3. METODE PENELITIAN
4.2 Kandungan Klorofil-a
Citra sebaran konsentrasi klorofil-a di Perairan Utara Aceh tahun 2011- 2012 disajikan pada Tabel 12. Rata-rata klorofil-a pada musim Barat adalah 0,21 mg/m3, musim peralihan Barat-Timur adalah 0,22 mg/m3, musim Timur adalah
0,22 mg/m3 dan musim peralihan Timur-Barat adalah 0,20 mg/m3.
Citra klorofil-a pada bulan Desember menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-0,55 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,15-0,25 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,007. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Barat Daya Aceh Besar, yaitu 0,55 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat di daerah sebelah Barat
Daya Sabang, Pulu Beras, Pulo Nasi, dan Aceh Besar, yaitu 0,10 mg/m3. (Lampiran 7).
Tabel 12 Sebaran klorofil-a di perairan Utara Aceh
Musim Bulan Klorofil-a (mg/m
3) Rata-rata Klorofil-a (mg/m3) Kisaran Dominan Maksimum Minimum Varians
Barat Desember Januari Februari 0,10-0,55 0,10-0,90 0,10-1,00 0,15-0,25 0,10-0,15 0,30-0,45 0,55 0,90 1,00 0,10 0,10 0,10 0,007 0,046 0,053 0,16 0,18 0,29 Rata-rata Klorofil-a Musim Barat 0,21 Peralihan B-T Maret April Mei 0,15-1,75 0,10-1,00 0,15-0,60 0,20-0,35 0,20-0,40 0,15-0,25 1,75 1,00 0,60 0,15 0,10 0,15 0,058 0,020 0,004 0,24 0,24 0,19 Rata-rata Klorofil-a Musim Peralihan B-T 0,22 Timur Juni Juli
Agustus 0,10-1,00 0,15-1,00 0,15-0,60 0,25-0,35 0,25-0,40 0,15-0,25 1,00 1,00 0,60 0,10 0,15 0,15 0,024 0,027 0,007 0,24 0,24 0,18 Rata-rata Klorofil-a Musim Timur 0,22 Peralihan T-B September Oktober November 0,15-1,00 0,20-0,40 0,10-0,50 0,20-0,40 0,20-0,25 0,15-0,25 1,00 0,40 0,50 0,15 0,20 0,10 0,020 0,002 0,004 0,23 0,22 0,16 Rata-rata Klorofil-a Musim Peralihan T-B 0,20 Sumber: Citra satelit aqua Modis (diolah)
Citra klorofil-a pada bulan Januari menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-0,90 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,10-0,15 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,046. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Timur dan Barat Daya Pulo Nasi, sebelah Selatan Pulo Beras, serta di sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,90 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat pada hampir seluruh Perairan Utara Aceh, yaitu 0,10 mg/m3 (Lampiran 7).
Citra klorofil-a pada bulan Februari menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-1,00 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,30-0,45 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,053. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Barat sabang, sebelah Utara Banda Aceh dan sebelah Utara Aceh Besar, yaitu 1,00 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a terendah terdapat di sebelah Utara dan Barat Daya Aceh Besar, sebelah Barat Daya Pulo Nasi, dan Pulo Beras, yaitu 0,10 mg/m3 (Lampiran 7).
Citra klorofil-a pada musim Barat (Januari-Februari) menunjukkan sebaran yang relatif rendah, terlihat dari kisaran klorofil-a yang mendominasi, yaitu 0,15- 0,25 mg/m3, 0,10-0,15 mg/m3 dan 0,30-0,45 mg/m3. Dari ketiga citra tersebut
terlihat bahwa klorofil-a bervariasi menurut waktu dan lokasi seperti pada citra bulan Desember dijumpai klorofil-a tertinggi di sebelah Barat Daya Aceh Besar, yaitu 0,55 mg/m3. Pada citra bulan Januari dijumpai klorofil-a tertinggi di daerah
sebelah Barat Daya Pulo Beras dan Pulo Nasi serta di sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,90 mg/m3, yang lainnya di seluruh perairan utara memiliki klorofil-a yang
bervariasi. Pada citra bulan Februari klorofil-a tertinggi, yaitu 1,00 mg/m3,
dijumpai di sebelah Barat Sabang dan sebelah Utara banda Aceh, sedangkan yang lainnya hampir ke seluruh Perairan Utara Aceh berklorofil-a sama (Lampiran 7).
Citra klorofil-a pada bulan Maret menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,15-1,75 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,20-0,35 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,058. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Timur Pulo Nasi dan Pulo Beras serta sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,75 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a terendah terdapat pada hampir seluruh perairan Utara Aceh, yaitu 0,15 mg/m3 (Lampiran 8).
Citra klorofil-a pada bulan April menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-1,00 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a dominan berkisar 0,20-0,40 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,020. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah di daerah sebelah Barat Daya
Aceh Besar, yaitu 0,10 mg/m3 (Lampiran 8).
Citra klorofil-a pada bulan Mei menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,15-0,60 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,15-0,25 mg/m3. Nilai varians yang diperoleh yaitu
sebesar 0,004. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,60 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat di daerah
sebelah Barat Pulo Nasi dan Pulo Beras, sebelah Barat Aceh Besar serta sebelah Utara Sabang, yaitu 0,15 mg/m3 (Lampiran 8).
