BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Manfaat Media Elektronik dalam Proses Pembelajaran
Pattallassang Kab. Gowa.
Prosesbelajarmengajarberlangsungkehadiranmediaelektronikmemp unyaiartiyangcukuppenting.Karenadalamkegiatantersebutketidakjelasanba hanyangdisampaikandapatmembantudenganmenghadirkanmediaelektroni ksebagaiperantara,kerumitanbahanyangakandisampaikankepadaanakdidi kdapatdisederhanakandenganbantuanmedia.Media
elektronikdapatmewakiliapayangkurangmampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu, bahkan keabstrakan bahan dapat dikontritkan dengan kehadiran media elektronik dalam pengajaran.
Guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar semakin hari semakin meningkat peranannya. Seiring dengan kemajuan dalam bidang pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah tersedianya sarana komunikasi yang memadai
dengan terbukanya kesempatan belajar peserta didik melalui berbagai sumber dan media pengajaran.
Hal ini memberikan tantangan kepada setiap guru agar selalu belajar untuk menyesuaika diri terhadap perkembangan tersebut dengan sebaik-baiknya. Di samping itu guru dibekali dengan sejumlah pengetahuan dasar keguruan untuk diterapkannya dalam proses belajar mengajar. Serta selalu intropeksi diri untuk mengembangkan dirinya.
Proses belajar mengajar adalah proses interaksi edukatif (kegiatan bersama yang sifatnya mendidik) antara guru dengan siswa, di mana berlangsungnya proses tranfeling (pengalihan) nilai dengan memanfaatkan secara optimal, selektif dan efektif.
Media elektronik dalam pengajaran dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pelajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi proses hasil belajar yang dicapai.
Mukram yang salah seorang guru agama Islam mengatakan bahwa Manfaat media elektronik dalam proses pembelajaran agama Islam adalah dengan menggunaan media elektronik yang dipilih secara tepat dan berdaya guna dapat membantu siswa dalam hal meningkatkan daya serap mereka terhadap materi pendidikan agama yang di sajikan, lebih memahami terhadap materi pendidikan agama Islam, merangsang cara berfikir mereka.(wawancara tgl 4 Maret 2015,diruangan kelas V )
Penggunaan media elektronik bagi guru agama dapat mengefektifkan dan memfungsionalkan pengunaan alat indra siswa sebanyak mungkin sesuai dengan siswa materi dan pokok bahasa yang
disampaikan. Dengan menggunakan materi yang tepat guna, uraian dan contoh-contoh yang perna dikemukakan makin bertambah jelas.
Pesan-pesan pendidikan agama Islam telah disajikan tadi, mungkin dalam media tadi terdap hal-hal yang baru yang kurang memahami mereka, sehingga guru dapat menjelaskan dengan baik. Bila dikaji secara mendalam media yang digunakan secara tepat dapat merangsang para siswa dengan pesan-pesan pendidikan, siswa yang kritis akan bertanya-tanya dalam dirinya selama media yang ditunjukkan dan sesudah penyajian. Selama penggunaan media elektronik, secara tidak langsung guru agama telah memotivasi seluru siswa untuk terlibat secara efektif dalam proses belajar mengajar. Bahkan jarang peserta didik yang ingin sekali lagi mengikuti dan mengulangi penyajiannya, karena keinginan yang besar untuk memahaminya dengan baik.
Hasil dari penelitian penulis di SD Inpres Timbuseng siswa kelas V menunjukkan bahwa penggunaan manfaat media dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam sangat bermanfaat, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 7
Manfaat Media Eletronik dalam Proses Pembelajan Pendidikan Agama Islam di SD Inpres Timbuseng
No Pertanyaan Ya Tidak Kada
1 Apakah materi pendidikan Agama Islam yang terdapat dalam media elektronik yang di gunakan dapat menarik perhatian anda ?
28 0 13
2 Apakah media elektronik dalam proses pendidikan Agama Islam yang digunakan akan memperjelas pokok bahasa yang disajikan ?
33 0 8
3 Apakah materi pendidikan Agama Islam yang terdapat dalam media elektronik yang di gunakan tersebut memang sangat penting
?
36 0 5
4 Apakah dalam menggunakan media elektronik, materi pendidikan Agama Islam sesuai yang di ajarkan oleh guru ?
33 0 8
5 Apakah media elektronik yang di gunakan dapat membantu peserta didik dalam hal
terhadap materi yang di sajikan?
