BAB 7 ANALISIS APLIKASI DAN PEMBAHASAN
7.2 Analisa Kelebihan dan Kelemahan Sistem Aplikasi
7.2.1 Kelebihan dan Kelemahan Sistem Manajemen Kinerja
Kinerja merupakan suatu hal yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Kinerja merupakan hal yang secara langsung berpengaruh terhadap produktivitas dan kinerja perusahaan untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan target. Kasus ini berlaku untuk semua perusahaan termasuk galangan reparasi kapal. Galangan reparasi kapal membutuhkan kinerja sumber daya manusia yang baik untuk dapat menyelesaikan proyek reparasi kapal denan baik.
Untuk dapat memastikan kinerja yang dimiliki oleh tiap-tiap sumber daya manusia yang berkecimpung di galangan tetap baik, maka perlu ada suatu manejemen kinerja.
Manajemen kinerja merupakan cara dari sistem untuk tetap mengontrol kinerja yang ada di Galangan. Perlu diketahui, bahwa pada sebuah galangan reparasi ada banyak sekali sumber daya manusia yang berkecimpung di dalamnya. Sumber daya manusia juga rata-rata berupa orang yang bergelut di lantai produksi dan bukan di level manajemen. Hal ini sebenarnya menyulitkan proses manajemen dari kinerja itu sendiri. Sehingga, sistem
104
manajemen kinerja yang ada pada galangan reparasi kapal haruslah sebuah sistem yang tepat guna untuk dapat mengukur dan mengontrol kinerja sumber daya manusia dengan baik.
PT. Dok & Perkapalan Surabaya merupakan galangan reparasi yang mempunyai sistem manajemen kinerja untuk mengukur kinerja. Namun demikian, untuk mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia lebih lanjut, dilakukanlah perancangan aplikasi sistem manajemen kinerja berbasis web. Untuk mengetahui seberapa besar perubahan yang terjadi pada manajemen kinerja PT. Dok & Perkapalan Surabaya, perlu dilakukan suatu analisa perbandingan diantara sistem eksisting dan sistem yang baru.
Analisa ini dilakukan dengan membandingkan kekurangan dan kelebihan diantara kedua sistem melalui matriks. Matriksnya dapat dilihat pada Tabel 7.2. Baik sistem tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri. Dengan membandingkan keduanya, maka akan diketahui seberapa besar perubahan yang terjadi pada sistem manajemen kinerja PT. Dok
& Perkapalan Surabaya dan sistem manakah yang lebih baik diantara keduanya.
Tabel 7.2 Perbandingan Sistem Manajemen Kinerja
MATRIKS PERBANDINGAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA
Kelebihan Kelemahan
Sistem Lama
Interface sederhana dan user-friendly Hanya Mampu mengukur kinerja satu progress proyek
Evaluasi terintegrasi dengan progress proyek
Pekerja tidak menambah kontrak kerja sendiri
- Sistem tidak terintegrasi dengan sistem penggajian
Sistem Baru
Mampu mengukur kinerja perseorangan
Interface aplikasi kurang user-friendly untuk orang yang gagap teknologi Pekerja dapat menambah kontrak
kerja sendiri
Pengisian harus rajin dilakukan
Sistem terintegrasi dengan sistem penggajian
Evaluasi baru bisa dilihat tiap bulan
- Evaluasi belum terintegrasi dengan
progress proyek
Dari Tabel 7.2 didapatkan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh sistem lama dan sistem baru. Kelebihan dan kekurangan sistem ini kemudian dianalisa satu per satu untuk mengetahui perbedaan manajemen kinerja apabila diterapkan.
105 Beberapa kelebihan apabila menggunakan sistem yang lama diantaranya adalah:
Interface aplikasi yang sederhana dan user-friendly dan evaluasi sistem terintegrasi dengan progress proyek yang dikerjakan. Hal ini tentu memudahkan pengguna untuk menggunakan aplikasi secara umumnya dan memudahkan pelaporan kinerja yang telah terintegrasi dengan progres proyek yang dikerjakan.
Namun, demikian kelemahan yang dimiliki sistem lama pada saat diaplikasikan adalah:
sistem ini hanya mempu mengukur kinerja satu progress proyek, pekerja tidak dapat menambahkan kontrak kerja tambahan, dan sistem ini tidak terintegrasi dengan sistem penggajian. Ketika sistem ini hanya mampu mengukur kinerja satu proyek, maka sistem ini akan kesusahan untuk mengukur kinerja perseorangan. Apabila menggunakan sistem ini, ma apekerja tidak dapat menambahkan kontrak kerja tambahan sendiri. Sistem ini juga tidak terintegrasi dengan sistem penggajian, sehingga ada kalanya pekerja yang tidak produktif atau kinerjanya buruk memperoleh gaji yang sama dengan pekerja yang mempunyai kinerja yang baik.
Beberapa kelebihan apabila menggunakan sistem yang baru diantaranya adalah: mampu mengukur kinerja perseorangan, pekerja dapat menambahkan kontrak kerja tambahan sendiri, dan sistem terintegrasi dengan sistem penggajian. Dikarenakan sistem ini mampu mengukur kinerja perseorngan dan sistem juga terintegrasi dengan sistem penggajian, maka dengan menggunakan sistem ini akan memudahkan pemberian gaji pada tiap-tiap pekerja. Hal ini dikarenakan, tiap orang akan menerima gaji sesuai dengan kinerjanya masing-masing. Selain itu, sistem ini membuat pekerja dapat menambahkan kontrak kerja tambahan sendiri. Maka sistem ini memudahkan pekerja untuk mempunyai kinerja yang lebih baik.
Namun, demikian kelemahan yang dimiliki sistem baru pada saat diaplikasikan adalah:
Interface aplikasi kurang user-friendly, pengisian harus rajin dilakukan, evaluasi baru bisa dilihat tiap bulan, dan evaluasi belum terintegrasi dengan progress proyek. Apabila menggunakan aplikasi ini, maka user yang kurang akrab dengan teknologi akan sedikit kesusahan. Hal ini dikarenakan pengisian data harus rajin dilakukan dan terkendala Interface aplikasi yang tidak user-friendly. Pelapopran terkait progress proyek juga susah dikarenakan evaluasi belum terintegrasi dengan progress proyek. Selain itu, walaupun sistem ini terintegrasi dengan sistem penggajian, namun, evaluasi hanya bisa dilihat bulanan.
Dari analisa perbandingan itu didapatkan hasil seperti berikut: apabila lebih mementingkan Interface yang user-friendly, maka sistem yang baru cukup lemah dan tidak banyak membantu dikarenakan mempunyai Interface yang tidak user-friendly. Namun
106
demikian, apabila mementingkan cakupan aplikasi, maka sistem yang baru cukup baik untuk diaplikasikan. Hal ini dikarenakan sistem yang baru mampu mengintegrasikan evaluasinya terhadap sistem penggajian dan mampu menilai kinerja tiap orangnya. Hal ini sangat membantu proses penggajian yang berlandaskan keadilan. Di mana gaji diberikan sesuai dengan kinerja pekerja.