• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jika anda sudah bertekad-bulat MENCOBA main saham

Dalam dokumen Terus Belajar Saham (Halaman 72-115)

Bagaimana Cara Membeli Saham Indonesia

[Pos ini ©2013 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Kalau anda ingin membeli saham-saham perusahaan Indonesia yang sudah go-public, bagaimana caranya? Apakah bisa beli saham tersebut di bank? Atau beli langsung ke perusahaan bersangkutan?

Tidak begitu.

Kalau anda mau membeli saham di Indonesia, anda harus melakukannya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tapi transaksi ini TIDAK BISA anda lakukan sendiri walaupun anda datang langsung ke BEI. Semua transaksi di Bursa Efek Indonesia hanya bisa anda lakukan melalui broker/perantara pedagang saham.

Jadi, langkah pertama untuk membeli saham adalah dengan membuka rekening di perusahaan perantara perdagangan efek saham. Perusahaan ini biasa disebut sekuritas atau broker. (Perhatikan: broker bisa diartikan perusahaannya ataupun orangnya.)

Untuk mengetahui perusahaan broker saham yang ada di kota anda atau di kota terdekat, anda bisa lihat di situs di WWW.IDX.CO.IDdi tab: Anggota Bursa: Anggota Bursa di Kota Anda.

Apa saja syarat membuka rekening saham (dokumen yang diperlukan, minimum deposit awal, biaya transaksi, dll) bisa anda tanyakan langsung ke masing-masing broker. (Mohon jangan tanya saya karena saya bukan broker.)

Pertanyaan berikut anda kemungkinan adalah: Sekuritas/Broker Mana Yang Bagus? Untuk mendapat jawaban pertanyaan ini, silahkan baca pos"Sekuritas/Broker Mana Yang Bagus?"

Perlu anda ketahui bahwa rekening transaksi saham yang disediakan sekuritas saham secara garis besar ada dua macam: full-service atau online-trading. Full-full-service account artinya anda dilayani broker (manusia) via telepon dan anda tidak perlu memasukkan sendiri order jual atau order beli. Online-trading artinya anda tidak dilayani manusia tetapi anda melakukan jual-beli saham sendiri langsung melalui internet di situs broker/sekuritas tersebut.

Untuk melakukan jual-beli saham, anda tidak perlu datang ke perusahaan sekuritas. Anda bisa lakukan via telepon (untuk rekening full-service) atau anda bisa lakukan via internet (untuk rekening online-trading.)

Akhir-akhir ini, rekening saham yang gencar ditawarkan adalah jenis online trading. Kenapa lebih diarahkan ke online-trading?

Pertama, minimum deposit untuk online-trading biasanya jauh di bawah minimum deposit rekening full-service.Untuk rekening full-service, minimum deposit biasanya puluhan juta rupiah. Untuk rekening online-trading, ada perusahaan broker yang menetapkan minimum deposit hanya satu juta rupiah.

Kedua, biaya transaksi online-trading, relatif lebih murah daripada full-service karena perusahaan sekuritas tidak perlu menyediakan pegawai untuk melayani anda bertransaksi.

Kalau anda serius mau main saham, silahkan buka dulu rekening transaksi saham. Setelah membuka rekening dan siap membeli saham, silahkan baca pos"Cara Membeli Saham Untuk Pemula."

1.

Randy Saputra23 Maret 2013 00.09

malam pa, saya baru menemukan blog ini, dan saya merasa informasi yang bapa share sangat berguna bagi saya. Saya tertarik dengan saham namun sampai saat ini belum pernah melakukan trading.

saya ingin bertanya apakah ada semacam account demo jual beli saham di bursa? bila ada di manakan saya dapat memperoleh nya?

terima kasih pa. Balas

Balasan

1.

Iyan23 Maret 2013 09.18

Sepertinya sih ada account "virtual trading" saham, tapi saya sendiri tidak tahu siapa providernya. Maaf. Kalau anda sudah buka rekening online-trading, anda bisa melihat pergerakan "real" harga saham. Lalu Randy bisa melakukan "simulasi" sendiri. Cepat atau lambat, anda harus berhubungan dengan "real" market. Balas

2.

