DAFTAR LAMPIRAN
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3. Karakteristik Responden
Kuesioner disebarkan kepada 100 responden (mahasiswa Institut Pertanian Bogor) yang telah mengetahui promosi yang telah dilakukan oleh PT X dalam mempromosikan ponsel merek XYZ. Karakteristik responden yang mengisi kuesioner adalah sebagai berikut :
1. Usia responden
Dari kuesioner yang disebarkan kepada responden dapat kita kelompokan berdasarkan tingkat usia dari responden. Tabel 3 adalah Tabel pengelompokan responden berdasarkan usia responden.
41
Tabel 3. Pengelompokan responden berdasarkan usia responden.
USIA Jumlah Responden Persentase
18 Tahun 9 9 % 19 Tahun 17 17 % 20 Tahun 29 29 % 21 Tahun 24 24 % 22 Tahun 8 8 % 23 Tahun 5 5 % 24 Tahun 8 8 % Jumlah 100 100 %
Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden adalah berusia 19 sampai dengan 21 tahun, dengan jumlah total 70%. Sedangkan responden usia 18 tahun adalah 9 %, usia 22 tahun adalah 8 %, usia 23 tahun adalah 5 %, dan usia 24 tahun adalah 8 %. Responden yang terbanyak adalah berusia 19 sampai dengan 21 tahun, dengan responden yang berusia 20 tahun adalah yang berjumlah paling banyak dengan 29 %.
2. Jenis kelamin responden
Berdasarkan jenis kelamin responden dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden adalah berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 58 % dan jumlah responden laki–laki adalah 42 %. Tabel 4 adalah pengelompokan responden berdasarkan jenis kelamin dari responden.
Tabel 4. Pengelompokan responden berdasarkan jenis kelamin
Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase
Laki – Laki 42 42 %
Perempuan 58 58 %
Jumlah 100 100 %
3. Penghasilan per bulan responden
Berdasarkan tingkat penghasilan responden dibagi menjadi 5 bagian konsumen yang memiliki tingkat pendapatan yang berbeda. Tabel 5 adalah pengelompokan responden berdasarkan tingkat penghasilan per bulan. Dari 100 responden yang melakukan pengisian terhadap kuesioner, hampir semua responden mempunyai penghasilan yang berasal dari orang
tua. Hal ini dikarenakan responden adalah mahasiswa yang pendapatan utamanya dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya masih sangat tergantung kepada orang tua, selain itu mahasiswa juga pada umumnya belum mempunyai pendapatan sendiri.
Tabel 5. pengelompokan responden berdasarkan penghasilan per bulan Jumlah Penerimaan Per Bulan Jumlah Responden Persentase
< Rp 300.000 12 12 % Rp 300.000 – Rp 500.000 35 35 % Rp 500.001 – Rp 1.000.000 31 31 % Rp 1.000.001 – Rp 2.000.000 15 15 % > Rp 2.000.000 7 7 % Jumlah 100 100 %
Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden memiliki penghasilan perbulan diantara Rp 300.000 sampai Rp 500.000 dan diantara Rp 500.000 sampai dengan Rp 1.000.000 dengan jumlah total 66 %. sedangkan jumlah responden yang paling sedikit adalah yang mempunyai pendapatan per bulan yang lebih dari Rp 2.000.000. 4.4. EPIC Model
Untuk menilai keefektifan promosi bisa dilakukan dengan mengukur dua dampak yaitu dampak penjualan dan dampak komunikasi. Dampak penjualan di ukur dengan menggunakan analisa matematis dengan membandingkan antara biaya promosi dengan tingkat penjualan yang didapatkan. Pengukuran dampak komunikasi dilakukan dengan menganalisa kuesioner dengan tehnik EPIC Model (Durianto et al., 2003). untuk menilai respon konsumen terhadap keefektifan promosi yang dilakukan oleh PT X dilakukan dengan menggunakan analisa EPIC Model. Pengukuran keefektifan promosi tersebut dilakukan dengan menganalisa pertanyaan dan jawaban dari responden yang ada pada kuesioner yang akan disajikan pada Tabel 6. EPIC Model terdiri dari empat dimensi yaitu dimensi empati, dimensi persuasi, dimensi dampak dan dimensi komunikasi. Pertanyaan pada kuesioner mencerminkan dimensi-dimensi pada EPIC Model.