7 Apakah media elektronik yang digunakan dalam proses belajar mengajar itu dapat membantu para peserta didik melakukan diskusi baik dengan gurunya maupun sesamanya?
33 1 7
8 Apakah materi pendidikan Agama Islam yang di ajarkan tersebut dalam penyajiannya memerlukan media elektronik untuk membantu anda ?
31 0 10
9 Apakah media elektronik yang di gunakan dalam proses pembelajaran Agama Islam dapat membantu memperjelas pengalaman langsung yang perna di alami mereka dalam kehidupan beragama?
31 0 10
10 Apakah materi pendidikan Agama Islam yang di ajarkan guru sesuai dengan kehidupan?
25 0 16
jumlah 306 1 107 414
Presentase 7,49 0,24 2,61 100%
sumber: data: hasil penelitian, tanggal 26 februari 2015
Hasil menunjukkan bahwa jawaban ya : 7,49% ini mengungkapkan bahwa siswa menganggap media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran penddikan agama Islam. Jawaban tidak : 0,24% ini mengungkapkan bahwa media itu sangat kurang bermanfaat bagi siswa.
Sedangkan jawaban kadang-kadang : 2,61% ini menunjukkan bahwa
siswa menganggap kadang bermanfaat dan kadang juga tidak bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam.
Seperti yang di jelaskan di atas bahwa media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran agama Islam dan memper tinggi hasil belajar dan juga akan memperjelas pesan-pesan pendidikan yang disajikan oleh guru dalam proses belajar mengajar berlangsung.
Manfaat media elektronik itu tidak hanya dapat digunakan dalam proses belajar mengajar tetapi juga dilingkungan masyarakat atau kehidupan sehari-hari.
Sesuai hasil wawancara salah satu guru bidang studi pendidikan agama Islam mengatakan bahwa manfaat media elektronik dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam adalah karena dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pengajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapainya, dan juga dapat memberi motivasi dan minat belajar siswa mengenai apa yang terdapat di dalam media elektronik itu, sekaligus mengingat kembali apa yang telah dipelajari.
Berdasarkan hasil dari angket dan wawancara diatas maka dapat ditarik sebuah sebuah kesimpulan bahwa media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam siswa kelas V di SD Inpres Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.
D. Hambatan-Hambatan yang dihadapi guru dalam menggunakan Media elektronik dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas V di SD Inpres Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.
Setiap kegiatan yang dilakukan, baik yang dilakukan secara perorangan maupun yang dilakukan secara berkelompok tentunya mempunyai hambatan yang dihadapi guru dalam menggunakan media elektronik dalam proses pembelajaran pendidikan Agama Islam tidak tersedia dengan baik sehingga sulit untuk dilakukan dengan baik karna kita membutuhkan bantuan baik itu kepada siswa atau guru- guru yang ada disekitar kita.
Hambatan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran agama Islam yang di ungkapkan oleh bapak Mukram, S.PdI dalam wawancara antara lain.;
1. Cara penggunaanya masih terbatas karena tidak semua orang dapat menggunakannya media elektronik tertentu.
2. Karena tidak semua materi pendidikan agama Islam dapat ditampilkan atau diprogramkan dengan menggunakan media elektronik.(wawancara tgl 6 Maret 2015 dikelas V)
Selain dari hambatan tersebut di atas, juga hambatan yang sama dihadapi Hasiah S. di antaranya;
1. Ketidak mampuan untuk mengembangkan media elektronik yang digunakan disebabkan karena penguasaan terhadap karakteristik media elektronik itu sangat kurang.
2. Di dalam menggunakan media elektronik siswa menganggap permainan, sehinggah tujuan yang ingin dicapai tidak sesuai dengan yang dengan yang diharapkan.
Sebagai mana yang di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa.(wawancara tgl 6 Maret 2015 ruangan guru)
hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam prosespembelajaran agama Islam siswa kelas V di SD Inpres Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa antara lain;ketidak mampuan untu mengembangkan media elektronik yang digunakan disebabkan karena karakteristik media elektronik itu sendidi sangat kurang dan tidak semua materi pendidikan agama Islam dapat ditampilkan atau diprogramkan dengan mnggunakan media elektronik.