Randy Saputra23 Maret 2013 10.55

pagi pa, kmrn saya sempat memperhatikan saham TKGA, dan saya liat bbrp minggu terakhir ini dia harga nya naik dari 250 ke 930.

tapi kmrn saya liat untuk saham TKGA ini, hanya ada harga untuk table Bid saja, dan tidak penawaran harga pada table offer..

apakah ini berarti tidak ada yang berminat untuk membeli saham tersebut setelah harga saham tersebut naik ke 930?

kalo kita memiliki saham TKGA ini, apakah ini berarti "end of the world"? hehe..

sekadar info, biar bapa ga bingung, saya memiliki account virtual tapi hanya bisa memantau harga sajah, tidak bisa untuk jual beli virtual nya, tapi skrg sudah habis masa pakai nya.. hehe..

Balas Balasan

1.

Kalau ada Bid tapi tidak ada Offer, berarti ada yang mau beli tapi tidak ada yang jual. Situasi ini BULLISH. Sekedar info, TKGA melakukan aksi korporasi RIGHT ISSUE yang perdagangan Right-nya berakhir pada tanggal 21 Maret 2013.

Drpd pake virtual account, mending cepat buka rekening sesungguhnya. Bisa mantau harga, bisa jual-beli. Balas

3.

Hermawan6 April 2013 20.01 Selamat malam, Pak.

Selama ini saya terus belajar tentang saham, dan sedikit demi sedikit ilmu saya bertambah. Tapi sampai saat ini justru saya masih awam dengan yang namanya Forex dan Index Berjangka.

1. Apa sih perbedaan antara investasi di saham, forex, dan Index Berjangka?

2. Apa kelebihan dan kekurangan dari forex dan Index Berjangka dibandingkan dengan saham? Terima kasih sebelumnya.

Balas Balasan

1.

Iyan8 April 2013 09.45

1. Cukup banyak perbedaan investasi saham, forex, dan Indeks Berjangka. Saya sekarang hanya mendalami saham, jadi saya tidak tahu banyak ttg forex dan Indeks Berjangka.

2. Saya tidak punya pengalaman di forex dan Indeks Berjangka, jadi saya tidak kompeten untuk menjawab. Balas

4.

NegeriKu7 April 2013 22.52

malam pak iyan saya mau tanya nih tentang cara order saham masih bingung soalnya. jika kita sudah punya rekening di sekuritas terus nanti kita mau order gmana simulasinya. bedanya akun reguler dan intraday apa ya? kalau kita beli pas sesi 1 terus saya jual di sesi ke 2 apa itu bisa dilakukan di akun reguler pak? terus apa orderannya secepat itu begitu beli dan langsung bisa jual atau harus menunggu berhari hari.

satu lagi pak. cara kita menganalisa candlistik/tehnikal saham dmana pak? apa disetiap sekuritas sudah ada platform seperti di broker forex yang lengkap (metatrader 4)? itu dulu pak terima kasih

Balas Balasan

1.

Iyan8 April 2013 09.57

Kalau anda sudah buka rekening saham, anda akan tahu dengan mudah jawaban pertanyaan anda.

Akun regular dan intraday, setahu saya, diterapkan karena alasa MARGIN dan hanya ada di broker tertentu. Silahkan tanya langsung ke broker masing-masing.

Mengenai mekanisme beli dan jual saham, silahkan baca pos "Pasar Regular, Tunai, Negosiasi di Bursa Saham Indonesia."

http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2012/07/pasar-regular-tunai-negosiasi-bursa.html Setiap sekuritas menyediakan grafik dengan berbagai macam analisa.

Balas

5.

andreasriardi9021 April 2013 19.53

Malam pak,saya Andreas saya ingin skali belajar main saham, saya mw tanya bisa ga kita main saham dgn kondisi kita lgi bekerja sesuai dgn jam kerja jam.8pgi - 5 sore,klo bisa caranya gmna manajnya? Klo ga, kira2 apa yg bisa saya lakukan tuk mengatasinya..

Terima kasih Balas Balasan 1. Iyan22 April 2013 09.26 Andreas,

Kalau anda tidak bisa memantau saham setiap saat, cobalah jadi investor JANGKA PANJANG.

Dengan begini, anda hanya perlu memantau saham sekali dalam beberap hari, atau bahkan beberapa minggu.

Balas

6.

qodarull24 April 2013 06.40 pagi pak...

Saya tertarik untuk belajar saham, dan tentunya ingin melakukannya juga. Tapi, sejauh ini saya belum mengerti caranya.

