BAB VIII BENTUK INOVATIF DAN KONSERVATIF DALAM
GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN
4.3 Sejarah Daerah Penelitian
4.3.4 Keadaan Penduduk 1 Kabupaten Asahan
a. Kelompok Etnik
Jumlah Penduduk Kabupaten Asahan berdasarkan data dari Badan Pusat
Statistik Asahan 2007 yang mendiami wilayah seluas 3.719,15 km2 adalah
676.605 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 182 jiwa per km2. Persebaran
penduduk di tiap kecamatan tidak merata. Lebh-lebih lagi pada daerah dataran
tinggi, wilayah bagian barat Kabupaten Asahan, yang umumnya adalah
Tabel 4 Persebaran Jumlah Penduduk di Kabupaten Asahan
No. Kecamatan Luas Wilayah
km2 Jumlah Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1. Bandar Pasir Mandoge 651,00 33.647 52 2. Bandar Pulau 735,00 54.026 73 3. Pulau Rakyat 250,99 32.822 131 4. Aek Kuasan 181,01 44.602 264 5. Sei Kepayang 464,00 40.095 86 6. Tanjungbalai 55,61 34.973 629 7. Simpang Empat 226,55 53.822 238 8. Air Batu 190,71 71.645 376 9. Buntu Pane 435,50 54.436 125 10. Meranti 302,20 69.978 232 11. Air Joman 155,00 60.744 392 12. Kisaran Barat 32,96 58.330 1.770 13. Kisaran Timur 38,92 67.485 1.734 Jumlah 3.719,15 km2 676.605 182
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2008
Jika dilihat dari tabel di atas, tampak bahwa Kecamatan Kisaran Barat
adalah daerah yang terpadat penduduknya. Sebaliknya Kecamatan Bandar Pasir
Madoge adalah yang paling jarang penduduknya. Hal ini dapat dimaklumi karena
Kisaran baik Kisaran Barat maupun Kisaran Timur adalah ibukota Kabupaten
Asahan, sedangkan sebagian wilayah Kecamatan Bandar Pasir Mandoge adalah
areal perkebunan seluas 39.638 ha, areal hutan seluas 250 ha, dan rawa-rawa
seluas 671 ha. Areal pemukiman hanya seluas 1.100 ha. Demikian juga
Kecamatan Bandar Pulau yang sebagian daerahnya terdiri dari perkebunan
(48.065 ha) dan hutan (20.398ha), sedangkan areal pemukiman dan pekarangan
hanya 2.584 ha.
Kabupaten Asahan ini didiami oleh berbagai etnik antara lain etnik Melayu, etnik Jawa, etnik Batak, Minangkabau, Banjar, Aceh, dan etnik lainnya.
Etnik yang terbesar jumlahnya adalah etnik Jawa 399.925 jiwa, dan etnik Batak 200.785 jiwa, dan etnik Melayu 35.962 . Perbedaan jumlah etnik di atas sangat mencolok. Terutama etnik Melayu yang hanya 5,31% dari seluruh polulasi penduduk atau hanya 17,91% dari etnik Batak dan juga hanya 9% dari etnik Jawa. Namun, setelah ditelusuri ternyata etnik Melayu yang memiliki marga dikelompokkan dalam etnik Batak4. Jumlah penduduk berdasarkan etnik dijelaskan dalam tabel 5 berikut.
