TABEL REKAPITULASI HASIL PENGKAJIAN RTRW
TABEL EVALUASI BERDASARKAN REALISASI PROGRAM UNTUK MELIHAT JENIS DAN DAMPAK PELAKS. PEMANFAATAN RUANG No Pemanfaatan
2 Kawasan Budidaya Pengembangan budidaya hutan produksi yang berfungsi
Rehabilitasi kawasan hutan
2 Kawasan Budidaya Pengembangan budidaya hutan produksi yang berfungsi serta memiliki ekonomi tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal (Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Pengembangan budidaya hutan produksi tahun 2015 seluas 50 Ha dan tahun 2016 seluas 100 Ha (Jati dan Bambu) √ Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pengembangan budidaya perkebunan/buah-buahan dengan partisipasi masyarakat di Kecamatan Bontosikuyu (Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Pengembangan budidaya
perkebunan/tanaman keras di seluruh kecamatan kecuali Benteng,dan Takabonerate (Kec. Bontoharu dan Kec.
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 235 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Bontosikuyu)
Penyiapan lahan dan
pembibitan (Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Pembentukan kelompok kerja
(Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Pembangunan prasarana
pendukung (Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Pengolahan lahan (Kec.
Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
Penanaman (Kec. Bontoharu
dan Kec. Bontosikuyu)
Pemeliharaan (Kec. Bontoharu
dan Kec. Bontosikuyu)
Kegiatan panen dan
pascapanen (Kec. Bontoharu dan Kec. Bontosikuyu)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 236 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Hutan Rakyat Pengembangan Hasil Hutan
Bukan Kayu (seperti komoditas tanaman obat, dan lain-lain)
Pengembangan tanaman hutan
atau tanaman obat-obatan pada lahan hutan rakyat
Pengembangan tanaman hutan atau tanaman obat-obatan pada lahan hutan rakyat Tahun 2012 : 200 Ha Tahun 2013 : 200 Ha Tahun 2014: 175 Ha Tahun 2015 : 75 Ha Tahun 2016 : 105 Ha Keterangan :tahun 2016 Hutan Rakyat 75 Ha dan Agroforestry 30 Ha
√
Kawasan Pertanian Mempertahankan lahan pertanian sawah sebagai lahan pertanian berkelanjutan
belum ada perda LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan)
√
Mengembangkan sarana
pertanian khususnya irigasi sederhana untuk menunjang kegiatan sektor pertanian
telah dibangun irigasi sederhana seluas 1.673,81 ha (44%) dari total luas lahan sawah seluas 3.823,06 ha (terlampir data teknis sebaran sawah berdasarkan jenis pengairan)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 237 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai
Pendistribusian sarana dan
prasarana pertanian sesuai dengan potensi lahan pertanian di setiap daerah;
penyediaan pupuk bersubsidi/non subsidi, benih/bibit tanaman serta pestisida pada kawasan pertanian pangan
√
Mengembangkan teknologi
pertanian dalam berbagai segi dengan menggunakan prinsip daya guna dan hasil guna
penyediaan alat mekanisasi pertanian pada kawasan pertanian pangan (hand traktor (roda 2 dan roda 4), combine harvester, rice transplanter, pompanisasi dll.
√
Pertanian tanaman pangan
Peningkatan pelayanan irigasi teknis/desa dengan jaminan pasokan air yang mencukupi.
Telah terbit Perda Irigasi tahun 2016. Telah
dikembangkan pemanfaatn sumber-sumber air pd daerah pertanian pangan dalam bentuk irigasi air permukaan maupun irigasi air tanah.