Sepertinya jadi INVESTOR JANGKA PANJANG sesuai dengan saya pak. Mohon petunjuknya pak. :) Balas

7.

qodarull24 April 2013 06.44 pagi pak...

waah saya salut dengan bapak, terimakasih sudah membuat blog ini.

Saya tertarik untuk belajar saham, dan tentunya ingin melakukannya juga. Tapi, sejauh ini saya belum mengerti caranya.

Sepertinya jadi INVESTOR JANGKA PANJANG sesuai dengan saya pak. Mohon petunjuknya pak. :) Balas

Balasan

1.

Iyan24 April 2013 08.27 Silahkan baca halaman About. Balas

8.

Mufarrihah Shop24 April 2013 13.14

siang pak sy ismail, sy juga tertarik belajar saham kira2 langkah apa dulu pak klw orang baru sprti saya, maksudx spy saya belajar bertahap, misalnya saya sudah pilih brokerx, trus langkah apalagi sy lakukan, tlong pencerahanya Balas

Balasan

1.

Iyan24 April 2013 14.01 Silahkan baca halaman About. Baca semua pos ber-label "Pemula." Balas

9.

agus tina6 Mei 2013 21.00

jadi tertarik sekali utk ikut investasi jangka panjang.. .. Balas

10.

Kusumajati22 Juni 2013 16.26

Sore Pak..terima kasih informasi dan ilmu yang bapak sampaikan di dalam blog ini...saya tertarik untuk bermain saham...memang tahap awal ini saya masih mencari tau sebanyak mungkin informasi mengenai seluk beluk saham, dari tahap paling awal mencari broker, membuka account, sampai menentukan harus membeli saham seperti apa... Balas

Balasan

1.

Iyan22 Juni 2013 18.51

Selamat mencoba. Selalu ingat tiga hal yang paling penting: cut-loss, cut-loss, cut-loss. Balas

11.

Adi Nugroho5 Juli 2013 20.27

Malam pak Iyan. sy mau tanya, misal kita sdh menentukan level cut loss di 700. Hasil pengamatan sesi 1, harga masih baik baik saja, di atas 700. Di sesi 2 baru sempat mantau lagi, harga sdh di bawah 700, apakah kita langsung jual di bid berapapun (di bawah 700, krn kl antri di 700 rasanya nggak bakal dapat) atau nunggu besoknya pak?

Makasih, Adi Balas Balasan 1. Iyan6 Juli 2013 08.28

Titik cut-loss adalah harga "trigger" (pemicu) untuk melakukan cut-loss. Titik cut-loss tidak berarti kita harus cut-loss di harga tersebut.

Jadi kalau anda menentukan level cut-loss di 700 dan harga saham sekarang sudah di bawah 700, anda HARUS cut. Tidak peduli harganya berapanya.

Nah, kalau titik cut-loss yang ditentukan adalah 700, tapi harga saham sekarang 500, yang harus dipermasalahkan, kenapa anda tidak sempat "memantau" harga?

Kalau memang anda tidak bisa terus-menerus memantau harga saham, silahkan pakai sistem online-trading yang ada fasilitas cut-loss otomatis.

Balas

12.

Adi Nugroho6 Juli 2013 09.19

Oh bgt ya pak. Jadi nggak peduli bhw nnti bisa naik lagi, pokoknya hrs di cutloss di harga itu ya. Krn kita nggak pernah tau harga akan kembali naik atau turun semakin dalam ya pak. Kalau posisi beli gmn pak? Kl kita sdh set beli di harga 700 tp ternyata opening sdh di atas itu, smp kenaikan berapa % kita (anda) boleh kejar?

Balas Balasan

1.

Iyan6 Juli 2013 10.08

Kalau titik cut-loss sudah terpicu, pokoke anda harus(nya) cut-loss. Tapi biasanya, pemain saham malah enggan cut-loss, mau menunggu harga (agak) naik sedikit. Yang terjadi, kemungkinan besar, adalah saham turun lebih dalam dan ruginya tambah besar.

Kalau beli, apakah harus kita kejar atau tidak, lebih tergantung pada kondisi market apakah Bullish atau Bearish. Kalau market Bullish, mungkin lebih baik dikejar. Kalau market Bearish, mungkin lebih baik tunggu. Ingat: dalam bermain saham tidak ada yang absolut. Anda akan makin tahu dengan bertambahnya

pengalaman. Balas

13.

Adi Nugroho6 Juli 2013 10.15

Ok pak Iyan. Matur nuwun. Ur blog is cool!!!! Love it Balas

14.

Aprianto utomo4 Agustus 2013 14.00

selamat siang pak, saya tertarik ingin membeli saham ASII kemarin saya pantau ditutup dengan harga 6700 per lembar,. yang ingin saya tanyakan setelah kita membuka rekening di salah satu tempat misalnya danareksa sekuritas, langkah apa lagi yang selanjutnya saya ambil? apakah kita tetap menerima dividen jika hanya membeli dibawah 10 lot??

Balas Balasan

1.

Iyan4 Agustus 2013 17.23

Walaupun anda cuma punya 1 lot (atau bahkan 1 lembar), anda tetap berhak mendapat dividen.

Kalau anda tidak menjual saham tersebut pada Cum Dividen, anda berhak mendapat dividen. Silahkan baca pos "Arti Istilah 'Cum' dan 'Ex' Dividen."

http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/07/arti-istilah-cum-dan-ex-dividen.html Perusahaan sekuritas akan mengkredit akun anda ketika dividen sudah dibayar oleh emiten. Balas

15.

hendii8 Agustus 2013 22.31

malam pak, saya pemula dan ingin belajar tentang cara memulai berinvestasi di saham. bisa di pandu untuk memulai open account yang dipercaya dan mudah? jika bisa, disertakan modal awal untuk berinvestasi. saya baca salah satu artikel, dikatakan bahwa ada broker yang bisa dimulai hanya dengan modal 1 juta rupiah... mohon pencerahannya. terimakasih.

Balas Balasan

1.

Iyan9 Agustus 2013 09.01 Silahkan baca halaman "About." Balas

16.

Suryoko Keren14 Agustus 2013 09.21

Permisi pak iyan. Saya sebagai orang awam pengen tahu antara transaksi full service dengan online trading resiko rugi lebih besar mana? Terima kasih

Balas Balasan

1.

Iyan14 Agustus 2013 10.43

Untung rugi TIDAK tergantung full-service atau online-trading.

Kalau broker (manusia) full-service cukup berpengalaman dan tidak mementingkan komisi, ia bisa

membimbing anda ke arah yang benar. Tapi, kebanyakan broker tidak mengerti banyak main saham. Tujuan utama mereka adalah "menjual" transaksi dan mendapatkan komisi.

Kalau online-trading, semuanya tergantung anda sendiri. Wong anda tidak berhubungan langsung dengan manusia.

Balas

17.

rahmat budiman19 Agustus 2013 17.50

kalau online trading apa ada indikatornya terutama MA yang namanya LSMA atau Linear Square Moving Average. atau hanya bisa jual/beli.

Balas Balasan

1.

Iyan20 Agustus 2013 08.35

Online-trading menyediakan indikator untuk trading. Tentang tersedia atau tidaknya LSMA, silahkan tanya ke sekuritas masing-masing.

(Saya sebelumnya tidak tahu ada MA yang namanya LSMA.)

2.

Willy20 Agustus 2013 13.14

Mungkin maksud rekan Rahmat, Least Squares Moving Average.

BTW, indikator yang ada pas trading sebaiknya sesederhana mungkin. Saya saja kalau disuruh pakai MA hanya akan memakai yang Simple atau Exponential saja. Bukan apa-apa, pengalaman saya menunjukkan kalau semakin rumit versi MA-nya, semakin banyak noise/sinyal palsu yang diberikan oleh indikator.

Lebih baik kalau rekan rahmat fokus saja dulu ke interpretasi price action dasar seperti yang diajarkan rekan Iyan di blog ini, ini akan sangat membantu ketika nanti mau membaca dan menafsirkan candlestick chart.

3.

Bung Willy, terima kasih untuk komentar dan penjelasannya.

Sepertinya Least Square Moving Average lebih populer di FOREX trading daripada stock trading. Balas

18.

Willy20 Agustus 2013 13.40

Sama-sama, Bung Iyan. Percaya atau tidak, saya sudah pernah melihat Forex chart dengan segala indikatornya yang bahkan bisa lebih abtrak daripada lukisan Picasso.

