• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kemitraan/ KSO Kemitr aan/ KSO member i kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Sur at Perjanjian untuk

Dalam dokumen DOK. lelang mami paskibraka ok (Halaman 97-101)

BAB X. SYARAT- SYARAT UM UM KONTRAK (SSUK)

13. Kemitraan/ KSO Kemitr aan/ KSO member i kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Sur at Perjanjian untuk

10.3 Penyedia hanya boleh mensubkontr akan

sebagian peker jaan dan dilarang

mensubkontr akkan selur uh peker jaan.

10.4 Penyedia hanya bol eh mensubkontr akan

peker jaan apabil a peker jaan tersebut sejak aw al di dalam Dokumen Pengadaan dan dalam Kontr ak di ijinkan untuk di subkontr akan.

10.5 Subkontr ak sebagi an peker jaan utama hanya

diperbolehkan kepada penyedia spesi ali s.

10.6 Penyedia hanya bol eh mensubkontr akan

peker jaan setelah mendapat per setujuan ter tulis dari PPK. Penyedia tetap ber tanggung jaw ab atas bagian peker jaan yang disubkontrakkan.

10.7 Jika ketentuan di atas di langgar maka Kontr ak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK.

11. [Pengabaian Jika ter jadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap

pel anggar an ketentuan ter tentu Kontr ak ol eh Pihak yang l ain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus- mener us selama M asa Kontr ak atau seketika menjadi pengabai an terhadap pel anggar an ketentuan yang l ain. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secar a tertulis dan ditandatangani oleh W akil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.]

12. [Penyedia M andiri

Penyedia ber dasarkan kontr ak ini bertanggung jaw ab penuh ter hadap per sonil dan sub penyedianya (jika ada) ser ta peker jaan yang dilakukan oleh mer eka.]

13. Kemitraan/ KSO Kemitr aan/ KSO member i kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Sur at Perjanjian untuk

ber ti ndak atas nama Kemitraan/ KSO dal am

pel aksanaan hak dan kew ajiban terhadap PPK ber dasar kan Kontrak.

14. [Penemuan-penemuan

Penyedia w ajib memberi tahukan kepada PPK dan kepada pihak yang ber wenang semua penemuan benda/ bar ang yang mempunyai nilai sejar ah atau penemuan kekayaan di lokasi peker jaan yang menurut per atur an per undang-undangan dikuasai oleh negar a.] B. PELAKSANAAN, PENYELESAIAN, PERUBAHAN DAN PEM UTUSAN

KONTRAK

B.1 Pelaksanaan Pekerjaan 15. Jadwal

Pelaksanaan Pekerjaan

15.1 Kontr ak ini ber laku ef ektif pada tanggal

penandatanganan Sur at Per janjian ol eh par a pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dal am SSKK.

15.2 W aktu pel aksanaan kontr ak adalah jangka

waktu yang ditentukan dalam SSKK dihi tung sejak tanggal mulai ker ja yang ter cantum dal am SPM K.

15.3 Penyedia har us menyelesai kan peker jaan sesuai jadw al yang ditentukan dalam SSKK.

15.4 Apabila penyedi a ber pendapat tidak dapat

menyel esaikan peker jaan sesuai jadw al kar ena keadaan dil uar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian ter sebut kepada PPK, maka PPK dapat melakukan penjadw alan kembal i pelaksanaan tugas penyedi a dengan adendum kontrak.

16. [Penyerahan

Lokasi Kerja

16.1 PPK berkew ajiban untuk menyerahkan keselur uhan lokasi ker ja kepada penyedia sebelum SPM K diter bitkan. Penyer ahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemer iksaan l apangan bersama. Hasil pemer iksaan dan penyer ahan dituangkan dal am berita acara penyer ahan lokasi ker ja.

16.2 Jika dalam pemer iksaan l apangan ber sama ditemukan hal- hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontr ak maka per ubahan ter sebut har us dituangkan dalam adendum Kontrak. 16.3 Jika penyer ahan hanya dilakukan pada bagian

ter tentu dar i lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pel aksanaan peker jaan ter tentu yang terkai t dengan bagian lokasi ker ja ter sebut, dan kondisi ini ditetapkan sebagai

Per istiw a Kompensasi.] 17. Surat Perintah

M ulai Kerja (SPM K)

17.1 PPK mener bitkan SPM K selambat-lambatnya 14

(empat bel as) har i sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.

17.2 Dalam SPM K di cantumkan saat paling lambat

dimulainya pelaksanaan kontr ak oleh penyedia.

18. [Program M utu 18.1 Penyedia berkew aji ban untuk menyerahkan

pr ogr am mutu pada r apat per siapan pelaksanaan kontr ak untuk di setujui oleh PPK.

18.2 Pr ogr am mutu disusun paling sedikit berisi : a. infor masi mengenai peker jaan yang akan

di laksanakan;

b. organisasi ker ja penyedia; c. jadw al pelaksanaan peker jaan; d. pr osedur pelaksanaan peker jaan; e. pr osedur instruksi ker ja; dan f. pelaksana ker ja.

