BAB III FUNGSI DAN MAKNA KATA BANTU “ の ”
3.1.8 Pengganti Orang atau Benda
a) 高いのも安いのもあります Takai no mo yasui no mo arimasu Yang mahal ada yang murah pun ada.
(Gramatika Bahasa Jepang Modern : 45)
b) ジャカルタへ行くのは Amir さんだけです Jakaruta e iku no wa Amir san desu
Yang pergi kejakarta Cuma Amir saja (Gramatika Bahasa Jepang Modern : 45)
Fungsi kakujoshi ”の” dalam pembahasan kalimat A dan B tidak hanya membahas penggabungan nomina namun dapat digunakan untuk menominakan verba dan adjektiva.Verba atau adjektiva ditambahkan dan diletakkan diantara kata bantu “の”, sehingga kata bantu “の” berfungsi untuk memisahkan verba atau adjektivatersebut untuk menjelaskan verba atau adjektivatersebut maknanya adalah “yang”. Sehingga dalam contoh A dalam kalimatmenjadi “yang mahal ada yang murah pun ada” dan yang B menjadi “yang pergi ke Jakarta hanya Amir saja”
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan
1. Bahasa merupakan alat yang penting dalam melakukan komunikasi dengan orang lain. Berbicara mengenai bahasa, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing, ada yang dikenal dengan istilah partikel atau kata bantu. Dalam bahasa jepang khususnya, istilah kata bantu disebut dengan Joshi.
2. Berdasarkan penggunaannya didalam kalimat bahasa Jepang, Joshi terbagi menjadi 4 bagian yaitu : fukujoshi, kakujoshi, setsuzokujoshi, dan shuujoshi.Dan kata bantu” の ”sendiri adalah salah satu yang termasuk dalam kakujoshi.
3. Ada 8 fungsi kata bantu bantu ”の”,yaitu : 1) Menunjukkan Milik atau Punya
Menggabungkan dua bagian kalimat bagian yang ada sebelum kata bantu “の” menjadi keterangan bagi bagian kalimat yang ada setelah kata bantu “の” dan menekankan “kepemilikan”
2) Menunjukkan Letak atau Tempat
Menggabungkan nomina pada bagian kalimat yang ada sebelum kata bantu ”の” menjadi keterangan bagi nomina yang ada pada bagian kalimat yang ada setelah kata bantu ”の”
3) Menunjukkan Bahwa Nomina Yang Pertama Menerangkan Yang Kedua.
Menunjukkan hubungan “yang menerangkan” dengan “yang diterangkan” maka bagian kata “yang menerangkan” muncul lebih dulu, sedangkan bagian kata “yang diterangkan” muncul pada bagian berikutnya.
4) Menunjukkan Dua Nomina Sebagai Keterangan Tambahan.
Dua nomina yang ditambahkan dan diletakkan kata bantu “ の ” didekatnya, sehingga kata bantu “の” berfungsi untuk memisahkan dua nomina tersebut untuk menjelaskan nomina tersebut
5) Nominalisasibiasa
Untuk menominakan verba, mengubah verba menjadi nomina. Setelah kata kerja bentuk biasa ditambah kata bantu ”の”, kemudian diikuti oleh kata bantu “は”menjadi nominalisasi biasa.
6) Dapat dipakai untuk menyatakan contoh atau perumpamaan
Untuk menggambarkan sesuatu (nomina) dengan yang lainnya. bisa disimpulkan mempunyai makna “seperti”.
7) Dapat dipakai untuk menyatakan sebab-sebab, alasan, atau tujuandilakukannya atau terjadinya sesuatu
Bila nomina ditambahkan dengan kakujoshi ”の” dan kakujoshi “に”
tidak hanya memiliki makna “untuk” namun juga memiliki makna
“karena”.
8) Dapat dipakai untuk menggantikan orang atau benda
Fungsi kakujoshi ”の” dalam pembahasan kalimat A dan B tidak hanya membahas penggabungan nomina namun dapat digunakan untuk menominakan verba dan adjektiva.Verba atau adjektiva ditambahkan dan diletakkan diantara kata bantu “ の ” , sehingga kata bantu
“の”berfungsi untuk memisahkan verba atau adjektiva tersebut untuk menjelaskan verba atau adjektivatersebut maknanya adalah “yang”
4.2 Saran
1. Mengingat pentingnya penggunaan kata bantu ” の ” dalam menyusun kalimat bahasa jepang, maka kita harus lebih aktif dalam mempelajari buku pelajaran yang membahas tentang penggunaan partikel ini dalam bahasa jepang.
