METODE PENELITIAN
A. Objek Tindakan
2. Keaktifan dan Sikap Siswa
Unsur-unsur keaktifan dan sikap siswa yang menjadi fokus tindakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Mentaati tata tertib dan aktif mengikuti proses pembelajaran.
b. Mengeijakan tugas yang diberikan berkaitan dengan tindakan penelitian. c. Aktif bertanya berkaitan dengan materi pelajaran dan tindakan yang akan
dilakukan jika belum paham.
d. Aktif dalam dalam kegiatan yang dilakukan oleh kelompok. e. Aktif dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh peneliti. f. Sopan terhadap guru, teman dan orang lain
g. Berusaha memperbaiki kesalahan yang dilakukan dalam pembelajaran. 3. Tingkat Pemahaman dan Prestasi Belajar Siswa.
Tingkat pemahaman dan prestasi belajar siswa diukur dari nilai siswa sebelum diberi tindakan dan dibandingkan dengan setelah diberi tindakan apakah mengalami peningkatan atau tidak.
Ada dua indikator yang digunakan dalam mengetahui peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, yaitu penguasaan siswa terhadap gerakan-gerakan Sholat Sunah Rawabb yang dipraktekan secara langsung dan siswa dapat mengerjakan soal-soal tes yang berkaitan dengan Sholat Sunah Rawatib.
Adapun indikator dalam soal tes yang akan digunakan dalam mengetahui tingkat pemahaman dan prestasi siswa dalam pelajaran Fikih khususnya Sholat Sunah Rawatib adalah sebagai berikut:
a. Siswa dapat melafalkan dan tahu bacaan-bacaan niat Sholat Sunah Rawatib.
b. Siswa dapat menyebutkan dan mengetahui bilangan-bilangan dan waktu pelaksanaan Sholat Sunah Rawatib.
c. Siswa dapat mengetahui dan menyebutkan keutamaan-keutamaan Sholat Sunah Rawatib.
B. Subjek Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) ini dilaksanakan di kelas III MI TARBIYATUL ULUM, Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang yang berlokasi di Desa Jembrak. Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Jumlah siswa kelas III ada 20 anak, dengan latar belakang sosial ekonomi yang heterogen at an berasal dari keluarga yang berbeda mata pencaharian. tingkat keberagamaan. tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan perekonomian keluarga.
Pelaksanaan Penelitian dimulai pada waktu masuk tahun ajaran baru yaitu tanggal 13 Juli 2009 sampai tanggal 1 Agustus 2009. Adapun subjek dari penelitian ini ada dua yaitu:
1. Peneliti sebagai guru yang mengampu langsung materi Fikih kelas III dan, 2. Seluruh siswa kelas III MI TARBIYATUL ULUM, Jembrak, Kecamatan
Pabelan, Kabupaten Semarang sejumlah 20 anak.
Sedangkan materi yang dijadikan bahan penelitian adalah mata pelajaran Fikih semester I tahun pelajaran 2009/2010 dengan pokok bahasan materi Sholat Rawatib yang meliputi:
a. Bacaan niat Sholat sunah Rawatib.
b. Waktu pelaksanaan dan bilangan Sholat Sunah Rawatib.
Waktu pelaksanaan Sholat Sunah Rawatib adalah sebagai berikut: a. Dua rakaat sebelum dan sesudah shalat dzuhur
b. Dua rakaat sebelum
c. Dua rakaat sebelum dan sesudah shalat magrib d. Dua rakaat sebelum dan sesudah shalat Isya' e. Dua rakaat sebelum Sholat Subuh
f. Keutamaan Sholat Sunah Rawatib
Sedangkan keutamaan-keutamaan Sholat Sunah Rawatib sebagai berikut:
1) Penyempuma Sholat fardhu yang akan dilaksanakan.
2) Mendapatkan banyak kebaikan.
3) Doa akan dikabulkan ole'n Allah SWT.