Tabel 5 Persebaran Kelompok Etnik di Kabupaten Asahan
ETNIK
No. Kecamatan
Mela- yu
Jawa Batak Minang
kabau
Banjar Aceh Lain-
nya Jumlah 1. Bandar Pasir Mandoge 1.291 12.547 18.951 92 7 10 749 33.647 2. Bandar Pulau 449 36.051 16.526 97 173 55 675 54.026 3. Pulau Rakyat 246 23.402 8.101 187 577 48 261 32.822 4. Aek Kuasan 335 32.149 10.655 251 196 67 949 44.602 5. Sei Kepayang 6.439 8.279 23.347 649 862 156 318 40.095 6. Tanjungbalai 10.276 8.823 13.938 776 640 384 642 34.973 7. Simpang Empat 2.610 29.952 17.547 296 2.708 166 543 53.822 8. Air Batu 867 53.741 13.221 443 2.400 172 801 71.645 9. Buntu Pane 501 39.749 13.032 102 349 86 617 54.436 10. Meranti 2.707 54.015 12.422 154 237 97 346 69.978 11. Air Joman 4.082 39.010 12.593 419 3.158 199 1.283 60.744 12. Kisaran Barat 2.362 29.766 16.448 2.916 689 297 5.852 58.330 13. Kisaran Timur 3.806 32.938 24.004 2.693 937 405 2.702 67.485 Jumlah 35.962 399.925 200.785 9.120 12.933 2.142 15.738 676.605
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2008
b. Mata Pencaharian
Pendeskripsian mata pencaharian penduduk Kabupaten Asahan ini
mencakup mata pencaharian penduduk Kabupaten Batubara. Karena sumber data
4
dari BPS Asahan 2008 belum sempurna diperoleh dan pendeskripsian untuk data
Kabupaten Batubara juga belum diperoleh saat penelitian ini berlangsung, data
tahun BPS 2006 dijadikan acuan untuk pendeskripsian mata pencaharian dan juga
pendeskripsian pendidikan dari kedua kabupaten tersebut.
Umumnya mata pencaharian penduduk Kabupaten Asahan, termasuk
Kabupaten Batubara, adalah di sektor pertanian, yaitu sebesar 51, 18%. Pekerjaan
lainnya berada di sektor perdagangan, hotel, dan restoran, yaitu sebesar 17,53%,
sektor jasa sebesar 11,19%, dan sisanya sebesar 20,10% bekerja di sektor lainnya.
Jelasnya tampak dalam tabel 6 berikut ini.
Tabel 6 Lapangan Usaha Penduduk Kabupaten Asahan dan Batubara No. Lapangan Usaha Jumlah Laki-laki + Perempuan (%)
1. Pertanian 51.18 2. Penggalian 0,14 3. Industri 8,80 4. Listrik, Gas, Air Bersih 0,14 5. Konstruksi Bangunan 4,79 6. Perdagangan, Hotel & Restauran 17,53 7. Angkutan dan Komunikasi 5,55 8. Keuangan, Asuransi, dan Usaha
Persewaan
0,69
9. Jasa 11,18
Jumlah 100
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2006
c. Pendidikan
Penduduk Kabupaten Asahan termasuk Kabupaten Batubara umumnya
berpendidikan. Ini dapat terlihat dari data bahwa hanya 32,62% yang tidak
penduduknya berpendidikan, yaitu pendidikan dasar (SD) 32,25%, menengah
(SMP) 18,38%, dan atas (SMA) 14,64%. Namun, yang berpendidikan tinggi
hanya 2,11% dari populasi penduduk. Jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 7 Pendidikan yang Ditamatkan Penduduk Kab.Asahan dan Batubara
No. Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Jumlah
Laki-laki + Perempuan (%) 1. Tidak/belum pernah sekolah 4,10
2. Tidak/belum tamat Sekolah Dasar 28,52 3. Sekolah Dasar 32,25 4. Sekolah Menengah Pertama 18,38 5. Sekolah Menengah Atas 14,64 8. Diploma I, II, III 0,84 9. Diploma IV/Sarjana 1,27
Jumlah 100
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2006
d. Keagamaan
Di Kabupaten Asahan ini terdapat beberapa agama. Masyarakat Asahan
mayoritas beragama Islam, yaitu 594.290 jiwa atau 87,83% dari jumlah penduduk
kabupaten ini. Selebihnya beragama Protestan, yaitu 65.769 jiwa atau 9,72%,
beragama Katolik 7.085 jiwa atau 1,05%, beragama Budha 9.079 jiwa atau
1,34%, dan beragama Hindu 382 jiwa atau 0,06%. Jumlah penduduk berdasarkan
agama dijelaskan dalam tabel 8 berikut ini.