√
Peningkatan produksi
pertanian sawah melalui intensifikasi lahan sehingga hasil panen dapat dicapai lebih dari 4,2 ton/ha
telah dilakukan intervensi melalui program P2BN (peningkatan produksi beras nasional) dan Program UPSUS PAJALE (Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi Jagung dan
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 238 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Kedelai) dengan capaian
provitas padi sawah 5,9 ton/ha
Untuk meningkatkan
pendapatan petani perlu dikembangkan padi organik bersertifikat
belum dikembangkan dan pemanfaatannya masih sangat tergantung dari bantuan pemerintah
Diperlukan berbagai insentif (keringanan pajak/retribusi dan subsidi guna meningkat-kan produktivitas lahan dan kinerja petani)
beberapa insentif yang telah diberikan ke petani berupa : bantuan benih berlabel (unggul), pupuk bersubsidi, penyediaan alat dan mesin pertanian serta direncanakan sertifikasi lahan bagi petani pemilik sawah
√
Penguatan kelembagaan
petani terkait dengan pengelolaan lahan dan air (irigasi), pengadaan sarana produksi, panen dan pengolahan pasca panen termasuk pemasaran
Telah terbentuk P3A pada beberapa daerah Irigasi serta telah terbentuk Perda Irigasi. Khusus penguatan
kelembagaan pengelolaan panen dan pasca panen masih sangat terbatas (belum ada kemitraan)
√
Pertanian lahan kering dan
holtikultura
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 239 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai
Penetapan kawasan dan
sentra pertanian lahan kering
formalitas penetapan kawasan pertanian lahan kering belum ada
Penetapan komoditas
unggulan sesuai karakteristik sub kawasan
formalitas penetapan komoditas unggulan belum ada
Peningkatan produksi
komoditas melalui intensifikasi lahan, ekstensifikasi dan optimasi lahan Tahun 2014 Intensifikasi jeruk keprok : 2 Ha di Batangmata sapo Tahun 2015 Ekstensifikasi jeruk keprok 15 Ha di Bontona Saluk Tahun 2016
Pembangunan prasarana dan
sarana pertanian, seperti jalan produksi, peralatan budidaya dan teknologi pengolahan pasca panen
Pengembangan hortikultura jeruk pada kawasan yang tersebar di Kecamatan Bontomatene telah dibangun prasarana Jalan
Tani/Produksi dgn capaian :
√
Tahun 2009 : 915 meter (Desa onto dan Batangmata Sapo
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 240 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Tahun 2010 : 2.155 meter
(Batangmata Sapo dan Bontona Saluk) Tahun 2011 : 548 meter (Maharayya) Tahun 2012 : 462 meter (Bontona Saluk & Barat Lampongan)
Tahun 2013 : 2437,95 meter
(Onto, Batangmata Sapo, Maharayya, Barat Lambongan) Tahun 2014 : 252,45 meter (Bontona Saluk) Tahun 2015 : 1551,44 meter (Batangmata Sapo) Selain pembangunan prasarana, penyediaan sarana pertanian seperti bibit jeruk sebanyak 19.850 pohon (50 Ha) di tahun 2015 dan 9.400 pohon (23 Ha) di tahun 2016
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 241 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Penguatan kelembagaan
petani terkait dengan pengelolaan lahan,
penggunaan pupuk organik, pengangkutan, pengolahan dan pemasaran serta permodalan
belum ada
Kawasan Perkebunan
Penetapan (delineasi) kawasan perkebunan yang potensial dan tidak berada pada kawasan konservasi (lindung)
Tidak Ada
Peningkatan produksi
komoditas melalui intensifikasi lahan
- Rehabilitas dan Intensifikasi Tanaman Kelapa
- Rehabilitas dan Intensifikasi Tanaman Cengkeh
√
Pembangunan infrastruktur
kawasan perkebunan
- Pembangunan irigasi air tanah dangkal
- Pembangunan jaringan irigasi air permukaan - Pembukaan DAM parit / Embung
√
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 242 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Kawasan Peternakan Pengembangan sentra peternakan ternak besar (sapi dan kerbau)
Pengembangan sentra
peternakan ternak kecil (kambing & domba)
Pengembangan kawasan agribisnis peternakan Pengembangan kawasan integrasi
peningkatan pengetahuan dan
keterampilan para peternak
Pengembangan pakan ternak
lokal dengan mengandalkan hasil pertanian dan perikanan lokal
Kawasan Perikanan Pengembangan perikanan tangkap laut di seluruh wilayah perairan pesisir
Pemberian bantuan Sarana Penangkapan (Kapal dan Alat Tangkap & Fasilitas
Penunjang Lainnya)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 243 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Pengembangan sentra
budidaya perikanan laut (udang, kerapu, dan rumput laut) di seluruh kecamatan pesisir
