• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis dan Sumber Data

I.4 Tujuan dan Kegunaan Penelitian

3.2 Jenis dan Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1.) Data Primer

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber atau tempat dimana penelitian dilakukan secara langsung (Indriantoro dan Bambang Supeno, 1999:65). Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden.

2.) Data Sekunder

Data sekunder adalah sumber penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara (Indriantoro dan Bambang Supeno, 1999:65). Sebagai suatu penelitian empiris maka data sekunder dalam penelitian ini diperoleh artikel, jurnal, dan penelitian-penelitian terdahulu. 3.3Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini mengambil lokasi pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jawa Tengah. Dipilih Jawa Tengah karena propinsi ini merupakan propinsi nomor

3 (Tiga) setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur yang mempunyai jumlah penduduk yang padat dan memiliki industri yang cukup berkembang yang sangat membutuhkan jasa akuntan publik.

Di samping itu, KAP yang berdomisili di Jawa Tengah sudah cukup representatif untuk menjadi responden penelitian dengan kriteria KAP yang tidak terlalu besar. Dimana penelitian ini akan mengarahkan pada KAP yang berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya.

Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner). Kuesioner adalah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui (Arikunto.1996;139). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu pendahuluan, tahap persiapan penelitian dan tahap pelaksanaan penelitian.

1. Tahap pendahuluan

Pada tahap ini penulis melakukan pencarian informasi tentang KAP yang ada di Jawa Tengah pada Sekretariat IAI KAP Wilayah Jawa Tengah dan selanjutnya dengan surat ijin penelitian dari Dekan Ekonomi UNNES, peneliti mengadakan penelitian pada KAP di Jawa Tengah.

2. Tahap persiapan

Pada tahap ini peneliti mengumpulkan dan mempelajari literatur yang berkaitan dengan masalah penelitian.

Pada tahap ini penelitian dilakukan dengan datang secara langsung ke KAP di Jawa Tengah dan melakukan penyebaran kuesioner pada para auditor, untuk memperoleh data penelitian yang diperlukan dalam penelitian ini. Setelah data diperoleh langkah berikutnya adalah melakukan analisis data. 3.4Populasi dan Sampel

1.) Populasi

Populasi adalah keseluruhan obyek penelitian (Arikunto,1998:115). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akuntan publik yang terdaftar dan bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jawa Tengah.

Tabel 3.1 Nama Kantor Akuntan Publik dan Jumlah Auditor

No Nama KAP Jumlah Auditor

1 KAP. Darsono & Budi Cahyo Santoso 20

2 KAP. Didin Afifudin 5

3 KAP. Drs. I Soetikno 10

4 KAP. Irawati Kusumadi 15

5 KAP. Soekamto 8

6 KAP. Drs Sugeng Pamudji 13

7 KAP. Drs. Tahrir Hidayat 5

8 KAP. Drs. Y. Darriyono Prajitno 5 9 KAP. Ngurah Arya & Rekan 17

10 KAP. Yulianti, SE, BAP 15

11 KAP. Benny Gunawan 8

12 KAP. Harjati 10

13 KAP. Drs.Supriyanto, Auditor, Tax And Managment 10

14 KAP. Hadori dan Rekan 9

15 KAP. Hananta Budianto dan Rekan 10 16 KAP. Bayudi Watu dan Rekan 9

17 KAP. Suhartati dan Rekan 8

18 KAP. Leonard Mulya dan Rekan 56 19 KAP. Ruchendi, Mardjito & Rushadi 5

20 KAP. Busroni dan Payamta 7

21 KAP. Rachmad Wahyudi 8

22 KAP. Drs. Soemantri S 13

23 KAP. Wartono 12

24 KAP. Oetoet Wibowo 5

Total 283

2.) Sampel

Sampel adalah sebagian/wakil populasi yang akan diteliti (Arikunto 1998:117). Sampel yang dipilih dari populasi dianggap mewakili keberadaan populasi.

3.) Teknik Pengambilan Sampel

Dalam penelitian ini sampel diambil dengan metode proportional simple random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dari tiap-tiap sub populasi dengan memperhitungkan besar kecilnya sub-sub populasi tersebut. Formula yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini adalah seperti yang dikemukakan Yamane (1973) dalam Supramono dan Intiyas Utami (2004:56)

n = N Nd² + 1 Keterangan :

n = Jumlah Sampel N = Ukuran Populasi

d = Prosentase kelonggaran ketidaktelitian 10 %

Maka berdasarkan formula di atas diperoleh ukuran sampel : n = 283 283 (0,1) ² + 1 = 283 3,83 = 73,89033943 = 74 auditor

Dari perhitungan di atas didapat jumlah sampel minimal berukuran 74 orang auditor, dan berikut adalah perhitungan proporsi pengambilan sampel.

