• Tidak ada hasil yang ditemukan

JEJAK LANGKAH PERUSAHAAN Company Milestone

Dalam dokumen AR HK 2016 Low Res (Halaman 48-50)

Tahun 1960 merupakan tonggak transformasi PT Hutama Karya (Persero) dari perusahaan swasta ‘Hollandsche Beton Maatschappij’ menjadi PN HUTAMA KARYA. PN Hutama Karya telah menghasilkan karya konstruksi yang bernilai sejarah dan monumental seperti Gedung DPR/ MPR RI, Jembatan Ampera dan Monumen Patung Pancoran.

Menandai dimulainya teknologi Beton Pratekan di Indonesia, dimana PN Hutama Karya telah mengenalkan sistem prategang BBRV dari Swiss. Sebagai wujud eksistensi terhadap teknologi ini, PN Hutama Karya membentuk divisi khusus prategang dan mempersembahkan Jembatan Semanggi sebagai suatu karya yang monumental. Pada dekade ini, Hutama Karya berubah status menjadi PT Hutama Karya (Persero).

1960

1970

1980

Mengantisipasi tantangan bisnis konstruksi yang semakin berkembang dan kompetitif PT Hutama Karya (Persero) telah melakukan terobosan dengan diversifikasi usaha dengan mendirikan Unit Bisnis Hakapole yaitu Pabrik Tiang Penerangan Jalan Umum berbagai type dari baja bersegi delapan (Oktagonal) dan melakukan ekspansi usaha di luar negeri serta awal inovasi teknologi dengan ditemukannya LPBH-80 ’SOSROBAHU’ (Landasan Putar Bebas Hambatan) oleh Dr. Ir. Tjokorda Raka Sukawati.

Pada tahun 2015, Perseroan mendapatkan tambahan penugasan pembangunan Jalan Tol Sumatera sebanyak 24 ruas. Penugasan tersebut disahkan melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No. 117 tahun 2015 tanggal 22 Oktober 2015 sebagai revisi atas Perpres No. 100 tahun 2014.

Penawaran dan penerbitan obligasi sebesar Rp1Triliun melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2016 sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan Hutama Karya (“PUB”) senilai total Rp. 6,5 triliun.

2015

2016

1960 is a milestone in the transformation of PT Hutama Karya (Persero) from a private company “Hollandsche Beton Maatshappij” into PN HUTAMA KARYA. PN Hutama Karya has produced historical and monumental valuable construction works such as the DPR/ MPR RI (House of Representative/ People’s Consultative Assembly) building, Ampera Bridge and Pancoran Statue Monument.

Marking the beginning of pre Press Concrete technology in Indonesia, PN Hutama Karya has introduced the system of BBRV prestressed from Switzerland. As a form of an existence of this technology, PN Hutama Karya formed a special prestressed Division presents Semanggi Bridge as a monumental work. In this decade, Hutama Karya changed its status to PT Hutama Karya (Persero).

Anticipating the challenges of a growing construction business and competitive, PT Hutama Karya (Persero) has made a breakthrough with diversiication by setting up the Hakapole Business Unit, that is the factory of Street Lighting Poles with various types of octagonal steels and expands its business to overseas as well as technological innovation with the initial discovery of LPBH-80 ‘SOSROBAHU’ (Expressway Play Platform) by Dr. Ir. Tjokorda Raka Sukawati.

In 2015, the Company acquired additional Trans-Sumatera Toll Road development projects to develop 24 roads. The appointment of the contractor is ratiied through the issuance of the Presidential Regulation (Perpres) No. 117 of 2015 dated October 22, 2015 as a revision of the Presidential Regulation No. 100 of 2014.

Bonds offering and issuance valued Rp1 trillion in Hutama Karya Self-Registration Bonds I Phase I of 2016 as part of Hutama Karya Self-Registration Bonds Public Offering (“PUB”) with total value of Rp6.5 trillion.

1990

Sejalan dengan pengembangan inovasi yang terus menerus dan mengikuti kemajuan teknologi konstruksi yang berkembang pesat, PT Hutama Karya (Persero) telah mampu menghasilkan produk dengan teknologi tinggi berupa Jembatan Bentang Panjang (Suspension Cable Bridge, Balanced Cantilever Bridge, Arch Steel Bridge, Cable Stayed). PT Hutama Karya (Persero) telah memenuhi standar internasional dalam hal kualitas, keselamatan kerja dan lingkungan dengan didapatkannya sertifikasi ISO 9002:1994, OHSAS 18001:1999.

2000

Era millenia di mana dinamika ekonomi semakin pesat, PT Hutama Karya (Persero) telah merevitalisasi diri dengan melakukan pengembangan usaha untuk sektor-sektor swasta dengan pembangunan: High Rise Building (Bakrie Tower, Apartemen), infrastruktur (jalan tol). Seiring dengan perkembangan tersebut, kualitas dan mutu tetap menjadi perhatian PT Hutama Karya (Persero). Hal ini terbukti dengan didapatkannya ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007.

Pada tahun 2013, PT Hutama Karya (Persero) menerbitkan obligasi yang menjadikan Perseroan untuk mengikuti segala peraturan yang ada di Pasar Modal. Pada tahun 2014, Hutama Karya mendapatkan penugasan untuk pengelolaan Jalan Tol di Sumatera. Dengan adanya penugasan tersebut, Perseroan berencana bertransformasi menjadi perusahaan pengembang jalan tol yang memiliki bidang usaha lainnya.

Perseroan memasuki industri konstruksi dengan membentuk tiga entitas anak yaitu HK Realtindo, Hakaaston, dan Hakapole. Selain itu Perseroan mulai memasuki EPC dan investasi.

2013 - 2014

2010

In line with the development of continuous innovation and following the progress of construction technology that rapidly evolves, PT Hutama Karya (Persero) has been able to produce a product with high technology: Suspension Cable Bridge, Balanced Cantilever Bridge, Arch Steel Bridge, Cable Stayed. PT Hutama Karya (Persero) proved to meet international standards in terms of quality, safety and the environment by receiving the certiication of ISO 9002:1994, OHSAS 18001:1999.

In the millennia era where economic dynamics grow rapidly, PT Hutama Karya (Persero) has revitalized itself by conducting business development for the private sector with development: High Rise Building (Bakrie Tower, apartments), infrastructure (Toll Road). Along with these developments, the quality remains a concern of PT Hutama Karya (Persero). It proved by the achievement of ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 and OHSAS 18001:2007.

The Company entered the construction industry by establishing three subsidiaries, namely HK Realtindo, Hakaaston, and Hakapole. Besides, the Company began to enter the EPC and investment.

In 2013, PT Hutama Karya (Persero) issued bonds which bound the company to comply with capital market rules. In 2014, Hutama Karya was assigned for the management of toll roads in Sumatera. With the assignment, the company plans to transform into an enterprise developer toll road which has other business sectors.

BIDANG USAHA

Dalam dokumen AR HK 2016 Low Res (Halaman 48-50)

Dokumen terkait