• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN TEOR

Dalam dokumen Habarin dan Wa Ode Reni (Halaman 84-87)

Konsep Pelaksanaan Program Kewirauasanaan Masyarakat

Implementasi atau Pelaksanaan merupakan aktifitas atau usaha-usaha yang dilaksanakan yang dikemukakan oleh Abdullah (1987 : 5) bahwa Implementasi adalah suatu proses rangkaian kegiatan tindak lanjut setelah program atau kebijaksanaan ditetapkan yang terdiri atas pengambilan keputusan, langkah yang strategis maupun operasional atau kebijaksanaan menjadi kenyataan guna mencapai sasaran dari program yang ditetapkan semula.Pelaksanaan merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh suatu badan atau wadah secara berencana, teratur dan terarah guna mencapai tujuan yang diharapkan.Selain itu perlu adanya batasan waktu dan penentuan tata cara pelaksanaan.

Pendidikan secara umum adalah proses pendewasaan individu melalui pengalaman hidup. Di dalam proses pendewasaan itu individu melakukan berbagai akitivitas yang dinamakan pengalaman atau belajar yang membentuk berbagai hal mulai dari berpikir, bergerak, merasa, berbicara, bahkan bermimpi sekalipun. Esensi dari pendidikan ialah pengalihan (transmisi) kebudayaan (ilmupengetahuan, teknologi, ide-ide, dan nilai-nilai spiritual sertaestetika) dari generasi yang lebih tua kepada generasi yang lebih muda dalam

Jurnal Humanika No.17 Vol.2 Edisi Juli 2016 (ojs.uho.ac.id/index.php/HUMANIKA)

setiap masyarakat atau bangsa. Oleh sebab itu sejarah dari pendidikan mempunyai sejarah yang sama tuanya dengan masyarakat pelakunya sendiri, sejak dari pendidikan informal dalam keluarga, sampai kepada pendidikan formal dan non formal dalam masyarakat agraris maupun industri.

Menurut Peter F. Drucker bahwa kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dengan yng lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya. Sementara itu, Zimmerer mengartikan kewirausahan sebagai suatu proses penerapan kretivitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menentukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha) pengertian ini mengandung arti untuk menciptakan sesuatu diperlukan suatu kreativitas dan jiwa inovator yang tinggi. Seseorang yang memiliki kretivitas dan jiwa inovator tentu berpikir untuk mencari atau menciptkan peluang yang baru agar lebih baik dari sebelumnya.

kewirausahaansebagaimana diungkapkan oleh Reymond (1995) adalah suatu proses menciptakan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan membuat sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada (inonasi). Tujuannya adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagi masyarakat.Wirausaha adalah orang yang krekatif dan inovatif serta mampumewujudkan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup, kesejahteraan masyarakat, dan lingkungannya.

Pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu bentuk aplikasi kepedulian dunia pendidikan terhadap kemajuan bangsanya.Di dalam pendidikan kewirausahaan diperlihatkan di antaranya adalah nilai dan bentuk kerja untuk mencapai kesuksesan.Menurut Suparman

Suhamidjaja bahwa:”Pendidikan kewirausahaan adalah pendidikan yang bertujuan untuk

menempa bangsa Indonesia sesuai dengan kepribadian Indonesia yang berdasarkan Pancasila”. Dalam arti yang lebih luas bahwa pendidikan kewirausahaan adalah pertolongan untuk membelajarkan manusia Indonesia sehingga mereka memiliki kekuatan pribadi yang dinamis dan kreatif sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang berdasarkan pancasila.

Pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri yang independen atau terpisah dari ilmu-ilmu yang lain:

1. Kewirausahaan berisi body of knowledge yang utuh dan nyata, yaitu ada teori, konsep dan metode ilmiah yang lengkap.

2. Kewirausahaan memiliki dua konsep yaitu posisi venture start-up dan venture- growth. Ini jelas tidak masuk dalam frame work general management cources yang memisahkan management dan business ownership.

3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri, yaitu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan atau kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.

Dari uraian konsep pendidikan kewirausahaan di atas, dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan pada dasarnya terfokus pada upaya untuk mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dalam berkreasi dan inovasi.Oleh sebab itu, objek studi kewirausahaan adalah nilai-nilai dan kemampuan seseorang yang diwujudkan dalam bentuk sikap.

Dari uraian diatas dapat dikemukakan bahwa pendidikan kewirausahaan masyarakat adalah program pelayanan pendidikan kewirausahaan dan keterampilan dalam usaha

Jurnal Humanika No.17 Vol.2 Edisi Juli 2016 (ojs.uho.ac.id/index.php/HUMANIKA)

meningkatkan taraf kehidupan atau kesejahteraan masyarakat.Adapun tujuan penyelenggaraan Program Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM) adalah: (1) mendorong dan menciptakan wirausahawan baru melalui kursus dan pelatihan yang di dukung oleh dunia usaha dan industri, mitra-mitra usaha dan dinas/instansi terkait, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja/usaha baru atau mengakses peluang usaha yang ada . (2) Menanamkan sikap dan etika berwirausaha kepada peserta didik. (3) memberikan bekal pengetahuan kewirausahan kepada peserta didik. (4) memberi bekal keterampilan di bidang produksi barang/jasa kepada peserta didik; dan (5) melatih keterampilan berwirausaha kepada peserta didik melalui praktik berwirausaha.

Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat dalam program kecakapan hidup dalam kontek pendidikan luar sekolah diperuntukan bagi peserta didik berasal dari lapisan masyarakat miskin, tidak/putus sekolah, dan tidak/belum mempunyai keterampilan bekal hidup serta warga masyarakat lainnya yang terkait meningkatkan kecakapan hidupnya..

Pembuatan Tas dari Limbah Plastik

Limbah adalah zat atau bahan buangan yang dihasilkan dari proses kegiatan manusia (Ign Suharto, 2011 :226). Limbah dapat berupa tumpukan barang bekas, sisa kotoran hewan, tanaman, atau sayuran.Keseimbangan lingkungan menjadi terganggu jika jumlah hasil buangan tersebut melebihi ambang batas toleransi lingkungan.Apabila konsentrasi dan kuantitas melebihi ambang batas, keberadaan limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah.Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah bergantung pada jenis dan karakteristik limbah.

Plastik lebih dipilih sebagai bahan dari pembuatan barang-barang kebutuhan manusia dari pada bahan yang lain karena plastik dirasa lebih mudah didapat dan awet, selain itu harga yang bisa dijangkau adalah alasan yang paling kuat kenapa hal itu bisa terjadi. Dibalik kemudahan untuk mendapatkannya, awet dan harga yang murah apakah plastik dapat menimbulkan masalah bagi manusia?Mengapa hal itu bisa terjadi?Lalu bagaimana kita dapat meminimalisir hal itu?dari pertanyaan itu kita akan melakukan kajian dari beberapa sumber untuk mencari jawaban dari beberapa pertanyaan itu.

Limbah plastik adalah bahan yang sulit diuraikan mikroorganisme jika hanya ditimbun di dalam tanah.Butuh waktu hingga ratusan tahun lamanya untuk membuat plastik dapat terurai. Butuh banyak cara untuk dapat mereduksi limbah plastik dari atas permukaan bumi. Salah satunya, yaitu dengan memanfaatkannya menjadi barang lain yang berharga dan bermanfaat. Hanya perlu sedikit sentuhan kreasi yang unik agar limbah plastik itu dapat menjadi lebih bernilai secara ekonomi. Banyak sekali kreasi yang bisa dibikin dari plastik bekas ini, mulai dari tas, dompet, tempat minum plastik, payung, lampion,dll.

Jurnal Humanika No.17 Vol.2 Edisi Juli 2016 (ojs.uho.ac.id/index.php/HUMANIKA)

Kerajinan dari sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha di sekeliling kita.Seperti diketahui Plastik merupakan bahan kebutuhan yang banyak dipergunakan dalam kehidupan manusia modern.Akan tetapi sisa sampah dari plastik menjadi permasalahan tersendiri bagi kehidupan.Karena Sampah plastik merupakan limbah rumah tangga yang sangat sulit untuk diuraikan berbeda dengan sampah organik yang cepat bisa terurai. Untuk menguraikan sampah plastik diperlukan waktu yang sangat lama bisa berpuluh-puluh tahun, sampah organik bisa diurai dan diubah menjadi kompos dalam beberapa hari saja, Di lain sisi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari justru semakin meningkat sehinga problem semakin pelik.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan bahan yang berasal dari plastik atau mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat .Sampah plastik bisa diolah menjadi aneka Kerajinan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup baik.Peluang usaha Kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan rezeki juga mengurangi polusi akibat sampah plastik.

Menyulap sampah plastik menjadi benda berguna di rumah, ternyata tidak sulit. Asal punya niat kuat, tekun, dan sedikit bumbu kreatif, kemasan mi instan, kopi instan, atau kantong keresek bisa dianyam menjadi dompet, tempat pensil, tas, dan sajadah yang tidak kalah indah dengan buatan para perajin.contohnya kerajinan dari barang bekas (gelas aqua bekas) Gelas Bekas Jangan Dibuang. Gelas-gelas bekas itu nantinya akan diolah/dirangkai menjadi berbagai macam kerajinan unik yang sangat indah dan bernilai rupiah. Bekas minuman seperti the Rio,Mount tea, dan lain-lain. Kemudian diambil bagian atasnya (bagian mulut ) setelah itu dianyam menjadi lembaran-lembaran yang nantinya akan dirangkai menjadi aneka macam kerajinan. Seperti tas, keranjang sayur, dompet penutup galon,kerangjang tempat cucian, dan lain-lain. Dulu gelas-gelas bekas minuman hanya dibiarkan berserakan di jalan-jalan, tapi sekarang gelas-gelas bekas tidak lagi sembarangan terlihat di jalanan karena menjadi incaran masyarakat.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa limbah plastik adalah bahan atau barang yang tidak digunakan lagi sangat sulit dalam penguraiannya dan membutuhkan waktu yang lama penguraiannya, sehingga itu limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi suatu kerajinan tangan yang bermanfaat dan berhasil guna.

METODE PENELITIAN

Dalam dokumen Habarin dan Wa Ode Reni (Halaman 84-87)