut Hino 500 FM, 260 Ti Pada Kegiatan Penambangan Overburden Di Pit Central Timur Pada PT. Allied
Indo Coal Jaya,
Parambahan Kec. Talawi, Kota Sawahlunto Sumatera Barat”
Dosen Pembimbing
: 1. Rusnoviandi, ST, MM 2. Ir. Asep Neris B, M.Si,
M.eng
Asal SMTA : SMA Negeri 8 Padang Nama Orang Tua : Muslim
Alamat / Tlp / Hp : Komp. Perumahan Bumi
Kasai Permai, Blok S No 8 Kenagarian Kasang, Kec.
Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman / 082385814640