18.3 Pr ogr am mutu dapat dir evisi sesuai dengan kondisi lokasi peker jaan.

18.4 Penyedia berkew aji ban untuk memutakhi rkan pr ogr am mutu jika ter jadi adendum Kontr ak dan Per istiw a Kompensasi.

18.5 Pemutakhir an pr ogr am mutu har us menunjukkan perkembangan kemajuan setiap peker jaan dan dampaknya terhadap penjadw alan sisa peker jaan, ter masuk perubahan terhadap ur utan peker jaan. Pemutakhir an pr ogr am mutu har us mendapatkan per setujuan PPK.

18.6 Per setujuan PPK terhadap progr am mutu tidak mengubah kew aji ban kontr aktual penyedia.]

19. [Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak

19.1 Selambat- lambatnya 7 (tujuh) har i sejak diterbitkannya SPM K dan sebel um pelaksanaan peker jaan, PPK ber sama dengan penyedia, unsur perencanaan, dan unsur pengawasan, har us sudah menyelenggar akan r apat per siapan pelaksanaan kontr ak.

19.2 Beber apa hal yang dibahas dan disepakati dal am rapat per siapan pelaksanaan kontr ak mel iputi: a. pr ogr am mutu;

b. organisasi ker ja;

c. tata car a pengatur an pelaksanaan peker jaan; d. jadw al pelaksanaan peker jaan;

e. jadw al pengadaan bahan/ mater ial, mobilisasi per al atan dan per sonil;

f. penyusunan r encana dan pelaksanaan pemer iksaan l okasi peker jaan.]

19.3 Hasil rapat per siapan pelaksanaan kontr ak dituangkan dal am Beri ta Acara Rapat Per siapan Pelaksanaan Kontr ak yang ditandatangani oleh selutuh peserta r apat.]

20. [Pengaw asan Pelaksanaan Pekerjaan

20.1 Selama berl angsungnya pel aksanaan peker jaan, PPK jika dipandang per lu dapat mengangkat Pengaw as Peker jaan. Pengaw as Peker jaan berkewajiban untuk mengaw asi pelaksanaan peker jaan.

20.2 Dalam melaksanakan kewajibannya, Pengawas Peker jaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. Jika ter cantum dalam SSKK, Pengawas Peker jaan dapat ber tindak sebagai W akil Sah PPK.]

21. [Persetujuan Pengawas Pekerjaan

21.1 Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Peker jaan baik yang permanen maupun sementar a har us mendapatkan per setujuan Pengaw as Peker jaan.

21.2 Jika dalam pelaksanaan peker jaan ini diperlukan ter lebih dahulu adanya Hasi l Peker jaan Sementar a maka penyedia berkew ajiban untuk menyer ahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementar a ter sebut untuk disetujui oleh Pengaw as Peker jaan. Ter lepas dar i ada tidaknya per setujuan Pengaw as Peker jaan, penyedia bertanggung jaw ab secara penuh atas rancangan Hasil Peker jaan Sementara.]

22. [Perintah Penyedia berkew ajiban untuk melaksanakan semua

per intah Pengaw as Peker jaan yang sesuai dengan kew enangan Pengawas Pekerjaan dal am Kontr ak i ni.]

23. [Akses ke Lokasi Kerja

Penyedia berkew ajiban untuk menjamin akses PPK, W akil Sah PPK dan/ atau Pengawas Peker jaan ke lokasi ker ja dan lokasi l ainnya di mana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan.]

24. [M obilisasi peralatan dan personil

24.1 M obilisasi paling lambat har us sudah mulai dilaksanakan dalam w aktu 30 (tiga puluh) har i sejak diterbi tkan SPM K.

24.2 M obilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup peker jaan, yaitu:

a. mendatangkan peralatan- peralatan terkait yang di per lukan dalam pelaksanaan peker jaan;

b. memper siapkan fasili tas seperti kantor , r umah, gedung labor ator ium, bengkel , gudang, dan sebagainya; dan/ atau

c. mendatangkan per sonil- per soni l.

24.3 M obilisasi per alatan dan per sonil dapat dilakukan secar a ber tahap sesuai dengan kebutuhan.]

25. [Pemeriksaan

Bersama

25.1 Apabila diper lukan, pada tahap aw al pelaksanaan Kontrak, PPK ber sama- sama dengan penyedia melakukan pemer iksaan lokasi peker jaan dengan melakukan pengukur an dan pemer iksaan detail kondisi lokasi peker jaan untuk setiap rencana mata pembayar an.

25.2 Untuk pemeriksaan ber sama ini, PA/ KPA dapat membentuk Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontr ak atas usul PPK.

25.3 Hasil pemer iksaan ber sama dituangkan dal am Beri ta Acara. Apabila dal am pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak, maka har us di tuangkan dal am adendum Kontr ak.

25.4 Jika hasi l pemer iksaan menunjukkan bahw a Per soni l dan/ atau Per alatan ter nyata belum memenuhi per syar atan Kontr ak maka penyedia tetap dapat melanjutkan peker jaan dengan syarat Per sonil dan/ atau Per al atan yang belum memenuhi syarat har us seger a diganti dal am jangka w aktu yang disepakati ber sama.]

26. W aktu

Dalam dokumen DOK. lelang mami paskibraka ok (Halaman 97-101)