Citra klorofil-a pada musim peralihan Barat-Timur (Maret-Mei) menunjukkan sebaran yang bervariasi. Hal itu terlihat dari beberapa kisaran klorofil-a yang mendominasi, yaitu 0,20-0,35 mg/m3, 0,20-0,40 mg/m3 dan 0,15- 0,25 mg/m3. Dari ketiga citra tersebut terlihat bahwa klorofil-a bervariasi menurut waktu dan lokasi seperti pada citra bulan Maret klorofil-a tertinggi dijumpai di sebelah Timur Pulo Beras dan Pulo Nasi serta di sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,75 mg/m3, sedangkan yang lainnya hampir ke seluruh Perairan Utara Aceh ber
klorofil-a sama. Pada citra bulan April klorofil-a tertinggi dijumpai hanya pada sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3 dan yang lainnya di seluruh Perairan
Utara memiliki klorofil-a yang bervariasi. Pada citra bulan Mei dijumpai klorofil- a tertinggi hanya pada sebelah Utara banda Aceh, yaitu 0,60 mg/m3 dan yang
lainnya di seluruh perairan utara memiliki klorofil-a yang bervariasi (Lampiran 8). Citra klorofil-a pada bulan Juni menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-1,00 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,25-0,35 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,024. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat di daerah sebelah Barat Daya Aceh Besar, yaitu 0,10 mg/m3 (Lampiran 9).
Citra klorofil-a pada bulan Juli menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,15-1,00 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,25-0,40 mg/m3. Nilai varians yang diperoleh yaitu
sebesar 0,027. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Barat Daya Aceh Besar, yaitu 1,00 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat pada
hampir seluruh Perairan Utara Aceh, yaitu 0,15 mg/m3 (Lampiran 9).
Citra klorofil-a pada bulan Agustus menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,15-0,60 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,15-0,25 mg/m3. Nilai varians yang diperoleh yaitu
sebesar 0,007. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Barat Aceh Besar dan sebelah Selatan Pulo Nasi, yaitu 0,60 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a terendah terdapat pada hampir seluruh Perairan Utara Aceh, yaitu 0,15 mg/m3 (Lampiran 9).
Citra klorofil-a pada musim Timur (Juni-Agustus) menunjukkan sebaran yang bervariasi, terlihat dari beberapa kisaran klorofil-a yang mendominasi, yaitu 0,25-0,35 mg/m3, 0,25-0,40 mg/m3, dan 0,15-0,25 mg/m3. Dari ketiga citra tersebut terlihat bahwa klorofil-a bervariasi menurut waktu dan lokasi seperti pada citra bulan Juni klorofil-a tertinggi dijumpai hanya pada sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3, sedangkan yang lainnya hampir ke seluruh Perairan
Utara Aceh berklorofil sama. Pada citra bulan Juli klorofil-a tertinggi dijumpai hanya pada sebelah Barat Aceh Besar, yaitu 1,00 mg/m3 dan yang lainnya di
seluruh Perairan Utara Aceh memiliki klorofil-a yang bervariasi. Pada citra bulan Agustus dijumpai klorofil-a tertinggi hanya pada sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,60 mg/m3 dan yang lainnya di seluruh Perairan Utara Aceh memiliki klorofil-a
yang bervariasi (Lampiran 9).
Citra klorofil-a pada bulan September menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,15-1,00 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,20-0,40 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,020. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Timur Pulo Nasi dan di sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat di daerah sebelah Barat Daya Pulo Beras dan sebelah Barat Daya Aceh Besar, yaitu 0,15 mg/m3 (Lampiran 10).
Citra klorofil-a pada bulan Oktober menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,20-0,40 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,20-0,25 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a tertinggi
terdapat di daerah sebelah Utara dan Timur Sabang, yaitu 0,40 mg/m3. Nilai
varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,002. Konsentrasi klorofil-a terendah terdapat pada hampir seluruh Perairan Utara Aceh, yaitu 0,20 mg/m3. Pada citra
klorofil-a pada bulan ini terdapat beberapa area yang tidak terekam oleh citra. Hal ini dikarnakan adanya tutupan awan yang terdapat pada area tersebut (Lampiran 10).
Citra klorofil-a pada bulan November menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi di Perairan Utara Aceh yang berkisar 0,10-0,50 mg/m3. Konsentrasi
klorofil-a dominan berkisar 0,15-0,25 mg/m3 yang tersebar hampir merata di
semua Perairan Utara Aceh. Nilai varians yang diperoleh yaitu sebesar 0,004. Konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat di daerah sebelah Timur Pulo Nasi dan di sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,50 mg/m3. Konsentrasi klorofil-a terendah
terdapat di daerah sebelah Barat Daya Pulo Beras dan Pulo Nasi serta di sebelah Barat Aceh Besar, yaitu 0,10 mg/m3 (Lampiran 10).
Citra klorofil-a pada musim peralihan Timur-Barat (September- November) menunjukkan sebaran yang bervariasi, terlihat dari beberapa kisaran klorofil-a yang mendominasi, yaitu 0,20-0,40 mg/m3, 0,20-0,25 mg/m3 dan 0,15- 0,25 mg/m3. Dari ketiga citra tersebut terlihat bahwa klorofil-a bervariasi menurut waktu dan lokasi seperti pada citra bulan September klorofil-a tertinggi dijumpai hanya pada sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 1,00 mg/m3, sedangkan yang lainnya
hampir ke seluruh Perairan Utara Aceh berklorofil-a sama. Pada citra bulan Oktober klorofil-a tertinggi dijumpai hanya pada sebelah Utara dan Timur Sabang, yaitu 0,40 mg/m3 dan yang lainnya di seluruh perairan utara memiliki
klorofil-a yang bervariasi. Pada citra bulan November dijumpai klorofil-a tertinggi hanya pada sebelah Utara Banda Aceh, yaitu 0,50 mg/m3, dan yang lainnya di seluruh Perairan Utara Aceh memiliki klorofil-a yang bervariasi (Lampiran 10).