KAJIAN PUSTAKA
2.3 Media Pembelajaran
2.3.5 Jenis-Jenis Media Pembelajaran
Media pembelajaran memiliki beberapa jenis diantaranya ada: media cetak, media visual, media audio-visual, dan lain-lain. Menurut Leshin dkk (dalam Hamid, 2020:19) mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi lima jenis, diantaranya:
1. Media berbasis makhluk hidup (baik manusia, hewan maupun tumbuhan), seperti guru, instruktur, tutor, main-peran kegiatan kelompok, field-trip, observasi hewan, observasi tumbuhan d itaman nasional, dan lain sebagainya.
2. Media berbasis cetak, seperti buku panduan, buku latihan, lembar kerja, modul, buletin, majalah ilmiah, komik, catatan harian, poster dan lainnya.
16
3. Media berbasis visual, seperti bagan, grafik, peta, transparansi, slide, dan lain sebagainya.
4. Media berbasis audio-visual, seperti video, film, program slide-tape, televise, youtube.
5. Media berbasis komputer, seperti pembelajaran dengan bantuan komputer interaktif video, hypertext, web-based learning, aplikasi pendukung pembelajaran (seperti GeoGebra, Mathlab, SPSS, Autograph, dan lain sebagainya).
Menurut Sumiati (dalam Asyhari & Silvia, 2016:3) jenis media pembelajaran terdiri atas:
a. Media pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran secara massal atau banyak orang. Contoh: belajar melalui televise atau radio.
b. Media pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran secara individual atau perorangan. Contoh: belajar melalui modul atau buku.
Dari pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis media pembelajaran terdiri dari:
a. Medi berbasis makhluk hidup, seperti guru, observasi hewan, observasi tumbuhan, dan sebagainya.
b. Media cetak, seperti buku, modul, majalah, dan sebagainya.
c. Media visual, seperti foto, peta, lukisan, dan sebagainya.
d. Media audio-visual, seperti film, youtube, video, dan sebagainya.
e. Media berbasis komputer, seperti web-based leraning, aplikasi pendukung pembelajaran dan sebagainya.
17 2.4 Microsoft PowerPoint Interaktif
2.4.1 Pengertian PowerPoint
Powerpoint merupakan media yang digunakan untuk presentasi dilengkapi dengan fitur-fitur unik dan menarik. Menurut Rusman dkk (2013:295) Microsoft Office PowerPoint merupakan program aplikasi presentasi yang popular dan paling banyak digunakan saat ini untuk berbagai kepentingan presentasi, baik pembelajaran, presentasi produk, meeting, seminar, lokakarya dan sebagainya.
Menurut Nurhidayati (dalam Hutahaean, 2020:148) Powerpoint merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan poin-poin pokok dari materi yang kita sampaikan dengan fitur-fitur yang menarik. Menurut Anggraini (dalam Cahyanti, 2018:11) “PowerPoint merupakan program untuk membuat dan mengolah prsentasi interaktif yang menawarkan kemudahan dan banyak digunakan saat ini. Dengan PowerPoint anda dapat membuat lembar kerja presentasi mulai dari membuat slide, memformat teks, mengatur desain presentasi, menambahkan objek audio-video, mengolah transasi slide hingga menggunkan animasi.” Dari pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian PowerPoint merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan materi-materi pokok berupa tulisan, gambar, video, audio dengan fitur-fitur yang menarik.
2.4.2 Microsoft PowerPoint Interaktif
Microsoft PowerPoint Interaktif merupakan berisi slide yang mengandung hyperlink sehingga dapat menimbulkan interaktif didalamnya.
18
Menurut Haerani Wahyu Evi (2017:25) PowerPoint Interaktif merupakan persembahan slide yang disusun secara interaktif dan dalam bentuk menu sehingga mampu menampilkan feedback yang telah deprogram. Menurut Putri & Rezkita (2019:685) Powerpoint dapat dijadikan media pembelajaran interaktif karena di dalamnya terdapat fasilitas pendukung seperti hyperlink, menambah animasi, video, gambar, musik, membuat soal evaluasi melalui Visual Basic for Applications (VBA) dan masih banyak lagi.