Saya sudah kapok memakai banyak indikator yang aneh-aneh di Forex karena terus menjerumuskan saya, sekarang saya hanya mengandalkan 100% candlestick chart dan price action di Forex. Hanya kalau di stock market saya masih memakai beberapa indikator dasar karena alasan pribadi, yang cepat atau lambat tidak akan lagi saya pakai jika saya sudah cukup skill dan experience dengan price action saja di Forex.

Balas Balasan

1.

Iyan20 Agustus 2013 14.24

Semakin banyak indikator yang kita pakai, semakin memusingkan.

Seperti bung Willy, saya juga selalu mencari indikator yang sederhana saja. Tapi pemain pemula biasanya memakai prinsip: makin rumit makin keren. :D Balas

19.

zen arip4 September 2013 02.55

Bej alamatnya dmn pak?apa sekuritasnya jg ada di bej? Balas

Balasan

1.

Iyan4 September 2013 08.32

Anda sudah membaca pos di atas dengan teliti? Bacalah sekali lagi.

2.

Willy4 September 2013 22.01 Halo kawan Zen,

coba daftar ke program pendidikan investasi saham rutin bagi masyarakat awam (tanpa biaya, gratis!) dari IDX (Indonesian Stock Exchange) setiap minggu. Program ini selalu penuh, jadi daftar tunggunya lumayan panjang untuk beberapa minggu ke depannya.

Mengenai alamat IDX dan jadwal pelatihan IDX ya silakan google sendiri, mau sukses main saham mesti ada usaha sendiri juga dong. ;)

Biasanya IDX menunjuk sekuritas tertentu sebagai pembicara hari tersebut, dan sekuritas itu juga melayani pembukaan rekening saham langsung di tempat dengan deposit awal ratusan ribu rupiah saja. Ok?

3.

Iyan5 September 2013 08.45

Bung Willy, terima kasih saran dan komentarnya. Balas

20.

Sukses4 Oktober 2013 13.54 mohon maaf pak saya mau tanya

( hal ini sudah lama sekali membuat saya penasaran ) :

1. saya pernah lihat di sebuah film, tentang orang yang membeli saham tapi dia punya wujud fisiknya ( dia memegang berlembar-lembar surat ). nah jika saya melihat di zaman sekarang. apakah jika kita membeli saham ( yang tidak online trade ) apakah nanti kita memegang surat-surat ASLI lembar-lembar saham seperti itu pak ? 2. dan jika kita simpan hingga misal 10-20 tahun apakah surat saham itu tetap masih berlaku ?

3.apakah bedanya saham dan obligasi dan surat berharga ? Saya sangat berterima kasih atas jawaban anda

Balas

21.

Iyan4 Oktober 2013 14.23

1 & 2. Silahkan baca pos "Arti Istilah Scriptless Trading di Bursa Efek Indonesia." http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2012/04/arti-istilah-scriptless-trading-di.html

3. Saham adalah bentuk KEPEMILIKAN pada sebuah perusahaan. Obligasi adalah bentuk PINJAMAN pada sebuah perusahaan.

Obligasi adalah surat hutang, jadi pembeli obligasi mendapat bunga. Dan pada saat jatuh tempo, pokok hutang akan dibayar penuh kepada pemegang obligasi.

Balas

22.

kjt4827 Oktober 2013 11.53 blog bagus om, nama saya Krisna

begini, saya siswa kls3 smp yng pngin main saham, krn itu saya pngin tanya: a. apakah anak seumuran saya bisa/ diperbolehkan transaksi saham? b. ataukah saya harus menunggu hingga punya KTP?

Balas Balasan

1.

Iyan27 Oktober 2013 20.14

Setahu saya anda harus punya KTP dan NPWP untuk membuka rekening saham. Tapi, silahkan tanya ke perusahaan sekuritas masing-masing.

Balas

23.

Sp3 sakti19 November 2013 06.12

kalau kita beli saham terus ga kita jual jual apa kita dapat keuntungan? atau harus kita jual pas harga naik supaya dapat keuntungan?

mohon penceraan karena baru mau mempelajari, dari pada judi online manding mempelajarin ini hehehe... Balas

Balasan

1.

Iyan19 November 2013 08.50

Kalau saham tersebut ada dividennya, anda akan mendapat dividen. Silahkan baca pos "Arti Istilah'Dividen' Saham."

ekuritas/Broker Saham Mana Yang Bagus?