Tabel 8 Jumlah Penduduk Menurut Agama di Kabupaten Asahan
AGAMA
No. Kecamatan
Islam Protestan Katolik Budha Hindu Jumlah
1. Bandar Pasir
Mandoge 21.753 11.128 752 8 6 33.647
2. Bandar Pulau 49.314 4.116 481 90 24 54.026
Lanjutan Tabel 8 4. Aek Kuasan 40.874 2.778 584 347 19 44.602 5. Sei Kepayang 36.123 2.690 1.195 82 5 40.095 6. Tanjungbalai 34.594 63 13 293 10 34.973 7. Simpang Empat 47.444 5.211 759 378 30 53.822 8. Air Batu 67.655 3.224 227 508 31 71.645 9. Buntu Pane 50.365 3.554 457 33 27 54.436 10. Meranti 61.298 7.982 631 67 - 69.978 11. Air Joman 50.660 9.370 183 500 31 60.744 12. Kisaran Barat 48.069 4.999 472 4.667 123 58.330 13. Kisaran Timur 56.234 8.462 898 1.835 56 67.485 Jumlah 594.290 65.769 7.085 9.079 382 676.605
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2008
4.3.4.2 Kabupaten Batubara
a. Kelompok Etnik
Jumlah Penduduk Kabupaten Batubara berdasarkan data dari Badan Pusat
Statistik Asahan 2008 yang mendiami wilayah seluas 904,96 km2 adalah 373.836
jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 413 jiwa per km2. Persebaran penduduk
di tiap kecamatan tidak merata. Umumnya masyarakat di kabupaten ini lebih
banyak tinggal di daerah yang bukan pantai. Persebaran ini dijelaskan dalam
Tabel 9 berikut:
Tabel 9 Persebaran Jumlah Penduduk di Kabupaten Batubara
No. Kecamatan Luas Wilayah
km2 Jumlah Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1. Sei Balai 92,64 28.699 310 2. Tanjung Tiram 173,79 59.760 344 3. Talawi 89,80 54.843 611 4. Lima Puluh 239,55 85.574 357 5. Air Putih 72,24 47.365 655 6. Sei Suka 171,47 51.872 302 7. Medang Deras 65,47 45.723 698
Di Kabupaten Batubara ini didiami oleh berbagai etnik. Etnik Jawa
merupakan etnik yang terbesar di kabupaten ini terutama di Kecamatan Lima
Puluh. Etnik Melayu menempati peringkat kedua terbanyak di kabupaten ini.
Etnik ini anyak berdomisili di Kecamatan Tanjung Tiram, Talawi, Lima Puluh,
dan Medang Deras. Persebarannya dapat dilihat dalam tabel 10 di bawah ini.
Tabel 10 Persebaran Kelompok Etnik di Kabupaten Batubara
ETNIK
No.
Kecamatan
Melayu Jawa Batak Minang kabau
Banjar Aceh lainnya Jumlah 1. Sei Balai 4.133 15.885 8.130 156 213 77 105 28.699 2. Tanjung Tiram 44.377 7.661 4.655 730 418 670 1.249 59.760 3. Talawi 23.505 21.060 8.446 191 291 306 1.044 54.843 4. Lima Puluh 30.318 41.324 11.304 299 334 214 1.781 85.574 5. Air Putih 7.006 23.417 14.503 692 516 181 1.050 47.365 6. Sei Suka 8.522 29.059 11.521 259 1.085 633 793 51.872 7. Medang Deras 24.168 8.663 10.379 200 1.066 374 873 45.723 Jumlah 142.029 147.069 68.938 2.527 3.923 2.455 6.895 373.836
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2008
b. Mata Pencaharian (lihat Kabupaten Asahan)
c. Pendidikan (lihat Kabupaten Asahan)
d. Keagamaan
Masyarakat di Kabupaten Batubara mayoritas beragama Islam, yaitu 319.138
jiwa atau 85,37% dari jumlah penduduk kabupaten ini. Selebihnya beragama
Protestan, yaitu 43.313 jiwa atau 11,59%, beragama Katolik 8.468 jiwa atau 2,26%,
beragama Budha 2.749 jiwa atau 0,74%, dan beragama Hindu 158 jiwa atau 0,04%
Tabel 11 Jumlah Penduduk Menurut Agama di Kabupaten Batubara
ETNIK
No. Kecamatan
Islam Protestan Katolik Budha Hindu Jumlah
1. Sei Balai 25.800 2.752 128 8 11 28.699 2. Tanjung Tiram 53.723 4.692 264 1.058 23 59.760 3. Talawi 48.278 5.089 1.358 107 11 54.843 4. Lima Puluh 77.838 6.152 1.241 317 26 85.574 5. Air Putih 35.879 8.374 2.315 757 40 47.365 6. Sei Suka 40.040 9.171 2.542 82 37 51.872 7. Medang Deras 37.580 7.083 630 420 10 45.723 Jumlah 319.138 43.313 8.478 2.749 158 373.836
Sumber: BPS Kabupaten Asahan 2008
4.3.4.3 Kota Tanjungbalai
Penduduk Kota Tanjungbalai berjumlah 159.932 dengan kepadatan
penduduk 2.676 jiwa per km2. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di
Kecamatan Teluk Nibung, yaitu 36.927 jiwa dan yang paling sedikit adalah di
Kecamatan Tanjungbalai Utara, yaitu 17.237 jiwa. Namun, mengingat luas
wilayah Tanjungbalai Utara ini yang tidak sampai satu km2, dapat dikatakan
bahwa wilayah ini merupakan wilayah yang terpadat penduduknya di kota ini.