Sumber data dalam penelitian ini berasal dari peneliti dan siswa kelas III MI Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang yang melaksanakan proses pembelajaran Fikih dengan metode demonstrasi. Proses pelaksanaan penelitian dari awal sampai akhir digunakan untuk laporan penelitian. Untuk mengumpulkan data digunakan metode sebagai berikut:
1. Metode Interview atau Wawancara
Wawancara yaitu metode pengumpulan data dengan jaian tanya jawab sepihak yang dikerjakan dengan sistematis dan berlandaskan kepada tujuan penelitian (Hadi. 1981:193). Metode ini digunakan untuk mengetahui tingkat minat, perhatian, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.
Wawancara peneliti lakukan terhadap siswa dan dilaksanakan di luar jadwai pembelajaran. hal ini dikarenakan untuk efisiensi waktu pelaksanaan penelitian.
2. Metode Observasi
Observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematik lenomena-fenomena yang diselidiki. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan catatan selama observasi berlangsung yang digunakan untuk mengetahui peningkatan aktilitas siswa dalam proses pelaksanaan demonstrasi. Observasi mengacu pada lembar observasi yang berisi hai-hal cara peneliti mendemonstrasikan materi Sholat Sunah Rawatib.
3. M etode D okum entasi
Dokumentasi digunakan untuk pengambilan gambar atau foto selama penelitian berlangsung dan untuk mengumpulkan data mengenai hasil prestasi belajar siswa dengan mengambil dari dokumen yang tersedia di sekolah berupa raport, ulangan harian, nilai-nilai tugas dan sebagainya. Seiain itu juga digunakan untuk mengumpulkan Catatan selama persiapan penelitian. pelaksanan tindakan. hasil dari observasi. dan catatan dari hasil refleksi yang kemudian aianalisa mengenai proses pelaksanaan dari masing- masing tahapan setiap siklus, masalah-masalah dan hambatan yang dialami. Catatan dari hasil refleksi ini kemudian dianaiisa mengenai proses pelaksanaan dari masing-masing tahapan setiap siklus. masalah-masalah dan hambatan yang dialami, kemudian refleksi dari akibat pelaksanaan tindakan yang dilaksanakan. Aspek yang menjadi fokus peneliti dari refleksi ini adalah evaluasi terhadap keberhasilan dan pencapaian tujuan dari pelaksanaan penelitian.
4. Metode Tes
Metode tes merupakan suatu perangkat soai untuk mengetahui hasil dari evaluasi yang digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan dari masing-masing siklus. Materi-materi tes disesuaikan dengan tingkatan masing-masing siklus.
D. Definisi per Siklus
Dalam proses pembelajaran yang telah dilaksanakan pada masing-masing siklus, maka peneliti akan menyajikan detinisi dari masing-masing siklus.
1. Siklus I
Pembelajaran pada siklus I ditekankan pada tahap awal untuk mengetahui efektifitas dari metode demonstrasi setelah sebelumnya dilakukan observasi awal. Siklus I terdiri dari empat tahap sebagai berikut: a. Tahap Perenc^naan
Pada tahap ini peneliti menyusun rencana pembelajaran dan menyiapkan alat bantu dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan materi Sholat Sunah Rawatib. Alat-alat pendukungnya adalah tempat untuk melaksanakan demonstrasi, peralatan Sholat untuk siswa putra dan peralatan Sholat untuk siswa putri, lembar pengamatan, lembar observasi. lembar penilaian atau lembar tes formatif.
b. Tahap Pelaksanaan atau Tindakan
Tindakan pada siklus 1 ini didasarkan pada hasil observasi awal. Pelaksanaannya dimulai dari awal kegiatan. inti kegiatan sampai kegiatan akhir atau penutup yang diakhiri dengan evaluasi tes formatif dan pemberian tugas PR kepada siswa. Tes formatif digunakan untuk mengetahui keberhasilan proses tindakan, sedangkan pemberian tugas PR digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana siswa memiliki minat
dan p^rhatian yang tinggi kepada materi pembelajaran dibuktikan dengan mengulang kembali dan mengerjakan tugas PR di rumah setelah pulang dari sekolah.
c. Pengamatan
Pada tahap pengamatan ini, baik peneiiti maupun siswa memberikan data hasil pengamatan selama berlangsungnya proses pembelajaran. Pengamatan terhadap peneiiti diantaranya mencakup cara penyampaian materi pembelajaran, cara mendemonstrasikan materi. sikap dan pemberian bimbingan kepada siswa atau kelompok. Sedangkan pengamatan yang dilakukan terhadap siswa mencakup minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. tingkat panisipasi siswa di dalam kelompok maupun partisipasi secara umum dalam proses pembelajaran, kerja sama siswa dalam kelompok dan pelaksanaan demonstrasi oleh siswa.