43
Tabel 6. Hasil jawaban responden pada kuesioner
Keterangan : STS : Sangat Tidak Setuju
TS : Tidak Setuju
C : Cukup
S : Setuju
SS : Sangat Setuju
No Deskripsi Pernyataan STS TS C S SS Jumlah
1 Promosi ponsel merk XYZ telah berjalan dengan baik
0 23 49 27 1 100 2 Promosi ponsel merk XYZ menarik
perhatian anda
0 35 44 21 0 100 3 Responden menyukai promosi yang
dilakukan oleh PT X dalam
mempromosikan ponsel merk XYZ
0 20 52 28 0 100
4 Responden mengetahui dan mengenal produk yang ditawarkan dari promosi
0 17 42 35 6 100 5 Promosi yang dilakukan menyampaikan
pesan dengan baik dan jelas
0 17 53 29 1 100 6 Promosi yang dilakukan mempunyai daya
tarik yang tinggi
0 33 49 17 1 100 7 Promosi berhasil meyakinkan responden
untuk lebih memilih produk yang ditawarkan
6 45 34 15 0 100
8 Promosi yang dilakukan lebih kreatif dibandingkan pesaing
4 37 43 16 0 100 9 Promosi yang dilakukan lebih jelas
dibandingkan para pesaing
5 38 43 14 0 100 10 Promosi yang dilakukan lebih jelas
daripada para pesaing
5 47 41 7 0 100
11 Promosi yang dilakukan, mendorong konsumen untuk melakukan pembelian
4 43 41 12 0 100 12 Promosi yang dilakukan memaparkan
fungsi, manfaat, dan alasan mengapa harus memilih produk yang ditawarkan
1 21 49 27 2 100
13 Slogan yang dikeluarkan cocok, bagus, sesuai dan mendukung produk yang ditawarkan
Untuk mengukur efektifitas promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan, digunakan suatu alat analisa yaitu dengan menggunakan metode EPIC model. Metode ini terdiri dari empat dimensi, yaitu dimensi emphati, dimensi persuasi, dimensi dampak dan dimensi komunikasi. Dimensi-dimensi tersebut akan terwakili oleh 13 pertanyaan yang diajukan kepada responden dalam kuesioner.
Dimensi empati menjelaskan tentang perasaan empati responden terhadap pertanyaan yang diberikan, dan bagaimana kesan serta tanggapan konsumen terhadap promosi yang dilakukan. Dimensi empati menunjukan apakah konsumen menyukai bentuk promosi yang dilakukan oleh PT X. Empati dapat didefinisikan sebagai keandalan mental yang membuat seseorang mengindentifikasikan dirinya atau merasakan dirinya pada keadaan yang sama dengan pikiran orang lain. Pada kuesioner dimensi empati terdapat pada pertanyaan nomor 1, 3 dan 6, yaitu :
Pertanyaan 1 : Promosi ponsel merek XYZ telah berjalan dengan baik. Pertanyaan 3 : Konsumen menyukai promosi yang dilakukan oleh PT X. Pertanyaan 6 : Promosi yang dilakukan oleh PT X dalam mempromosikan
ponsel merek XYZ mempunyai daya tarik yang tinggi
Dimensi persuasi menjelaskan tentang apa yang dapat diberikan oleh suatu promosi untuk mempengaruhi sikap dan keinginan responden untuk berhubungan lebih lanjut, dan mendorong konsumen untuk melakukan transaksi dengan perusahaan setelah adanya promosi yang dilakukan. Persuasi dapat didefinisikan sebagai perubahan kepercayaan, sikap dan keinginan perilaku yang disebabkan oleh komunikasi promosi.
Pada pertanyaan dalam kuesioner dimensi persuasi ini diwakilkan pada pertanyaan 7 dan 11, yaitu :
Pertanyaan 7 : Adanya promosi yang dilakukan oleh PT X berhasil meyakinkan anda untuk memilih ponsel merek XYZ daripada produk pesaing.
45
Pertanyaan 11 : Semua promosi yang dilakukan oleh PT X mendorong anda untuk melakukan pembelian.
Dimensi dampak menjelaskan tentang dampak yang dihasilkan oleh promosi yang telah dilakukan, apakah kegiatan promosi tersebut bisa membuat produk yang ditawarkan lebih menonjol daripada produk lain. Dampak yang diinginkan dari suatu promosi adalah meningkatnya product knowledge, yaitu pengetahuan konsumen akan produk yang ditawarkan. Pada pertanyaan dalam kuesioner dimensi dampak terdapat pada pertanyaan 2,4 dan 8 yaitu :
Pertanyaan 2 : Promosi ponsel merek XYZ telah berhasil menarik perhatian anda.
Pertanyaan 4 : Anda mengetahui dan mengenal produk ponsel merek XYZ dari adanya promosi yang dilakukan.
Pertanyaan 8 : Promosi yang dilakukan oleh PT X lebih kreatif daripada para pesaing.
Dimensi komunikasi menggambarkan tentang kejelasan promosi yang dilakukan, kemampuan promosi untuk berkomunikasi, dan pemahaman konsumen terhadap promosi yang dilakukan. Pada pertanyaan dalam kuesioner dimensi komunikasi terdapat pada pertanyaan 5,9,12 dan 13, yaitu : Pertanyaan 5 : Promosi yang dilakukan menyampaikan pesan dengan jelas. Pertanyaan 9 : Promosi yang dilakukan lebih jelas daripada para pesaing. Pertanyaan 12 : Promosi ponsel merek XYZ oleh PT X memaparkan fungsi,
manfaat dan alasan mengapa harus memilih ponsel merek XYZ.
Pertanyaan 13 : Slogan PT X pada ponsel merek XYZ, cocok dan sesuai dengan produk yang ditawarkan.
Dari pertanyaan yang ada di atas akan diolah dengan menggunakan analisa tabulasi sederhana, untuk mendapatkan nilai EPIC Rate yang menunjukkan keefektifan respon konsumen terhadap promosi yang dilakukan.
Perhitungan analisa EPIC Models : 1. Skor Rataan
Skala yang digunakan dalam kuesioner adalah dengan menggunakan skala Likert, dengan menggunakan tingkat skala 5. Untuk menentukan nilai rataan (RS) digunakan rumus :
RS = 5 - 1 = 0,8 5
2. Rentang Skala Keputusan
Untuk menentukan nilai EPIC Model perlu dilakukan pembobotan atas pertanyaan yang diberikan. Tabel 7 adalah pembobotan nilai X yang dilakukan pada EPIC models yaitu : Tabel 7. Kriteria pembobotan dalam EPIC Model
Kriteria Jawaban Bobot Nilai
Sangat Tidak Setuju 0
Tidak Setuju 1
Cukup 2 Setuju 3
Sangat Setuju 4
Setelah melakukan pembobotan dilakukan penentuan rentang skala untuk menentukan krteria dari nilai EPIC Rate yang kita dapatkan. Tabel 8 menunjukkan kriteria dan rentang skala dalam EPIC Model.
Tabel 8. Kriteria dan rentang skala dalam EPIC Model
Kriteria Rentang Skala
Sangat tidak efektif 0,0 - 0,8 Tidak efektif 0,8 - 1,6 Cukup efektif 1,6 - 2,4
Efektif 2,4 - 3,2
47
Berdasarkan tabel tersebut maka dapat di interpretasikan sebagai berikut :
1. Jika rentang skala berada pada rentang 0,0 - 0,8 maka promosi yang dilakukan termasuk dalam kriteria sangat tidak efektif. 2. Jika rentang skala berada pada rentang 0,8 - 1,6 maka promosi
yang dilakukan termasuk dalam kriteria tidak efektif.
3. Jika rentang skala berada dalam rentang 1,6 - 2,4 maka promosi yang dilakukan termasuk dalam kriteria cukup efektif. 4. Jika rentang skala berada pada rentang 2,4 - 3,2 maka
promosi yang dilakukan termasuk dalam kriteria efektif.
5. Jika rentang skala berada pada rentang 3,2 - 4,0 maka promosi yang dilakukan termasuk dalam kriteria sangat efektif.
Rentang skala diperoleh dengan melakukan analisa tabulasi sederhana yang merupakan perkalian antara bobot yang diberikan dengan jumlah jawaban yang diberikan oleh responden dalam kuesioner, dan hasil perkalian tersebut akan dibagi dengan jumlah total responden, yang hasilnya akan menentukan promosi yang dilakukan termasuk dalam kriteria yang terdapat pada tabel di atas. 4.4.1. Empati
Dimensi empati menunjukan bagaimana tanggapan dan ketertarikan konsumen terhadap promosi yang dilakukan oleh PT X.
