• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Daya Dukung

6. Kepala Sekolah

Semua kegiatan di sekolah dapat berjalan dengan lancar karena adanya manajer, motivator, dan supervisor yang baik yakni kepala sekolah. Peran kepala sekolah dalam kegiatan kepramukaan berdasarkan wawancara dengan Pembina dan pelatih pramuka adalah mendukung dan memotivasi pelaksanaan kegiatan, namun masih kurang dalam hal supervisi sehingga lemah dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler. Berikut ini adalah petikan hasil wawancara dengan Bunda Aulia sebagai pembina pramuka:

“Ibu kepala sekolah tidak selalu hadir pada saat kegiatan karena kadang berbarengan dengan acara dinas di luar sekolah, namun beliau memantau dan memonitoring setiap kegiatan ektrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah.” (wawancara, 29 Februari 2020)

214

Pernyataan Bunda Devi sebagai pelatih pramuka pun juga mendukung pernyataan dari pembina pramuka, pernyataan tersebut yakni:

“Kepala sekolah banyak memberikan motivasi dan juga sering terlibat dalam kegiatan kepramukaan di sekolah.

Akan tetapi ditemukan sedikit hambatan tentang permasalahan yang dihadapi oleh pembina atau pelatih tidak diketahui oleh kepala sekolah, karena kepala sekolah belum melakukan kegiatan khusus seperti supervisi kegiatan ekskul.” (wawancara, 2 Maret 2020)

Merujuk pada hasil dari observasi, wawancara, serta studi dokumen maka dapat diperoleh informasi bahwa kegiatan ekstrakurikuler belum berjalan dengan maksimal karena kepala sekolah jarang melakukan supervisi sehingga kurang memahami kendala-kendala dan solusi pencapaian tujuan program ekstrakurikuler pramuka.

7. Orangtua

Pemberian ijin dari orangtua atau wali siswa merupakan salah satu dasar untuk pelaksanaan berbagai kegiatan di

215

sekolah. Ijin ini dapat mendukung pelaksanaan kegiatan kepramukaan di sekolah. Bentuk dukungan dari orantua terhadap pencapaian tujuan program kegiatan adalah pemberian ijin kepada peserta untuk mengikuti lomba kepramukaan. Informasi tersebut diperoleh dari hasil wawancara yang dilakukan dengan narasumber. Berikut adalah petikan hasil wawancara dengan Ibu Sri Sugiarni, S.Pd sebagai kepala sekolah:

“Menurut pengamatan, orang tua siswa mendukung kegiatan ini karena merupakan salah satu kegiatan positif untuk siswa. Bentuk dukungan ini misalnya pemberian ijin kepada siswa jika anaknya terpilih mewakili sekolah dalam lomba pesta siaga.”

(wawancara, 6 Maret 2020)

Pernyataan Bunda Aulia sebagai pembina pramuka pun juga mendukung pernyataan dari kepala sekolah, pernyataan tersebut yakni:

“Orangtua siswa pada dasarnya mendukung kegiatan ekstrakurikuler siswa karena merupakan kegiatan positif yang bermanfaat bagi anak, sehingga sangat mendukung

216

dalam pencapaian SKU, termasuk dalam mengikuti lomba.” (wawancara, 29 Februari 2020)

Merujuk pada hasil dari observasi, wawancara, serta studi dokumen maka dapat diperoleh informasi bahwa pemberian ijin dari orang tua atau wali siswa kepada peserta untuk mengikuti latihan pramuka dan pemberian ijin kepada peserta yang terpilih untuk mewakili lomba kepramukaan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan kepramukaan di sekolah dan pencapaian tujuan program ekstrakurikuler pramuka.

