• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETERANGAN SINGKAT MENGENAI ENTITAS ANAK

Dalam dokumen PT CIPTA SELERA MURNI Tbk. (Halaman 97-101)

VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK, KEGIATAN USAHA

11. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI ENTITAS ANAK

Saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki Entitas Anak sebagai berikut: No. Nama Entitas Anak Kegiatan Usaha PendirianTahun

Persentase Kepemilikan

Perseroan (%)

Tahun

Penyertaan OperasionalStatus

Kontribusi terhadap Pendapatan

Perseroan Kepemilikan Langsung

1. PT Cipta Global Selera Rumah Makan 2005 88 2005 Beroperasi 5,80%

PT Cipta Global Selera (“CGS”) Riwayat Singkat

CGS berkedudukan di Jakarta Pusat, yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.12 tanggal 6 Juni 2005 dibuat dihadapan Titi Indrasari, S.H., Notaris di Kotamadya Daerah Tingkat II Bekasi, yang telah mendapat pengesahan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan No.C-17221 HT.01.01.TH.2005 tanggal 21 Juni 2005, dan telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat dibawah No.3183/BH.09.05/XII/2005 tanggal 13 Desember 2005, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.104 tanggal 30 Desember 2005, Tambahan No.13464.

Anggaran dasar CGS yang dimuat dalam Akta Pendirian No.12 tanggal 6 Juni 2005 tersebut, telah mengalami perubahan, dengan perubahan pada tahun 2008 dalam rangka untuk disesuaikan dengan ketentuan UUPT, tanpa merubah struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham, sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.108 tanggal 30 April 2008 dibuat dihadapan Titi Indrasari, S.H., Notaris di Bekasi, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-31727.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 10 Juni 2008, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.65 tanggal 12 Agustus 2008, Tambahan No.14666. Terakhir, anggaran dasar CGS diubah dalam rangka menyesuaikan Pasal 3 anggaran dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2017 yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No.01 tanggal 7 Januari 2020 dibuat dihadapan Harra Mieltuani Lubis, S.H., Notaris di Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0009824.AH.01.02. Tahun 2020 tanggal 4 Februari 2020 (“Akta CGS No.01 tanggal 7 Januari 2020”).

Perseroan memulai investasinya di Entitas Anak pada tahun 2005. Kegiatan usaha utama Entitas Anak saat ini adalah dibidang jasa restoran sebagai pemegang hak waralaba Texas Chicken. Sampai dengan tanggal 30 September 2019, Entitas Anak mengoperasikan 5 gerai yang terletak di Jawa Barat. Pada saat prospektus ini diterbitkan, Entitas Anak hanya mengoperasikan 2 gerai yang terletak di Jawa Barat. Entitas Anak dan Perseroan telah menandatangani Texas Chicken Subfranchise Agreement (International) tanggal 28 Juni 2005, yang diubah dengan Addendum Perjanjian Waralaba Lanjutan tanggal 29 Juni 2010, dan Addendum Kedua Perjanjian Waralaba Lanjutan tanggal 29 Juni 2015, semuanya dibuat di bawah tangan, mengenai pemberian hak kepada Entitas Anak untuk membuka dan mengoperasikan gerai-gerai Texas Chicken pada lokasi tertentu dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis untuk membuka gerai baru dari Perseroan, dan berlaku sampai dengan tanggal 29 Juni 2020.

Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha

Berdasarkan Akta CGS No.01 tanggal 7 Januari 2020, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha CGS adalah sebagai berikut:

1. Maksud dan tujuan CGS: - Restoran;

- Perdagangan Besar Bahan Makanan dan Minuman Hasil Pertanian Lainnya.

2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, CGS dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

- Restoran:

Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yang bertempat di sebagian atau seluruh bangunan permanen yang menjual dan menyajikan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya, baik dilengkapi dengan peralatan/perlengkapan untuk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tidak dan telah mendapatkan surat keputusan sebagai restoran/ rumah makan dari instansi yang membinanya (KBLI 56101).

- Perdagangan Besar Bahan Makanan dan Minuman Hasil Pertanian Lainnya:

Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah (KBLI 46319).

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham CGS sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.01 tanggal 3 September 2007 dibuat dihadapan Titi Indrasari, S.H., Notaris di Bekasi, yang pemberitahuannya telah diterima dan dicatat di dalam database Sisminbakum, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No.W8-HT.01.10-1976 tanggal 11 September 2007, dan telah diberitahukan kepada Kantor Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat pada tanggal 6 Agustus 2008, adalah sebagai berikut:

Keterangan Jumlah SahamNilai Nominal Rp500,- per sahamJumlah Nilai Nominal (Rp ) %

Modal Dasar 20.000.000 10.000.000.000

Modal Ditempatkan Disetor Penuh

PT Cipta Selera Murni 13.200.000 6.600.000.000 88,00

PT Global Mitra Lestari 1.800.000 900.000.000 12,00

Jumlah Modal Ditempatkan dan Modal Disetor 15.000.000 7.500.000.000 100,00

Saham Dalam Portepel 5.000.000 2.500.000.000

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CGS adalah sebagaimana dimuat dalam Akta CGS No.01 tanggal 7 Januari 2020, yang pemberitahuannya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.03-0064945 tanggal 4 Februari 2020, yaitu sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Aryanto Tanyadjaja

Komisaris : Fenny Sugono

Komisaris : Martha Indria

Direksi

Ikhtisar Data Keuangan Penting

Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan MRI pada periode 3 (tiga) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2019 dan 2018 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, 2017 dan 2016. Laporan keuangan per tanggal dan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2019 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Santoso, CPA, laporan keuangan per tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Santoso, CPA, laporan keuangan per tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Michell Suharli, CPA, dan laporan keuangan per tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Achmad, Suharli & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Michell Suharli, CPA.

Laporan Posisi Keuangan

(dalam Jutaan Rupiah)

Keterangan 30 September2019 2018 31 Desember2017 2016

Jumlah aset 11.720 11.651 13.280 13.479

Jumlah liabilitas 2.531 1.782 2.535 2.669

Jumlah ekuitas 9.189 9.869 10.744 10.809

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lain

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan 201930 September2018 2018 31 Desember2017 2016

Pendapatan bersih 9.008 12.262 15.446 18.604 19.541

Beban pokok penjualan (3.760) (5.027) (6.370) (7.275) (7.598)

Laba bruto 5.248 7.235 9.076 11.329 11.942

Laba sebelum pajak penghasilan (528) (830) (1.213) 174 679

Laba tahun berjalan (563) (797) (1.169) 77 443

Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan (680) 577 875 65 260

Analisis dan Pembahasan Laporan Posisi Keuangan

Laporan posisi keuangan per tanggal 30 September 2019 dibandingkan dengan laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2018

Aset per tanggal 30 September 2019 meningkat sebesar Rp68 juta atau 0,59% dari Rp11.651 juta per tanggal 31 Desember 2018 menjadi Rp11.720 juta per tanggal 30 September 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan piutang pihak berelasi sebesar Rp416 juta atau sebesar 8,08%. Liabilitas per tanggal 30 September 2019 meningkat sebesar Rp749 juta atau 42,02% dari Rp1.782 juta per tanggal 31 Desember 2018 menjadi Rp2.531 juta per tanggal 30 September 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan utang akrual sebesar Rp443 juta atau sebesar 74,15% yang terdiri dari pembayaran royalti dan gaji & tunjangan.

Ekuitas per tanggal 30 September 2019 menurun sebesar Rp680 juta atau 6,89% dari Rp9.869 juta per tanggal 31 Desember 2018 menjadi Rp9.189 juta per tanggal 30 September 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian yang dialami oleh Perseroan selama periode tersebut.

Laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2017

Aset per tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp1.629 juta atau 12,26% dari Rp13.280 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi Rp11.651 juta per tanggal 30 September 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penutupan gerai Perseroan pada bulan Juli 2018 yaitu gerai yang terletak di Bandung Indah Plaza yang dinilai tidak memberikan keuntungan kepada Perseroan.

