• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. DATA DAN ANALISIS

4) Kelas Interpersonal

Sesuai dengan jadwal dan hasil analisis angket inteligensi ganda yang telah diumumkan, proses belajar mengajar untuk kelas interpersonal seharusnya 34 siswa. Tetapi 12 siswa (tanpa keterangan) tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar sehingga jumlah siswa yang menjadi sampel penelitian berkurang menjadi 22 orang.

Kegiatan pembelajaran dimulai pada pukul 07.30 WITA. Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa yang dipimpin oleh salah satu siswa. Setelah selesai berdoa, ada tiga siswa yang baru tiba di kelas dan langsung dipersilahkan masuk oleh peneliti. Selanjutnya peneliti memberikan penjelasan tentang topik dan tujuan pembelajaran. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan pretest. Saat peneliti sedang membagikan soal pretest, ada satu siswa baru tiba di kelas dan langsung dipersilahkan masuk oleh peneliti. Waktu pengerjaan soal pretest adalah 20 menit. Ditengah pretest peneliti mengedarkan daftar hadir untuk diisi siswa. Diawal pengerjaan pretest ada dua siswa yang baru tiba di kelas dan langsung dipersilahkan masuk oleh peneliti. Suasana kelas saat pengerjaan pretest cukup tenang, namun ada beberapa siswa yang sesekali melirik kepada teman sebangkunya dan dua siswa laki-laki dibarisan belakang yang saling mengganggu satu sama lain.

Setelah selesai mengerjakan pretest, pelajaran dilanjutkan dengan apersepsi. Sebagai apersepsi, peneliti menyebutkan beberapa fenomena

yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari seperti nyamuk atau serangga yang dapat berdiri di permukaan air dan klip kertas yang dapat terapung di permukaan air. Siswa kemudian diberikan kesempatan untuk menjawab penyebab dari fenomena tersebut dan hanya satu siswa yang memberikan jawaban yaitu tegangan permukaan. Peneliti kemudian menjelaskan tentang pengertian tegangan permukaan zat cair.

Kegiatan pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan presentasi tentang proses terjadinya tegangan permukaan zat cair. sebelum kegiatan diskusi dimulai, peneliti memberikan persoalan yang akan didiskusikan dalam kelompok yaitu “mengapa terjadi tegangan permukaan zat cair dan bagaimanakah proses terjadinya sehingga nyamuk dan klip kertas dapat mengapung dipermukaan air?” dan membagi siswa ke dalam empat kelompok dengan satu kelompok terdiri atas 5 – 6 siswa. Siswa kemudian diberikan waktu selama 30 menit untuk berdiskusi dan 10 menit untuk mencatat hasil diskusi dan persiapan presentasi (lihat gambar 4.4).

Setelah diskusi berjalan selama 10 menit, masing-masing perwakilan kelompok diminta untuk mengambil undian urutan presentasi. Selama proses diskusi, anggota kelompok 2 dan 4 sangat aktif dengan suasana diskusi yang ramai oleh perbincangan antara anggota kelompok. Sedangkan pada kelompok 1, semua anggota ikut terlibat selama diskusi namun suasana diskusi di kelompok ini tidak seramai kelompok 2 dan 4.

Gambar 4.4. Siswa Kelas Interpersonal Melakukan Diskusi Kelompok Tentang Proses Terjadinya Tegangan Permukaan Zat Cair Berbeda dengan 3 kelompok yang lain, suasana diskusi di kelompok 4 sangat tenang. Masing-masing anggota kelompok 4 tidak terlalu banyak berbicara selama proses diskusi berlangsung. Namun ada seorang siswa dari kelompok ini yang aktif bertanya kepada peneliti dan terus memancing teman kelompoknya untuk lebih banyak berbicara.

Setelah semua kelompok selesai berdiskusi, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi. Presentasi untuk setiap kelompok diawali dengan perkenalan anggota serta moderator dan juru bicara kelompok. Juru bicara dari setiap kelompok bertugas untuk menyampaikan hasil diskusi kelompok. Kegiatan presentasi terdiri dari dua sesi. Pada sesi pertama, juru bicara kelompok menyampaikan hasil diskusi kelompok. Kemudian pada sesi kedua siswa dari kelompok lain diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Karena keterbatasan waktu, maka sesi tanya jawab hanya dilakukan dalam satu sesi dengan maksimal satu orang penanya. Kelompok

yang mendapat giliran presentasi pertama adalah kelompok 4. Semua siswa dari kelompok lain serius mendengarkan dan memperhatikan saat juru bicara kelompok 4 menyampaikan hasil dikusi. Pada sesi tanya jawab, perwakilan kelompok 3 mengajukan satu pertanyaan. Kemudian anggota kelompok 4 diberikan waktu untuk mendiskusikan jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh kelompok 3. Selama anggota kelompok 4 melakukan diskusi, kelompok yang lain juga melakukan dikusi bersama anggota kelompoknya dan juga diskusi bersama anggota kelompok lain. Anggota kelompok 1 cukup aktif dalam mendiskusikan jawaban dari pertanyaan kelompok 3, meskipun ada satu anggota kelompok yang kedapatan bermain ponsel ditengah dikusi kelompok dan langsung tegur oleh peneliti. Anggota kelompok 2 sangat aktif dalam mendiskusikan jawaban dari pertanyaan kelompok 3, dimana setiap anggota menyampaikan jawaban mereka dan kemudian bersama-sama mereka merangkum jawab setiap anggota menjadi sebuah jawaban. Kelompok 3 sebagai penanya juga tetap melakukan diskusi bersama anggotanya. Setelah waktu diskusi berakhir, salah satu anggota kelompok 4 menyampaikan jawaban untuk pertanyaan dari kelompok 3. Penanya dari kelompok 3 kemudian memberikan tanggapan atas jawaban yang diberikan karena merasa masih kurang lengkap. Akhirnya salah satu anggota kelompok 2 membantu kelompok 1 untuk melengkapi jawaban yang diberikan.

