Analisis atas kesiapan Perumda AM dalam perluasan usaha pengelolaan air limbah domestik dilakukan dengan pendekatan tren dari setiap parameter masing-masing yang meliputi: aspek teknis, aspek keuangan dan aspek kelembagaan, serta nilai total akhir keseluruhan.
1) Aspek Teknis
Aspek Teknis, dilihat dari parameter sebagai berikut:
a) Cakupan Pelayanan
Perumda AM dengan tingkat pelayanan rendah menunjukkan bahwa Perumda AM masih membutuhkan konsentrasi untuk pelayanan air minum dan sebaliknya bila cakupan pelayanan lebih tinggi, ada peluang untuk menambah/memperluas jenis usaha baru dalam hal ini pengelolaan air limbah domestik tanpa menurunkan kinerja pengelolaan air minum. Cakupan pelayanan dilihat dari tren 5 tahun terakhir, yang dituangkan dalam tabel sebagaimana berikut ini.
Cakupan Pelayanan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1) a. Jumlah penduduk terlayani jiwa
b. Jumlah penduduk wilayah pelayanan jiwa
% Cakupan Pelayanan (a:b)
Tabel 2-2 Cakupan Pelayanan Perumda AM Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
Cakupan Pelayanan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
Tabel 2-3 Tingkat Pelayanan Perumda AM Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir b) Tingkat Pelayanan
Untuk tingkat pelayanan yang diukur dari jumlah jam pelayanan Perumda AM kepada pelanggan, apakah semua pelanggan mendapatkan pelayanan 24 jam dari Perumda AM. Apabila kurang dari 24 jam, berapa jam pelanggan mendapatkan pelayanan air dari Perumda AM. PDAM yang telah mampu melayani pelanggannya dengan optimal diharapkan PDAM tersebut dapat mengelola pelayanan air limbah domestik tanpa risiko kemunduran pelayanan air minum. Dituangkan dalam tabel sebagaimana berikut ini.
c) Jumlah Pengaduan
Semakin rendah tingkat pengaduan maka diharapkan memberikan gambaran bahwa pelanggan PDAM saat ini puas dengan pelayanan yang diberikan. Pengaduan yang dimaksud adalah pengaduan terkait pelayanan, yang dituangkan dalam tabel sebagaimana berikut ini.
2) Aspek Keuangan
Aspek keuangan dinilai dari parameter sebagai berikut:
a) Jumlah Minimum Kas
Kas Perumda AM adalah gambaran kondisi kas Perumda AM pada periode tertentu.
Jumlah kas diharapkan lebih tinggi dari kebutuhan minimum kas sebesar 45 hari.
Penilaian jumlah minimum kas bertujuan untuk menilai kemampuan kas dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya, yang dituangkan dalam tabel sebagaimana berikut ini.
Jumlah Pengaduan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
Tabel 2-4 Persentase Jumlah Pengaduan pada Perumda AM Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
Jumlah Pengaduan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
1. Biaya operasional tahunan Rp juta 2. Biaya operasional harian Rp juta
b. Kas Rp juta
Jumlah hari kas (b:a.2) hari Rata-rata jumlah hari kas hari
Tabel 2-5 Jumlah Minimum Kas Perumda AM Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
b) Tren Perolehan Laba 5 Tahun Terakhir
Perumda AM yang memperoleh laba selama 5 tahun terakhir menunjukkan kinerja operasional, teknis, dan keuangan berjalan baik. Perumda AM dengan kondisi ini sudah tidak mengalami kesulitan dalam pengelolaan pelayanan air minum, yang dituangkan dalam tabel sebagaimana berikut ini.
Data Laba Bersih Perumda AM Satuan Tahun (n-5) Laba bersih tahun berjalan Rp juta
Keterangan Laba/Rugi
Tabel 2-6 Tren Perolehan Laba Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
c) Pemberian Penyertaan oleh Pemerintah Daerah
Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Perumda AM dalam bentuk Penyertaan Modal Daerah (PMD) akan memperkuat kondisi keuangan.
PMD Pemda Satuan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1) Penyertaan Modal Daerah Rp juta
Tabel 2-7 Pemberian Penyertaan Modal Daerah Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
d) Komputerisasi Billing
Komputerisasi billing adalah pengelolaan rekening pelanggan dengan menggunakan komputerisasi (tidak dengan sistem manual). Dengan telah teritegrasinya sistem billing dan baca meter maka Perumda AM akan lebih mudah dalam pengelolaan pelanggan limbah domestik.
Tabel 2-8 Komputerisasi Billing Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
e) Jangka Waktu Penagihan Piutang
Semakin lama umur penagihan piutang akan semakin menyulitkan kondisi kas Perumda AM karena uang yang terkumpul bulan berjalan tidak cukup untuk membayar pengeluaran operasional.
Jangka Waktu Penagihan Piutang Satuan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1)
a. Piutang usaha Rp juta
b. Jumlah penjualan per hari Rp juta Jangka waktu penagihan piutang hariri
Tabel 2-9 Jangka Waktu Penagihan Piutang Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
f ) Efektifitas Penagihan
Semakin rendah persentase penagihan maka nilai piutang Perumda AM akan semakin besar dan akan menyulitkan kondisi keuangan khususnya kas Perumda AM.
