BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
C. SUMBER DAYA
Sumber daya merupakan salah satu komponen penting dalam pencapaian kinerja.
Sumber daya manusia (Mahasiswa, Tenaga Dosen dan Tenaga Kependidikan), anggaran, sarana dan prasarana yang ada di Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo tahun 2020 dijabarkan sebagai berikut:
1. Mahasiswa
Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo tahun 2021 terdiri dari 3 (tiga) Jurusan dengan 6 (enam) Program Studi yaitu, Program Studi Diploma III Keperawatan, Program Studi Farmasi, Program Studi Diploma III Kebidanan, Diploma IV Sanitasi LIngkungan, Program Studi Diploma III Gizi dan Diploma IV Gizi dan Dietetika.
Jumlah Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo tahun 2021 sebanyak 1323 orang, dengan rincian jumlah mahasiswa setiap jurusan/ program studi seperti yang terlihat pada pada tabel di bawah ini.
Tabel 30. Jumlah mahasiwa Poltekkes Kemenkes Gorontalo Tahun 2021
No Jurusan Prodi Jumlah Mahasiswa
1 Keperawatan DIII Keperawatan 327
DIII Farmasi 219
2 Kebidanan DIII Kebidanan 329
DIV Sanitasi Lingkungan 129
3 Gizi DIII Gizi 201
DIV Gizi dan Dietetika 118
TOTAL 1323
72 Total Jumlah mahasiswa di tahun 2021 mengalami peningkatan di banding tahun 2019 yang berjumlah 1109. Peningkatan mahasiswa terjadi karena terdapat 2 (dua) Program Studi baru (D4 Sanitasi Lingkungan dan D4 Gizi dan Dietetika) yang terus bertambah jumlah mahasiswanya.
2. Tenaga Dosen dan Tenaga Kependidikan
Keadaan tenaga Dosen dan tenaga Kependidikan di lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo tahun 2021 sejumlah 186 Orang dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 31. Pegawai PNS Poltekkes Kemenkes Gorontalo Menurut Golongan tahun 2021
No Golongan Jumlah
1 Golongan IV 15
2 Golongan III 98
3 Golongan II 12
4 Golongan I 1
5 Tenaga Kontrak 63
TOTAL 189
Jumlah PNS Berdasarkan golongan di Poltekkes Kemenkes Gorontalo di dominasi oleh golongan III dengan total 98 pegawai, sedangan untuk golongan I hanya ada satu pegawai.
3. Sarana dan Prasarana
Keadaan sarana dan prasarana Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo sejak Tahun 2008 s/d 2021 terdiri atas bangunan, kendaraan operasional, serta alat penunjang pendidikan yang lainnya.
a. Bangunan
1) Gedung direktorat
2) Gedung kantor jurusan Farmasi dan Sanitasi Lingkungan 3) Gedung kantor jurusan Gizi
4) Gedung kantor jurusan Kebidanan 14 ruang kelas 5) Gedung kuliah jurusan gizi 11 ruang kelas
6) Gedung Auditorium
73 7) Gedung keperawatan 17 ruang kelas
b. Kenderaan operasional terdiri dari 1) Kenderaan roda 6 berjumlah 1 unit 2) Kenderaan roda 4 berjumlah 10 unit 3) Kenderaan roda 4 berjumlah 9 unit c. Penunjang Pendidikan:
1) Gedung Laboratorium terpadu 1 buah 2) Gedung Laboratorium Kimia 1 buah 3) Gedung Laboratorium Kuliner 1 buah 4) Gedung Perpustakaan 1 buah
5) Gedung Layanan umum 1 buah
4. Sumber Anggaran
Dana yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan sesuai tugas dan fungsi Poltekkes Kemenkes Gorontalo untuk tahun 2021 bersumber dari anggaran DIPA, yaitu sumber anggaran Rupiah Murni, PNBP dan Hibah Dalam Negeri.
Realisasi Anggaran Poltekkes Kemenkes Gorontalo tahun anggaran 2021 terlihat pada tabel berikut ini:
Tabel 32. Realisasi Anggaran Poltekkes Kemenkes Gorontalo Tahun 2021
No Belanja Alokasi (Rp) Realisasi (Rp) %
1 Rupiah Murni 30.624.572.000 27.526.802.624 89,88
2 Penerimaan Negara
Bukan Pajak 7.769.146.000 6.497.365.042 83,63
3 Hibah Langsung dalam
Negeri 162.000.000 162.000.000 100
Total 38.555.718.000 34.186.167.666 88,67
5. Efisiensi SDM
Efisiensi SDM dilakukan dengan rangkap jabatan, dimana dosen dan instruktur merangkap menjadi pengelola Direktorat sebagai berikut:
74 Tabel 33. Efisiensi SDM Tahun 2021
No Nama Jabatan
Utama
Jabatan Tambahan
1 Paulus Pangalo, SKM. M.Kes Dosen Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2 Sofyawati D. Talibo, SKM. M.Kes Dosen Kepala Unit SPI
3 Puspita Sukmawaty Rasyid, S.ST, M.Kes Dosen Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan
Pendidikan
4 Rahma Labatjo, SST, MPH Dosen Kepala Unit
Pengembangan Bahasa
6. Efisiensi Anggaran
Dalam rangka mendukung program pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya pada Kementerian Kesehatan, maka Poltekkes ` Gorontalo telah melakukan Efisiensi anggaran yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 34. Efisiensi Anggaran Tahun 2021
No Uraian Pagu Sebelum Efisiensi (Rp)
Pagu Setelah Efisiensi (Rp)
Keterangan
1. Efisiensi Tahap IV
53.288.096.000 48.864.280.000 Berdasarkan surat dari Sekretaris badan PPSDM Kesehatan No.