Ini dapat dilihat pada Tabel 12 berikut.
Tabel 12 : Persebaran Jumlah Penduduk Kota Tanjungbalai
No. Kecamatan Luas Wilayah
km2 Jumlah Penduduk Kepadatan Penduduk per km2 1. Datuk Bandar 22,49 32.367 1.439
2. Datuk Bandar Timur 14,57 27.870 1.913
3. Tanjungbalai Selatan 1,98 22.177 11.201
4. Tanjungbalai Utara 0,84 17.237 20.520
5. Sei Tualang Raso 8,09 23.309 2.883
6. Teluk Nibung 12,55 36.972 2.946
a. Kelompok Etnik
Penduduk Kota Tanjungbalai mayoritas beretnik Batak, yaitu 84.392 jiwa
atau 52,77%. Etnik Jawa berjumlah 27.960 jiwa atau 17,48%, etnik Melayu
24.775 jiwa atau 15,49%, Minangkabau 5.539 jiwaatau 3,46%, Aceh 1.809 jiwa
atau 1,13%, etnik Cina 12.572 jiwa atau 7.86% dan etnik lainnya 20,28%.
Namun, perlu diketahui bahwa sebagian besar etnik Batak tersebut adalah penutur
bahasa Melayu yang sangat kental. Ini dapat dilihat kembali dari latar belakang
sejarah orang Melayu di Asahan, bahwa umumnya penutur bahasa Melayu di
Asahan (termasuk kota Tanjungbalai) adalah orang-orang yang bermarga (etnik
Batak). Sementara, penutur bahasa Batak yang bukan penutur bahasa Melayu
hanya sebagian kecil. Ini dapat dikenali dari logat dan cara mereka bertutur
Melayu saat berkomunikasi. Persentase Penduduk menurut etnik per kecamatan
digambarkan dalam tabel 13 berikut.
Tabel 13 Persebaran Kelompok Etnik di Kota Tanjungbalai
ETNIK
No Kecamatan
Melayu Jawa Batak5 Minang
kabau
Aceh Cina Lain-
nya
Jumlah
1. Datuk Bandar
2. Datuk Bandar Timur6 9.259 12.433 33.702 1.952 669 1.223 999 60.237
3. Tanjung Balai Selatan
2.903 2.566 6.151 1.391 142 8.507 517 22.177
4. Tanjung Balai Utara 2.806 2.143 9.317 568 162 1.941 309 17.237
5. Sei Tualang Raso 4.154 2.564 15.050 548 266 431 296 23.309
6. Teluk Nibung 5.653 8.263 20.172 1.080 570 470 764 36.972
Jumlah 24.775 27.960 84.392 5.539 1.809 12.572 2.885 159.932
Sumber: BPS Kota Tanjungbalai 2008
5
) Demi penyederhanaan jenis, etnik Simalungun, Toba, Pakpak, Mandailing, Karo dikelompokkan dalam Etnik Batak
6
b. Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk Kota Tanjungbalai diidentifikasikan
berdasarkan lapangan usaha utama. Pendeskripsian lapangan usaha ditabelkan
untuk seluruh kecamatan di kota ini. Data untuk gambaran secara rinci tiap
kecamatan tidak dapat diperoleh dari BPS Tanjungbalai. Artinya, lapangan usaha
yang ditabelkan berikut ini adalah gambaran menyeluruh dari Kota Tanjungbalai.