d . R e f l e k s i
Setelah berlangsungnya proses pembelajaran pada slklus I kemudian diadakan refleksi. Beberapa masalah yang direfleksikan dalam siklus 1 diantaranya sebagai berikut:
1) Metode dan cara penyampaian materi pembelajaran dari peneiiti apakah dapat dipahamai dengan mudah oleh siswa atau belum..
2) Eimbingan dan arahan dari peneliti kepada siswa sudah maksimal atau belum.
3) Peningkatan minat dan keaktifan siswa setelah dilaksanakan tindakan mengalami peningkatan atau tidak.
4) Kerja sania kelompok dalam mendemonstrasikan materi pembelajaran sudah maksimal atau belum.
5) Keaktifan dan partisipasi siswa dalam kelompok sudah berjalan dengan baik atau belum.
Dari beberapa masalah di atas perlu untuk dibenahi pada siklus selanjutnya.
2. Siklus II
Pelaksanaan siklus 11 bertujuan untuk memperbaiki kekurar.gan yang terjadi pada siklus I dan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran setelah dilaksanakan siklus 1. Tahap-tahap dalam siklus II sebagai berikut:
a. Tahap Percncanaan
Pelaksanaan siklus II lebih ditekankan pada peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran setelah dilakukan perbaikan dalam kegiatan pembelajaran yang didasarkan pada refleksi siklus I.
Peralatan yang disiapkan dalam tahap perencanaan ini dalam membantu menyampaikan materi pembelajaran dengan materi Sholat Sunah Rawatib diantaranya sebagai berikut: tempat dan peralatan demonstrasi, lembar pengamatan, lembar observasi. iembar penilaian atau lembar tes formatif.
b. Tahap Pelaksauaan atau Tindakan
Tindakan yang dilakukan adalah untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi pada siklus J. Tindakan dimulai dari awal kegiatan. inti kegiatan sampai kegiatan akhir atau penutup yang diakhiri dengan evaiuasi tes formatif dan pemberian tugas PR kepada s«swa. Tes formatif digunakan untuk mengetahui keberkasilan proses tindakan, sedangkan pemberian tugas PR digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana siswa memiliki minat dan perhatian yang tinggi kepada materi pembelajaran dibuktikan dengan mengulang kembaii dan mengerjakan tugas PR di rumah setelah pulang dari sekolah.
c. Tahap Pengamatan atau Observasi
Proses pengamatan ternadap peneiiti meiiputi cara peneliti memberikan contoh atau mendemonstrasikan materi pembelajaran di setiap kelompok serta pemberian bimbingan kepada siswa. Sedangkan pengamatan terhadap siswa mencakup partisipasi dan minat siswa dalampembeiajaran serta kerja sama dalm kelompok.
Kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus I apakah sudah diperbaiki atau masih terjadi kekurangan yang perlu untuk dibenahi.
d. Tahap Refleksi
Dalam tahap refleksi ini menekankan pada tindakan yang dilaksanakan untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi pada siklus I dan mencermati kembali keberhasilan yang telah dicapai. Apabila masih terjadi kekurangan, masalah atau kegagalan yang timbul, maka peneliti merencanakan untuk melakukan perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran siklus III. Hasil dari refleksi pada siklus II ini digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran serta kekompakan dalam masing-masing kelompok.
3. Siklus III
Siklus III digunakan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran setelah dilakukan perbaikan dalam kegiatan pembelajaran yang didasarkan ada refleksi siklus II.
a) Perencanaan
Perencanan dalam siklus III ini akan lebib matang. Hal yang akan difokuskan pada siklus III ini adalah pada pengoptimalan pelaksanaan demonstrasi di masing-masing kelompok. Kerja sama dalam kelompok perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan kekompakannva.