Selanjutnya presentasi dilakukan oleh kelompok 1. Sama seperti presentasi sebelumnya, anggota kelompok lain serius mendengarkan dan

memperhatikan saat juru bicara kelompok menyampaikan hasil dikusi. Pada sesi tanya jawab, dua orang siswa dari kelompok 2 dan kelompok 3 ingin mengajukan pertanyaan. Namun sesuai aturan yang telah disampaikan sebelum presentasi, maka kesempatan bertanya diberikan kepada kelompok 2. Perwakilan kelompok 2 mengajukan satu pertanyaan dan anggota kelompok 1 serta anggota kelompok lain diberikan waktu untuk mendiskusikan jawaban dari pertanyaan kelompok 2. Kelompok 3 menjadi kelompok yang paling aktif selama diskusi dimana anggota kelompoknya saling beradu argumen mempermasalahkan pilihan kata yang digunakan oleh anggota kelompok 2 saat mengajukan pertanyaan. Kelompok 2 dan 4 juga tetap berdiskusi dalam kelompoknya meskipun tidak seramai diskusi yang dilakukan oleh kelompok 3. Namun ada dua angoota kelompok 4 yang hanya diam saja ketika anggota kelompoknya saling berdiskusi. Setelah waktu diskusi berakhir, salah satu anggota kelompok 1 menyampaikan jawaban untuk pertanyaan dari kelompok 2. Anggota kelompok 2 tidak memberikan tanggapan atas jawaban yang diberikan. Perwakilan kelompok 3 kemudian memberikan tanggapan atas pilihan kata yang digunakan oleh kelompok 2 saat mengajukan pertanyaan.

Selanjutnya presentasi dilakukan oleh kelompok 2. Selama presentasi, dua siswa dari kelompok 1 tidak terlalu memperhatikan saat juru bicara kelompok 2 menyampaikan hasil diskusi. Pada sesi tanya jawab, hanya perwakilan dari kelompok 3 yang mengajukan satu pertanyaan dan anggota kelompok 2 serta anggota kelompok lain diberikan waktu untuk

mendiskusikan jawaban dari pertanyaan kelompok 3. Dalam diskusi ini anggota kelompok 4 sangat aktif dalam mendiskusikan jawaban dari pertanyaan kelompok 3, dimana setiap anggota menyampaikan jawaban mereka dan kemudian bersama-sama mereka merangkum jawab setiap anggota menjadi sebuah jawaban. Pada kelompok 1 hanya ada empat anggota yang sibuk berdiskusi, sedangkan dua anggota yang lain sibuk bercerita. Setelah waktu diskusi berakhir, salah satu anggota kelompok 2 menyampaikan jawaban untuk pertanyaan dari kelompok 3. Anggota kelompok 3 tidak memberikan tanggapan atas jawaban yang diberikan.

Selanjutnya presentasi dilakukan oleh kelompok 3. Selama presentasi, empat siswa anggota kelompok 4 sepertinya mulai bosan karena mereka memperhatikan juru bicara kelompok 3 menyampaikan hasil diskusi sambil membaringkan kepala mereka di meja. Pada sesi tanya jawab, hanya perwakilan dari kelompok 2 yang mengajukan satu pertanyaan dan kelompok 3 langsung memberikan jawaban dari pertanyaan kelompok 2 dan anggota kelompok 2 tidak memberikan tanggapan atas jawaban yang diberikan. Setelah presentasi selesai, peneliti menegaskan lagi hasil diskusi yang telah disampaikan oleh masing-masing kelompok. Semua siswa memperhatikan peneliti saat menjelaskan dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan.

Diakhir pembelajaran, peneliti meminta siswa untuk merefleksikan materi yang belum dipahami dan apabila ada yang masih belum dipahami peneliti memberikan kesempatan untuk bertanya, tetapi tidak ada siswa yang

bertanya. Peneliti kemudian mengingatkan kembali materi yang dipelajari dengan mengajukan pertanyaan seputar materi yang dipelajari kepada siswa. Selanjutnya peneliti memberikan soal posttest kepada siswa dan dikerjakan selama 20 menit. Suasana kelas saat pengerjaan soal posttest lebih tenang daripada saat mengerjakan soal pretest karena posisi duduk siswa telah atur ulang oleh peneliti. Setelah siswa selesai mengerjakan soal posttest, peneliti membagikan angket kesenangan belajar untuk diisi oleh siswa. Setelah siswa selesai mengisi angket kesenangan belajar, pelajaran ditutup oleh peneliti dengan menyampaikan ucapan terima kasih, doa penutup, dan foto bersama.

B. Data dan Analisis Data Penelitian

Dokumen terkait