Tabel 3.2 Proporsi sampel penelitian

No Nama KAP Jumlah

Auditor

Proporsi sampel

Jumlah sampel

1 KAP. Darsono & Budi Cahyo S 20 20 x 74

283 6

2 KAP. Didin Afifudin 5 5 x 74

283 2

3 KAP. Drs. I Soetikno 10 10 x 74

283 3

4 KAP. Irawati Kusumadi 15 15 x 74

283 4

5 KAP. Soekamto 8 8 x 74

283 3

6 KAP. Drs Sugeng Pamudji 13 13 x 74

283 4

7 KAP. Drs. Tahrir Hidayat 5 5 x 74

283 2

8 KAP. Drs. Y. Darriyono Prajitno 5 5 x 74

283 2

9 KAP. Ngurah Arya & Rekan 17 17 x 74

283 6

10 KAP. Yulianti, SE, BAP 15 15 x 74

283 4

11 KAP. Benny Gunawan 8 8 x 74

283 3

12 KAP. Harjati 10 10 x 74

283 3

13 KAP. Drs.Supriyanto 10 10 x 74

283 3

14 KAP. Hadori dan Rekan 9 9 x74

283 3

15 KAP.Hananta Budianto & Rekan 10 10 x 74

283 3

16 KAP. Bayudi Watu dan Rekan 9 9 x 74

283 3

17 KAP. Suhartati dan Rekan 8 8 x 74

283 3

18 KAP. Leonard Mulya dan Rekan 56 56 x 74

283 15

19 KAP. Ruchendi, Mardjito,Rushadi 5 5 x 74

283 2

20 KAP. Busroni dan Payamta 7 7 x 74

283 2

21 KAP. Rachmad Wahyudi 8 8 x 74

283 3

22 KAP. Drs. Soemantri S 13 13 x 74

283 4

23 KAP. Wartono 12 12 x 74

283 3

24 KAP. Oetoet Wibowo 5 5 x 74

283 2

Total 283 74

Dari 24 KAP yang ada di Jawa Tengah yang masih aktif, hanya 17 KAP yang bersedia mengisi kuesioner. Berikut adalah daftar nama KAP yang bersedia dijadikan objek penelitian :

Tabel 3.3 Nama Kantor Akuntan Publik dan Alamat

NO Nama KAP Alamat

1 KAP. Darsono & Budi Cahyo S Jl. Mugas Dalam No. 65 Semarang 2 KAP. Dra. Suhartati & Rekan Jl. Citarum Tengah No.22 Semarang 3 KAP. Drs. I Soetikno Jl. Durian Raya 1B.A3 Perum Durian,

Mediterania Villa Banyumanik 4 KAP. Bayudi Watu & Rekan Jl. Dr. Wahidin No.85 Semarang 5 KAP. Soekamto Jl. Durian Selatan I No.16 Banyumanik 6 KAP. Drs Sugeng Pamudji Jl. Bukit Agung Blok AA No. 1-2,

Perum Pondok Bukit Agung Semarang 7 KAP. Drs. Tahrir Hidayat Jl. Pusponjolo Tengah 1-2 A Semarang 8 KAP.Drs.Y.Darriyono Prajitno Gang Besen No. 60 Semarang

9 KAP. Ngurah Arya & Rekan Jl. Pamularsih Raya No. 16 Semarang 10 KAP. Ruchendi, Mardjito &Rushadi Jl. Beruang Raya No.48 Semarang 11 KAP. Benny Gunawan Jl. Puri Anjasmoro Blok DI/3 Semarang 12 KAP. Hadori & Rekan Jl. Tegalsari Raya No.53 Semarang 13 KAP.Drs.Supriyanto Jl. Puri Anjasmoro EE-3/12A

Puri Arta Plaza Semarang

14 KAP. Wartono Jl. KH. Samanhudi No.121 Surakarta 15 KAP. Busroni & Payamta Jl. Ir. Sutami 25 Surakarta

16 KAP. Drs. Soemantri S Jl. Ki Mangun Sarkoro No.55 Solo 17. KAP. Rachmad Wahyudi Jl.Dr. Cipto Mangunkusumo No.3A

Solo

Sumber : IAI 2006

Dari 17 KAP tersebut masing-masing KAP ternyata hanya bersedia menerima 2-8 kuesioner saja. Berikut ini adalah tabel mengenai distribusi kuesioner pada sampel dari tiap-tiap KAP :

Tabel 3.4 Nama KAP dan Jumlah Sampel

NO Nama KAP Sampel

1 KAP. Darsono & Budi Cahyo Santoso 3 2 KAP. Dra. Suhartati & Rekan 5

3 KAP. Drs. I Soetikno 5

4 KAP. Bayudi Watu & Rekan 8

5 KAP. Soekamto 5

6 KAP. Drs Sugeng Pamudji 5

7 KAP. Drs. Tahrir Hidayat 5

8 KAP. Drs. Y. Darriyono Prajitno 7 9 KAP. Ngurah Arya & Rekan 5 10 KAP. Ruchendi, Mardjito & Rushadi 4

11 KAP. Benny Gunawan 3

12 KAP. Hadori & Rekan 2

13 KAP. Drs.Supriyanto Auditor,Tax and Manajemen 7

14 KAP. Wartono 5

15 KAP. Busroni & Payamta 5

16 KAP. Drs. Soemantri S 6

17 KAP. Rachmad Wahyudi 5

Jumlah 85

Sumber : Data yang Diolah 3.5 Instrumen Penelitian

Konsep dalam penelitian ini meliputi konsep kompetensi dan independensi sebagai variabel bebas, dimana kompetensi diproksikan dalam 2 sub variabel yaitu pengetahuan dan pengalaman. Sedangkan independensi diproksikan kedalam 4 sub variabel yaitu tekanan dari klien, lama hubungan dengan klien, telaah dari rekan audit dan jasa non audit. dan sebagai variabel terikatnya adalah kualitas audit.

