• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.5. KWH METER PRABAYAR

3.5.2. Jenis – Jenis KWH Meter Prabayar PLN

Seiring dengan berjalannya waktu dan dengan begitu pesatnya perkembangan teknologi, KWH Meter Prabayar pun semakin disempurnakan untuk dapat meminimalisasi terjadinya Penyalahgunaan pemakaian tenaga listrik. Berikut ini adalah Generasi Meter yang digunakan oleh PT. PLN (PERSERO) :

1. Single Sensing Single Relay 2. Double Sensing Single Relay 3. Double Sensing Double Relay

Gambar 3. 5. Teknis dan Operasonal

3.5.2.1. KWH Meter Prabayar Single Sensing Single Relay

Untuk KWH Meter Prabayar Single Sensing Single Relay ini KWH Meter hanya dilengkapi satu sensor (CT) dan 1 Relay. Oleh karena itu jika terjadi kesalahan dalam pengukuran dan penyambungan maka KWH ini akan mengalami kegagalan dalam membaca arus yang melewatinya.

Gambar 3. 6. Block Diagram KWH Meter Prabayar 1 Fasa

Gambar 3. 7. Diagram Pengawatan Single Sensing Single Relay

3.5.2.2. KWH Meter Prabayar Double Sensing Single Relay

KWH Meter Prabayar Double Sensing Single Relay ini adalah KWH Meter penyempurnaan dari KWH Meter Single Sensing Single Relay. Pada KWH Meter jenis ini perangkat dilengkapi dua sensor (CT) dan 1 Relay. Oleh karena itu jika terjadi kesalahan dalam pengukuran disalah satu CT, maka Pengukuran akan dihitung dengan hasil pengukuran yang paling besar pembacaannya,

Gambar 3. 8. Block Diagram Meter 1 Fasa Prabayar

Gambar 3. 9. Diagram Pengawatan Double Sensing Single Relay

3.5.2.3. KWH Meter Prabayar Double Sensing Double Relay

KWH Meter Prabayar Double Sensing Double Relay ini memiliki dua buah Relay Proteksi dan dua buah CT, jika terjadi kesalahan ukur dalam pengukuran di CT awal, Pengukuran akan dibandingkan dengan hasil pengukuran dari CT kedua, maka pembacaan pun akan semakin lebih akurat, ditambah lagi dengan dua Relay proteksi yang mengamankan Meter ini. Hal ini membuat Meter ini lebih unggul dari yang sebelumnya.

Gambar 3. 10. Block Diagram Meter 1 Fasa Prabayar

Gambar 3. 11. Diagram Pengawatan Meter Double Sensing Double Relay

3.5.2.4. Fungsi Tombol Keypad Pada KWH Meter Prabayar

Fungsi Tombol Keypad pada KWH Meter Prabayar adalah untuk memasukkan perintah yang berbentuk Coding/kode pada KWH Meter yang selanjutnya diproses oleh mikrokontroller yang telah diprogram.

3.5.2.5. Nomor Kode Singkat KWH Meter Prabayar

Berikut adalah Kode singkat Program KWH MeterDigital Prabayar yang dimasukkan melalui Tombol Keypad.

Gambar 3. 12. Tombol Keypad Pada KWH Meter Digital Prabayar

Tabel 3. 1. Nomor Kode Singkat Program KWH Meter Prabayar

3.5.2.6. Fungsi Layar LCD Pada KWH Meter Prabayar

Fungsi Layar LCD Pada KWH Meter Digital Prabayar adalah untuk menampilkan data/output yang telah diproses oleh microcontroller,

Berikut ini adalah Tabel dimana ketika Proses Penginputan Coding/Kode berhasil atau tidak akan tampil seperti data tampilan dibawah ini.

Gambar 3. 13. Tampilan Layar LCD KWH Meter Digital Prabayar

Tabel 3. 2. Tampilan Teks di Layar Tampilan LCD KWH Meter

3.5.2.7. Spesifikasi Teknis Meter Di Pasaran

Spesifikasi dari KWH Meter sangat beragam, Untuk dapat mengetahui Spesifikasi dari KWH Meter yang ada dipasaran sebaiknya kita harus membaca manual book/buku panduan yang ada di dus/box

Tabel 3. 3. Spesifikasi Teknis Meter Di Pasaran

3.5.2.8. Karakteristik Listrik Prabayar

Setiap KWH Meter Prabayar hanya mempunyai satu nomor seri spesifik yang terdiri dari 11 digit. Nomor seri ini yang membedakan antara satu KWH Meter Prabayar dengan lainnya, sehingga pengisian kode token dipastikan tidak akan keliru. Pada KWH Meter Prabayar tersedia layar LCD yang menampilkan antara lain :

 Konsumsi energi (dalam satuan KWH dan Rupiah).

 Sisa energi (dalam KWH, Rupiah dan perkiraan sisa jumlah hari).

 Data historis dari pemakaian energi pelanggan selama 6 bulan terakhir.