Masyarakat Tanjungbalai umumnya berkerja dalam bidang perdagangan
(34,46%) dan bidang pertanian (25,61%). Besarnya persentase penduduk dalam
bidang perdagangan sangat signifikan dengan situasi Kota Tanjungbalai yang
dekat dengan laut. Lebih-lebih lagi transportasi laut di Tanjungbalai mempunyai
jalur untuk menuju Malaysia dan Singapura. Bidang usaha lainnya yang menjadi
lapangan usaha penduduk Tanjungbalai adalah angkutan, jasa, industri, dan
sebagainya. Jelasnya lapangan usaha yang dapat didata dari BPS kota
Tanjungbalai adalah sebagai berikut:
Tabel 14 Lapangan Usaha Penduduk Kota Tanjungbalai
No. Lapangan Usaha Jumlah Laki-laki + Perempuan (%)
1. Pertanian 25,61
2. Pertambangan dan penggalian 0,12
3. Industri 5,78
4. Listrik, Gas, Air 0,46
5. Konstruksi 4,95
6. Perdagangan, Hotel & Restauran 34,46
7. Angkutan dan Komunikasi 12,67
8. Keuangan 1,97
9. Jasa 14,00
Jumlah 100
c. Pendidikan
Penduduk Kota Tanjungbalai umumnya berpendidikan. Ini dapat terlihat
dari data bahwa pendidikan dasar (SD), menengah (SMP), dan atas (SMA) yang
ditamatkan berjumlah 87,62%. Hampir sepertiga penduduk Kota Tanjungbalai
berpendidikan SMA, yaitu 29, 73% dan 6% berpendidikan tinggi. Ini
mengindikasikan bahwa lebih dari sepertiga jumlah penduduk atau 35,73%
penduduk Tanjungbalai berpendidikan yang cukup memadai. Jelasnya persebaran
tingkat pendidikan digambarkan dalam tabel 15 berikut ini.
Tabel 15 Pendidikan yang Ditamatkan Penduduk Kota Tanjungbalai No. Pendidikan Tertinggi yang
Ditamatkan
Jumlah
Laki-laki + Perempuan (%) 1. Tidak/belum pernah sekolah 0,30
2. Tidak/belum tamat Sekolah Dasar 6,09 3. Sekolah Dasar 31,97 4. Sekolah Menengah Pertama 25,92 5. Sekolah Menengah Atas 23,26 6. Sekolah Menengah Atas Kejuruan 6,47 7. Diploma I dan II 0,98 8. Diploma III 1,54 9. Diploma IV/Sarjana 3,48
Jumlah 100
Sumber: BPS Kota Tanjungbalai 2008
d. Keagamaan
Sebagian besar penduduk Kota Tanjungbalai adalah beragama Islam, yaitu
133.273 jiwa atau 81,99%, beragama Budha 12.152 jiwa atau 9,07%, beragama
Hindu 121 jiwa atau 0,08%, dan agama lainnya 43 jiwa atau 0,02%. Persebaran
tiap kecamatan tampak dalam tebel 16 berikut ini.
Tabel 16 Jumlah Penduduk Menurut Agama di Kota Tanjungbalai
AGAMA No
.
Kecamatan
Islam Protestan Katolik Budha Hindu lainnya Jumlah
1. Datuk Bandar 2. Datuk Bandar Timur 49.791 8.518 771 1.102 19 36 60.237 3. Tanjung Balai Selatan 12.233 1.184 257 8.432 64 7 22.177 4. Tanjung Balai Utara 13.385 1.501 443 1.906 2 -- 17.237 5. Sei Tualang Raso 21.421 1.387 130 357 14 -- 23.309 6. Teluk Nibung 36.443 122 30 355 22 -- 36.972 Jumlah 133.273 12.712 1.631 12.152 121 43 159.932
Sumber: BPS Kota Tanjungbalai 2008