KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian hasil analisis penelitian pada bab sebelumnya, maka, kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangan perbankan sebelum dan sesudah penerapan Good Corporate Governance.
B. Keterbatasan
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, antara lain :
1. Penelitian ini hanya menggunakan satu konstruk variabel penelitian dari aspek permodalan yaitu Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio) dalam
pengukuran kinerja keuangan perbankan. Sementara itu, masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi kinerja keuangan perbankan
2. Penelitian ini hanya menggunakan Rasio Kecukupan Modal saja dalam mengukur kinerja keuangan perbankan setelah implementasi GCG, padahal, masih banyak rasio keuangan perbankan lainnya yang dapat dipakai.
3. Periode penelitian yang digunakan hanya tiga tahun sebelum penerapan GCG (2001-2003) dan tiga tahun sesudah penerapan GCG (2004-2006) yang disebabkan oleh keterbatasan akses perolehan data.
bank yang memiliki GCG baik saja yang diperbandingkan dengan rentang tahun, tiga tahun sebelum penerapan (2001-2003) dan tiga tahun sesudah penerapan (2004-2006) GCG.
C. Saran
Beberapa saran yang bisa diberikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Penelitian selanjutnya sebaiknya menambah atau mengganti dengan konstruk lainnya yang juga mempengaruhi kinerja keuangan perbankan seperti Analisis
Capital, Asset, Management risk, Earning and Lliquidity.
2. Penelitian selanjutnya sebaiknya menambah atau mengganti dengan proksi lainnya seperti Return on Assets, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio,
Cash Assets Ratio, Ratio, danDebt to Equity Ratio.
3. Periode penelitian yang digunakan oleh penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan periode yang lebih lama dari tahun 2001 dan batasan tahun terbaru daripada tahun 2006 seperti tahun 2007.
4. Sampel yang diteliti oleh penelitian selanjutnya sebaiknya tidak hanya mengunakan 10 Bank Umum Nasional yang terdaftar di BEI dan dinyatakan menerapkan GCG secara konsisten tetapi juga menggunakan Bank-bank lain baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar di BEI dan atau Bank-bank lain yang tidak begitu menerapkan GCG secara konsisten dari tahun penerapan tetapi menerapkan GCG pada tahun-tahun berikutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Faisal, M. 2005. Manajemen Perbankan (Teknik Analisis Kinerja
Keuangan Bank). Edisi Pertama, cetakan kelima. Penerbitan Universitas Muhammadiyah. Malang.
Bank Indonesia, 2003. Peraturan Bank Indonesia No.5/12/PBI/2003 tanggal 17 Juli
2003, Jakarta.
____________, 2006. Peraturan Bank Indonesia nomor 8/4/PBI/2006. Jakarta
Bastian, Indra, 2001. Akuntansi Sektor Publik di Indonesia. BPFE Yogyakarta.
Yogyakarta.
Darsono, 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Penerbit Andi
Yogyakarta. Yogyakarta.
Dendawijaya, Lukman, 2005. Manajemen Perbankan, Edisi kedua, Ghalia Indonesia,
Bogor.
Djarwanto, 2004. Pokok-pokok Analisis Laporan Keuangan, Edisi Kedua, BPFE
Yogyakarta. Yogyakarta.
Erlina, Sri Mulyani. 2007. Metodologi Penelitian Bisnis, Terbitan pertama, USU
Press, Medan.
Ikatan Akuntan Indonesia, 2004. Standar Akuntansi Keuangan, Salemba Empat,
Jakarta.
Irmayanto, Juli dkk., 2004. Bank dan Lembaga Keuangan, Edisi Kedua, Universitas
Trisakti, Jakarta.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, 2004. Buku
Petunjuk Teknis Penulisan Proposal Penelitian dan Penulisan Skripsi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi USU, Medan.
Febianti, Triana. 2007. CR, ROE, dan DAR Emiten di BEJ Sebelum dan Sesudah
Penegakan Tata Kelola Perusahaaan di Indonesia. Proceeding PESAT, volume 2, Universitas Gunadarma. Jakarta.
Ghozali, Imam, 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan
Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Mahsun, Mohamad, 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Edisi Pertama, BPFE
Yogyakarta. Yogyakarta.
Mardiasmo, 2002. Akuntansi Sektor Publik, Penerbit Andi Yogyakarta. Yogyakarta.
Marihot Nasution dan Deddy Setiawan. 2007. Pengaruh Good Corporate Governance
Terhadap Manajemen Laba di Industri Perbankan. Artikel yang dipresentasikan pada Simposium Nasional Akuntansi X UNHAS Makassar tanggal 26-28 Juli.
Mulyadi, 2001. Balance Scorecard: Alat Manajemen Kontemporer untuk
Pelipatganda Kinerja Keuangan Perusahaan. Salemba Empat, Jakarta.
