• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. GAMBARAN UMUM LOKASI

5.3 Karakteristik Responden

Karakteristik umum responden di Kota Bogor diperoleh berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 551 pengguna jalan yang ditemui peneliti.

Karakteristik dari responden sangat bervariasi. Karakteristik umum responden ini dinilai dari beberapa variabel, meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan formal, pekerjaan, tingkat pendapatan, dan kategori pengguna jalan.

5.3.1. Jenis Kelamin

Sebagian besar responden yang ditemui pada saat survei adalah laki-laki, yaitu sebanyak 436 orang (79,13%) sedangkan responden berkelamin perempuan sebanyak 115 orang (20,87%). Hal ini dikarenakan saat pengambilan sampel, peneliti lebih banyak mengambil responden yang menggunakan kendaraan pribadi dimana pengguna kendaraan pribadi ini didominasi oleh laki-laki. Perbandingan responden laki-laki dan perempuan dapat dilihat pada Gambar 5.

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009 Gambar 5. Karakteristik Responden Be 5.3.2. Usia

Tingkat usia para responden

bervariasi, mulai dari usia sekolah hingga usia lanjut. Distribusi usia berkisar antara 15 tahun hingga 60 tahun

sebaran usia 21-30 tahun yaitu sebanyak responden keseluruhan)

66 orang (11,98% dari jumlah responden keseluruhan), responden yang berusia 31-40 tahun berjumlah

responden yang berusia 41

responden keseluruhan), responden yang berusia 51

(3,81% dari jumlah responden keseluruhan). Perbandingan distribusi usia responden di Kota Bogor pada saat penelitian tahun 2009 dapat dilihat pada Gambar 6.

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009 Gambar 6. Karakteristik

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

usia para responden pengguna jalan di Kota Bogor

dari usia sekolah hingga usia lanjut. Distribusi usia berkisar tahun hingga 60 tahun dan jumlah responden tertinggi terdapat pada 30 tahun yaitu sebanyak 226 orang (41,02% dari jumlah responden keseluruhan). Responden yang berusia antara 15-20 tahun berjumlah

% dari jumlah responden keseluruhan), responden yang berusia 40 tahun berjumlah 137 orang (24,86% dari jumlah responden keseluruhan), responden yang berusia 41-50 tahun berjumlah 101 orang (18,33% dari jumlah responden keseluruhan), responden yang berusia 51-60 tahun berjumlah

% dari jumlah responden keseluruhan). Perbandingan distribusi usia responden di Kota Bogor pada saat penelitian tahun 2009 dapat dilihat pada

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia jumlah responden tertinggi terdapat pada

% dari jumlah 20 tahun berjumlah

% dari jumlah responden keseluruhan), responden yang berusia

% dari jumlah responden keseluruhan), 3% dari jumlah 60 tahun berjumlah 21 orang

% dari jumlah responden keseluruhan). Perbandingan distribusi usia responden di Kota Bogor pada saat penelitian tahun 2009 dapat dilihat pada

5.3.3. Pendidikan

Tingkat pendidikan responden di Kota Bogor bervariasi, mulai dari yang hanya lulusan sekolah dasar

memperlihatkan responden dengan tingkat pendidikan terbesar, yaitu sebanyak

tingkat pendidikan hingga berpendidikan SMP dan

SD. Hal ini menunjukkan tingkat pendidikan di Kota Bogor cukup baik, karena sudah banyak sekolah maupun perguruan tinggi yang tersedia. Perbandingan persentase tingkat pendidik

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009 Gambar 7. Karakteristik

5.3.4. Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan responden cukup bervariasi.

secara acak mulai dari pelajar, PNS, Mayoritas pekerjaan responden adalah

adalah part timer yang jumlahnya sebanyak keseluruhan responden. Sebanyak

responden ada yang berprofesi sebagai pegawai swasta, wiraswasta sebanyak orang responden termasuk di dalamnya adalah pedagang dan pengusaha. Pelajar

57%

Tingkat pendidikan responden di Kota Bogor bervariasi, mulai dari yang hanya lulusan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Data yang terkumpul responden dengan tingkat pendidikan SMA memiliki jumlah terbesar, yaitu sebanyak 313 orang (57%). Sebanyak 167 orang (30%)

tingkat pendidikan hingga perguruan tinggi, sebanyak 50 responde

berpendidikan SMP dan 21 orang (4%) berpendidikan hanya mencapai jenjang SD. Hal ini menunjukkan tingkat pendidikan di Kota Bogor cukup baik, karena sudah banyak sekolah maupun perguruan tinggi yang tersedia. Perbandingan persentase tingkat pendidikan responden dapat dilihat pada Gambar 7.

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan responden cukup bervariasi. Penulis mengambil responden secara acak mulai dari pelajar, PNS, sopir angkutan umum, hingga wiraswasta.