Liabilitas per tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp753 juta atau 29,72% dari Rp2.535 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi Rp1.782 juta per tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini terutama disebabkan oleh utang akrual yang telah dibayar Perseroan sebesar Rp377 juta atau 38,72%. Ekuitas per tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp875 juta atau 8,15% dari Rp10.744 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi Rp9.869 juta per tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian yang dialami oleh Perseroan selama periode tersebut.

Laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2017 dibandingkan dengan laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2016

Aset per tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp199 juta atau 1,47% dari Rp13.479 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp13.280 juta per tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya uang muka dan biaya dibayar dimuka sebesar Rp577 juta atau 34,35%.

Liabilitas per tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp134 juta atau 5,02% dari Rp2.669 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp2.535 juta per tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya utang usaha sebesar Rp392 juta atau 50,60%.

Ekuitas per tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp65 juta atau 0,60% dari Rp10.809 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp10.744 juta per tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian yang dialami oleh Perseroan selama periode tersebut.

Analisis dan Pembahasan Laporan Laba Rugi dan Komprehensif Lain

Laporan keuangan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2019 dibandingkan dengan laporan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2018

Pendapatan bersih untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2019 menurun sebesar Rp3.254 juta atau 26,54% dari Rp12.262 juta per tanggal 30 September 2018 menjadi Rp9.008 juta per tanggal 30 September 2019. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya pengunjung mall secara signifikan, tempat Perseroan menempatkan salah satu gerai yang menyebabkan turunnya penjualan gerai Perseroan di mal tersebut.

Beban pokok penjualan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2019 menurun sebesar Rp1.267 juta atau 25,20% dari Rp5.027 juta per tanggal 30 September 2018 menjadi Rp3.760 juta per tanggal 30 September 2019. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya penjualan yang dialami Perseroan selama periode tersebut, hal ini menyebabkan pembelian bahan baku yang dibeli Perseroan mengalami penurunan.

Rugi bersih tahun berjalan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir tanggal 30 September 2019 menurun sebesar Rp234 juta atau 29,36% dari rugi Rp797 juta per tanggal 30 September 2018 menjadi rugi Rp563 juta per tanggal 30 September 2019. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya penjualan yang dialami Perseroan selama periode tersebut.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017

Pendapatan bersih pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp3.158 juta atau 16,97% dari Rp18.604 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi Rp15.446 juta per tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini disebabkan oleh penutupan gerai yang dianggap tidak menguntungkan Perseroan dari 6 gerai pada tahun 2017 menjadi 5 gerai pada tahun 2018.

Beban pokok penjualan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp905 juta atau 12,44% dari Rp7.275 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi Rp6.370 juta per tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya penjualan Perseroan pada periode tersebut.

Rugi bersih tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 menurun sebesar Rp1.246 juta atau 1615,74% dari laba bersih sebesar Rp77 juta per tanggal 31 Desember 2017 menjadi rugi Rp1.169 juta per tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya penjualan Perseroan secara signifikan pada periode tersebut.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

Pendapatan bersih pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp937 juta atau 4,80% dari Rp19.541 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp18.604 juta per tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini disebabkan oleh pergantian manajemen mal, tempat gerai Perseroan berada. Kegiatan operasional yang dijalankan oleh pengelola mal tidak berdampak positif yang menyebabkan turunnya pengunjung.

Beban pokok penjualan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp324 juta atau 4,26% dari Rp7.598 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp7.275 juta per tanggal 31 Desember 2017. Peningkatan/Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya penjualan Perseroan pada periode tersebut.

Laba bersih tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menurun sebesar Rp366 juta atau 82,59% dari Rp443 juta per tanggal 31 Desember 2016 menjadi Rp77 juta per tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini disebabkan oleh penjualan Perseroan mengalami penurunan dan meningkatnya biaya operasional terhadap gerai yang tidak mencapai target penjualan. Biaya operasional yang dimaksud adalah biaya sewa gerai tersebut.

Dalam dokumen PT CIPTA SELERA MURNI Tbk. (Halaman 97-101)