Dari pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa Microsoft PowerPoint Interaktif merupakan slide yang disusun secara interaktif dan dalam bentuk menu yang didalam terdapat hyperlink, animasi, video, gambar, musik dan masih banyak lagi.
2.4.3 Manfaat PowerPoint Interaktif
Manfaat powerpoint yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Menurut Muthoharoh (2019:26) Pemanfaatan PowerPoint dapat dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu:
1. Personal Presentation, pada umumnya PowerPoint digunakan untuk presentasi dalam pembelajaran klasik. Seperti proses pembelajaran, kuliah, training, seminar, workshop, dan lain-lain.
2. Stand Alone, pada pola penyajian ini, PowerPoint dapat dirancang khusus untuk pembelajaran individual yang bersifat interaktif, meskipun kadar interaktifnya tidak terlalu tinggi namun PowerPoint mampu menampilkan feedback yang sudah diprogram.
19
3. Web Based, pada pola ini PowerPoint dapat diformat menjadi file web atau (html) sehingga program yang muncul berupa browser yang dapat menampilkan internet. Hal ini ditunjang dengan adanya fasilitas PowerPoint untuk mempublish hasil pekerjaan menjadi web.
Menurut Zain & Pratiwi (2021:78) Media PowerPoint dalam pembelajaran memberikan manfaat yang tinggi terhadap proses pembelajaran seperti meningkatkan pemahaman konsep dan meningkatkan prestasi belajar.
Dari pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa manfaat PowerPoint adalah dapat digunakan dalam presentasi pembelajaran yang dapat meningkatkan konsep pemahaman dan prestasi belajar siswa.
2.4.4 Kelebihan dan Kekurangan PowerPoint Interaktif
Media powerpoint memiliki kelebihan diantaranya yaitu: memiliki tampilan yang menarik, dapat merangsang motivasi belajar siswa. Menurut Amrina dkk (2019:8) Kelebihan media PowerPoint adalah menarik, merangsang siswa untuk belajar, tampilan visual mudah dipahami, memudahkan guru dalam menyampaikan materi, bersifat kondisional, dan praktis.
Menurut Mangkulo (dalam K dkk, 2018:197) “kelebihan PowerPoint adalah memiliki variasi teknik penyajian yang menarik dan tidak membosankan, materi pembelajaran disampaikan secara utuh melalui pointer-pointer materi, praktis (bisa untuk semua ukuran kelas), dapat digunakan berulang-ulang, dan dapat menggabungkan semua unsur media,
20
seperti teks, video, animasi, gambar, grafik, dan suara menjadi satu kesatuan penyajian sehingga dapat mengakomodasi siswa yang memiliki tipe visual, auditif, maupun kinestis.”
Berdasarkan para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa kesimpulan kelebihan powerpoint interaktif, yaitu:
1. Memiliki tampilan visual yang mudah dipahami;
2. Memiliki tampilan yang menarik dan tidak membosankan;
3. Merangsang siswa untuk belajar;
4. Memudahkan guru dalam menyampaikan materi;
5. Dapat menggabungkan semua unsur media;
6. Dapat memotivasi siswa untuk belajar;
7. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Selain memiliki kelebihan, media powerpoint juga memiliki kekurangan, yaitu: dalam proses pembuatan membutuhkan waktu yang lama, tidak semua sekolah memiliki computer dan proyektor. Menurut Nurjanah (2020:43) adapun kekurangan media powerpoint, yaitu:
1. Pengadaannya mahal, dan tidak semua sekolah dapat memiliki, sebab membutuhkan alat lain seperti LCD, Laptop, dan lain-lain.
2. Jika tampilan fisik isi tidak dirancang dengan baik atau hanya merupakan tampilan seperti dibuku teks biasa, pembelajaran melalui media tersebut tidak akan mampu meningkatkan motivasi, perhatian belajar siswa.