- Pemberian bantuan bidang budidaya seperti bibit udang, bibit bandeng, bibit kerapu, bibit rumput laut
-Terbentuknya desa keramba di bontolebang untuk
pengembangan budidaya laut - Pengembangan
percontohan budidaya air tawar antara lain didusun pajalayya untuk budidaya lele
√
Pengembangan kegiatan
minapolitan, terutama di Kecamatan Benteng dan Bontoharu
Penambahan sarana dan prasarana fasilitas penunjang kawasan PPI Bonehalang- Benteng
√
Pengembangan industri
pengolahan perikanan di Benteng dan Bontoharu
Tidak Ada
Pengembangan industri
maritim Benteng dan Pamatata
Tidak Ada
Peningkatan sarana prasarana pelabuhan perikanan
- Pengembangan pabrik es balok
√
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 244 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Kawasan Pertambangan Inventarisasi sumberdaya mineral, pembinaan, dan pengawasan bidang pertambangan, Mineral dan Batubara serta Batuan, serta air bawah tanah, yang berpotensi untuk dieksploitasi dalam skala ekonomi
- Inventarisasi dan pemetaan sumber Daya
- Inventarisasi dan pemetaan Potensi batuan granit di Pulau jampea
√
Melakukan kajian daya dukung
lingkungan untuk ekploitasi bahan tambang dan galian
Menetapkan satuan Wilayah
Pertambangan (WP)
Menyusun profil potensi,
prosedur dan mekanisme perizinan serta rencana bisnis (bussines plan) untuk masing-masing WUP, WPR dan WPN
Melakukan kajian sumberdaya
energi alternatif yang meliputi panas bumi dan tenaga air, listrik pedesaan
Melakukan promosi untuk
menarik investasi pengembangan bidang
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 245 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai pertambangan dan energi
Melakukan kajian
pengembangan energi panas bumi untuk pengembangan energi alternatif
Melaksanakan perencanaan
pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit tenaga listrik energi alternatif
Mencari sumber pembiayaan
dan investor untuk
pelaksanaan pengembangan pembangkit tenaga listrik energi panas bumi
Kawasan Industri Penyusunan rencana detail tata ruang kawasan industri yang ditindaklanjuti dengan penyiapan peraturan daerah (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Penyusunan rencana
pengusahaan (business plan) dan promosi pengembangan
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 246 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai kawasan (Kec. Benteng dan
Kec. Bontoharu)
Pengadaan Lahan Kawasan
industri (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pembangunan infrastruktur
dasar untuk pengembangan kawasan industri (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pengembangan industri
pengolahan hasil laut, baik ikan maupun non ikan (Kec.
Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pengembangan industri
pengolahan hasil kayu dari hasil hutan tanaman industri pola hutan tanaman rakyat (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pengembangan industri hasil
pertanian (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pengembangan industri
pengolahan hasil perkebunan,
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 247 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai terutama kelapa, kakao, jarak,
robusta dan mete (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Kawasan Pariwisata
Penyiapan regulasi tentang pengembangan obyek dan daerah tujuan wisata
- Perda Penetapan objek wisata No 2 tahun 2020 - Rencana Induk
Pengembangan Pariwisata Daerah Perda No 7 Tahun 2011 (Rencana Revisi tahun 2017)
√
Penataan dan penyediaan
sarana dan prasarana di daerah tujuan wisata
- Pembuatan Gazebo di Kampung Penyu,Liang Kareta, tinabo dan tempat wisata lainnya
√
Melakukan promosi intensif
tentang obyek dan daerah tujuan wisata
- Ikut Even Pameran (partisipasi)
- membuat even tunggal (promosi)
Pemuatan Informasi
Pariwisata Selayar di Majalah Pesawat(citylink dan Lion) - Pamtour (mengundang tamu kemudian
mempromosikan ke media atau travel)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 248 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai - Promosi melalui mediatron
Pengembangan Kawasan
Wisata Terpadu Takabonerate
Pengembangan Kawasan
Wisata Bahari lainnya melalui penataan kawasan,
pembangunan fasilitas penunjang pariwisata, dan promosi dan pemasaran
Sudah ada Pengembangan Kawasan Wisata Bahari lainnya melalui penataan kawasan, pembangunan fasilitas penunjang