Besarnya nilai penggunaan listrik dalam satuan daya, tegangan dan arus listrik secara langsung (live). Gambar 4.5 Contoh KWH Meter Prabayar Setiap KWH Meter Prabayar hanya mempunyai satu nomor seri spesifik yang terdiri dari 11 digit. Nomor seri ini yang membedakan antara satu KWH Meter Prabayar dengan lainnya, sehingga pengisian kode token dipastikan tidak akan keliru. Pada KWH Meter Prabayar tersedia layar LCD yang menampilkan antara lain :

 Konsumsi energi (dalam satuan KWH dan Rupiah).

 Sisa energi (dalam KWH, Rupiah dan perkiraan sisa jumlah hari).

 Data historis dari pemakaian energi pelanggan selama 6 bulan terakhir.

 Besarnya nilai penggunaan listrik dalam satuan daya, tegangan dan arus listrik secara langsung (live).

Selain itu, juga terdapat lampu dan speaker indikator yang memberi isyarat peringatan bila sisa energi telah menipis (dalam bentuk kedipan lampu dan suara). Menggunakan sistem token dalam transaksi pembayaran listrik. Sistem token adalah suatu sistem voucher isi ulang energi listrik yang mengikuti standard transfer specification (STS), yaitu standar/protokol internasional untuk komunikasi data setiap KWH Meter

Prabayar. Angka yang tertulis pada token (terdiri dari 20 digit) merupakan suatu kode informasi yang bila di-input kedalam sistem KWH Meter Prabayar, maka secara otomatis kode tersebut diterjemahkan oleh KWH Meter Prabayar menjadi suatu besaran energi (dalam satuan KWH maupun Rupiah).

 Token bisa dibeli pada tempat tertentu dengan menyebutkan angka nomor seri KWH Meter pelanggan yang bersangkutan. Kode angka yang ditampilkan oleh token tersebut hanya berlaku untuk seri KWH Meter tersebut. Dengan demikian, tidak akan terjadi kesalahan dalam menginput kode token. Pengisian nilai token secara otomatis akan terakumulasi (ditambahkan) dengan sisa nilai token yang ada pada KWH Meter Prabayar sebelumnya.

3.5.2.9. Implementasi Listrik Prabayar

Costumer Information System (CIS) yang ada di Unit-unit Pelayanan juga berfungsi untuk proses administrasi pelanggan listrik Prabayar (disamping pelanggan biasa) serta menggunakan jaringan WAN/LAN yang sudah ada. Sedangkan Server Data Center Listrik Prabayar serta Vending Server ditempatkan di Kantor Distribusi DJBB.

Untuk Software Vending system listrik Prabayar menggunakan Software jadi yang dibuat oleh VendorListrik Prabayar anggota STS dengan kostumisasi sesuai kebutuhan. Penjualan token dilakukan secara Online menggunakan delivery channel Bank (Payment Point Online Bank, ATM, Teller Bank), Kantor Pos atau down line lainnya.

Penjualan token rencananya juga bisa dikembangkan dengan penjualan fisik kartu voucher, sedangkan untuk komunikasinya akan bekerjasama dengan network/provider komunikasi selular. Untuk mengaktivasi voucher kirim SMS ke SMS Center Prabayar berupa Nomor Meter dan Nomor voucher (yang sudah digosok), kemudian akan mendapatkan balasan SMS berupa jumlah KWH yang dibeli, nilai pembelian dan 20 digit Nomor Token pada Ponsel. Kartu Voucher fisik isi ulang bisa diperoleh di toko/supermarket/wartel atau retail lainnya.

Aplikasi Vending system adalah Server dengan Management Vending system yang berlokasi di Kantor Distribusi (ADC) DJBB dan Vending Unit disisi Client yang berlokasi di APJ-APJ. Vending Unit di APJ hanya digunakan untuk Engineering Token/pemeliharaan. Vending sistem dimungkinkan untuk melayani 99 macam golongan Tarif dengan harga tarif yang flat ataupun sesuai keinginan. Pelaksanaan/implementasi Listrik Prabayar secara meluas sebaiknya Golongan/Tarifnya ditetapkan oleh PLN Pusat (sudah terbit) dengan tarif yang lebih menarik/rendah dari pada Tarif regular. Struk token dicetak oleh mesin ATM/Teller/PP Online yang menampilkan data pelanggan, IDPEL atau nomor Meter, nilai rupiah pembelian,jumlah KWH yang dibeli, adminBank/Pos dan Kode Token angka 20 digit. Kode Token ini kemudian dientrykan ke

Gambar 3. 14. Implementasi Listrik Prabayar

keypad KWH Meter Prabayar, token tidak ada kadaluarsa. Hasil penjualan token listrik Prabayar baik berupa KWH jual maupun rupiah pendapatan diakui sebagai penjualan pada bulan berjalan (Sistem cash basis) dan dilaporkan pada bulan berikutnya (TUL III-09) .

Keberhasilan pelaksanaan Listrik Prabayar adalah merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kinerja penurunan tunggakan, penghematan biaya operasional dan meningkatkan arus dana serta merupakan salah satu upaya untuk pelayanan kepada pelanggan dengan memberikan alternatif kemudahan serta mendidik pelanggan untuk turut serta bertanggung jawab terhadap kelangsungan suplai tenaga listrik dengan melakukan penghematan.

Dokumen terkait