PR.04.02/1/10004/2021 tanggal 5 agustus 2021 tentang
Permintaan Data Dukung Efisiensi Tahap IV Tahun 2021, Badan PPSDM Kesehatan terdampak efisiensi / pengurangan sebesar 300
75 No Uraian Pagu Sebelum
Efisiensi (Rp)
Pagu Setelah Efisiensi (Rp)
Keterangan
Milyar dan Poltekkes Gorontalo mendapatkan bagian untuk melakukan efisiensi sebesar 4,4 Milyar berdasarkan perhitungan dari bagian Program dan Informasi (PI)
2. Efisiensi Tahap V
49.026.280.000 47.290.280.000 Berdasarkan surat Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan No.
PR.04.02/I/18320/2021 tanggal 21 September 2021 tentang Usulan revisi anggaran dalam rangka Refocusing dan Efisiensi Anggaran TA. 2021 Tahap V, maka Poltekkes Kemenkes Gorontalo mengalokasikan efisiensi anggaran yang diambil dari sisa anggaran HPS Belanja Modal Pembangunan Gedung Farmasi Tahap 3 Sebesar 1,7 Milyar
3. Efisiensi Tahap VI
47.290.280.000 38.555.718.000 Berdasarkan Surat Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan No.
PR.04.02/I/18987/2021 tanggal 26 Oktober 2021 tentang Refocusing dan efisiensi anggaran Kementerian
Kesehatan Tahun 2021 Tahap VI, maka Poltekkes Kemenkes Gorontalo melakukan efisiensi yang diambil dari anggaran Belanja Modal Pembangunan Gedung Kuliah Farmasi Tahap
76 No Uraian Pagu Sebelum
Efisiensi (Rp)
Pagu Setelah Efisiensi (Rp)
Keterangan
III karena mengalami gagal tender sebesar 8,7 Milyar
Berdasarkan tabel diatas Poltekkes Kemenkes Gorontalo telah melaksanakan 3 (tiga) tahapan efisiensi anggaran selama Tahun 2021. Adapun trend penurunan Pagu Anggaran Poltekkes Gorontalo dapat dilihat pada Grafik dibawah ini:
Grafik 15. Efisiensi Anggaran Tahun 2021
Grafik diatas menunjukkan selama Tahun 2021 Poltekkes Kemenkes Gorontalo telah melakukan efisiensi Anggaran sebesar Rp. 14.732.378.000 dalam membantu program pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Adapun nilai efisiensi anggaran dapat dilihat pada grafik dibawah ini:
Grafik 16. Nilai SMART Tahun 2021
53.288
48.864 47.290
38.555
0 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000
Pagu Awal Efisiensi Tahap IV Efisiensi Tahap V Efisiensi Tahap VI
dalam jutaan rupiah
77 Berdasarkan Aplikasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Terpadu Direktorat Jenderal Anggaran (SMART-DJA) maka Nilai efisinsi Anggaran pada tahun 2021 sebesar 56.17.
Grafik 17. Nilai Efisiensi Tahun 2020-2021
Berdasarkan grafik diatas, Nilai SMART tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 46 point dibandingkan Tahun 2021, hal ini terjadi karena di tahun 2021 Poltekkes Gorontalo telah melakukan efisiensi anggaran sebesar 28% dari Dipa Awal Tahun 2021.
10
56
0 20 40 60
Tahun 2020 Tahun 2021
Nilai Smart Tahun 2020-2021
78
BAB IV PENUTUP
A. KESIMPULAN
Hasil pengukuran kinerja Poltekkes Kemenkes Gorontalo pada tahun 2021 berdasarkan 14 (empat belas) indikator utama diperoleh bahwa capaian kinerja secara keseluruhan melampaui target yang telah ditetapkan. Rata-rata capaian dari empat belas indikator utama adalah 136%. Ketercapaian ini didukung dengan adanya komitmen yang tinggi dari seluruh jajaran dilingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, disamping ketersediaan SDM serta sarana dan prasarana yang memadai dalam menunjang pengembangan menuju Poltekkes yang unggul.
B. SARAN
Dari hasil pengukuran indikator kinerja diatas, dapat disimpulkan bahwa 12 (dua belas) indikator telah mencapai target dan bahkan melebihi target yang telah ditetapkan. Akan tetapi masih terdapat 1 (satu) indikator yang belum tercapai yaitu Serapan lulusan < 1 tahun dengan target yang ditetapkan 75% dengan realisasi sebesar 59,86% sehingga capaian pada indikator ini adalah 75,82%, hal ini Capaian indikator kinerja presentasi Serapan Lulusan ≤ 1 tahun menurun dibandingkan dengan tahun 2020, penurunan ini dipengaruhi oleh terbatasnya rekrutmen tenaga di instansi pemerintah maupun swasta dikarenakan adanya kondisi pandemic Covid-19 pada awal tahun 2020 serta terbatasnya penerimaan tenaga CPNS di Lingkungan Kementerian Kesehatan pada tahun 2020. Selain itu, kurangnya partisipasi dari lulusan dalam mengisi link tracer study yang menyebabkan presentase masa tunggu lulusan ≤ 1 tahun tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Oleh karena itu tindak lanjut perbaikan kedepan (1) perlu adanya perencanaan institusi terkait penyelenggaraan kerjasama atau dialog dengan dunia kerja dan stakeholder yang lain untuk penyerapan alumni Poltekkes Gorontalo, (2) Meningkatkan model proses penyelenggaraan Pendidikan yang sesuai dengan karakter institusi dan kebutuhan dunia kerja, (3) Program studi hendaknya melaksanakan peninjauan kurikulum setiap tahunnya untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar.