BAB 4 HASIL PENELITIAN
4.3 Kategorisasi Skor Variabel Penelitian
Kategorisasi dalam penelitian ini dibuat menjadi dua kategori, yaitu tinggi dan rendah. Untuk mendapatkan norma kategorisasi tersebut yaitu dengan menggunakan pedoman sebagai berikut :
Tabel 4.3 Pedoman Intepretasi skor
Norma Rentang Interpretasi
X ≥ Nilai Mean >50 Tinggi
X< Nilai Mean <50 Rendah
Setelah kategorisasi tersebut didapatkan, maka akan diperoleh nilai persentase kategori untuk variabel komitmen organisasi, need of power, need of achievement, need of affiliation, self-acceptance, autonomy, environmental mastery, purpose in life, dan personal growth.
4.3.1. Kategorisasi komitmen Organisasi
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel komitmen organisasi yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.4 Kategorisasi Skor Variabel Komitmen Organisasi
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 94 47 47 47 Rendah 106 53 53 100.0 Total 200 100.0 100.0
66
Berdasarkan tabel 4.4, diketahui dari total sampel komitmen organisasi pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 47%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 53%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel komitmen organisasi yang paling dominan berada pada kategori rendah.
4.3.2. Kategorisasi Need of Power
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel need of power yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.5Kategorisasi Skor Variabel Need of Power
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 127 63.5 63.5 63.5 Rendah 73 36.5 36.5 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.5, diketahui dari total sampel need of power pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 63.5%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 36.5%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
need of power yang paling dominan berada pada kategori tinggi.
4.3.3. Kategorisasi Need of Achievement
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel need of achievement yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
67
Tabel 4.6 Kategorisasi Skor Variabel Need of Achievement
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 74 37 37 37 Rendah 126 63 63 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.6, diketahui dari total sampel need of achievement
pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 37%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 63%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel need of achievement yang paling dominan berada pada kategori rendah.
4.3.4. Kategorisasi Need of Affiliation
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel need of affiliation yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.7 Kategorisasi Skor Variabel Need of Affiliation
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 101 50.5 50.5 50.5 Rendah 99 49.5 49.5 100.0 Total 200 100.0 100.0
68
Berdasarkan tabel 4.7, diketahui dari total sampel need of affiliation pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 50.5%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 49.5%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
need of affiliation yang paling dominan berada pada kategori tinggi.
4.3.5. Kategorisasi Self-Acceptance
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel self-acceptance yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.8 Kategorisasi Skor Variabel Self-Acceptance
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 68 34 34 34 Rendah 132 66 66 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.8, diketahui dari total sampel self-acceptance pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 34%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 66%. Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
self-acceptance yang paling dominan berada pada kategori rendah.
4.3.6. Kategorisasi Positive Relation with Others
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel positive relation with others yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
69
Tabel 4.9 Kategorisasi Skor Variabel Positive Relation with Others
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 70 35 35 35 Rendah 130 65 65 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.9, diketahui dari total sampel positive relation with others pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 35%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 65%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel positive relation with others yang paling dominan berada pada kategori rendah.
4.3.7. Kategorisasi Autonomy
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel
autonomy yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.10 Kategorisasi Skor Variabel Autonomy
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 119 59.5 59.5 59.5 Rendah 81 40.5 40.5 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.10, diketahui dari total sampel autonomy pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 59.5%, sementara komitmen organisasi
70
pada kategori yang rendah sebesar 40.5%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
autonomy yang paling dominan berada pada kategori tinggi.
4.3.8. Kategorisasi Environmental Mastery
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel
environmental mastery yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.11 Kategorisasi Skor Variabel Environmental Mastery
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 142 71 71 71 Rendah 58 29 29 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.11, diketahui dari total sampel environmental mastery
pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 71%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 29%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel enviromental mastery yang paling dominan berada pada kategori tinggi.
4.3.9. Kategorisasi Purpose in Life
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel purpose in life yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
71
Tabel 4.12 Kategorisasi Skor Variabel Purpose in life
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 78 39 39 39 Rendah 122 61 61 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.12, diketahui dari total sampel purpose in life pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 39%, sementara komitmen organisasi pada kategori yang rendah sebesar 61%. Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
purpose in life yang paling dominan berada pada kategori rendah.
4.3.10. Kategorisasi Personal Growth
Di bagian ini akan ditampilkan tabel yang menunjukkan sebaran variabel personal growth yang dibagi menjadi dua kategori sebagaimana ditunjukkan oleh tabel sebelumnya, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.13 Kategorisasi Skor Variabel Personal Growth
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tinggi 75 37.5 37.5 37.5 Rendah 125 62.5 62.5 100.0 Total 200 100.0 100.0
Berdasarkan tabel 4.13, diketahui dari total sampel personal growth pada kategorisasi tinggi memiliki skor sebesar 37.5%, sementara komitmen organisasi
72
pada kategori yang rendah sebesar 62.5%.Dapat disimpulkan bahwa dari variabel
pesonal growth yang paling dominan berada pada kategori rendah.