pariwisata, dan promosi dan pemasaran
√
Pengembangan kawasan
Wisata Budaya
Tenro Adingingdinging, Masjid Tua Gantarang, Perkampungan Tua
bitombang, Jangkar raksasa di padang dan Gong Nekara di Matalalang
√
Pengembangan potensi
sumberdaya alam sebagai objek–objek wisata dalam satu kesatuan sistem pengelolaan yang terpadu
Akses sudah ada ke objek wisata
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 249 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Kawasan Pemukiman Pengembangan Kawasan Permukiman Perkotaan Percepatan penyediaan
perumahan melalui kegiatan : Penyediaan KPR – RSH bersubsidi, Pengembangan perumahan swadaya dan Pengembangan Kasiba/Lisiba
Penataan dan rehabilitasi lingkungan kawasan perkampungan nelayan
Rumah Khusus Nelayan Dusun Buttu Desa Laiyolo Kec. Bontosikuyu
√
Revitalisasi kawasan
tradisional/etnis/bersejarah yaitu kawasan yang mempunyai bangunan bersejarah yang bernilai atau bermakna penting Peningkatan penyehatan lingkungan permukiman Program P2KP (Program Peningkatan Kualitas Permukiman) Kemudian berkembang ke Program Kota tanpa kumuh (Kotaku)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 250 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai
Pengembangan prasarana dan
sarana kawasan cepat tumbuh perkotaan, seperti di Pamatata
Program pembangunan
permukiman perkotaan Benteng
Pemetakan zona permukiman
eksisting dan kawasan siap bangun (Kec. Benteng)
Identifikasi kelengkapan dan cakupan layanan fasilitas dan utilitas utama pada per blok peruntukan (Kec. Benteng)
Identifikasi lokasi kelompok permukiman yang berada pada kawasan rawan bencana alam dan merekomendasikan mitigasinya/relokasi (Kec. Benteng) Revitalisasi kawasan tradisional/etnis/bersejarah yaitu kawasan yang
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 251 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai mempunyai bangunan
bersejarah yang bernilai atau bermakna penting (Kec. Benteng)
Peningkatan penyehatan
lingkungan permukiman (Kec. Benteng)
Penyusunan Profil kawasan Kota Benteng
Pengembangan prasarana dan
sarana kawasan cepat tumbuh perkotaan, seperti Kota Benteng dan Pamatata
Penyusunan rencana teknis
tata ruang kota dengan pendekatan mitigasi bencana dan pencadangan kawasan permukiman baru (kasiba dan lisiba) (Kec. Benteng)
Pengadaan perumahan melalui
subsidi KPR-Rumah Sangat Sederhana Program pembangunan perdesaan Identifikasi kebutuhan
perumahan dan penyediaan
Peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 252 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai perumahan perdesaan melalui
bantuan pemerintah dan pembangunan perumahan swadaya
berpenghasilan rendah di Desa Lowadan Desa batang
Identifikasi kelompok
permukiman perdesaan yang berada pada kawasan lindung dan budidaya
Identifikasi bangunan fasilitas umum dan perumahan yang tidak memenuhi kualitas rumah sehat dan
merekomendasikan rencana penanganannya secara teknis
Pendataan Rumah Tidak Layak huni di Kecamatan Daratan
Klasifikasi kelompok
permukiman yang berada pada kawasan budidaya yang mempunyai akses tinggi, sedang dan rendah (remote area) Peruntukan Lainnya Pengembangan perkantoran pemerintahan (Kec. Benteng)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 253 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Pengembangan kawasan pendidikan melalui pembangunan fasilitas pendidikan pada kawasan perkotaan (Kec. Benteng)
Pengembangan kawasan
pertahanan keamanan melalui pembangunan bangunan dan infrastruktur pendukung tugas pengamanan dan keamanan kawasan dan negara (Kec. Benteng)
Pengembangan kawasan
budidaya perairan di wilayah pesisir (Kec. Benteng)
Program pengendalian
pemanfaatan ruang yang dilaksanakan oleh Pemerintah sebagai acuan pemanfaatan ruang di Kabupaten Kepulauan Selayar (Kec. Benteng)
1. Pendataan bangunan di Kecamatan Benteng √ PerwujudanKawasa n Strategis Kawasan pengembangan
pusat distribusi kebutuhan
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 254 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai bahan pokok KTI (Pamatata
Kec. Bontomatene)
Pengadaan lahan untuk pusat
logistik (Kec. Bontomatene)
Melakukan perencanaan,
implementasi, monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan secara lintas-sektor (Kec. Bontomatene)
Kawasan industri Pamatata
Pengadaan lahan untuk kawasan industri (Kec. Bontomatene)
Pembangunan infrastruktur
kawasan (Kec. Bontomatene)
Pembangunan industri (Kec.
