5.1 Kesimpulan
Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya mengenai penelitian yang berjudul “Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Properti SubSektor Konstruksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia” dengan periode penelitian 2007 sampai dengan 2010, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan analisis deskriptif, dapat diambil kesimpulan bahwa :
• Variabel fundamental yang terdiri dari Current Ratio mengalami fluktuasi penurunan pada tahun 2008 yang diakibatkan oleh krisis global. Namun pada tahun 2010 menalami kenaikan kembali yang disebabkan naiknya laba bersih rata-rata pada setiap perusahaan konstruksi.
• Variabel fundamental yang terdiri dari Debt Equity Ratio mengalami fluktuasi kenaikan pada tahun 2008 yang diakibatkan oleh krisis global. Namun pada tahun 2009 dan 2010 terjadi penurunan nilai Debt to Equity Ratio yang disebabkan naiknya laba bersih rata-rata pada setiap perusahaan konstruksi.
• Variabel fundamental yang terdiri dari Return On Equity mengalami fluktuasi penurunan pada tahun 2008 yang diakibatkan oleh krisis global.
Namun terjadi kenaikan pada tahun 2009 dan 2010 yang dipicu oleh naiknya laba bersih rata-rata pada setiap perusahaan konstruksi.
• Variabel fundamental yang terdiri dari Total Asset Turn Over mengalami fluktuasi penurunan pada tahun 2008 yang diakibatkan oleh krisis global. Namun tahun 2009 dan 2010 kembali terjadi penurunan akibat perusahaan tidak bisa meningkatkan penjualan, yang mana disamping itu nilai total aktiva juga terus membesar.
2. Berdasarkan analisis deskriptif, dapat diambil kesimpulan bahwa harga saham rata-rata perusahaan konstruksi mengalami fluktuasi penurunan pada tahun 2008 yang diakibatkan oleh krisis global. Namun pada tahun 2009 dan 2010 harga saham rata-rata perusahaan konstruksi sudah kembali terjadi kenaikan. 3. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa
secara simultan variabel fundamental yang terdiri dari Current Ratio, Debt Equity Ratio, Return On Equity dan Total Asset Turn Over mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap harga saham perusahaan properti subsektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan secara parsial, variabel fundamental yang terdiri dari Current Ratio, Debt Equity Ratio, Return On Equity dan Total Asset Turn Over secara parsial juga mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap harga saham perusahaan properti subsektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan atas judul “Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Harga Saham Perusahaan Properti SubSektor Konstruksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia” dengan periode penelitian 2007 sampai dengan 2010, maka diperoleh Saran sebagai berikut:
1. Perusahaan harus sigap akan faktor-faktor eksternal khususnya mengenai kondisi ekonomi dunia yang mempengaruhi langsung produktivitas perusahaan dan perusahaan perlu meningkatkan Total Asset Turn Over, agar Return On Equity naik, sehingga nilai Debt to Equity Ratio bisa menurun dan Current Ratio tetap berada dalam keadaan likuid.
2. Dalam melakukan penelitian selanjutnya, sebaiknya menambah / memperpanjang periode penelitian, sehingga jumlah sampel yang diperoleh bisa lebih banyak. Berhubung dalam penelitian ini hanya terdapat 7 perusahaan subsektor konstruksi dengan rentang waktu 4 tahun yang dimulai dari tahun 2007 sampai dengan 2010.
3. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengingat variabel yang digunakan
dalam penelitian ini terbatas dimana hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya menambah variabel fundamental yang lain, baik dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, ,rasio aktivitas, ataupun rasio yang lain. Juga bisa mempertimbangkan dari faktor-faktor eksternal perusahaan, misalnya tingkat suku bunga, tingkat inflasi, ataupun keadaan politik negara yang dapat mempengaruhi harga saham perusahaan secara keseluruhan.A. M. Dewi Astuti. (2004). Manajemen Keuangan Perusahan. Jakara : Ghalia Indonesia.