8. Komite

Kegiatan sekolah dapat terlaksanan karena adanya dukungan dari komite sekolah. Komite sekolah yang merupakan salah satu mitra sekolah terdiri dari beberapa unsur, diantaranya perwakilan orangtua atau wali siswa, perwakilan guru pengajar di sekolah tersebut, dan juga tokoh masyarakat. Peran komite sekolah adalah untuk memberikan

217

dukungan pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Bentuk dukungan komite sekolah dalam kegiatan kepramukaan adalah mengontrol kegiatan sekolah dalam hal ikut serta menjadi panitia, memberikan masukan, pertimbangan dalam penyususnan RKAS, mengesahkan RKAS, serta mengawasi dan mengontrol pelaksanaannya.

Berikut adalah petikan hasil wawancara dengan Ibu Sri Sugiarni, S.Pd sebagai kepala sekolah:

“Dukungan komite sekolah adalah pemberian masukan, pertimbangan, dan persetujuan pada saat penyusunan RKAS, mengesahkan RKAS, serta mengontol juga mengawasi pelaksanaan RKAS dan program kegiatan sekolah. Dukungan ini sangat berpengaruh karena tanpa persetujuan komite maka kegiatan yang direncanakan tidak dapat terlaksana.” (wawancara, 6 Maret 2020)

Pernyataan Bunda Aulia sebagai pembina pramuka pun juga mendukung pernyataan dari kepala sekolah, pernyataan tersebut yakni:

“Komite sekolah sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler melalui persetujuan RKAS kegiatan kepramukaan. Dukungan dari komite sekolah dapat

218

mempengaruhi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.” (wawancara, 29 Februari 2020)

Merujuk pada hasil dari observasi, wawancara, serta studi dokumen maka dapat diperoleh informasi bahwa bentuk dukungan komite sekolah dalam kegiatan kepramukaan adalah mengontrol kegiatan sekolah dalam hal ikut serta menjadi panitia, memberikan masukan, pertimbangan dalam penyususnan RKAS, mengesahkan RKAS, serta mengawasi dan mengontrol pelaksanaannya. Dukungan dari komite sekolah dapat mempengaruhi ketercapaian tujuan program kegiatan ekstrakurikuler pramuka, tanpa dukungan komite sekolah, mustahil kegiatan kepramukaan dilaksanakan di sekolah.

9. Pemerintah

Sebagai pembuat kebijakan dalam kegiatan kepramukaan, adalah salah satu peran dari pemerintah.

Kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut dapat kita cermati

219

melalui hasil wawancara yang dilakukan Bersama Ibu Sri Sugiarni, S.Pd selaku kepala SDN Tlompakan 03 berikut ini:

“Bentuk dukungan dari pemerintah adalah dengan menerbitkan peraturan yang mendukung kegiatan kepramukaan, dan juga memberikan ijin penggunaan dana BOS untuk kegiatan kepramukaan. Peraturan penambahan nilai/poin saat PPDB juga menjadi salah satu motivasi siswa mengikuti kepramukaan. Regulasi tersebut mendukung pelaksanaan kepramukaan di sekolah sehingga sekolah mudah menerapkannya sehingga tujuan program pun dapat tercapai.”

(wawancara, 6 Maret 2020)

Pernyataan Bunda Aulia sebagai pembina pramuka pun juga mendukung pernyataan dari kepala sekolah, pernyataan tersebut yakni:

“Pemerintah sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan disetujuinya anggaran BOS untuk kegiatan kepramukaan. Dukungan pemerintah ini juga sangat mempengaruhi ketercapaian program, tanpa adanya dukungan dari pemerintah ini kegiatan ekstrakurikuler pramuka tidak akan terlaksana dengan baik dan lancar.”

(wawancara, 29 Februari 2020)

220

Merujuk pada hasil dari observasi, wawancara, serta studi dokumen maka dapat diperoleh informasi bahwa Pemkab Semarang mendukung kegiatan kepramukaan dengan membuat kebijakan, diantaranya menerbitkan peraturan yang mendukung kegiatan kepramukaan, dan juga memberikan ijin penggunaan dana BOS untuk kegiatan kepramukaan. Tujuan kegiatan ekstrakurikuler ini dapat dicapai karena mendapat dukungan dari pemerintah.

Dokumen terkait