Bontomatene) Kawasan Migas Blok Selayar Melakukan perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan secara lintas-sektor (Blok Migas Selayar)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 255 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Memprioritaskan program
jangka pendek (quick win) yang mampu memberikan efek berantai (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat (Blok Migas Selayar)
Kawasan wisata Bahari
Takabonerate
Pemantapan tata batas kawasan wisata Takabonerate (Kawasan Wisata
Takabonerate)
Sudah Ada
Pemantapan zonasi kawasan
wisata Takabonerate seperti zona inti, zona perairan, dan zona pemanfaatan (Kawasan Wisata Takabonerate)
Sudah Ada
Identifikasi dan klasifikasi kawasan wisata Takabonerate yang mengalami kusakan deforestasi (Kawasan Wisata Takabonerate)
Sudah Ada
Perumusan program revitalisasi kawasan wisata Takabonerate (Kawasan Wisata
Takabonerate)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 256 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Penggalangan kerjasama
dengan lembaga dalam dan luar negeri untuk mendukung program
rehabilitasi (Kawasan Wisata Takabonerate)
Melengkapi Kawasan Wisata
Terpadu Takabonerate dengan fasilitas penunjang wisata (Kawasan Wisata Takabonerate)
Pengadaan fasilitas-fasilitas penunjang wisata seperti alat diving, guest house dan prasarana penunjang lainnya
√
Melakukan promosi Kawasan
Wisata Takabonerate melalui berbagai media, dan
melaksanakan berbagai event promosi (Kawasan Wisata Takabonerate)
- Melakukan promosi setiap tahunnya seperti
pelaksanaan event tahunan seperti TIE (Takabonerate Island Expedition) yang sekarang menjadi Festifal Pesona Takabonerate -Pemasangan Media Trone di 3 Titik di Makassar
- Bermitra dengan biro perjalanan dengan menawarkan paket wisata terpadu
√
Melakukan kerjasama dengan
berbagai biro perjalanan dalam upaya pemasaran yang
bekerja sama dengan biro perjalanan/ travel dengan menawarkan paket wisata
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 257 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai progresif (Kawasan Wisata
Takabonerate)
terpadu
Kawasan
Pariwisata Terpadu
Penyiapan Regulasi Kawasan Pariwisata Terpadu (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Pembangunan infrastruktur
kawasan (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Akses
Pembangunan kawasan
Pariwisata terpadu (Kec. Benteng dan Kec. Bontoharu)
Belum Ada
Sentra Tanaman Pangan
Perluasan Lahan Persawahan (Pulau Jampea)
Percetakan Sawah Baru 200 Ha di Jampea
√
Pencetakan Sawah (Pulau
Jampea)
Percetakan Sawah Baru 200 Ha di Jampea
√
Pengadaan Teknologi Industri
yang dapat mendukung Sentra Tanaman Pangan (Pulau Jampea)
Kawasan Budidaya Ikan Karang
Pengembangan sentra budidaya ikan karang (Kec. Bontoharu dan Kec. Takabonerate)
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 258 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Pengadaan teknologi
pendukung sentra budidaya ikan karang (Kec. Bontoharu dan Kec. Takabonerate)
Penyiapan benih dan
persemaian serta lokasi ikan karang (Kec. Bontoharu dan Kec. Takabonerate) Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD)
Pemantapan tata batas
kawasan KKPD dan identifikasi kawasan konservasi
Penggalangan kerjasama
dengan lembaga lain untuk mendukung program revitalisasi dan rehabilitasi kawasan konservasi
Pemantapan zonasi kawasan
serta regulasi pendukung konservasi.
Kawasan budidaya alternatif
Pengembangan
Penetapan / dileniasi kawasan perkebunan unggulan dan tidak berada di kawasan konservasi
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 259 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
No Pemanfaatan Ruang
Indikasi Program Lima Tahunan
Realisasi Program Jenis Permasalahan Dampak
Simpangan Pemanfaatan Ruang Kesesuaian Sesuai Tidak Sesuai Komoditas Perkebunan (lindung) Peningkatan produksi
komoditas unggulan melalui intensifikasi lahan Pembangunan infrastruktur pendukung kawasan perkebunan unggulan
LAPORAN EVALUASI/PENINJAUAN KEMBALI PERDA RTRW Page 260 KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR