• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

1. Pada shift pagi sebanyak 22 ( 91,7% ) responden mengalami kelelahan dengan kategori lelah. Sedangkan sisanya 2 ( 8,3 % ) responden mengalami kelelahan dengan kategori kurang lelah.

2. Pada shift malam sebanyak 21 ( 87,5% ) responden mengalami kelelahan dengan kategori lelah. Sedangkan sisanya 3 ( 12,5% ) reponden mengalami kelelahan dengan kategori sangat lelah.

3. Tidak ada perbedaan yang bermakna dalam hal tingkat kelelahan kerja pada operator SPBU antara shift pagi dan shift malam di SPBU 14203163 Tanjung morawa tahun 2009 ( p = 0,063 ).

6.2 Saran

1. Memperpendek jadwal pergantian shift yaitu 2 – 3 hari sekali.

2. Memberikan makanan tinggi protein serta minuman agar para operator memiliki energi tambahan selama bekerja pada shift malam.

DAFTAR PUSTAKA

Amrizal, Arief.2005. Pengaruh Posisi Kerja Terhadap Kinerja Mahasiswa

Praktek Engine Sepeda Motor Di Fakultas Teknik Universitas Padang Program Studi Ilmu Kesehatan Kerja Sekolah Pasca Sarjana. Sains

Kesehatan, Vol 18 No. 13

Dewi, Povilia. 2006. Perbedaan Kelelahan Kerja Pada Perawat Shift Malam Di

Ruang ICU Dan Ruang Arrijal Di Rumah Sakit Haji Tahun 2006. Skripsi

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Deranto, 2008. Perbedaan Kelelahan Subyektif Antara Tenaga Kerja Shift Pagi

Dan Shift Malam Di Bagian Assembling R6 PT Hari Terang Industri Surabaya Tahun 2008. Tesis Universitas Airlangga.

Ergoinstitute Tim. 2008. Shift Kerja dan Permasalahannya. www. Ergoinstitute. Com.

Hidayat, 2003. Bahaya Laten Kelelahan Kerja. http:/www.pikiran rakyat.com/

Muftia, Atik, 2005. Hubungan Antara Faktor Fisik Dengan Kelelahan Kerja

Bagian Produksi Selektor Di PT Sinar Sosro Ungaran Semarang Tahun 2005. Skripsi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Keolah Ragaan

Universitas Negeri Semarang.

Mardi, Dian. 2008 Kerja Shift Menjadi Pilihan. http:/www.dianmardi.multiply/journal.

Nurmianto,E. 1998. Ergonomi Konsep Dasar dalam Aplikasinya. Guna Widaya,Jakarta.

Pulat, Mustafa B. 2002. The fundamental Ergonomics. Prenstice Hall Englewood Cliffs, New Jersey.

Pertamina, 2009. Info SPBU. http://spbu.pertamina.com/spbu.aspx

Sitohang, Elfrida. 2008. Hubungan Karakteristik Pedagang Sayur Terhadap

Kelelahan Di Pasar Simpang Limun Tahun 2008. Skripsi Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Santoso, Gempur. 2004. Ergonomi Manusia, Peralatan dan Lingkungan. Prestasi Pustaka Publisher. Jakarta.

Schuler, Randall. dkk, 1999. Manajemen Sumber Daya Manusia Menghadapi

Abad 21. Erlangga, Jakarta.

Silaban,G. 1996. Pengaruh Kerja Gilir Terhadap Kelelahan Kerja pada PT.

Sibalec Yogyakarta. Tesis. Program Studi Ilmu Kesehatan Kerja Universitas

Gajah Mada, Yogyakarta.

Sitorus, K. 1999. Pengaruh Kerja Gilir Terhadap Kelelahan Kerja Perawat di

RSU Herna Medan tahun 1998. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat,

Universitas Sumatera Utara, Medan.

Suma’mur, 1996. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja.Gunung Agung, Jakarta.

Sutaklasana, dkk, 1979. Teknik Tata Cara Kerja. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Tarwaka, dkk, 2004. Ergonomi untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan

Trihendradi, Cornelius. 2004. Memecahkan Kasus Stasistik Deskriptif,

Parametrik, Dan Non – Parametrik Dengan SPSS 12. Penerbit Andi

Jogjakarta.

Wignjosoebroto,S,2000. Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu Teknik Analisis

untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Edisi I cetakan Kedua, Penerbit

Guna widya, Surabaya.

Wignjosoebroto,S,2000. Proceeding Seminar Nasional Ergonomi Industri untuk

Meningkatkan Daya Saing Global dalam Memasuki Era Milenium Ketiga. Cetakan Pertama, Penerbit Guna widya, Surabaya.

Lampiran I

KUESIONER

PERBEDAAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR SPBU ANTARA SHIFT PAGI DAN SHIFT MALAM DI SPBU 1420163 DI TANJUNG

MORAWA TAHUN 2009

A.Karakteristik Responden Nama : . . . .. . Umur : . . . tahun

Status Kawin : Kawin/ Tidak Kawin Masa Kerja : . . . tahun

Pendidikan : . . . Shift Kerja : Pagi / Malam

A. Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2)

1. Apakah anda merasa sukar berpikir ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 2. Apakah anda merasa lelah berbicara ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 3. Apakah anda merasa gugup menghadapi sesuatu ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah

4. Apakah anda merasa tidak pernah berkonsentrasi dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 5. Apakah anda merasa tidak mempunyai perhatian terhadap sesuatu ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 6. Apakah anda cenderung lupa terhadap sesuatu ?

7. Apakah anda merasa kurang percaya terhadap diri sendiri ? a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah

8. Apakah anda merasa tidak tekun dalam melaksanakan pekerjaan anda ? a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah

9. Apakah anda merasa enggan menatap mata orang lain ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 10. Apakah anda merasa enggan bekerja dengan cekatan ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 11. Apakah anda merasa tidak tenang dalam bekerja ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 12. Apakah anda merasa lelah seluruh tubuh ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 13. Apakah anda merasa bertindak lamban ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 14. Apakah anda merasa tidak kuat lagi berjalan ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 15. Apakah anda merasa sebelum bekerja sudah lelah ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 16. Apakah anda merasa daya pikir menurun ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah 17. Apakah anda merasa cemas terhadap sesuatu hal ?

a. Ya, sering b. Ya, jarang c. Tidak Pernah

( Sumber : Santoso, Gempur. 2004. Ergonomi Manusia, Peralatan dan Lingkungan. Prestasi Pustaka Publisher. Jakarta )

Lampiran 3

Crosstabs Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

tkelelahanp *

tkelelahanm 24 100.0% 0 .0% 24 100.0%

tkelelahanp * tkelelahanm Crosstabulation

Count

tkelelahanm

Total lelah sangat lelah

tkelelahanp kurang lelah 2 0 2

lelah 19 3 22 Total 21 3 24 Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided) Pearson Chi-Square .312(b) 1 .577 Continuity Correction(a) .000 1 1.000 Likelihood Ratio .559 1 .454

Fisher's Exact Test 1.000 .761

Linear-by-Linear

Association .299 1 .585

N of Valid Cases 24

a Computed only for a 2x2 table

Uji Tanda ( Sign Test ) Frequencies N tkkelelahanm - tkkelelahanp Negative Differences(a) 0 Positive Differences(b) 5 Ties(c) 19 Total 24 a tkkelelahanm < tkkelelahanp b tkkelelahanm > tkkelelahanp c tkkelelahanm = tkkelelahanp Test Statistics(b) tkkelelahanm - tkkelelahanp Exact Sig. (2-tailed) .063(a) a Binomial distribution used.

Dokumen terkait