Mayoritas pekerjaan responden adalah pegawai swasta, termasuk di dalamnya yang jumlahnya sebanyak 12 orang atau 2% dari jumlah ruhan responden. Sebanyak 165 responden atau 30% dari keseluruhan responden ada yang berprofesi sebagai pegawai swasta, wiraswasta sebanyak orang responden termasuk di dalamnya adalah pedagang dan pengusaha. Pelajar

9% 4%

57%

30%

Tingkat pendidikan responden di Kota Bogor bervariasi, mulai dari yang yang terkumpul memiliki jumlah (30%) mencapai responden (9%) berpendidikan hanya mencapai jenjang SD. Hal ini menunjukkan tingkat pendidikan di Kota Bogor cukup baik, karena sudah banyak sekolah maupun perguruan tinggi yang tersedia. Perbandingan

rdasarkan Tingkat Pendidikan responden ada yang berprofesi sebagai pegawai swasta, wiraswasta sebanyak 73 orang responden termasuk di dalamnya adalah pedagang dan pengusaha. Pelajar

sd smp sma pt

dan mahasiswa sebanyak 142 responden

Perbandingan persentase jumlah responden pada setiap jenis pekerja dilihat pada Gambar 8.

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009 Gambar 8. Karakteristik

5.3.5. Tingkat Pendapatan

Tingkat pendapatan tertinggi reponden berada pada 1.000.000,00 hingga Rp

atau 42% dari keseluruhan responden. Tingkat pendapatan ini menunju bahwa kebanyakan responden merupakan pegawai swasta atau buruh yang tingkat pendapatannya disesuaikan dengan tingkat upah minimum. Beberapa responden ada pula yang masih memiliki pendapatan di bawah satu juta, yaitu sopir angkutan umum dan para buruh (2

pendapatannya melebihi level tertinggi yang diajukan ( merupakan para pengusaha

pendapatan responden dapat dilihat pada Gambar 30%

mahasiswa sebanyak 142 responden juga diikutsertakan dalam penelitian ini.

sentase jumlah responden pada setiap jenis pekerja

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Tingkat Pendapatan

Tingkat pendapatan tertinggi reponden berada pada selang 00,00 hingga Rp 2.000.0000,00 per bulan yaitu sebanyak 231

% dari keseluruhan responden. Tingkat pendapatan ini menunju bahwa kebanyakan responden merupakan pegawai swasta atau buruh yang tingkat pendapatannya disesuaikan dengan tingkat upah minimum. Beberapa responden ada pula yang masih memiliki pendapatan di bawah satu juta, yaitu sopir angkutan (26% dari keseluruhan responden). Responden yang tingkat pendapatannya melebihi level tertinggi yang diajukan (>Rp 5.000.000 merupakan para pengusaha, yaitu sebanyak sepuluh responden. Distribusi tingkat pendapatan responden dapat dilihat pada Gambar 9.

8%

sentase jumlah responden pada setiap jenis pekerjaan dapat

asarkan Jenis Pekerjaan

selang Rp responden

% dari keseluruhan responden. Tingkat pendapatan ini menunjukkan bahwa kebanyakan responden merupakan pegawai swasta atau buruh yang tingkat pendapatannya disesuaikan dengan tingkat upah minimum. Beberapa responden ada pula yang masih memiliki pendapatan di bawah satu juta, yaitu sopir angkutan

% dari keseluruhan responden). Responden yang tingkat Rp 5.000.000,00)

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009 Gambar 9. Karakteristik

5.3.6. Pengguna Jalan

Para responden yang merupakan pengguna jalan kota

berbagai kendaraan untuk transportasi mereka. Mulai dari menggunakan angkutan umum seperti angkot, sepeda motor, serta mobil pribadi. Pengguna jalan tertinggi dari responden ialah sepeda motor

menunjukkan bahwa para pengguna jalan menganggap bahwa dengan

motor, mobilitas mereka dapat berjalan lebih cepat. Persentase jumlah responden yang diwawancara sebagai pengguna jalan dapat dilihat pada Gambar

Sumber: Data Primer Diolah oleh

Gambar 10. Karakteristik Responden Berdasarkan Penggunaan Kendaraan 33%

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendapatan Pengguna Jalan

Para responden yang merupakan pengguna jalan kota Bogor menggunakan berbagai kendaraan untuk transportasi mereka. Mulai dari menggunakan angkutan umum seperti angkot, sepeda motor, serta mobil pribadi. Pengguna jalan tertinggi sepeda motor, yaitu 33% dari jumlah responden. Hal ini nunjukkan bahwa para pengguna jalan menganggap bahwa dengan

, mobilitas mereka dapat berjalan lebih cepat. Persentase jumlah responden yang diwawancara sebagai pengguna jalan dapat dilihat pada Gambar 10

Sumber: Data Primer Diolah oleh Penulis Tahun 2009

Karakteristik Responden Berdasarkan Penggunaan Kendaraan berbagai kendaraan untuk transportasi mereka. Mulai dari menggunakan angkutan umum seperti angkot, sepeda motor, serta mobil pribadi. Pengguna jalan tertinggi ponden. Hal ini nunjukkan bahwa para pengguna jalan menganggap bahwa dengan sepeda , mobilitas mereka dapat berjalan lebih cepat. Persentase jumlah responden

10.

VI. DAMPAK KEMACETAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI

Dokumen terkait