21
3. Guru yang tidak memahami aplikasi program komputer tidak dapat merancang pembelajaran lewat media komputer, ia harus bekerja sama dengan ahli komputer, juru kamera, dan teknisi komputer.
Menurut Daryanto (dalam Karlina dkk, 2018:25-26) ada beberapa kelemahan powerpoint diantaranya: membutuhkan guru yang mempunyai keahlian dalam mendesain Microsoft powerpoint, dan membutuhkan sarana dan prasarana yang cukup.
Dari pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa kekurangan dari powerpoint adalah:
1. Tidak semua sekolah memiliki laptop dan proyektor;
2. Membutuhkan keahlian lebih;
3. Pembuatan media membutuhkan waktu yang lama 2.4.5 Perangkat Lunak Yang Digunakan
Microsoft PowerPoint
Menurut Hutahaean (2020:148) Microsoft powerpoint merupakan aplikasi software yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi berupa tulisan, gambar bentuk, foto, aneka warna dan jenis tulisan, fitur hyperlink, audio, video, dan animasi. Media powerpoint dapat digunakan di laptop dan di handphone.
Langkah-Langkah Pembuatan PowerPoint Interaktif 1. Buka aplikasi Microsoft PowerPoint 2016
22
Gambar 2.1 Gambar aplikasi powerpoint 2016
2. Kemudian klik New Balnk Presentation yang terdapat pada tanda panah tersebut.
Gambar 2.2 Tampilan utama saat membuka powerpoint.
23
3. Setelelah di klik, maka akan tampil layar presentasi PowerPoint.
Gambar 2.3 Tampilan layar presentasi PPT
4. Langkah selanjutnya memulai pengerjaan awal yaitu memilih warna background, untuk memilih warna background, Klik Design (tanda panah 1), setelah itu pilih format background (tanda panah 2) untuk memilih berbagai macam warna background PowerPoint.
Gambar 2.4 Format Background powerpoint
5. Setelah memilih warna background, selanjutnya memilih icon untuk mendesain background powerpoint, dengan cara klik insert (tanda panah 1) dan klik pictures (tanda panah 2)
1
2
24
Gambar 2.5 Tampilan Insert
6. Tampilan setelah mengklik pictures, selanjutnya pilih ikon yang akan digunakan untuk mendesain background powerpoint.
Gambar 2.6 Pictures untuk memilih ikon gambar
7. Setelah selesai mendesain background selanjutnya membuat desain tulisan semenarik mungkin. Agar tampilan powerpoint lebih menarik, kita dapat menggunakan shapes untuk membuat tampilan animasi berbagai
1
2
25
macam bentuk. Caranya yaitu: Klik Insert (tanda panah 1), kemudian pilih shapes (tanda panah 2).
Gambar 2.7 Tampilan insert
8. Kemudian pilih model shapes yang anda suka.
Gambar 2.8 Contoh Format yang dipilih
9. Setelah selesai membuat powerpoint, agar powerpoint menjadi interaktif, powerpoint tersebut harus menggunakan hyperlink. Caranya: Klik insert,
1
2
26
kemudian blok yang akan di akan diberi hyperlink (tanda panah 1), selanjutnya klik action (tanda panah 2), lalu klik hyperlink to (tanda panah 3) lalu pilih next slide (tanda panah 4).
Gambar 2.9 Tampilan hyperlink
Agar PowerPoint Interaktif murni hanya bisa diklik pada tombol yang sudah diberi action, maka harus dirubah setingannya, caranya adalah: langkah pertama klik slide show (tanda panah 1), selanjutnya klik set up slide show (tanda panah 2), lalu pilih show type (tanda panah 3), kemudian langkah keempat pilih browsed at a kioks (full screen)
1
2
3
4
27
yang ditunjukkan pada tanda panah no 4 dan langkah yang terakhir klik ok (tanda panah 5).