Konsep-konsep tersebut diukur dengan menggunakan aras pengukuran interval / skala interval yang memungkinkan penulis untuk memberikan skor untuk setiap jawaban responden. Berikut adalah tabel aras pengukuran interval pada masing-masing variabel.

Tabel. 3.5 Aras Pengukuran Statistik Deskriptif Tiap-Tiap Variabel Variabel Keterangan X1 X2 Y Skor Minimal 1 X 50 = 10 5 1 X 70 = 14 5 1 X 30 = 6 5 Skor Maksimal 5 X 50 = 50 5 5 X 70 = 70 5 5 X 30 = 30 5 Rentang 50 – 10 = 40 70 – 14 = 56 30 – 6 = 24 Panjang Kelas Interval 40 = 8 5 56 = 11,2 5 24 = 4,8 5 Deskripsi 10 – 18 14 – 25,2 6 – 10,8 SangatRendah 18 – 26 25,2 – 36,4 10,8 – 15,6 Rendah 26 – 34 36,4 – 47,6 15,6 – 20,4 Cukup 34 – 42 47,6 – 58,8 20,4 – 25,2 Tinggi Kelas Interval 42 – 50 58,8 – 70,0 25,2 – 30,0 Sangat Tinggi Sumber : Data yang diolah

Adapun metode perskalaannya yaitu dengan cara penunjukan angka atau simbol terhadap kategori jawaban dalam instrumen penelitian (Supramono, 2000:59). Metode persekalaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala

likert 5 poin untuk setiap pernyataan yang diajukan kepada responden.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari penelitian Supriyono (1988) dan Harhinto (2005) dengan beberapa modifikasi berdasarkan Standar Profesi Akuntan Publik (SPAP). Adapun dalam penyebaran kuesioner ini peneliti menghadapi kendala yaitu rendahnya respon dari responden, dimana dari 24 KAP yang masih aktif hanya 17 KAP yang bersedia untuk diteliti itupun dibatasi hanya 2-10 kuesioner saja.

Kuesioner dalam penelitian ini terdiri dari 2 bagian yaitu : 1. Data diri responden

Pada bagian ini berisi beberapa pertanyaan tentang identitas responden. Data demografi tersebut meliputi : Jabatan, lama pengalaman

kerja, keahlian khusus, lama menekuni keahlian tersebut, latar belakang pendidikan, serta gelar profesional lain yang menunjang bidang keahlian. 2. Pernyataan mengenai kompetensi, independensi dan kualitas audit

Pada bagian ini berisi pernyataan pernyataan mengenai kompetensi, independensi dan kualitas audit. Jenis pernyataan adalah tertutup, dimana responden tinggal memberi tanda tick mark (√) pada pilihan jawaban yang telah tersedia.

Adapun setiap jawaban dari pernyataan tersebut telah ditentukan skornya. Berikut tabel penilaian atau skor alternatif dari setiap jenis pernyataan yang akan digunakan dalam penelitian.

Tabel 3.6 Penilaian skor pernyataan

Jenis pernyataan Jenis jawaban Skor

Positif Sangat sesuai (SS) Sesuai (S)

Ragu-ragu Tidak sesuai (TS)

Sangat tidak sesuai (STS)

5 4 3 2 1 Negatif Sangat sesuai (SS)

Sesuai (S) Ragu-ragu Tidak sesuai (TS)

Sangat tidak sesuai (STS)

1 2 3 4 5

Sumber : Data yang diolah

Bentuk pernyataan terbagi atas pernyataan positif dan negatif. Tabel berikut ini menyajikan nomor dari setiap jenis pernyataan yang terdapat dalam instrumen penelitian.

Tabel 3.7 Nomor dari setiap jenis pernyataan Variabel

Penelitian

Sub Variabel Penelitian Jenis Pernyataan Nomer Pernyataan Positif 1,2,3,4,5,6 1. Pengetahuan Negatif - Positif 7,8,10 Kompetensi 2. Pengalaman Negatif 9 Positif 1,2 3.Lama hubungan dengan klien

Negatif 3 Positif -

4. Tekanan dari klien

Negatif 4,5,6,7,8,9 Positif -

5. Telaah dari rekan auditor

Negatif 10,11 Positif 12,14

Independensi

6. Jasa non audit

Negatif 13 Positif 1 Kualitas audit

Negatif 2,3,4,5,6

Sumber : data diolah

Dokumen terkait