Ani Wilujeng Suryani. (2007). Analisis Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Harga Saham pada Perusahan LQ-45 di Bursa Efek Jakarta Periode Tahun 2003-2005. Emas, 1 (1), 1-12.
Annio Indah Lestari, Muslich Lufti, Syahyunan. (2007). Pengaruh Faktor Fundamental dan Teknikal Terhadap Harga Saham Properti yang Terdafta di Bursa Efek Jakarta. MEPA Ekonomi, 2 (2), 91-97.
Budi Rusman Jauhari & Basuki Wibowo. (2004). Analisis Fundamental Terhadap Return Saham Pada Periode Bullish Dan Bearish Indeks Harga Saham Gabungan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 17-32.
David Sukardi Kodrat & Kurniawan Indonanjaya. (2010). Manajemen Investasi Pendekatan Teknikal Dan Fundamental Untuk Analisis Saham. Yogyakarta : Graha ilmu.
Elleuch, Jaouida. (2009). Fundamental Analysis Strategy And The Prediction Of Stock Returns. International Research Journal of Finance and Economics, Issue 30, 95-107.
Fraser, Lyn M., & Ormiston, Alieen. (2008). Memahami Laporan Keuangan (7th ed). Jakarta : Indeks.
Husein Umar. (2005). Metodologi Penelitian. Jakarta : Raja Grafindo.
Imam Gozali. (2006). Aplikasi Analisis Multivariative Dengan Program SPSS. Semarang : Universitas Diponegoro.
Kamarudin Ahmad. (2004). Dasar – Dasar Manajemen Investasi Dan Portofolio. Jakarta : Rineka Cipta.
Kasmir. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : Rajawali Pers.
Mohd Ihsan. (2009). Kinerja Keuangan Perusahaaan ( Tinjauan Analisis Fundamental). Percikan, 98 (3), 1-6.
Rowland Bismark Fernando Pasaribu. (2008). Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap harga Saham Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2003-2006. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 2 (2), 101-113.
Ross, Westerfield. ,& Jaffe. (2005). Corporate Finance (7th ed). New York : McGraw Hill.
R.Agus Sartono. (2001). Manajemen Keuangan Dan Teori Aplikasi. Yogyakarta : BPFE
Sen, Chung-Hua. ,& Lin, Kun-Li. (2010).The Impact Of Corporate Governance On The Relationship Between Fundamental Information Analysis And Stock Returns. Emerging Markets Finance & Trade, 46(5), 90-105.
Sharma , Meena. ,& Preeti. (2009).Prediction Of Stock Returns For Growth Firms- A Fundamental Analysis. The Journal of Business Perspective, 13(3), 31-40.
Suad Husnan . 2005. Dasar - Dasar Teori Portofolio Dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta : UPP AMP YPKN.
Sugiyanto & Sapto Jumono. (2008). Keterkaitan Inflasi, Kurs, Dan Kinerja Fundamental Perusahaan Dengan Nilai Tambah Ekuitas Pasar (Kajian Empiris Keterkaitan Antara Pasar Produk, Pasar Valas, Kinerja Perusahaan Dengan Kinerja Saham LQ 45 Di BEI Periode 2002-2006. 13(1), 57-68.
Sunariyah. (2006). Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta : UPP AMP YPKN.
Umi Narimawati. (2008). Analisis Multifariat Untuk Penelitian Ekonomi. Yogyakarta : Graha ilmu.
Umi Narimawati. (2010). Metodologi Penelitian : Dasar Penyusun Penelitian Ekonomi. Jakarta : Penerbit Genesis
Umi Narimawati, Sri Dewi Anggadini, Linna Ismawati. (2010). Penulisan Karya Ilmiah. Bekasi : Penerbit Genesis.
Zulkifli Harahap & Agusni Pasaribu. (2007). Pengaruh Faktor Fundamental dan Resiko Sistematik Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdapat di Bursa Efek Jakarta. MEPA Ekonomi, 2 (1), 68-77.