Muljono, Teguh Pudjo. 2002. Aplikasi Akuntansi Manajemen dalam Praktik
Perbankan. Edisi ketiga, cetakan kedua. BPFE. Yogyakarta.
Munawir, 2002. Akuntansi Keuangan dan Manajemen, BPFE Yogyakarta.
Yogyakarta.
Sinungan, Muchdarsyah. 1997. Manajemen Dana Bank, Edisi Kedua. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.
Slamat, Dahlan. 2005. Manajemen Lembaga Keuangan, Edisi Kelima. Lembaga
Penerbit fakultas Ekonomi Indonesia. Jakarta.
Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor Kep-117/M-MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002 tentang penerapan Good Corporate Governance.
Syakhroza, Akhmad. 2003. Best Practices Corporate Governance dalam konteks
Kondisi Lokal Perbankan Indonesia. Usahawan NO.06 TH XXXII JUNI 2003.
Tjager et all. 2003. Corporate Governance dalam Forum Corporate Governance in
Indonesia ( FCGI ) ; 25-26
Umar, Husein. 2003. Evaluasi Kinerja Perusahaan. Gramedia, Jakarta.
Vives.2001 dalam Dwi Asih, 2000, Analisis Kinerja Keuangan PT. Unilever, Tbk
sebelum dan sesudah corporate governance.
Warsono, 2003. Manajemen Keuangan Perusahaan, Edisi 3. Banyumedia Publishing,
Malang.
Whittaker, B.James. 1993. Government Performance and Result Act, A mandate for
Strategic Planning and Performance Measurement
Wild, John J.K.R. Subramanyam dan Robert F. halsey. 2005. Financial Statement
Analysis. Edisi 8. Salemba Empat. Jakarta. Majalah SWA No.01/XXIV/9-23 Januari 2008
Bank Indonesia. 2006. Peraturan Bank Indonesia tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance No.8/4/PBI/2006.
Bursa Efek Indonesia. 2008. laporan keuangan/detail/soft copy laporan keuangan.
Lampiran 2
k-s
NPAR TESTS
/K-S(NORMAL)= CAR0 CAR1 /MISSING ANALYSIS.
NPar Tests
[DataSet0]One-S ample Kolm ogorov-Sm irnov Test
30 30 .171333 .192087 .1461242 .0499603 .233 .130 .111 .073 -.233 -.130 1.274 .713 .078 .689 N Mean St d. Deviat ion
Normal Parametersa,b
Absolute Positive Negative Most E xtreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z As ymp. Sig. (2-tailed)
CA R0 CA R1
Test distribution is Normal. a.
Calculated from data. b.
Kolmogorov Smirnov (KS) :
Rule Of Thumb (ROT) :
Normal jika Sig (2-tailed) > 0,05 (Ghozali 2005:31 dan 115)
CAR0 (0.078) > 0.05 : Normal CAR1 (0.689) > 0.05 : Normal
DESCRIPTIVES
VARIABLES=CAR0 CAR1
/STATISTICS=MEAN STDDEV MIN MAX KURTOSIS SKEWNESS .
Descriptives
[DataSet0]Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean
Std.
Deviation Skewness Kurtosis
Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic
Std. Error Statistic Std. Error CAR0 30 -.4700 .3500 .171333 .1461242 -2.895 .427 12.730 .833 CAR1 30 .0990 .2700 .192087 .0499603 -.306 .427 -.928 .833 Valid N (listwise) 30
Pa ired Sa mpl es Test -.0207533 .1351816 .0246807 -.0712310 .0297243 -.841 29 .407 CAR0 - CAR1 Pair 1 Mean Std. Deviation Std. Error
Mean Lower Upper
95% Confidenc e Interval of the Difference Paired Differenc es t df Sig. (2-tailed) GET
FILE='C:\Program Files\SPSS Evaluation\JEMMIMA DATA TURUN2.sav'. DATASET NAME DataSet1 WINDOW=FRONT.
T-TEST
PAIRS = CAR0 WITH CAR1 (PAIRED) /CRITERIA = CI(.95)
/MISSING = ANALYSIS.
T-Test
[DataSet1] C:\Program Files\SPSS Evaluation\JEMMIMA DATA TURUN2.sav
Paired Samples Statistics
Mean N Std. Deviation
Std. Error Mean
Pair 1 CAR0 .171333 30 .1461242 .0266785
CAR1 .192087 30 .0499603 .0091215
Paired Samples Correlations
N Correlation Sig.
Pair 1 CAR0 & CAR1 30 .382 .037
Rule of Thumb (ROT)
Ha : ada perbedaan CAR0 dan CAR1 Jika : t hitung > t tabel (2.262)
Maka, berdasarkan tabel di atas t hitung < t tabel -0.841< 2.262 Keputusan : Tolak Ha