• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Karunia-nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini . Shalawat beserta salam semoga senantiasa terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW , kepada keluarganya , para sahabatnya , sehingga kepada umatnya hingga akhir zaman , amin

Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara . Judul yang diajukan ini adalah Pertanggungjawaban Pidana Dokter Yang Melakukan Malpraktek ( Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 365K/PID/2012 ) .

Tak lupa juga dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak Fakultas Hukum dan pihak - pihak lain yang telah berperan membantu dalam penulisan skripsi ini, terutama kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H,Mhum., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Budiman Ginting, S.H,M.Hum., selaku Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

3. Bapak Syafruddin Hasibuan, S.H MH, DFM., selaku Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

4. Bapak Dr. OK Saidin, S.H M.Hum., selaku Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

5. Bapak Dr.M.Hamdan, S.H M.H., selaku Ketua Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

6. Ibu Liza Erwina, S.H, M.Hum., selaku Sekretari Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

7. Bapak Prof Dr. Madiasa Ablisar S.H, M.S selaku Dosen Pembimbing Akademik atas bimbingannya selama ini

8. Ibu Nurmalawaty, S.H, M.Hum Selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan, masukan dan koreksi dalam penulisan skripsi ini

9. Bapak Alwan, S.H, M.Hum Selaku dosen Pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan, masukan dan koreksi dalam penulisan skripsi ini

10. Seluruh staf pengajar Fakultas Hukum USU telah mebimbing penulis selama mengikuti perkuliahan sampai dengan menyelesaikan skripsi ini.

11. Orang tua Prof. Dr. Madiasa Ablisar dan Mama Dra. Syarifah MS yang telah membesarkan, membimbing, dan selalu mendoakan anaknya sampai tahap ini.

12. Adik Aqib Asyraf Ablisar yang telah memberikan semangat dalam mengerjakan skripsi ini semoga kita bisamembanggakan orang tua kita.

13. Kepada anak anak Grup D 2012 seperti Andreas, Bona, Arief, Thia, Erin, Kiky, Iput, Kevin, Clinton, dan nama nama lain yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.

14. Kepada kawan kawan lain anak Imka Erkaliaga yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu.

15. Kepada Diffa Sandria yang telah memberikan semangat dan kegilaan karena kegilaan itu membuat saya semangat dalam mengerjakan skripsi ini.

16. Kepada kawan kawan kantin lain seperti Pak Juanda, Pak Fikrie, Pak Hadyan Cholidin, dan Pak Juangga telah memberikan semangat dalam mengerjakan skripsi ini.

17. Teman-teman Grup D 2012 Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara dalam memberikan semaganat dan dukungan sejak awal sampai sekarang ini.

18. Seluruh teman-teman IMADANA (Ikatan Mahasiswa Departemen Hukum Pidana) yang telah memberikan semangat dan motivasi semoga dapat menjadi orang-orang yang berguna.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu penulis. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian. Semoga ilmu ini yang penulis dapatkan dapat bermanfaat bagi penulis untuk sekarang dan masa yang akan datang

Medan, Maret 2016 Penulis

DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Abstrak BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 6

C. Tujuan dan Manfaat Penulisan 7

D. Keaslian Penulisan 8

E. Tujuan Kepustakaan 1. Pengertian Pertanggungjawaban pidana 8

2. Pengertian Malpraktik 11

F. Metode Penulisan 13

G. Sistematika Penulisan 15

BAB II Ketentuan / Pengaturan Terhadap Malpraktek Dokter di Indonesia A. Hubungan Dokter dengan Pasien 17

B. Kode Etik Kedokteran 34

C. Hak dan Kewajiban Dokter 36

D. Standar Profesi 41

E. Syarat – syarat Malpraktek 47

BABIII PERTANGGUNGJAWABAN DOKTER DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 365K/Pid/2012 A. Pertanggungjawaban Pidana 52

1. Kesalahan 52

2. Kemampuan bertanggungjawab 55

3. Tidak ada alasan pemaaf 56

B. Posisi Kasus 1. Kriminologis 57

2. Dakwaan Jaksa penuntut umum 59

4. Pertimbangan hukum 61

5. Putusan Hakim Pengadilan Negeri Manado 62

6. Putusan Hakim Mahkamah Agung 62

C. Analisis Kasus 65

Bab IV : Penutup A. Kesimpulan 75 B. Saran

ABSTRAK Nurmalawaty*)

Alwan**) Ariq Ablisar***)

*) Pembimbing I, Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

**) Pembimbing II, Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

***) Penulis, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

Malpraktek adalah tindakan professional yang tidak benar atau kegagalan untuk menerapkan keterampilan professional yang tepat oleh professional kesehatan seperti dokter, ahli terapi fisik atau rumah sakit. Malpraktek mengharuskan pasien membuktikan adanya cedera dan bahwa hal itu adalah hasil dari kelalaian oleh professional kesehatan Menurut M. Jusuf Hanafiah & Amir Amri adalah “kelalaian seorang dokter untuk mempergunakan tingkat keterampilan dan ilmu yang lazim dipergunakan dalam mengobati pasien atau orang yang terluka menurut ukuran di lingkungan yang sama. Yang dimaksud dengan kelalaian disini adalah sikap kurang hati – hati yaitu tidak melakukan apa yang seseorang dengan sikap hati-hati melakukan dengan wajar , tapi sebaiknya melakukan apa yang seseorang dengan sikap hati hati akan melakukannya dalam situasi tersebut. Kelalaian diartikan pula dengan melakukan tindakan kedokteran di bawah standar pelayanan medis (standar profesi dan standar prosedur operasional).Permasalahan yang dibahas mengenai malpraktek ini adalah beberapa beberapa dokter di Indonesia ini sudah melakukan malpraktek yaitu tindakan professional yang tidak dibenarkan di dunia kedokteran dimana malpraktek tersebut adalah hasil kelalaiam yang menimbulkan cedera ataupun bisa menimbulkan kematian. Dalam kasus terebut yang dilakukan oleh dr. Ayu Sasiary Prawani tersebut pasien sedang melakukan tindakan operasi Caesar pasien tersebut dikasih suntik berupa suntik formalin di paha kanannya dan lama kelamaan dapat menimbulkan kematian.Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan metode penelitian normatifyang dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan (library research) dan dapat data-data primer seperti putusan Mahkamah Agung ataupun Undang-undang pengumpulan informasi data-data sekunder seperti dari internet , majalah , literatur , dan artikel yang mengenai malpraktek.

Dokumen terkait