• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Keterbatasan Penelitian

Dalam penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan yaitu:

1. Pertanyaan yang diberikan pada saat wawancara masih kurang menggali lebih dalam untuk mengetahui faktor penyebab utama kesalahan tersebut dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal tes tertulis.

2. Isi materi yang digunakan oleh peneliti kurang spesifik lagi agar kesalahan yang dilakukan oleh siswa dapat lebih detail lagi dalam materi tersebut. Misalkan ambil salah satu sub-bab dari materi bilangan pada bagian bilangan pecahan atau operasi bilangan pecahan.

3. Pada penelitian ini hanya menggunakan beberapa jenis kesalahan, sehingga ada kesalahan yang dilakukan oleh siswa tersebut dapat masuk jenis kesalahan yang peneliti tidak gunakan.

91 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa kelas VII A SMP Pangudi Luhur Sedayu St.

Vincentius Sedayu, faktor penyebab kesalahan tersebut dilakukan oleh siswa kelas VII A SMP Pangudi Luhur Sedayu St. Vincentius Sedayu dan rancangan pengajaran remedial untuk mengatasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VII ASMP Pangudi Luhur St. Vincentius Sedayu.

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada bab IV, dapat disimpulkan bahwa:

1. Jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah:

a) Kesalahan konsep meliputi: (1) siswa melakukan kesalahan dalam memahami konsep aturan perkalian, (2) siswa melakukan kesalahan dalam memahami konsep FPB dan KPK, (3) siswa melakukan kesalahan dalam memahami makna soal, (4) siswa melakukan kesalahan dalam mengurutkan bilangan terkecil hingga terbesar atau sebaliknya, (5) siswa melakukan kesalahan dalam mengubah bentuk pecahan campuran ke bentuk pecahan biasa.

b) Kesalahan operasi atau teknis meliputi: (1) siswa melakukan kesalahan menghitung dalam operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian, dan (2) siswa melakukan kesalahan dalam menggunakan aturan operasi penjumlahan atau pembagian pada bilangan pecahan.

c) Kesalahan prinsip meliputi: (1) siswa melakukan kesalahan dalam menggunakan sifat-sifat penjumlahan atau perkalian, dan (2) siswa tidak dapat menggunakan sifat-sifat penjumlahan atau perkalian.

d) Kesalahan menginterpretasi bahasa yaitu siswa kurang memahami dalam menerjemahkan soal cerita ke dalam bahasa matematika.

2. Faktor penyebab kesalahan tersebut dilakukan oleh siswa karena:

a) Siswa bingung dalam mengurutkan bilangan terkecil hingga terbesar sehingga untuk mengurutkan bilangan terkecil hingga terbesar masih mengalami kesalahan.

b) Siswa kurang teliti dalam mengurutkan bilangan.

c) Siswa kurang memahami dalam mencari faktor dari suatu bilangan d) Siswa lupa sifat-sifat penjumlahan atau perkalian.

e) Siswa kurang memahami dalam menghitung bilangan pecahan dengan penyebut yang sama maupun berbeda.

f) Siswa kurang memahami kata kunci pada soal cerita, dan siswa kurang memahami tiap-tiap kalimat pada soal cerita.

3. Usulan Rancangan Program Remedial yang harus dilakukan guru sebagai berikut:

1. Peneliti menyarankan guru untuk mengingatkan kembali mengenai konsep bilangan bulat, konsep bilangan pecahan, konsep FPB dan KPK, aturan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian pada bilangan pecahan.

2. Jenis kesalahan konsep, kesalahan operasi atau teknis, dan kesalahan prinsip, peneliti menyarankan guru menggunakan media pembelajaran alat peraga papan FPB dan KPK, alat peraga Blok Dienes, alat peraga Blok Pecahan, alat peraga Timbangan Bilangan, atau alat peraga Garis Bilangan.

3. Rancangan remediasi jenis kesalahan menginterpretasi bahasa, peneliti menyarankan guru untuk memberikan latihan soal cerita yang bervariasi agar siswa terbiasa dengan menyelesaikan soal-soal cerita.