Hal-hal yang direncanakan dalam siklus III ini sebagai berikut: Peralatan yang disiapkan dalam tahap perencanaan ini dalam membantu menyampaikan materi pembelajaran dengan materi Sholat Sunah Rawatib, lembar pengamatan, lembar observasi, lembar penilaian atau lembar tes formatif.
b) Tindakan
Beberapa permasalahan yang terjadi pada siklus II kiranya untuk diperbaiki pada siklus III ini dan tindakan yang dilakukan adalah untuk memperbaikinya. Pelaksanaannya mulai dari kegiatan awai. kegiatan inti, sampai kegiatan penutup. Selama pelaksanaan pembelajaran. tindakan lebih difokuskan kepada demonstrasi materi pembelajaran secara lebih detail dan mendalam dengan mengajak siswa untuk lebih berperan secara aktif. Setiap tindakan yang dilakukan oleh masing- masing kelompok diberi pengarahan dan bimbingan secara intensif. c) Pengamatan
Pengamatan yang dilakukan dengan sasaran peneiiti selama proses pembelajaran adalah pemberian motivasi kepada siswa, pendemonstrasian materi, dan bimbingan yang diberikan kepada kelompok.
Pengamatan kepada siswa adalah tingkat penguasaan materi pembelajaran dan tingkat kerja sania dalam kelompok.
d) Refleksi
Selama pelaksanaan tahap tindakan kemudian dilakukan pengamatan, maka dilakukan refleksi atas berlangsungnya proses pembelajaran. Variabel-variabel yang menjadi pokok dari tujuan penelitian ini, yaitu minat, keaktifan dan prestasi belajar siswa secara keseluruhan apakah mengalami penigkatan dan perbaikan jika dibandingkan sebelum diberi tindakan.
E. Metode Analisa Data
Setelah semua data terkumpul maka langkah selanjutnya adalah pengelolaan data. Anulisis data dalam rangka refleksi setalah implementasi suatu paket tindakan perbaikan mencakup proses dan dampak seperangkat tindakan perbaikan dalam suatu siklus PTK sebagai keseluruhan. Dari hal tersebut dapat diartikan bahwa analisis data adalah proses menyeleksi. menyederhanakan, memfokuskan, mengabstraksikan, mengorganisasikan data secara sistematik, dan rasional untuk menampilkan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mnenyusun jawaban terhadap tujuan PTK (Subvantoro, 2009:58).
a. Reduksi Data
Adalah proses penyederhanaan yang dilakukan melalui seleksi, pemfokusan, dan pengabstraksian data mentah menjadi informasi yang bermakna.
b. Paparan Data
Paparan data adalah proses penampilan data secara lebih sederhana dalam bentuk iiaratif. representasi tabular termasuk format matriks. representasi grafis dan sebagainya.
c. Penvimpulan
Penyimpulan adalah proses pengambilan intisari dan sajian data yang telah terorganisasi tersebut dalam bentuk pemyataan kalimat dan atau formula yang singkat dan padat tetapi mengandung pengertian luas.
Data dari hasil observasi dan peiaksanaan tindakan dianalisa dan ditafsirkan secara berkala setiap langkah berdasarkan kajian pustaka dan pengalaman peneliti selama berlangsungnya tindakan. Selain itu hasil dari proses peiaksanaan evaluasi dianalisa berdasarkan ketentuan belajar siswa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui hasil yang sebenamya berdasarkan tujuan kegiatan belajar mengajar ( KBM ) yang hendak dicapai.
2. Teknik Analisis Data
Data penelitian yang terkumpul, setelah ditabulasi kemudian dianalisis untuk mencapai tujuan-tujuan penelitian dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Data kuantitatif di olah dengan menggunakan deskripsi presentase nilai yang diperoleh siswa kemudian di rata-rata untuk ditemukan keberhasilan individu dan keberhasilan klasikal sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
b. Data kualitatif yang berasal dari observasi atau pengamatan. jurnal. dan wawancara diklasifikasikan berdasarkan aspek-aspek yang dijadikan fokus analisis. untuk kemudian dikaitkan dengan data kuantitatif sebagai dasar untuk mendeskresikan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan ditandai semakin meningkatnya minat, perhatian dan prestasi belajar siswa kelas III MI Jembra'k Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semaranu.
BABIY