Dalam proses belajar mengajar berlangsung, tidak semua materi pendidikan agama Islam tidak bisa ditampilkan atau diprogram misalnya;
tuhan, malaikat, akhirat rukun Iman ini. Hanya sebagian saja yang menggunakan media elektronik tergantung materi yang diajarkan.
E. Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Media Pengajaran Elektronik siswa kelas V di SD Inpres Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.
Media pembelajaran merupaka salah satu system yang digunakan dalam meningkatkan proses pembelajaran di sekolah. Dikarenakan media mendukung dan membantu guru mempermuda dalam menyampaikan materi yang akan disampaiakan. Media elektronik dapat mewakili apa yang kurang mampu guru sampaikan ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Dari hasil penelitian menunjukka bahwa media sangat bermanfat dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, sesuai dengan hasil wawancara salah seorang guru bidang study Pendidikan Agama Islamjika dengan menggunakan media dapat terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa karena media dapat memotivasis siswa untuk
tertarik dalam mengikuti dan mencintai pembelajaran Pendidikan agama Islam.
Media pembelajaran dengan menggunakan media elektronik (LCD) terbukti dapat memperjelas dan memperkaya / melengkapi informasi yang diberikan secara verbal, meningkatkan motivasi, menambah variasi penyajian materi, menimbulkan semangat, gairah dan mencegah kebosanan siswa untuk belajar, sehinggah dengan demikian media pembelajaran elektronik (LCD) ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa, ini dilihat dari hasil penelitian dengan menggunakan angket dimana hasil menunjukkan bahwa jawaban ya : 7,49% ini mengungkapkan bahwa siswa menganggap media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam dan jawaban tidak 0,24% ini mengungkapkan bahwa media itu sangat kurang bermanfaat bagi siswa, sedangkan jawaban kadang-kadang : 2,61% ini menunjukkan bahwa siswa menganggap kadang bermanfaat dan kadang juga tidak bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam.
Jadi menurut peneliti media elektronik yang digunakan dalam prosese pembelajaran pendidikan agama Islam itu bermanfaat sebagaimana hasil angket yang dijelaskan diatas, oleh sebab itu guru dalam mengajar harus menggunakan media elektronik karena itu mempermudah guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Disamping itu pula siswa dalam belajar dapat menjadikan pembelajaran pendidikan agama Islam itu sebagai pengalaman mereka, karena mereka
menganggap itu adalah hal baru. Sebagaimana dijelaskan dalam hasil belajar siswa dijelaskan dalam bentuk tabel berikut ini :
Tabel 8 Hasil belajar siswa
No Nis Nama Siswa Nilai
1. 0042056241 Adelia Putri Taris 80 2. 0042056238 Afrimaulida 80
3. 0032944039 Andi Muslimin 83
4. 0037824255 Andita 85
5. 0036715908 Anugrah Yoan Afristacia 88
6. 0042056258 Arsinta Desi 90
7. 0042056257 Aswira Yudi 84
8. 0042056240 Dini Ardianti 81
9. 0042056244 Eka Saputri 91
10. 0042056231 Eka Yuningsih 92
11. 0042056252 Erick Karim 86
12. 0042056236 Firda Samsir 89
13. 0035999702 Heri Riyadi 88
14. 0042056245 Herwanda 85
15. 0033147587 Herwandi 85
16. 0015212336 Iksan Iryamsyah. S 90
17. 0015212317 Kartini 93
18. 0047139713 Nur Hikma 80
19. 0025833766 Reski Nurhaidir 84
20. 0032350094 Surandi 87
21. 0042056248 Taufik Hidayat 86
22. 0042056254 Agung Asis 81
23. 0041477003 Akung Nurhidayat 82
24. 0044532098 Aryo Putra 89
25. 0042056255 Dwi Agus Jaya Putra 90
26. 0042056249 Iis Fadillah 81
27. 0042056232 Kardila Tri Febriana 83
28. 0042056247 Meyla Andini 79
29. 0042056250 Muh. Aswin 85
30. 0042056235 Muh. Fadil 83
31. 0044460561 Muh.Arfan Afriansya 80
32. 0045748355 Muh.Yusuf Rabra 90
33. 0042056234 Mutmainna R 85
34. 0035999701 Nur Annisafitra 81
35. 0042056246 Nurjannah 79
36. 0042056242 Putri Amelia 90
37. 0048250627 Rafizah Rahman 88
38. 0042056259 Rial J. 85
39. 0042056233 Samsul Evan 89
40. 0032350088 Sunaryo 80
41. 0044379587 Yuan Abdullah 87
Jumlah Rata - Rata 85,2
Ini dibuktikan adanya nilai hasil ulangan siswa setelah mempelajari pendidikan agama Islam dengan menggunakan media elektronik (LCD) dari tabel tersebut diatas dapat diketahui bahwa media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran sebagai hasil nilai siswa yang
diperoleh oleh peneliti dalam ulangan harian dimata pelajaran pendidikan agama Islam.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian Fungsi Dan Manfaat Media Elektronik Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas V SD Inpres Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa Maka ditarik kesimpulan bahwa:
1. Berdasarkan hasil wawancara salah seorang guru agama Islam dalam penjelasannya mengatakan bahwa jenis media elektronik yang digunakan dalam proses mengajar di SD inpres timbuseng hanya menggunakan media elektronik alat bantu yaitu lektop dan LCD dimana alat bantu tersebut dapat meransang minat belajar dan cara berfikir siswa kelas V.
2. Berdasarkan hasil wawancara salah seorang guru agama islamdalam penjelasannya mengatakan bahwa manfaat media elektronik dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SD kelas V menggunakan media elektronik yang dipilih secara tepat dan berdaya guna dimana dapat membantu siswa SD dalam hal meningkatkan daya serap mereka terhadap materi pendidikan agama yang disajikan dan lebih memahami terhadap materi serta merangsang cara berfikir siswa dalam belajar.
45
3. Berdasarkan hasil wawancara salah seorang guru agama Islam dalam penjelasannya mengatakan bahwa hambatan-hambatan guru dalam menggunakan media elektronik mengatakan bahwa cara penggunaannya masih terbatas karena tidak semua orang dapat menggunakannya media elektronik tertentu, tidak semua materi pendidikan agama Islam dapat ditampilkan atau diprogramkan dengan menggunakan media elektronik,ketidak mampuan untuk mengembangkan media elektronik yang digunakan disebabkan karena penguasaan terhadap karakteristik media elektronik itu sangat kurang dan didalam menggunakan media elektronik siswa menganggap permainan, sehinggah tujuan yang dicapai tidak sesuai dengan yang diharapkan.
4.Berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui angket pada siswa kelas v didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa jawaban ya:7,49% ini mengungkapkan bahwa siswa menganggap media elektronik sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Jawaban tidak : 0,24% ini mengungkapkan bahwa media itu sangat kurang bermanfaat bagi siswa. Sedangkan jawaban kadang-kadang : 2,61% ini menunjukkan bahwa siswa menganggap kadang bermanfaat dan kadang juga tidak bermanfaat dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam.
B. Implikasi Penelitian
Setelah penelitian mengemukakankesimpulan, maka penulis mengemukaka pula saran-saran sebagai berikut.
Kepada kepala sekolah, agar dapat berusaha meningkatkan alat bantu belajar mengajar, melalui kerjasama berbagai pihak, sehinggah guru dapat mengajar dengan baik dan siswa dapat belajar baik pula.
Kepada guru-guru hendaknya menggunakan media elektronik dengan sebaik-baiknya di dalam memberi materi pelajaran kepada siswa, namun terlebih dahulu harus memperhatikan karakteristik media elektronik yang akan diajarkan agar siswa dapat dengan mudah menganalisa pelajaran yang diberikan guru dengan bantuan media elektronik sehinggah dapat mengcapai tujuan pelajaran yang lebih ditetapkan.
DAFTAR PUSTAKA
Al quranul Karim
Arsyad,Azhar. 2013. Media Pembelajaran. Cetakan 16. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
_____________ 2002.Media Pembelajaran.Cetakan 3. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Arikunto, Suharsimi. 1991. Prosedur Penelitian. Cetakan VIII. Jakarta : Rineka Cipta.
Bengkulu Erwin Tri Pendidikan, faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa, di Akses dari internet. Tanggal 1/1/2015 Bukhari, Ahmad Diposkan. Media Elektronik Di Akses dari Internet pada
tanggal 20 desember 2014.
Daradjat dkk, Zakiah.Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jakarta:Bumu Aksara. 1996.
Departemen Agama RI. AL-Qur‟an dan Terjemahannya. J. Art.Bandung.
Depdiknas. RI. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi III; Cetakan I.
Jakarta: Balai Pustaka.
Eletronik – mu, biogspot.com/ manfaat dan manfaat elektronik dibidang pendidikan, di akses dari internet, sanday, 20 desember, 2014.
Fitzgeral A. E, Dkk, 1981. Dasar-Dasar Eletktro Teknik.Edisi V; Cetakan I.
Jakarta: Erlangga
Hadi, Sutrisno. 1991. Statistik 2. Cetakan X. Yogyakarta : Andi Offset.
Http//id. Wikipedia. Org/Wiki/Pembelajaran ( Di Akses dari Internet pada tanggal 16 desember 2014.
Mardalis,1995 Metodologi Penelitian, suatu Pendekatan Proposal.
Jakarta: Bulan Bintang.
Musthafa Ahmad. 1993. Terjemah Tafsir Al Maragi. Jilid 6: Cetakan Ke-2.
Semarang: PT Karya Toha Putra.
Nasution. 2003. Metode Research (penelitian ilmiah).Jakarta: PT Bumi Aksara.
48
SadimanS.Arief, dkk. 1993. Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Cetakan III. Jakarta:
Raja Grapindo Persada.
______________ 2012.Media Pendidikan.Cetakan ke-16. Jakarta: Raja Grapindo Persada.
Sudjana,Nana dan Rivai,Ahmad. 2001. Media Pengajaran. Cetakan IV.
Bandung: Sinar Baru Algesindo.
_____________ 1995.Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Cetakan III.
Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Winarno, Surachmad. 1973. Dasar dan Teknik Research . Bandung:
CVWarsito.
Daftar Pertanyaan :
1. Apakah materi pendidikan Agama Islam yang terdapat dalam media elektronik yang di gunakan dapat menarik perhatian anda?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
2. Apakah media elektronik dalam proses pendidikan Agama Islam yang di gunakan akan memperjelas poko bahasa yang disajikan?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
3. Apakah materi pendidikan Agama islam yang terdapat dalam media elektronik yang digunakan tersebut memang sangat penting?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
4. Apakah dalam menggunakan media elektronik, materi pendidikan Agama islam sesuai yang diajarkan oleh guru?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
5. Apakah media elektronik yang digunakan dapat membantu peserta didik dalam hal meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pendidikan Agama Islam yang di sajikan?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
6. Apakah media elektronik yang di gunakan dapat lebih mempercepat daya cerna mereka terhadap materi yang di sajikan?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
7. Apakah media elektronik yang digunakan dalam proses belajar mengajar itu dapat membantu para peserta didik melakukan diskusi baik dengan gurunya maupun sesamanya?
A. ya b. tidak
c. kadang-kadang
8. Apakah materi pendidikan Agama Islam yang di ajarkan tersebut dalam penyajiannya memerlukan media elektronik untuk membantu anda?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
9. Apakah media elektronik yang di gunakan dalam proses pembelajaran Agama islam dapat membantu memperjelas pengalaman langsung yang perna di alami mereka dalam kehidupan beragama?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
10. Apakah materi pendidikan Agama Islam yang di ajarkan guru sesuai dengan kehidupan sehari-hari?
a. ya b. tidak
c. kadang-kadang
PERTANYAAN WAWANCARA A. Guru
1. Jenis media elektronik apa yang sering digunakan dalam proses belajar mengajar pada siswa SD Inpres Timbuseng khususnya kelas V (lima)???
2. Menurut pendapat Ibu/Bapak guru, Bagaimana manfaat media elektronik dalam proses pengajaran pada siswa SD Inpres Timbuseng???
3. Hambatan – hambatan apa saja yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaran pada siswa SD kelas V(Lima) khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam???
B. Siswa
1. Jenis media elektronik apa yang digunakan oleh Guru dalam memberikan pengajaran pada siswa SD kelas V(Lima)???
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Satria
Tempat Tanggal Lahir : Koccikang, 14 September 1991
Agama : Islam
Alamat : Dusun Koccikang Desa Timbuseng Kec.
Pattallassang Gowa Nama Orang Tua
1. Ayah : Almarhum Saparuddin, SE.
2. Ibu : Dahliah
Status Dalam Keluarga : Anak kandung dari almarhum Saparuddin dan Dahliah, memiliki jumlah saudara 3 orang dimana saya merupakan anak yang ke dua.
Pendidikan
1. SD Inpres Timbuseng
2. SMP Negeri 1 Bontomarannu 3. SMA Negeri 1 Bontomarannu