• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI HASIL DAN PEMBAHASAN

6.1.6 Pengembangan Prioritas Persyaratan Pelanggan

6.1.6.1 Kepentingan Bagi Pelanggan

Setiap persyaratan pelanggan diberi rating sesuai dengan tingkat kepentingan bagi pelanggan. Rating kepentingan berguna untuk memprioritaskan usaha dan membuat keputusan trade-off. Skala yang digunakan adalah skala likert empat tingkat.

Tingkat kepentingan setiap persyaratan pelanggan diketahui melalui survei terhadap satu konsumen lembaga (konsumen benih) dan 79 konsumen bukan lembaga terhadap buah melon di Kota Bogor tahun 2007. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap satu konsumen lembaga (konsumen benih), diketahui tingkat kepentingan setiap persyaratan pelanggan untuk konsumen lembaga (konsumen benih).

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 79 konsumen bukan lembaga, diketahui tingkat kepentingan setiap persyaratan pelanggan untuk konsumen bukan lembaga. Hasil survei dianalisis menggunakan tabulasi deskriptif berupa

tabel frekuensi, di mana kriteria dari setiap tingkat kepentingan yang memiliki frekuensi terbanyak merupakan tingkat kepentingan suatu persyaratan pelanggan.

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 58 konsumen (73,42 persen) menyatakan bahwa bobot buah yang sedang (1 – 2,5 kg) penting bagi konsumen karena cukup untuk dikonsumsi. Konsumen yang lain sebanyak 13 konsumen (16,46 persen) menyatakan bobot buah yang sedang tidak penting bagi konsumen, sedangkan sisanya delapan konsumen (10,12 persen) menyatakan sangat penting. Tingkat kepentingan bobot buah sedang (1 – 2,5 kg) bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 27.

Tabel 27. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Bobot Buah Sedang (1 – 2,5 kg) bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Bobot Buah Sedang (1 – 2,5 kg)

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 13 16.46

Penting 58 73.42

Sangat Penting 8 10.12

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 56 konsumen (70,89 persen) menyatakan bahwa bentuk buah yang bulat penting bagi konsumen karena lebih menarik dan mempermudah dalam proses pemotongan, selain itu proses pematangannya lebih merata. Konsumen yang lain sebanyak 21 konsumen (26,58 persen) menyatakan bentuk buah yang bulat tidak penting bagi konsumen, sedangkan sisanya dua konsumen (2,53 persen) menyatakan sangat penting. Tingkat kepentingan bentuk buah bulat bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 28.

Tabel 28. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Bentuk Buah Bulat bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Bentuk Buah Bulat

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 21 26.58

Penting 56 70.89

Sangat Penting 2 2.53

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 41 konsumen (51,90 persen) menyatakan bahwa warna kulit buah hijau kekuningan sangat penting bagi konsumen. Warna kulit tersebut menandakan buah sudah matang dan siap untuk dikonsumsi. Sisa konsumen yaitu sebanyak 27 konsumen (34,18persen) menyatakan bahwa warna kulit buah hijau kekuningan penting bagi konsumen dan 11 konsumen (13,92 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan warna kulit buah hijau kekuningan bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 29.

Tabel 29. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Warna Kulit Buah Hijau Kekuningan bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan

Warna Kulit Buah Hijau Kekuningan

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 11 13.92

Penting 27 34.18

Sangat Penting 41 51.90

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 54 konsumen (68,35 persen) menyatakan bahwa warna daging buah hijau muda kekuningan penting bagi konsumen. Menurut konsumen warna tersebut terlihat lebih segar untuk dikonsumsi dan lebih enak. Konsumen yang lain sebanyak 22 konsumen (27,85 persen) menyatakan warna daging buah hijau muda kekuningan sangat penting

bagi konsumen, sedangkan sisanya tiga konsumen (3,8 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan warna daging buah hijau muda kekuningan bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 30.

Tabel 30. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Warna Daging Buah Hijau Muda Kekuningan bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan

Warna Daging Buah Hijau Muda Kekuningan

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 3 3.80

Penting 54 68.35

Sangat Penting 22 27.85

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 70 konsumen (88,61 persen) menyatakan bahwa kulit buah yang tipis penting bagi konsumen karena yang dikonsumsi lebih banyak dan mempermudah proses pemotongan. Konsumen yang lain sebanyak lima konsumen (6,33 persen) menyatakan kulit buah yang tipis sangat penting bagi konsumen dan sisanya empat konsumen (5,06 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan ketebalan kulit buah tipis bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 31.

Tabel 31. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Ketebalan Kulit Buah Tipis bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Ketebalan Kulit Buah Sedang

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 4 5.06

Penting 70 88.61

Sangat Penting 5 6.33

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 72 konsumen (91,14 persen) menyatakan bahwa daging buah yang tebal sangat penting bagi konsumen karena

yang dikonsumsi lebih banyak. Sisa konsumen sebanyak tujuh konsumen (8,86 persen) menyatakan daging buah yang tebal penting bagi konsumen. Tingkat kepentingan daging buah tebal bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 32.

Tabel 32. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Daging Buah Tebal bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Daging Buah Tebal

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 0 0

Penting 7 8.86

Sangat Penting 72 91.14

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 32 konsumen (40,51 persen) menyatakan bahwa tekstur kulit buah yang berjaring kasar penting bagi konsumen karena dengan tekstur kulit tersebut biasanya rasanya lebih manis. Konsumen yang lain sebanyak 26 konsumen (32,91 persen) menyatakan tekstur kulit buah yang berjaring kasar sangat penting, sedangkan sisanya sebanyak 21 konsumen (26,58 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan tekstur kulit buah jaring kasar bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 33.

Tabel 33. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Tekstur Kulit Buah Jaring Kasar bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Tekstur Kulit Buah Jaring Kasar

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 21 26.58

Penting 32 40.51

Sangat Penting 26 32.91

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 42 konsumen (53,16 persen) menyatakan bahwa tekstur daging buah halus tidak berserat penting bagi konsumen karena lebih enak dan lebih renyah pada saat dikonsumsi. Konsumen yang lain sebanyak 34 konsumen (43,04 persen) menyatakan tekstur daging buah halus tidak berserat sangat penting bagi konsumen, sedangkan sisanya tiga konsumen (3,8 persen) menyatakan tekstur daging buah halus tidak berserat tidak penting bagi konsumen. Tingkat kepentingan tekstur daging buah halus tidak berserat bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 34.

Tabel 34. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Tekstur Daging Buah Halus Tidak Berserat bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan

Tekstur Daging Buah Halus Tidak Berserat

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 3 3.80

Penting 42 53.16

Sangat Penting 34 43.04

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 64 konsumen (81,01 persen) menyatakan bahwa kadar air yang sedang penting bagi konsumen karena terasa lebih renyah dan segar untuk dikonsumsi. Sisa konsumen sebanyak 12 konsumen (15,19 persen) menyatakan kadar air yang sedang sangat penting bagi konsumen dan tiga konsumen (3,8 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan kadar air sedang bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 35.

Tabel 35. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Kadar Air Buah Sedang bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Kadar Air Buah Sedang

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 3 3.80

Penting 64 81.01

Sangat Penting 12 15.19

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 66 konsumen (83,54 persen) menyatakan rasa buah yang manis sangat penting bagi konsumen karena lebih enak dan dapat mengundang selera. Sisa konsumen sebanyak 12 konsumen (15,19 persen) menyatakan rasa buah yang manis penting bagi konsumen dan satu konsumen (1,27 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan rasa buah manis bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 36.

Tabel 36. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Rasa Buah Manis bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Rasa Buah Manis

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 1 1.27

Penting 12 15.19

Sangat Penting 66 83.54

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 49 konsumen (62,03 persen) menyatakan aroma buah yang wangi penting bagi konsumen karena dapat mengundang selera untuk mengkonsumsinya. Konsumen yang lain sebanyak 19 konsumen (24,05 persen) menyatakan aroma buah yang wangi sangat penting bagi konsumen dan sisanya 11 konsumen (13,92 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan aroma buah wangi bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 37.

Tabel 37. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Aroma Buah Wangi bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Aroma Buah Wangi

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 11 13.92

Penting 49 62.03

Sangat Penting 19 24.05

Total 79 100

Berdasarkan total 79 konsumen, sebanyak 50 konsumen (63,29 persen) menyatakan bahwa daya simpan buah 5 – 10 hari penting bagi konsumen karena dengan daya simpan tersebut buah melon masih baik untuk dikonsumsi. Konsumen yang lain sebanyak 27 konsumen (34,18 persen) menyatakan daya simpan buah 5 – 10 hari sangat penting bagi konsumen dan sisanya dua konsumen (2,53 persen) menyatakan tidak penting. Tingkat kepentingan daya simpan buah 5 – 10 hari bagi konsumen bukan lembaga dapat dilihat pada Tabel 38.

Tabel 38. Tingkat Kepentingan Persyaratan Pelanggan Daya Simpan Buah 5 – 10 Hari bagi Konsumen Bukan Lembaga di Kota Bogor Tahun 2007

Tingkat Kepentingan Daya Simpan Buah 5 – 10 Hari

Jumlah (orang) Persentase (%)

Sangat Tidak Penting 0 0

Tidak Penting 2 2.53

Penting 50 63.29

Sangat Penting 27 34.18

Total 79 100

Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui tingkat kepentingan setiap persyaratan pelanggan untuk konsumen bukan lembaga. Tingkat kepentingan setiap persyaratan pelanggan bagi konsumen lembaga dan konsumen bukan lembaga di Kota Bogor tahun 2007 dapat dilihat pada Tabel 39.

Persyaratan pelanggan bagi konsumen lembaga (konsumen benih) yang dinilai sangat penting yaitu warna kulit buah kuning, daging buah tebal, tekstur daging buah berserat halus, dan rasa buah manis sekali, selain kelima persyaratan pelanggan tersebut dinilai penting. Persyaratan pelanggan bagi konsumen bukan lembaga yang dinilai sangat penting yaitu warna kulit buah hijau kekuningan, daging buah tebal, dan rasa buah manis, selain ketiga persyaratan pelanggan tersebut dinilai penting.

Tabel 39. Tingkat Kepentingan Setiap Persyaratan Pelanggan di Kota Bogor Tahun 2007

Persyaratan Pelanggan Konsumen Lembaga Konsumen Bukan Lembaga Bobot Kecil < 1 kg 3 Bobot Sedang (1 – 2,5 kg) 3 Bentuk Bulat 3 3

Warna Kulit Kuning 4

Warna Kulit Hijau Kekuningan 4

Warna Daging Hijau Muda Kekuningan 3 3

Ketebalan Kulit Tipis 3 3

Daging Tebal 4 4

Tekstur Kulit Tidak Berjaring 3

Tekstur Kulit Berjaring Kasar 3

Tekstur Daging Berserat Halus 4

Tekstur Daging Halus Tidak Berserat 3

Kadar Air Sed ikit 3

Kadar Air Sedang 3

Rasa Manis Sekali 4

Rasa Manis 4

Aroma Wangi 3 3

Daya Simpan 5 – 10 Hari 3 3

Keterangan : 3 = Penting, 4 = Sangat penting

Dokumen terkait