Tabel 9. Perhitungan dimensi empati pada EPIC Model
Atribut Bobot Emphati (1) Emphati (3) Emphati (6) X (1) X (3) X (6) STS 0 0 0 0 0 0 0 TS 1 23 20 33 23 23 20 C 2 49 52 49 98 98 104 S 3 27 28 17 81 81 84 SS 4 1 0 1 4 4 0 100 100 100 206 208 186
X (1) 206 = = 2,06 100 X (3) 208 = = 2,08 100 X (6) = 186 = 1,86 100 X Emphati = X (1) +X (2) + X (6) = 3 = 2,06 + 2,08 + 1,86 = 3 = 2
Berdasarkan hasil perhitungan nilai empati adalah 2, nilai empati ini berada pada rentang 1,6 - 2,4 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi yang dilakukan dari segi dimensi empati dikatakan mempunyai respon yang cukup efektif. Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat diinterpretasikan bahwa responden cukup menyukai promosi yang dilakukan oleh PT X, dalam rangka mempromosikan produk ponsel merek XYZ. Hal ini disebabkan promosi yang dilakukan oleh PT X dalam mempromosikan ponsel merek XYZ, cukup dapat memberikan informasi yang cukup berharga yang dibutuhkan oleh konsumen serta mempunyai suatu daya tarik yang cukup tinggi.
49
4.4.2. Persuasi
Dimensi persuasi menunjukan bagaimana sikap, tindakan dan keinginan dari konsumen untuk dapat berhubungan lebih lanjut dengan PT X. Tabel 10 adalah tabel perhitungan dimensi empati dari EPIC Model Tabel 10. Perhitungan dimensi persuasi pada EPIC Model.
Atribut Bobot Persuasi (7) Persuasi (11) X (7) X (11) STS 0 6 9 0 0 TS 1 43 40 43 40 C 2 36 35 72 70 S 3 15 16 45 48 SS 4 0 0 0 0 100 100 160 158 160 X (7) = = 1,60 100 X (11) = 158 = 1,58 100 X Emphati = X (7) +X (11) 2 = 1,60+ 1,58 = 1,59 2
Berdasarkan hasil perhitungan di atas dimensi persuasi berada pada rentang skala 0,8 - 1,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa promosi yang dilakukan oleh PT X dari segi dimensi persuasi untuk mempromosikan ponsel merek XYZ dapat dikatakan mempunyai respon yang tidak efektif., hal ini dikarenakan promosi yang dilakukan oleh PT X tidak mampu untuk menguatkan daya tarik suatu produk yang ditawarkan dan menarik serta membujuk konsumen untuk melakukan hubungan pembelian lebih lanjut terhadap ponsel merek XYZ. Ketidak efektifan dimensi persuasi salah satu
penyebabnya adalah PT X lebih menekankan pada promosi BTL, sehingga konsumen tidak terlalu mengetahui tentang produk yang ditawarkan yang berpengaruh pada daya tarik suatu produk dan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian.
4.4.3 Dampak
Dimensi dampak menunjukan dampak dari komunikasi yang dilakukan oleh PT X, dampak promosi yang diberikan kepada responden berupa pengetahuan akan produk. Tabel 11 menunjukan perhitungan dimensi dampak dari EPIC Models.
Tabel 11. Perhitungan dimensi dampak pada EPIC Model. Atri but Bobot Dampak (2) Dampak (4) Dampak (8) Dampak (10) X (2) X (4) X (8) X (10) STS 0 0 0 4 5 0 0 0 0 TS 1 35 17 37 47 35 17 37 47 C 2 44 42 43 41 88 84 86 82 S 3 21 35 16 7 63 105 48 48 SS 4 0 6 0 0 0 24 0 0 100 100 100 100 186 230 171 177 X (2) 186 = = 1,86 100 X (4) 230 = = 2,3 100 X (8) 171 = = 1,71 100 X (10) = 177 = 1,77 100 X Dampak = X (2) +X (4) + X (8) + X (10) = 3
51
= 1,86 + 2,3 + 1,71 + 177
= 3
= 1,91
Berdasarkan hasil perhitungan nilai X dampak adalah 1,91, nilai dampak ini berada pada rentang 1,6 - 2,4. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa promosi yang dilakukan dari segi dimensi dampak dapat dikatakan mempunyai respon cukup efektif. Promosi yang dilakukan cukup melibatkan konsumen dan bisa menambah tingkat knowledge product, yaitu tingkat pengetahuan konsumen terhadap produk. Dengan adanya promosi yang dilakukan oleh PT X menambah pengetahuan konsumen mengenai produk ponsel merek XYZ.