B. Saran

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut :

1. Bagi mahasiswa calon guru dan guru

Calon guru maupun guru dapat memberikan soal-soal terkait dengan pengunaan sifat-sifat penjumlahan atau perkalian sehingga siswa tidak hanya mengetahui sifat-sifat operasi penjumlahan atau perkalian melainkan dapat menggunakan sifat-sifat operasi penjumlahan atau perkalian. Calon guru maupun guru dapat memberikan soal cerita terkait dengan materi bilangan, sehingga siswa tidak hanya menyelesaikan soal yang bukan soal cerita.

Guru dapat menggunakan rancangan remedial tersebut untuk mengurangi kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal matematika khususnya pada materi bilangan.

2. Bagi peneliti selanjutnya

Penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti lebih dalam mengenai faktor penyebab kesalahan tersebut dilakukan oleh siswa, sehingga penelitian selanjutnya dapat mengetahui faktor penyebab utama tersebut dilakukan oleh siswa lebih mendalam. Peneliti selanjutnya juga dapat mengetahui faktor-faktor lainnya

Penelitian selanjutnya sebaiknya memberikan soal yang variatif mengenai penggunaan sifat-sifat operasi penjumlahan atau perkalian agar siswa tidak hanya mengetahui sifat-sifat operasi penjumlahan atau perkalian melainkan juga dapat menggunakan sifat-sifat operasi penjumlahan atau perkalian.

95

DAFTAR PUSTAKA

Aditya Juliant dan Kurnia Noviartati. 2016. “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Pola Bilangan Ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa”. Jurnal Riset Pendidikan. Volume 2, (2), 111-118.

Amir Pomalo. 2015. Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Operasi Campuran Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat. Skripsi pada Pendidikan matematika Universitas Negeri Gorontalo: Tidak diterbitkan.

Arya Wijaya dan Masriyah. "Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel." Mathedunesa 2.1 (2013).

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia. 2018. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dudeja, Ved dan V. Madhavi. 2013. Jelajah Matematika SMP Kelas VII. Yudistira.

Juliansyah Noor. 2012. Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana.

M. Cholik Adinawan dan Sugijono. 2013. Matematika untuk SMP/MTS Kelas VII Semester 1. Jakarta: Erlangga.

Marsigit. 2009. Matematika kelas VII. Bogor: Yudistira.

Movshovitz-Hadar, Nitsa, dkk. 1987. “An Empirical Classification Model for Errors in High School Mathematics”. Journal for research in Mathematics Education. Volume 18, (1), 3-14.

Nana Syaodih Sukmadinata. 2008. Metode Penelitian pendidikan. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Narbuko, Cholid dan H. Abu Achmadi. 2010. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Ni Nym, Yuni Darjiani, dkk. “Analisis Kesulitan-kesulitan belajar matematika siswa kelas V dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015”. Jurnal PGSD. Volume 3, (1).

Noraida Ariyunita. 2012. Analisis Kesalahan Dalam Penyelesaian Soal Operasi Bilangan pecahan. Skripsi pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta: Tidak diterbitkan

Nurul Farida. 2015. “Analisis Kesalahan Siswa SMP Kelas VIII Dalam Menyelesaikan Masalah Soal Cerita Matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro. Volume 4, (2), 42-52.

Ratna Willis Dahar. 1988. Teori-teori belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Ronny Kountur. 2003. Metode penelitian untuk penulisan skripsi dan tesis. Jakarta:

PPM.

Shofia Hidayah. “Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV berdasarkan langkah penyelesaian Polya”. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2016. Volume 1, 2016, 182-190.

Sri Adi Widodo. 2015. “Analisis Kesalahan dalam Pemecahan Masalah Divergensi Tipe Membuktikan pada Mahasiswa Matematika”. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. Volume 46, (2), 106-113.