Cakupan Pelayanan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1)
a. Rekening tertagih Rp juta
b. Jumlah penjualan air Rp juta Efektifitas penagihan piutang %
Tabel 2-10 Efektifitas Penagihan Piutang Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
3) Aspek Kelembagaan dan Peraturan
Aspek kelembagaan yang dinilai adalah rasio pegawai dan perda PDAM.
a) Rasio Pegawai
Rasio pegawai adalah mengukur efektivitas jumlah karyawan terhadap jumlah pelanggan. Perhitungan idealnya adalah perbandingan antara jumlah pegawai terhadap 1.000 pelanggan.
Jumlah Pengaduan Satuan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1) a. Jumlah karyawan (pegawai) karyawan
b. Jumlah pelanggan pelanggan
Rasio karyawan / 1.000 pelanggan hari
Tabel 2-11 Rasio Pegawai Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
b) Perda Perumda AM
Peraturan Daerah mengenai pendirian Perumda AM merupakan penugasan yang tertulis yang akan menjadi acuan kelancaran Perumda AM untuk mengelola air limbah domestik.
Jumlah Pengaduan Keterangan Tahun
(n-5) Tahun
(n-4) Tahun
(n-3) Tahun
(n-2) Tahun (n-1) a. Telah mengatur pengelolaan air
minum dan air limbah domestik Ya/Tidak b. Proses perubahan Perda,
mengatur pengelolaan air minum dan air limbah domestik
Ya/Tidak
c. Hanya mengatur pengelolaan air
minum pelanggan
Tabel 2-12 Perda Terkait Perumda Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
1. Aspek Teknis
a. Cakupan Pelayanan c. Jumlah Pengaduan
>80% 5 ≤3% dari jumlah pelanggan 5
>60-80% 4 >3-8% jumlah pelanggan 4
>40-60% 3 >8-12% jumlah pelanggan 3
>20-40% 2 >12-15% jumlah pelanggan 2
≤ 20% 1 >15% jumlah pelanggan 1
b. Tingkat Pelayanan
Semua pelanggan mendapat aliran air 24 jam 5 Pelanggan mendapat aliran air 20-24 jam 4 Pelanggan mendapat aliran air 16-20 jam 3 Pelanggan mendapat aliran air 12-16 jam 2 Pelanggan mendapat aliran air <12 jam 1 2. Aspek Keuangan
a. Jumlah Hari Kas d. Komputerisasi Billing
Di atas 45 hari 5 Integrasi dengan baca meter 5
40-45 hari 4 Terpisah 3
30-40 hari 3 Tidak ada 1
20-30 hari 2
Kurang dari 20 hari 1
b. Laba Bersih e. Jumlah Hari Piutang
Selalu laba tiap tahun 5 ≤ 60 hari 5
Laba 4 tahun terakhir 4 > 60-90 hari 4
Laba 3 tahun terakhir 3 > 90-150 hari 3
Laba 2 tahun terakhir 2 >150-180 hari 2
Laba 1 tahun terakhir 1 > 180 hari 1
c. PMD f. Tingkat Penagihan
Setiap tahun 5 > 90% 5
Dua tahun 4 > 85-90% 4
Tiga tahun 3 > 80-85% 3
Empat tahun 2 > 75-80% 2
Lima tahun 1 ≤ 75% 1
Tabel 2-13 Bobot Penilaian Kesiapan Perumda Air Minum Mengelola Air Limbah Domestik c) Hasil Penilaian Kesiapan Perumda AM Mengelola Air Limbah Domestik
Masing-masing parameter dalam setiap aspek dinilai 1 hingga 5, seperti sebagai berikut:
Hasil penilaian setiap aspek disajikan ke dalam tabel seperti berikut ini:
3. Aspek Kelembagaan
a. Rasio Karyawan b. Perda
≤ 6 5 Mengatur pengelolaan air minum 5
< 6-7 4 Proses perubahan 3
< 7-9 3 Hanya mengatur air minum 1
< 9-10 2
> 10 1
Tabel 2-13 Bobot Penilaian Kesiapan Perumda Air Minum Mengelola Air Limbah Domestik (Lanjutan)
Penilaian Bobot (n-4) (n-3) (n-2) (n-1) (n)
- Teknis 40
- Keuangan 50
- Kelembagaan dan Peraturan 10
Jumlah 100
Tabel 2-14 Hasil Penilaian Kesiapan Perumda Air Minum Mengelola Air Limbah Domestik
Penilaian Kesiapan PDAM Mengelola Air Limbah
Jumlah Penilaian
(n-4) (n-3) (n-2) (n-1) (n)
Dapat mengelola > 85
Perlu peningkatan kinerja > 60-85 Fokus pada pengelolaan air minum < 60
2.2 Pengeloaan Air Limbah Domestik Saat Ini 2.2.1 Deskripsi
Identifikasi pengelolaan air limbah domestik saat ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kondisi pengelolaan air limbah saat ini yang dilaksanakan oleh dinas atau UPTD. Diharapkan dari gambaran pengelolaan saat ini, dapat memberikan informasi dalam opsi awal integrasi pengelolaan air limbah yang dapat dilakukan oleh Perumda AM.
2.2.2 Lingkup
Identifikasi yang menggambarkan pengelolaan air limbah domestik saat ini, baik yang dilakukan UPTD sebagai operator dan/atau dinas selaku regulator, meliputi aspek teknis, aspek keuangan, aspek peran serta masyarakat, aspek kelembagaan, dan aspek peraturan.