Kepuasan Pelanggan melalui Peningkatan Mutu Produk dan Pelayanan Secara Terus Menerus
Perusahaan berupaya untuk menjaga dan meningkatkan mutu dari waktu ke waktu. Perusahaan percaya bahwa mutu yang terjaga harus didukung oleh pemasok yang handal.
Pengelolaan Mutu
a. Perusahaan berusaha menghasilkan produk dengan melalui quality control yang ketat, sehingga menghasilkan produk yang terbaik.
b. Perusahaan mendorong terpeliharanya mutu yang baik dalam semua proses produksi dan jasa.
c. Pertanggungan jawab mengenai pengelolaan mutu perusahaan harus dideinisikan dengan jelas dalam sebuah dokumen tersendiri.
d. Kebijakan mutu ini harus dikomunikasikan dengan baik ke semua karyawan agar tercipta sebuah lingkup operasional yang baik, efektif dan eisien.
e. Sistem pengelolaan mutu ini dikaji ulang secara berkala untuk menjamin terjadinya penyempurnaan yang berkesinambungan (continous improvement).
f. Inovasi produk dilakukan secara berkesinambungan untuk menghasilkan produk yang mengikuti perkembangan zaman.
g. Perusahaan menyadari bahwa kepuasan konsumen merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan kinerja perusahaan, oleh karena itu perusahaan berusaha mengutamakan kepercayaan konsumen dengan:
• Menjual produk sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
• Membuka layanan purna jual dan menindaklanjuti keluhan dari konsumen.
• Melakukan promosi yang berkesinambungan dengan sehat, fair, jujur, tidak menyesatkan serta diterima oleh norma-norma masyarakat.
93 Financial Report Laporan Keuangan
Pengelolaan Pengadaan
a. Dalam rangka pengadaan barang dan jasa, diusahakan untuk mendapatkan harga terbaik dengan kualitas yang baik dan dipertanggungjawabkan.
b. Perusahaan memastikan bahwa prosedur pengadaan barang/jasa senantiasa jelas dokumentasinya, menjunjung prinsip keterbukaan, kompetitif, eisiensi biaya, wajar dan dapat dipertanggungjawabkan serta tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku.
c. Bertindak adil dengan memberikan kesempatan yang sama pada seluruh pemasok yang memiliki kualiikasi sama tanpa diskriminasi. Perusahaan berkomitmen untuk membina pemasok baru untuk berkembang secara bertahap melalui proses kualiikasi yang ditentukan oleh perusahaan.
d. Perusahaan membuat kesepakatan pengadaan barang dan jasa dengan pemasok yang dituangkan dalam suatu dokumen tertulis berdasarkan itikad baik dan saling menguntungkan.
e. Pemasok yang ada tidak diperkenankan mempunyai hubungan istimewa dengan pihak yang melakukan pengadaan barang atau jasa baik secara langsung maupun tidak langsung.
f. Seluruh karyawan perusahaan dilarang untuk meminta atau menerima, mengijinkan atau menyetujui untuk menerima suatu hadiah atau imbalan dari pemasok atau pihak ketiga yang mendapatkan atau berusaha mendapatkan pekerjaan atau pesanan yang berkaitan dengan pengadaan barang maupun jasa.
g. Karyawan yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa diwajibkan namun tidak terbatas:
• Melaksanakan tugas pengadaan barang dan jasa sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Perusahaan.
• Bekerja secara profesional, mandiri atas dasar kejujuran, serta menjaga dokumen pengadaan barang dan jasa yang seharusnya dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.
• Tidak diperkenankan memecah paket pengadaan barang dan jasa menjadi beberapa paket dengan maksud untuk menghindari batas kewenangan. • Menhindari benturan kepentingan antara kepentingan
pribadi dengan kepentingan perusahaan. Procurement Management
a. For goods and service procurement, it is endeavored to get the best prices with the best and justiiable quality.
b. The company ensures that the procedure of goods/ service procurement is always clearly documented, respecting the principle of transparency, competitive, cost eicient, fair and justiiable, and not conlicting with the prevailing legislation.
c. Acting justly by giving equal opportunity to all suppliers having the same qualiication without discrimination. The company commits to guide new suppliers to development gradually through the process of qualiication speciied by the company.
d. The company makes understanding for goods and service procurement with suppliers articulated in written documents in good faith and for mutual beneits.
e. The existing suppliers are not allowed to have special relation with the parties conducting goods and service procurement directly or indirectly.
f. All employees of the company are prohibited from asking or accepting, allowing or approving acceptance of any gifts or rewards from suppliers or third parties obtaining or attempting to obtain jobs or orders related to goods and service procurement.
g. Employees involved in the process of goods and service procurement are required, but not limited to:
• Perform the job of goods and service procurement according to the policy and procedure applied in the Company.
• Work professionally, independently based on honesty, and maintain the documents of goods and service procurement required to be kept conidential to prevent any misuse.
• It is not allowed to divide the package of goods and service procurement into several packages in order to avoid the limit of authority.
• Avoid conlicts of interest between personal interest and the company’s interest.
94
h. Dokumen kerjasama/kontrak diharapkan tidak ada KKN dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
i. Perusahaan akan melakukan pembayaran tepat waktu kepada semua pemasok sesuai perjanjian.
j. Seluruh karyawan perusahaan dilarang untuk melakukan kecurangan dengan pemasok pengadaan barang atau jasa bagi perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung.
k. Seluruh karyawan perusahaan dilarang untuk menyalahgunakan jabatan untuk meminjam dana, atau berhutang kepada pemasok ataupun meminjam fasilitas/ sarana tertentu dari pemasok.
h. No KKN (corruption, collusion, nepotism) is expected in the cooperation/contract document and the document shall be executed with full responsibility.
i. The company shall make the payment timely to all suppliers based on the agreement.
j. All company’s employees are not allowed to conduct fraud with the suppliers of goods and service procurement for the company directly or indirectly.
k. All company’s employees are not allowed to misuse their positions for borrowing funds or getting indebted to suppliers or borrowing certain facilities/means from suppliers.
95 Financial Report Laporan Keuangan