[Pos ini ©2012 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Saya sering ditanya,"Perusahaan broker mana yang bagus untuk bermain saham? Bagaimana cara membuka rekening saham? Berapa besar minimum deposit awal?"

Saya tidak berkompetensi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut karena alasan berikut. Pertama, saya tidak punya pengalaman dengan SEMUA perusahaan broker saham di Indonesia. Tanpa menyelidiki setiap perusahaan sekuritas yang ada di Indonesia, saya tidak tahu pasti mana yang bagus, mana yang tidak bagus. Kedua, masing-masing perusahaan broker punya syarat dan aturan sendiri untuk membuka rekening saham. Perusahaan broker satu dengan yang lain juga menetapkan minimum deposit yang berbeda.

Kalau anda pikirkan, pertanyaan di atas kurang lebih sama dengan pertanyaan, "Di manakah kolam renang yang bagus untuk belajar berenang? Bagaimana cara pergi ke kolam renang tersebut? Berapa harga tiket masuknya?"

Jawaban saya: anda yang harus mencari jawaban sendiri.

(Dalam konteks ini, saya bukan pakar kolam renang tetapi lebih sebagai pelatih renang.)

Kalau anda tinggal di Surabaya, apakah relevan kalau saya menyarankan anda belajar berenang di kolam renang di Jakarta? Lagipula, anda bisa belajar berenang di kolam renang mana saja.

Begitu pula dengan perusahaan sekuritas saham: anda bisa main saham di perusahaan sekuritas apa saja. Perusahaan sekuritas ini adalah "kolam renang" nya. Apakah nantinya anda bisa berenang atau tidak, itu tergantung usaha anda sendiri, bukan tergantung kolam renangnya.

Kalau menurut saya pertanyaan yang benar adalah, "Apa kriteria utama ketika memilih perusahaan broker saham?" Nah, kalau pertanyaan ini saya bisa dan mau jawab. Pilih perusahaan yang bonafide, yang terpercaya. Perusahaan yang terpercaya bisa karena perusahaannya bernama besar (seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, dll) atau bisa juga karena teman dekat atau saudara anda yang menyarankan. (Saya bukan teman dekat atau saudara anda. Tidak tepat kalau anda percaya begitu saja dengan saran saya.)

Atau, bisa juga anda bertanya, "Dari pengalaman Bapak,sekuritas apa yang bagus dan layak saya coba?"

Ini juga saya bisa jawab. Saya sudah mencoba Indo Premier Online Trading dan E-Trading. Tampilan layar komputer, eksekusi trading, dan customer service kedua perusahaan ini cukup bagus.

Itu saja. Lagipula, perusahan sekuritas saham tidak beda banyak satu dengan yang lain.

Memang masih ada kriteria-kriteria lain yang perlu diperhatikan ketika memilih perusahaan broker saham. Tapi semua kriteria itu tergantung apa yang ANDA inginkan. Artinya, anda harus tahu dulu kondisi yang anda mau lalu anda mencari perusahaan yang bisa memenuhi kemauan anda. Bukan kebalikannya, yakni mengharapkan perusahaan broker menuruti semua keinginan anda.

Kalau anda mau belajar berenang, tentukan sendiri di kolam renang mana anda mau belajar. Kriteria apa yang penting menurut anda? Apakah lokasi kolam renang harus dekat dengan rumah anda? Apakah kebersihan faktor yang penting? Kolam renang terbuka atau tertutup? Jam buka? Harga tiket masuk? Dan sebagainya. Tentukan pilihan lalu coba. Kalau tidak cocok, cari kolam renang lain.

Mencari sendiri dan membuka rekening saham adalah saringan pertama untuk membuktikan apakah anda serius mau belajar main saham. Kalau melakukan ini saja tidak bisa, tidak mau usaha sendiri, sebaiknya anda lupakan niat untuk belajar main saham.

Kalau anda sudah punya rekening saham dan siap untuk belajar langkah-langkah membeli saham, silahkan baca pos"Cara Membeli Saham Untuk Pemula."

70 komentar:

1.

ali priyanto28 Agustus 2012 15.33 Yth. Bapak Iyan,

Saat ini saya belum terjun ke saham,saya masih mencoba memperbanyak pengetahuan tentang saham, artikel yang

Dalam dokumen Terus Belajar Saham (Halaman 72-115)