4.4.4. Komunikasi
Dimensi komunikasi menggambarkan tentang kejelasan promosi yang dilakukan, kemampuan promosi untuk berkomunikasi, dan pemahaman konsumen terhadap promosi yang dilakukan. Tabel 12 menunjukan perhitungan dimensi komunikasi Pada EPIC Model.
Tabel 12. Perhitungan dimensi komunikasi pada EPIC Model. Atri but Bobot Kmnksi (5) Kmnksi (9) Kmnksi (12) Kmnksi (13) X (5) X (9) X (12) X (13) STS 0 0 5 15 1 0 0 0 0 TS 1 17 38 21 18 17 38 21 18 C 2 53 43 49 48 106 86 98 96 S 3 29 14 27 32 87 42 81 96 SS 4 1 0 2 1 4 0 8 4 100 100 100 100 214 166 208 214 X (5) = 214 = 2,14 100 X (9) = 1,66 = 1,66 100
X (12) 208 = = 2,08 100 X (13) = 214 = 2,14 100 X Komunikasi = X (5) +X (9) + X (12) + X (13) = 4 = 2,14 + 2,08 + 2,06 + 2,15 = 4 = 2, 05
Berdasarkan hasil perhitungan nilai komunikasi adalah 2,05, nilai komunikasi ini berada pada rentang 1,6 - 2,4 sehingga promosi yang dilakukan dari segi dimensi komunikasi dikatakan mempunyai respon yang cukup efektif. Hal ini disebabkan karena promosi yang dilakukan oleh PT X cukup dapat menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen, dan juga bisa menyampaikan informasi tentang produk dengan cukup jelas dan baik.
4.4.5. EPICRate
Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa dimensi persuasi mendapat kriteria penilaian tidak efektif, dimensi empati, dampak dan komunikasi mendapatkan kriteria penilaian cukup efektif. Keempat dimensi yang ada dan yang dihasilkan melalui penelitian tersebut akan dijumlahkan untuk mendapatkan nilai rata – rata untuk menentukan nilai EPIC Rate, sebagai berikut :
53
EPIC rate :
X (Empaty) + X (Persuasi) + X ( Dampak) + X (Komunikasi) = 4 2 + 1,59 + 1,91 + 2,05 = = 1, 88 4
Nilai EPIC Rate yang didapat secara keseluruhan adalah 1,88. Nilai ini berada pada rentang 1,6 – 2,4, yang berarti promosi secara keseluruhan yang dilakukan oleh PT X telah berlangsung dengan cukup baik. Promosi empati, dampak dan komunikasi berada pada rentang 1,6 – 2,4 yang mendapatkan kriteria penilaian yang cukup efektif dan promosi persuasi yang berada rentang 0,8 – 1,6 yang mendapat kriteria penilaian tidak efektif. Dari hasil pengolahan data diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa promosi yang dilakukan oleh PT X untuk produk ponsel meerk XYZ, dari segi konsumen baru mencapai tingkat cukup efektif. Artinya promosi yang dilakukan tersebut belum maksimal dan belum bisa menarik konsumen untuk lebih tertarik kepada promosi yang dilakukan oleh perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu melakukan berbagai langkah perbaikan dan peningkatan promosi untuk meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap promosi yang dilakukan dan akan berdampak kepada lebih meningkatnya ketertarikan konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Hasil dari pengolahan data dengan menggunakan EPIC Model dapat disajikan dalam bentuk Grafik. Gambar 5. merupakan grafik hasil EPIC Model.
0 0.5 1 1.5 2 2.5 Nilai Dimensi
Grafik EPIC Model
Series1 2 1.59 1.91 2.05 empati persuasi dampak komunikasi
Gambar 5 Grafik hasil EPIC Model
4.5. Perhitungan Analisa Keefektifan Promosi Terhadap Jumlah Penjualan