2. Untuk menghindari kesalahan dalam menggunakan kata bantu ”の” dalam menyusun kalimat Bahasa Jepang baik itu secara lisan maupun tulisan
kita harus lebih teliti melihat perbedaan fungsi kata bantu ”の” pada saat akan digunakan.
DAFTAR PUSTAKA
Sudjianto. 2003. Gramatika Bahasa Jepang Modern Seri A. Bekasi: Kesaint
Blanc.
Chino, Naoko. 1992. Partikel Penting Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blanc.
Surat Kabar Jakarta Shinbun Hal 7, Hal 11, Hal 12 , 4 Februari 2019
Minna no Nihongo I & II. Surabaya: I‟Mc Center Press.
Sumber Internet diakses pada tanggal 2 Juli 2019 (http://id.wikipedia.org/wiki/Kelas_kata).
(http://kursus-jepang-evergreen.com/index.php/partikel-bahasa-jepang/52-partikel-no)
(https://wkwkjapan.com>tata-bahasa)
(http://shikansakura.blogspot.com/2013/03/partikel-no.html?m=1)
ABSTRAK
Kertas karya ini membahas tentang fungsi dan makna kata bantu”の” dalam Bahasa Jepang.
Bahasa merupakan sarana komunikasi untuk menyampaikan suatu maksud dan tujuan. Ketika kita berbahasa, orang lain dapat mengerti apa maksud, ide, pesan, perasaan dan pendapat yang kita utarakan. Hal itu dikarenakan lawan bicara dapat memahami makna dari pembicaraan tersebut.Lawan bicara bisa menangkap segala yang kita maksud, tiada lain karena memahami makna (imi) yang dituangkan melalui bahasa tersebut. Untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar, kita juga perlu mempelajari tentang bahasa itu sendiri. Berbicara mengenai bahasa sudah pasti berhubungan dengan kalimat. Dalam bahasa Indonesia, penyusunan kalimat yang baik akan menghasilkan bahasa yang mudah untuk dipahami.
Di dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing, ada yang dikenal dengan istilah “kata bantu” untuk menyusun kalimat menjadi lebih baik.Kata bantu adalah sebuah kata yang bila digunakan didalam kalimat agar kalimat itu menjadi lebih baik dan mudah untuk dipahami. Dalam bahasa Jepang ada banyak kata bantu yang digunakan dan istilah kata bantu (partikel) dikenal dengan nama Joshi. Joshi sebagai salah satu unsur penting dalam bahasa Jepang mempunyai berbagai fungsi didalam kalimat. Penempatan Joshi dengan benar menjadi keharusan bagi pembelajar bahasa Jepang karena Joshi yang benar memperjelas
makna di dalam sebuah kalimat. Tugas akhir ini berjudul “Fungsi dan Makna Kata Bantu ”の” Dalam Bahasa Jepang”.
Mengingat bahwa kata bantu dalam bahasa Jepang tidak dapat ditebak atau dicocok-cocokkan begitu saja dalam suatu kalimat, maka penempatan kata bantu dengan benar sangat penting. Karena itu, dalam tugas akhir ini penulis merasa tertarik untuk membahas tentang fungsi dan makna kata bantu dalam kalimat bahasa Jepang. Tetapi karena banyaknya jumlah kata bantu, maka dalam tugas akhir ini penulis hanya akan membahas tentang makna dan fungsi kata bantu ”の”
sebagai kakujoshi.
Fungsi kata bantu ” の ” sebagai kakujoshi ini terbagi menjadi 8 yaitu,kakujoshi ”の” menunjukkan milik: punya, menunjukkan letak atau tempat, menunjukkan bahwa nomina yang pertama menerangkan yang kedua dalam pengertian jenis dan kategorinya, menunjukkan dua nomina sebagai keterangan tambahan, nominalisasi biasa, menyatakan contoh atau perumpamaan, menyatakan sebab, alasan, atau tujuan, pengganti orang atau benda. Dan fungsikata bantu ”の” dalam bahasa Jepang adalah menggabungkan dua bagian kalimat bagian yang ada sebelum kata bantu “の” menjadi keterangan bagi bagian kalimat yang ada setelah kata bantu “の”.