Sudarman Bennu Ramlah dan Baharuddin Paloloang. 2017. “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan di Kelas VII SMPN Model Terpadu Madani”. Jurnal Ilmiah Pendidikan.

Volume 1, (2), 182-194.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2014. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Syofian Siregar. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana.

Wono Setya Budhi. 2007. Matematika untuk SMP Kelas VII Semester 1. Jakarta:

Erlangga.

97 LAMPIRAN

LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

Lampiran 2. Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian

Lampiran 3. Soal Tes Tertulis

Soal Tes Tertulis

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas : Kelas VII

Waktu : 60 menit

Topik : Bilangan

Kerjakan soal-soal dibawah ini dengan cermat beserta dengan langkah-langkahnya!

Susunlah bilangan berikut dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar!

1. 1; (−1); 0; 4; (−3); (−9); 6

3. Tentukan hasil dari 60 × 7? Setelah kamu menentukan hasil dari 60 × 7, bagaimana menentukan hasil dari 59 × 7 tanpa menggunakan perkalian bersusun!

4. Seorang pegawai perusahaan akan menaiki suatu elevator bergerak dari lantai 1 menuju lantai 5. Setelah berada di lantai 5, pegawai tersebut menuju ke lantai 2 dengan menggunakan elevator. Selanjutnya, pegawai perusahaan tersebut berpindah lantai dari lantai 2 menuju lantai 4 dengan menggunakan elevator. Setelah berada di lantai 4, pegawai tersebut turun ke lantai 1.

Jika jarak antar lantai adalah 4 meter, berapa jauh elevator tersebut telah bergerak!

Lantai 1 Lantai 2 Lantai 4

Lantai 3 Lantai 5

5. Rudi mempunyai buah Apel sebanyak 225 buah. Buah Apel tersebut diberikan kepada Ibunya sebanyak 25 buah dan sisanya dibagikan kepada temannya. Tiap temannya diberi 10 buah Apel. Berapa teman yang dibagikan oleh Rudi!

6. Di sepanjang tepi jalan raya cendrawasih yang panjangnya 500 meter akan dipasangi lampion. Jarak antara dua buah tiang lampion 121

2 meter, jika awal tiang dan lampion sudah terpasang. Tentukan banyaknya lampion yang terpasang!

7. Tas Ani hanya berisi 2 buku mata pelajaran dan 3 buku tulis yang masing-masing beratnya 3

7 kg dan 5

21 kg. Jika tas Ani mempunyai berat sebesar 11

7 kg maka, tentukan total berat tas Ani yang berisi 2 buku mata pelajaran dan 3 buku tulis!

8. Budi menggunakan 1 untuk keperluan lainnya, sisanya ia simpan. Berapa bagian uang yang disimpan Budi!

9. Nyatakan bilangan 729 ke dalam bilangan berpangkat bulat positif!

10. Tentukan Faktor Persekutuan Terbesar dari bilangan 29, 37, dan 51!

11. Tiga mobil sedang melakukan pemanasan untuk melakukan perlombaan pada sirkuit yang berputar. Mobil pertama berputar tiap 5 menit, mobil kedua setiap 8 menit, dan mobil ketiga setiap 12 menit. Jika ketiga mobil berangkat bersama-sama, kapan ketiga mobil tersebut bertemu secara bersamaan untuk pertama kali di tempat yang sama!

Lampiran 4. Lembar Validasi

Lampiran 5. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

No Kegiatan

Bulan

Apr-19 Mei-19 Jun-19 Juli-19 Agst-19 Sept-19 Okt-19 Nov-19

Minggu ke-

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Menyusun Bab

1 - 5                                 2 Mengurus

surat izin penelitian

 

3 Validasi Instrumen Soal Tes Tertulis

 

4 Pengambilan

Data    

5 Analisis Data     

Lampiran 6. Lembar Jawab S4

Lampiran 7. Lembar Jawab S12

Lampiran 8. Lembar Jawab S14

Lampiran 9. Lembar Jawab S24

Lampiran 10. Lembar Jawab S26

Dokumen terkait