Gambar 2.10 Tampilan slide show
10. Setelah selesai mendesain slide materi dan mengetik materi pelajaran, kemudian blok yang akan di akan diberi hyperlink dengan cara yang pertama klik insert, lalu klik Action pada tandah panah 1 pada gambar nomor 11, selanjutnya klik hyperlink to pada tandah panah 2 pada gambar nomor 11, lalu pilih slide (tanda panah nomor 4 pada gambar 12) dan pilih
2 1
3
4
5
28
slide berapa yang akan dituju dan klik ok (tanda panah nomor 5 pada gambar 12).
Gambar 2.11 Tampilan hyperlink to slide
Gambar 2.12 Tampilan slide title 1
2
3
4
5
29
11. Langkah selanjutnya yaitu, membuat quis dengan memfungsikan trigger, seperti saat mengklik maka akan muncul jawabannya, caranya adalah langkah pertama, pilih animations yang diinginkan (tanda panah 1), selanjutnya klik animation pane (tanda panah 2) dan langkah yang terakhir klik trigger (panah 3) pilih jawaban soal tersebut dengan pertanyaan soalnya (panah 4), agar saat mengklik soal tersebut jawabannya akan mucul.
Gambar 2.13 Tampilan menggunakan trigger
12. Setelah selesai membuat powerpoint interaktif, maka langkah yang terakhir adalah dengan membuat icon end untuk keluar, caranya adalah:
langkah pertama blok icon end (tanda panah 1), selanjutnya klik insert, lalu langkah berikutnya klik action (tanda panah 2), kemudian pilih 1
v
2
3
4
30
hyperlink to (tanda panah 3) dan langkah terakhir klik end show (tanda panah 4).
Gambar 2.14 Tampilan action settings
Begitu juga cara membuat tanda silang dibeberapa slide agar bisa keluar dari slide trsebut, caranya sama. Yaitu blok tanda silang yang telahdibuat (tanda panah 1), kemudian klik action (tanda panah 2), lalu pilih hyperlink
to (tanda panah 3) dan klik end show (tanda panah 4).
1 2
3
31
Gambar 2.15 Gambar action settings
2.4.6 Pengembangan Media PowerPoint Interaktif Pada Materi Subtema 1 Keberagaman Budaya Bangsaku
2.4.6.1 Tahapan Produksi Media
Menurut Suryani dkk (2018:66) Pada umumnya, rancangan produksi media disusun dalam tiga tahapan, yaitu tahap praproduksi, produksi dan pascaproduksi.
1. Tahap Praproduksi
Pada tahapan ini terdiri dari beberapa langkah yaitu Me-review tujuan pembelajaran, merancang struktur materi yang akan disampaikan, mencari serta membuat gambar-gambar, suara maupun animasi, dan sebelum memproduksi media, tentukanlah terlebih dahulu aplikasi yang akan digunakan.
2. Tahap Produksi
Pada tahap produksi ini yaitu melakukan desain dan pengembangan media.
Pada tahap ini dibutuhkan seni dan kreativitas yang tinggi agar media pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan harapan. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1 2
3
4
32
a) Menentukan software yang akan digunakan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan software berupa microsoft powerpoint.
b) Membuat Story Board. Story Board yaitu gambaran/rancangan awal apa saja yang akan ditampilkan pada setiap halaman dari media pembelajaran yang dibuat.
c) Setelah itu memasukkan materi, gambar, suara, serta animasi sesuai dengan karakteristik siswa ke dalam media pembelajaran yang dikembangkan.
d) Menambahkan efek untuk memperindah tampilan media.
e) Memberikan warna teks yang sesuai dengan background.
3. Tahapan Pascaproduksi
Pada tahap ini, hal yang dilakukan yaitu me-review media yang telah dibuat untuk mengetahui kekurangan dari media yang dikembangkan. Selanjutnya proses editing,validasi dan revisi. Media harus direvisi agar layak digunakan.